-->

Cara Mengembalikan Mood Kerja

cara mengembalikan mood kerja


Saya menyelesaikan tulisan "Terwujudnya Resolusi tahun 2021" kemarin, saat jam mendekati pukul 22.00 WIB. Nggak tahu kenapa, waktu itu kok susah sekali mengembalikan mood kerja sepulang dari jemput Hana dan ngurusi Cobi yang lagi sakit. 

Sepertinya willpower saya turun drastis. 😃 Sudah coba kembalikan dengan tidur siang dua kali, tapi tetep nggak bisa mengembalikan mood balik kerja lagi. Padahal menurut banyak teori, tidur tuh, senjata paling ampuh untuk menaikkan lagi kadar willpower. 

Berhubung perlu setor tulisan untuk KLIP challenge, maka mood kerja wajib balik lagi. Akhirnya saya iseng browsing mencari tips-tips ringan bagaimana mengembalikan mood kerja seketika. 


Cara mengembalikan mood kerja dengan cepat

Cara yang terbaik saat mood kerja turun, memang istirahat. Tapi ada masa, kita nggak bisa melakukannya karena deadline di depan mata, ada kewajiban yang harus segera dipenuhi, atau karena alasan lain. 


Satu-satunya pilihan kita hanyalah mencari cara bagaimana mood agar bisa kembali agar semua kewajiban selesai tepat waktu. Persis kondisi saya kemarin. 

Dan inilah beberapa cara mengembalikan mood kerja yang saya coba kemarin

#1. Terima perasaan tersebut

Saat kita merasakan mood turun drastis sementara ada kewajiba yang harus dipenuhi, tentu saja rasa bersalah dan menyalahkan diri sendiri muncul. Padahal, perasaan negatif ini sebetulnya normal saja, dan wajar saja terjadi dalam hidup kita. 

Lucunya, saat kita mencoba menghindari, menolak, atau menyalahkan diri sendiri karena memiliki perasaan tersebut, mood kita akan semakin turun. 

Jadi, lebih baik akui saja perasaan negatif tersebut, dan katakan pada diri sendiri, 
"Perasaan ini wajar dan normal. Banyak kok orang yang mengalami. Aku tidak menjadi payah atau buruk hanya karena punya perasaan ini."
Saat mencoba teknik ini, jujur aja, perasaan saya langsung enteng, lho. Percik-percik semangat mulai muncul. 

#2. Bergerak

Nggak harus bergerak selama satu sesi olahraga, yang penting bergerak dari tempat Sahabat rebahan. Entah kemudian beresin dapur, nyapu-nyapu ringan, atau angkat jemuran (sarannya kok emak banget, ya 😂). 

Yang terbaik sih memang berolahraga, meski hanya push up atau sit up 10 kali, tapi kalau memang nggak sempat karena kerjaan rumah aja banyak, ya sudah, ngepel aja atau nyapu aja dulu, yang penting bergerak, jangan malah makin diperpanjang rebahannya. 

Pas kemarin saya butuh booster mood, saya memilih melakukan push up on the wall selama 8 kali trus lanjut beresin dapur. Itung-itung biar bisa terus ngetik tanpa mikirin kerjaan rumah. 😃

Kalau cara di atas masih kurang nendang, coba jalan-jalan keluar rumah 15 menit aja. 

Bergerak dari tempat kita duduk atau rebahan membuat otak memproduksi endorfin, hormon bahagia. Hormon inilah yang kemudian mengembalikan mood kerja kita. 

#3. Bersyukur

Kalau buat saya, bersyukur itu artinya bisa kerja di jam berapa saja, masih bisa ngawasin anak, punya rumah nyaman untuk berteduh (meski belum punya sendiri 😄), nggak perlu keluar rumah untuk kerja jadi bisa ngopi kapan saja. #eh

Salah satu riset yang diadakan oleh Dr. Robert A. Emmon, dari Universitas California dan Dr. Michael E dari Universitas McCullough, Miami; menyebutkan jika membiasakan diri bersyukur membantu memupuk emosi positif, membangun hubungan persona yang kuat, meningkatkan kesehatan, dan lebih berani menghadapi tantangan. 

#4. Menvisualisaikan diri kita yang ideal

Saat kemarin baca tips nomor tiga ini, saya cuma mbatin "Apaan sih, mood kok pakai visualisasi."
Tapi waktu saya coba, ternyata memang bisa mengembalikan mood, lho. 

Saya selalu punya gambaran ideal untuk diri saya. Dan saat mengingat hal ini, seringkali saya jadi lebih bersemangat. 

So, kalau hari ini Sahabat sedang nggak mood, cobain teknik nomor 4 ini ya, siapa tahu berhasil juga, kan? 

Ide lain untuk mengembalikan mood kerja


#5. Inhale and Exhale

Kalau lihat daftar to-do yang panjang, jadwal belajar, plus project yang sedang dikerjakan; kadang rasanya tuh pengen balik nonton drakor aja, healing sepuasnya. Tapi kadang kan nggak ada pilihan ya, deadline yang dekat, kewajiban di rumah tentu nggak bijak kalau malah ditinggal rebahan. 

Biasanya ini hal paling pertama yang saya kejakan, inhale and exhale. Sebaiknya sih, nggak cuma take a deep breath saja, tarik lagi kesadaran diri (awareness) ke dalam diri. Buat saya, cara ini biasanya bantu melihat tugas lebih jelas sehingga prioritas lebih mudah dilakukan. 

Dengan membuat prioritas, saya jadi tahu kalau pekerjaan yang saya perlu lakukan saat ini sebetulnya nggak banyak, dan ini lah yang membantu mengembalikan mood kerja. 


#6. Journaling

Saya pernah menuliskan manfaat journaling di artikel "6 Manfaat Journaling dalam Keseharian Saya"
Dan ya, menulis dengan pena di atas kertas tuh, rasanya memang beda. Menulis di atas kertas membantu saya berpikir lebih runut. Misalnya saat saya merasa kurang produktif, journaling membantu saya lebih memahami kenapa saya bad mood, apa yang sudah menganggu produktivitas saya, dan seterusnya. 

Dengan melihat akar masalah, juga kemungkinan penyelesaiannya, bisa membuat saya lebih baik. 


#7. Jalan keluar rumah 

Salah satu hal yang paling saya nggak saya suka adalah keluar rumah. Tapi kalau sudah suntuk, biasanya saya milih jalan-jalan atau sesepedaan sebentar muterin blok rumah. 

Ganti suasana bener-bener bisa bantu mood kita balik, lho.


#8. Main sama binatang piaraan 

Siapa hayo yang piara kucing dengan alasan buat healing? 

Kalau sudah suntuk nggak punya ide nulis, mood turun drastis, biasanya saya milih ngisengin atau ngajak main Cobi dulu (makanya si Cobi juga kami panggil "Tombol Kebahagiaan" 😁). Nggak tahu kenapa, asik aja ngeliat dia loncat-loncat kegirangan saat dikasih potongan kecil roti. Gaya dia kalau lagi posisi siaga ngejar mainan tuh, bikin mood auto naik. 

Nggak heran sih, kenapa temen-temen krafter banyak yang milih punya piaran. Main sama binatang kesayangan tuh, memang bisa balikin daya kreasi yang ilang.

Melihat tingkah laku Cobi yang lucu, tubuhnya yang gemoy, juga bikin saya inget kalau nggak boleh malas-malasan kerja. Siapa nanti yang mau bayar makanannya, vaksinnya, pasirnya, mainannya .... (Coba dong, yang Mamak Anabul juga, mana pengekuannya? 😂) Kadang tanggung jawab dan "butuh" itu memang bisa jadi motivasi terbesar. 


Udah ya, 8 tips aja, nanti kalau ingat atau punya cara mengembalikan mood kerja lain, artikelnya saya update, ya. Semoga membantu, thank you for dropping by ....


Rahayu Pawitri, untuk rahayupawitriblog.com

2 komentar

  1. Nah ini pas kerja sering banget malas, ngantuk, mood buruk dan lainnya. Padahal saat itu kita dituntut untuk profesional dan terus bekerja, memang perlu mengembalikan mood dengan cara ini. Terima kasih tipsnya.

    BalasHapus

Terima kasih sudah berkunjung. Silahkan tinggalkan komentar atau pertanyaan terkait dengan artikel di atas. Oya, komentar dengan link tidak akan di publikasi, ya.
Untuk kerjasama dan diskusi lanjut, silahkan temukan saya di WA 08131 2658 622 atau rahayupawitri@gmail.com