-->

Ubah Potensi dan Keahlian Jadi Penghasilan Bersama ASUS Zenfone 9

mengubah keahlian menjadi cuan


Hari itu saya tertegun membaca salah satu post pak Eri Rahman, salah satu praktisi keuangan (setidaknya Beliau ngakunya gitu) tentang dana pensiun. 


Dalam post tersebut Beliau bercerita jika saat ini masih sedikit sekali karyawan yang benar-benar menyiapkan dana pensiunnya. Pak Eri memberi gambaran, seandainya usia pensiun adalah 55 tahun angka harapan hidup di Indonesia adalah 70 tahun, maka akan ada kurun waktu 15 tahun pada karyawan ini hidup tanpa penghasilan. 

Benar-benar sebuah bencana! 


Saya sebagai emak freelancer plus pasukan generasi sandwich, kemungkinan besar juga akan mengalami hal yang sama dengan para karyawan tersebut. Apalagi dana pensiun, dana darurat saja sekarang belum terkumpul penuh. 


Padahal kami sekeluarga bukan tipe yang hobi jajan di luar atau wajib jalan-jalan setiap tahun. Pengeluaran benar-benar kami hitung dengan cermat. Tapi apa daya, saat ini posisi kami memang belum memungkinkan untuk mulai menyiapkan dana pensiun. 


Bisa jadi, para karyawan yang pak Eri sebutkan dalam postnya tersebut juga bernasib sama seperti saya; penghasilan sudah habis untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan orang tua. 


Oh, tidak, saya tidak akan mengeluhkan kenapa saya harus menjadi generasi sandwich yang punya banyak beban. Tidak pernah sedikitpun terlintas dalam benak saya untuk menyalahkan orang tua. Saya tahu persis bagaimana bapak dan ibu dulu berusaha memberikan yang terbaik untuk saya meski kami bukan keluarga berada. 


Menurut saya, lebih baik fokus pada bagaimana mencari penghasilan tambahan agar dana darurat, dan kemudian dana pensiun bisa segera dikumpulkan. 

Alternatif untuk mendapatkan tambahan penghasilan

Kalau bicara dana pensiun, tabungan, cara pertama yang kita pikirkan biasanya adalah berhemat, mengurangi pengeluaran yang nggak penting, menyesuaikan gaya hidup, dan seterusnya. 

Tapi menurut saya, saat ini berhemat saja tidak cukup, karena kebutuhan terus bertambah, harga-harga pun terus naik tak terkendali. Satu-satunya cara untuk mencukupi kebutuhan dan tabungan adalah dengan mencari penghasilan tambahan. 

Pilihan jalannya tentu banyak, mulai dari berjualan, menjadi reseller, dropshiper dan masih banyak lagi.

Alternatif lain yang bisa kita lakukan adalah, mengubah keahlian yang kita miliki menjadi cuan. Bentuknya bisa berupa; 


#1. Menjual keahlian dengan mengajar


Sebagai karyawan atau freelancer full time, hidup kita mungkin sudah habis untuk pekerjaan di kantor atau berpindah dari satu project ke project lainnya. 


Cara terbaik untuk mendapatkan tambahan penghasilan adalah dengan menciptakan passive income. Bentuknya bisa berupa membuat konten afiliasi, mengubah keahlian kita menjadi kursus online, ebook, atau buku. 


Tentu saja, pada saat merintis awal kita tetap perlu meluangkan waktu untuk menciptakan produk tersebut, tapi begitu produk telah dihasilkan, waktu yang kita luangkan untuk menghasilkan uang akan semakin sedikit. 

mengubah keahlian menjadi cuan


#2. Mendulang cuan dari konten 


Bagaimana jika keahliannya belum dapat dijual? 

Kalau begitu, bagaimana kalau mulai mendulang cuan dari konten media sosial? 

Sudah tahu kan kalau saat ini kita bisa mendapatkan penghasilan dari konten-konten yang kita unggah di media sosial, seperti Facebook, Instagram, dan YouTube? 

"Tapi aku nggak punya ide untuk bikin konten ...!"

Sebelum kecil hati, coba kunjungi channel YouTube teman saya ini, pak Dwi Sugiarto namanya. Selain sebagai YouTuber, Blogger, Content Writer, Beliau adalah penjual martabak dan mainan anak keliling. 
Ya, penjual keliling yang seperti yang  Sahabat lihat di depan sekolah anak atau perusahaan dan perkantoran. 

Namun lihatlah channel Beliau, subscriber dan view-nya lumayan kan? 


Beliau ini sering mengunggah cerita kesehariannya saat berjualan makanan, melayani pelanggan di channel YouTubenya, Menurut Beliau konten-konten ringan, cerita keseharian malah lebih mudah mendapat pengunjung atau view

Jadi saran saya, jika merasa tidak tahu harus membuat konten apa, cobalah keluar rumah, dan temukan banyak ide disana. 

Saran saya yang lain, coba gunakan ASUS Zenfone 9 untuk membuat konten-konten media sosial Sahabat. '

Sejak menyimak launching ASUS Zenfone 9 kemarin, saya menyadari, jika smartphone yang satu ini memang dibuat khusus untuk para content creator. 


Fitur yang ASUS Zenfone 9 miliki memungkinkan kita untuk membuat konten dengan hasil pengambilan gambar atau video dengan kualitas tinggi, meski kita bukan seorang profesional. 

Apa saja sih, yang dimilki ASUS Zenfone 9 sehingga cocok untuk membuat konten? Cek satu per satu yuk!

Fitur unggulan ASUS Zenfone 9 #1. Kamera ganda dengan standar smartphone flagship

Spesifikasi: 
  • Kamera utama 1 menggunakan Sensor Sony IMX766, dengan resolusi 50 MP, dan aperture f/1.9, mampu merekam video dengan resolusi 8K dengan kecepatan 24fps
  • Kamera utama 2 memiliki resolusi 12 MP, Ultra-wide angle, dengan sensor Sony IMX363 dan aperture f/2.2
  • Kamera depan memiliki resolusi 12 MP, sensor Sony IMX663, dan aperture f/2.45, merekam video dengan resolusi 4K dan kecepatan 30fps
  • Fitur kamera utama : Night mode, Light Trail Mode, Pro, Panorama, Slow Motion, dan Timelapse
  • Dilengkapi dengan stabilizer teknologi gimbal

Manfaat untuk pengguna: 
  • Sensor Sony IMX766 akan membantu kita mendapatkan gambar atau video berkualitas tinggi di malam hari atau tempat gelap meskipun kita tidak menyalakan mode malam hari yang ada perangkat smartphone. 
  • Membantu mengambil foto landscape yang lebih hidup dan jejak lampu (light trail mode) yang menarik 
  • Teknologi gimbal yang disematkan pada smartphone ini membantu posisi kamera tetap stabil meski pengguna bergerak. Teknologi gimbal memungkinkan kita mendapatkan hasil foto atau video yang jelas, tidak blur atau terputus meski objek yang kita ambil bergerak. 



Fitur unggulan ASUS Zenfone 9 #2. Audio yang jernih

Spesifikasi unggulan: 
  • Audio HDR
  • Wind Noise Reduction
  • 3D Surround 
Sebagai Content Creator, fitur apa yang kita harapkan dari audio yang disematkan pada sebuah smartphone? Noise reduction bukan? 

ASUS Zenfone 9 dilengkapi dengan teknologi Wind Noise reduction (peredam suara), yang akan membantu penggunanya mendapatkan suara jernih meski proses perekaman di luar ruangan. 

Teknologi 3D surroundnya juga membantu pengguna merekam suara alam lebih jelas meski pengambilan suara di lakukan pada lingkungan yang ramai. 

Fitur unggulan ASUS Zenfone 9 #3. Kapasitas penyimpanan yang besar 
Apalah arti konten berkualitas tanpa kapasitas perangkat yang mendukung?


ASUS Zenfone 9 hadir dalam 3 pilihan penyimpanan yang dapat kita sesuaikan dengan kebutuhan kita, yaitu 6GB/128 GB, 8GB / 256GB, dan 16GB/ 256GB


Fitur unggulan ASUS Zenfone 9 #4. Baterai yang hemat daya
ASUS Zenfone kali ini dilengkapi baterai 4300 mAH. 


Meskipun memiliki daya yang lebih kecil, tidak berarti smartphone ini membutuhkan pengisian daya berulangkali. Sebaliknya, baterai pada Zenfone seri ini sudah menggunakan baterai yang telah diupgrade, ditambah dengan komponen hemat daya, maka Zenfone 9 akan lebih tahan lama dibandingkan dengan seri sebelumnya. 

Pada penggunaan normal baterai akan bertahan hampir dua hari. Namun jika sahabat pengguna yang aktif, maka baterai pada ASUS Zenfone 9 ini akan bertahan 1 hari. Masih dalam batas wajar dan umum lah, untuk penggunaan smartphone 

Penggunaan FFC technology juga memungkinkan proses charging yang lebih cepat dengan adanya adaptor HyperCharge 30 watt. 

Sering mendengar hp ASUS cepat panas? Oh, sekarang sudah tidak ada lagi cerita itu. 
Zenfone 9 sekarang dilengkapi dengan ruang uap dan penyebar panas yang menggunakan tembaga, lembaran grafit, dan pasta termal. Jadi, meskipun performanya kencang, hp ini tidak akan panas. 

Fitur unggulan ASUS Zenfone 9 #5. Prosesor yang setara smartphone flagship

"Ukurannya kompak, mungil, tapi memiliki kekuatan yang dahsyat" adalah gambaran yang tepat untuk menggambarkan Zenfone seri 9 ini. 


ASUS Zenfone 9 menggunakan prosesor flagship Snapdragon 8+ Gen 1. Chipset ini termasuk chipset terbaru dari Snapdragon lho. 


Keberadaan RAM LPDDR hingga 16 GB dan ROM storage UFS 3.1 hingga 256 GB, memungkinkan perangkat akan berjalan dengan mulus, meski kita membuka beberapa aplikasi sekaligus (multitasking)


Fitur unggulan ASUS Zenfone 9 #6. Desain yang gaya


ASUS Zenfone 9 hadir dengan tagline Compact Size Big Possibilities. Tagline ini dipilih karena memang seri Zenfone kali ini hadir dengan ukuran 5.9" dan berat hanya 169 g. yang memungkinkan pengguna mengoperasikan handphone meski hanya dengan satu tangan. 

Oya, ada yang unik (tapi fungsional menurut saya) pada Zenfone seri terbaru ini. 

Jika biasanya finger print sensor diletakkan di belakang body ponsel, Zenfone 9 justru meletakkannya di samping body. 

Ini tentu membantu kita para pengguna saat ingin mengambil gambar atau video dengan cepat meski hanya dengan satu tangan. 

Pilihan warnanya pun akan membuat kita jatuh cinta; ada warna merah (Sunset Red), biru (Starry Blue), hitam (Midnight Black) dan putih (Moonlight white) yang merupakan warna favorit saya. 

Oya, fitur terbaik lainnya dari ASUS Zenfone 9 ini adalah tahan air. Ponsel ini memiliki ketahanan air IP68, artinya perangkat masih akan berjalan dengan baik meski terkena percikan air sesekali. 




Untuk tampilan antar mukanya, Zenfone kali ini menggunakan layar 5.9″ Samsung AMOLED Display yang dilengkapi dengan pelindung cahaya biru HDR ID+ 6.5x. Cukup nyaman bagi kita pada usia yang biasanya sudah mulai silau dengan tampilan layar yang terlalu terang.  
Keberadaan layar AMOLED memungkinkan kita melihat hasil gambar atau video setingkat sinema bioskop. 

Nah, yakin kan, kalau ASUS Zenfone 9 adalah teman yang cocok untuk para konten kreator?

Okay sekarang, jalan untuk menambah penghasilan sudah ketemu, waktunya kita bikin langkah nyata untuk mewujudkannya. 

Langkah memaksimalkan potensi untuk mendapatkan penghasilan 


#1. Petakan kondisi saat ini

Ambil kertas, dan mulai petakan kondisi yang Sahabat miliki saat ini! Tidak hanya kekuatan atau kelebihan yang Sahabat miliki, tapi juga kelemahan-kelemahan yang biasanya menganggu Sahabat untuk melakukan hal-hal yang sudah Sahabat rencanakan. 

#2. Tes pangsa pasar

Keahlian baru akan menjadi cuan jika ada yang mau membeli. Untuk mengetahuinya, cobalah test pasar. Misalkan sebagai content writer saya ingin membuka kelas menulis artikel, saya bisa bertanya dengan teman-teman di lewat media sosial, jika saya ingin membuat kelas apakah mereka akan ikut. 

Jika memtusakan membuat konten, ya mulai saja membuat konten, kemudian amati dan analisa statistik dari konten-konten yang Sahabat buat. 

#3. Buat sub task dari project yang ingin dibuat

Saat melakukan hal ini, pastikan membuat langkah yang actionable alias bisa langsung dilakukan. 

Misal, jika memilih hendak membuat konten maka bisa dimulai dari 
  • Mengubah akun personal menjadi bisnis
  • Mulai membuat konten, atau 
  • belajar edit video
  • Belajar audacity selama 30 menit, dan lain sebagainya
Atau misalnya ingin cek fitur ASUS Zenfone 9 di toko official ASUS juga boleh. 😊 Biar lebih mantep dan percaya kalau Zenfone 9 mudah banget digunakan, tapi tetap bisa menghasilkan foto atau video dengna kualitas tinggi. 


Buat kalian yang mau beli Zenfone 9, udah bisa kalian dapatkan melalui partner dan channel pembelian resmi produk ASUS antara lain Erafone, Tokopedia, ASUS Exclusive Store, ASUS Online Store

Harga yang dibandrol untuk setiap penyimpanan adalah 
  • RAM 6GB/128GB: Rp7.999.999 
  • RAM 8GB/256GB: Rp9.999.999 
  • RAM 16GB/256GB: Rp 11.999.999

#4. Action dan review 

Tidak ada perencanaan yang sempurna tanpa action. Jadi, jika sudah menemukan satu langkah pertama yang perlu dilakukan, segera tentukan hari, dan jam dan set reminder untuk melakukan action. 

Sebisa mungkin, buatlah kemajuan setiap hari, sekecil apapun itu. Dan jangan lupa lakukan review dari rencana yang sudah Sahabat buat. 


Begitulah, beberapa ide saya untuk mengubah keahlian menjadi cuan. 
Selamat mencoba, selamat menjemput cuan bersama ASUS Zenfone 9. 😊😊



"Artikel ini diikutsertakan dalam ASUS Zenfone 9 Blog Writing Competition 


Tidak ada komentar

Terima kasih sudah berkunjung. Silahkan tinggalkan komentar atau pertanyaan terkait dengan artikel di atas. Oya, komentar dengan link tidak akan di publikasi, ya.
Untuk kerjasama dan diskusi lanjut, silahkan temukan saya di WA 08131 2658 622 atau rahayupawitri@gmail.com