-->

Dua Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Menulis Artikel Menarik dan Enak Dibaca

tips menulis artikel menarik dan enak dibaca


Sebagai seorang penulis, baik dalam profesi sebagai Blogger atau Penulis Freelance, kita tentu selalu berusaha untuk menulis artikel menarik dan enak dibaca.

Sayangnya, saat menulis artikel online, banyak sekali hal yang harus diperhatikan; mulai dari artikel harus mudah ditemukan oleh mesin pencari, mengandung kata kunci, memperhatikan kaidah SEO, sampai pada keterbacaan pembaca.

Dan ketika semua hal tersebut diterapkan dalam kepenulisan, seringkali proses menulis menjadi terhambat. Hingga akhirnya menjadi Writers Block, bengong aja duduk di depan lepi ngliatin kursor nge-blink. 

Ada yang senasib, mari angkat tangan bareng-bareng. 😁 

Dua hal sederhana yang perlu diperhatikan sebelum menulis artikel menarik dan enak dibaca

Sebelum lanjut, disclaimer dulu, ya. Artikel ini merupakan artikel yang saya alih bahasakan dari news letter Darius Foroux. Kebetulan waktu itu saya share artikel doi di grupnya mbak Widi Utami, dan janji hendak menerjemahkan. Nah, ini adalah pemenuhan janji saya 😀 (janjinya mundur sampai dua bulan). 

Saya juga masih belajar menulis artikel yang menarik dan enak dibaca kok. Oya, ini alih bahasanya sesuka saya tapi ya, nggak ngikuti kaidah penerjemahan yang tepat. 😁😁 (ngetiknya malam ini, wis capek kalau harus sesuai kaidah penerjemahan. #ngeles). 
Sekian disclaimer, terima kasih. 👀

Nah menurut om Darius, ada dua hal yang wajib kita perhatikan saat hendak menulis artikel, yaitu 

#1. Pembaca artikel

Kalau di copywriting untuk konten situs, pembaca artikel sering disebut user

"Lha, tulisanku cakep dan bermanfaat buat semua orang, lho, mbak."

Ya nggak masalah jika pengen seperti itu. Tapi agar tulisan kita menarik dan tepat sasaran, sebaiknya perhatikan dulu siapa calon pembaca artikel kita. 

Seperti seorang pengusaha yang membuat produk, atau seperti Sahabat yang memberikan jasa menulis konten.

Kalau buat rok ya, pasti untuk perempuan kan, nggak mungkin untuk laki-laki. Begitu juga kalau kita menulis tentang SEO; seberapa pun manfaatnya tulisan tersebut, buat tetangga saya yang jualan di rumah, tulisan SEO ya jelas nggak bakal dilirik, dong. 

Dengan menentukan calon pembaca kita, maka kita akan lebih mudah untuk memilih kata (diksi) yang akan digunakan. Kita juga akan lebih mudah fokus, mau dibawa kemana hubungan kita tujuan tulisan tersebut. 

Artikel yang fokus pada pembaca tertentu, lebih mudah mencapai target yang kita harapkan. Terlebih di tengah persaingan mesin pencari, yang sekali satu kata kunci saja, saingannya bisa sampai jutaan artikel. 
... articles that are for everyone are usually for no one ,-Darius Foroux

#2. Manfaat artikel untuk pembaca

Bagi Darius Foroux, sebuah artikel seharusnya menjadi sebuah "perjalanan kecil" pembaca, dan diakhir perjalanan, pembaca sebaiknya mendapat "pengalaman"; entah dalam bentuk jawaban atas pertanyaan, sebuah cerita yang menginspirasi, apapun itu. Karena itu, tidak berarti setiap artikel harus memiliki unsur informasi, bisa saja sebuah perasaan atau pengalaman tertentu saat kita menghadapi masalah dan bagaimana kita menyelesaikan masalah tersebut. 


Poin pentingnya adalah apa manfaat dari artikel yang kita akan tulis. 

Misalnya seperti artikel yang sedang Sahabat RPB baca saat ini, tujuannya tentu saja membantu Sahabat untuk melanjutkan menulis dengan mudah, bukan?

Memang benar, manfaat yang dirasakan pembaca bukan sesuatu yang dapat kita kendalikan. Tetapi dengan menfokuskan pikiran kita pada manfaat yang ingin kita bagikan, akan membantu proses penulisan lebih mudah (dan tulisan juga tidak akan melebar kemana-mana). 

Coba ingat-ingat saat Sahabat merasa kesulitan membuat tulisan atau mencoba belajar masak dari resep online. Begitu berhasil mengatasi hambatan tersebut rasanya ingin segera bercerita di Facebook semua perasaan dan trik untuk mengatasi kesulitan tersebut bukan? 

Nah, kira-kira seperti itulah salah satu cara untuk menulis artikel yang menarik dan enak dibaca; punya rasa dan punya nyawa. 


Mengatasi rasa takut gagal saat menulis (dan hambatan lainnya)


Salah satu kendala yang kadang membuat kita macet menulis (kena writers block), biasanya adalah rasa takut salah, takut tidak ada yang membaca, takut diketawain dan masih banyak lagi. 

Bagi Darius, sebelum menulis kita perlu punya mindset yang tepat terlebih dahulu. Mindset bahwa sebetulnya kita semua dapat menulis. 

Menurut Darius, selama kita dapat bicara dengan baik, kita tentu akan bisa menulis dengan baik pula. 

Menulis tidak hanya tentang tata bahasa, atau bagaimana kita memilih diksi dan gaya bahasa; tapi juga tentang "tahu apa yang akan kita tulis." 

Sayangnya, jarang dari kita yang mau mulai menulis, karena dengan alasan merasa takut ini dan itu. Kita telah menghakimi tulisan kita sendiri, bahkan sebelum satu hurufpun kita tulis. 

Dan lebih sayang lagi, susah sekali mengusir "para hakim" di kepala kita itu. 

Satu-satunya cara untuk dapat mengalahkan "hakim-hakim di kepala kita adalah, dengan melawannya. 

tips menulis artikel menarik dan enak dibaca


Kita harus sadar jika hakim-hakim itu telah menybotase dan menghentikan kita dari memulai tulisan. Padahal fakta yang sebenarnya hakim-hakim itu tidak pernah ada. Kitalah yang menciptakan mereka. Jadi, hanya kita yang akan bisa mengusir mereka. 

Terus kenapa jika di luar sana sudah banyak buku laris? 
Apakah masalah jika kita gagal? Toh, kita bisa mendapat pelajaran dari kegagalan tersebut, bukan? 

Hadir saja di saat ini, jangan berada di masa depan. Kita hidup di saat ini, sekarang, bukan di masa yang akan datang. 

Menyadari kita hidup di saat ini, akan membantu kita melepaskan para hakim di kepala. Kita pun tidak akan memiliki rasa takut tentang "buku yang gagal di pasaran", "artikel tidak ada yang membaca","tulisan tidak menarik", dan lain sebagainya. 

Menulis saja dulu, keluarkan semua yang ada di kepala. Fokus pada cerita yang ingin kita bagi kepada semua orang. 

Nikmati proses menulis. Darius sendiri mengaku, jika ia menulis untuk memuaskan dirinya sendiri. Memang akan menyenangkan jika banyak orang yang mengatakan tulisan kita bermanfaat dan mengubah hidup mereka. Tapi pertama kali yang harus merasa bahagia adalah diri kita sendiri. 



Nah, begitu saran dari om Darius tentang dua hal yang perlu kita lakukan untuk menulis artikel menarik dan enak dibaca; perhatikan siapa pembaca kita dan fokus pada manfaat tulisan kita. 

Maaf ya, kalau terjemahannya nggak plek-ketiplek, dan ada tambahan disana-sini. Tulisan si Om ini sebetulnya memang artikel offering kelas menulis dia sih, jadi ada banyak kalimat yang saya ganti dan saya sesuaikan. 

Semoga Sahabat RPB menikmati tulisan diatas dan nggak kena writers block lagi, ya. Ingat keluarkan saja apa yang di kepala, edit mah urusan belakangan, okay? 

See you at another writing tips .... 

Laptop HP OMEN 15, Teknologi Lebih Canggih, dengan Harga yang Terjangkau


HP Omen 15 tahun 2020


Salah satu kegiatan saya di rumah adalah nungguin Hana nonton YouTube. Saya nggak tahu sejak kapan, tapi putri kecil saya nih, suka sekali nonton tutorial MineCraft. Padahal dia bukan gamer, juga jarang main game MineCraft. 

Pas kemarin dia nonton barengnya yang hobi main games itu, saya tanya, kalau main MineCraft di PC apakah sama? Dan mereka jawab bareng, susah, nggak asik, dah gitu sering lelet. "Komputernya harus yang mahal ma Hana, biar bisa asik." kata salah satu temen Hana. 

Ingatan saya auto melayang ke HP Omen. 😀😀 Kebetulan dulu pernah ikut launching HP Omen, dan laptop gaming yang satu ini memang keren banget, sih. Saya nggak ngerti tentang game ya, tapi asik juga lihat tampilan gamenya di HP Omen. 

Dan ternyata, saat ini HP punya varian baru Omen dengan teknologi yang lebih canggih, namun dengan harga yang sangat terjangkau. 

HP Omen 15, untuk pengalaman gaming maksimal dengan harga yang terjangkau

Tanggal 14 Juli kemarins aya mengikuti, Virtual HP Omen 15 bersama teman-teman blogger dan juga media dari seluruh Indonesia. 

Btw, saya baru tahu lho, kalau Indonesia itu hampir 50% penduduknya merupakan gamer, bahkan menjadi jumlah yang paling besar di seluruh Asia Tenggara. Terlebih selama WFH ini, pasar gaming tumbuh dengan sangat cepat. Game dijadikan salah satu cara untuk terus bersosialisasi dengan siapa saja meski tidak perlu saling bertatap muka. 

HP Omen 15 tahun 2020


Mengutip dari the Jakarta Globe, pasar gaming di Indonesia akan menghasilkan pendapatan sebesar US$1miliar per tahun. Jumlah yang sungguh sangat besar. 

Karena itulah, sebagai salah satu pemain besar industri teknologi di Indonesia, HP berusaha memberikan pengalaman terbaik bagi para gamer, sekaligus meningkatkan skill para gamer. 

Ada dua produk yang diluncurkan kemarin, yaitu laptop HP Omen 15 dan desktop Omen 25 L, plus pembaruan pada Omen Command Center. 

Yang baru dari laptop HP Omen 15

Seperti disampaikan oleh bapak Adrian selaku perwakila dari NVidia, gamer saat ini tidak hanya menyukai kecepatan saat bermain game, tapi juga mengingikan perangkat mereka terlihat stylish, ringan, keren, dan tentu saja, baterai yang tahan lama. 

Dan HP Omen 15 hadir untuk memenuhi kebutuhan tersebut. HP Omen 15 laptop sekarang hadir dengan desain baru dengan bentuk yang lebih ringkas minimalis dan dengan logo baru. Kali ini HP laptop hadir dalam dua warna yaitu mica silver dan shadow black dengan pilihan RGB disetiap key lightingnya

 Beberapa fitur terbaru HP Omen 15 lainnya adalah 


#1. Performa lebih baik 

HP Omen 15 kali ini hadir dengan grafis baru dari Nvidia® GeForce RTX™ 2060. Bermain game sekarang menjadi lebih mengasikkan.

Selama ini resolusi layar sering disebut sebagai solusi untuk tampilan grafis yang mengasyikkan, padahal yang betul adalah kemampuan PC untuk menampilkan grafis per second-nya. Dan dengan penggunaan Nvidia® GeForce RTX™ 2060.

HP Omen 15 tahun 2020
Penggunaan Nvidia® GeForce RTX™ 2060
untuk tampilan gambar yang stabil dan lebih hidup

Selain penambahan Nvidia laptop ini juga dilengkapi dengan prosesor level tenaga desktop 10th Gen Intel® Core™ i7 h series laptop ini sekaligus menjadi debut CPU AMD dengan prosesor AMD Ryzen™ 7 H-series dan dilengkapi juga dengan RAM hingga 32GB DDR4. 

Ada beberapa ruang penyimpanan pada HP OMEN 15 ini, dengan pilihan tertinggi 1TB PCle SSD atau dual PCle SSD yang telah mendukung RAID 0 untuk kecepatan loading yang luar biasa.

#2. Tampilan yang menawan 

HP OMEN 15 kali ini hadir dengan layar yang berukuran cukup besar 15,6 inci yang didukung dengan desain engsel 180°. Layar HP Omen 15 juga dilengkapi dengan FHD 144 hz dan teknologi Nvidia G-SYNC™ Indonesia yang membuat tampilan gambar lebih menarik plus pengalaman menikmati video menjadi lebih maksimal dengan adanya Thunderbolt™ 3.

HP Omen 15 tahun 2020
HP OMEN 15 dengan prosesor AMD


#3. Inovasi termal

Bermain game biasanya membutuhkan waktu yang lama, karena itu HP Omen 15 sekarang dilengkapi dengan sensor IR thermopile untuk mengoptimalkan efisiensi termal, mempertahankan akustik kipas agar stabil dan lebih tenang. Fungsi dari thermal ini juga untuk memaksimalkan Dynamic Power di OMEN Command Center.

Tenaga pendinginnya sekarang menggunakan OMEN Tempest Cooling Technology yang berfungsi untuk memastikan perangkat tetap tetap dingin. Bukaan udara pada HP OMEN 15 kini lebih besar dan  kipas 12V-nya juga menggunakan ventilasi tiga sisi guna menciptakan aliran udara dari 5 arah, untuk mendorong laptop ini ke kekuatan komputer selevel komputer desktop

#4. Pembaruan command center

Selain bermain game kadang para gamer kan juga ingin merekam aktivitas mereka. Apalagi para gamer sekarang juga merangkap sebagai Youtuber. Dengan HP OMEN 15, pekerjaan membuat konten sekaligus bermain game akan menjadi lebih mudah. 

Pembaruan di command center ini membantu para gamers akan membantu memaksimalkan produktivitas mereka, baik saat bermain game membuat konten maupun sekedar browsing di internet. Karena HP Omen 15 sekarang memiliki Graphic Switcher, fitur grafik ini memungkinkan pengaturan keypad yang pas sehingga nyaman digunakan untuk menonton sekaligus bekerja

#5. Kapasitas ekspansi

Sahabt Gamer suka otak-atik laptop atau komputer? HP Omen 15 ini dilengkapi dengan panel tunggal untuk mempermudah penyesuaian perangkat keras agar lebih mudah dan cepat sehingga pengguna bisa memiliki laptop gaming yang sesuai dengan keinginannya

Portofolio Gaming HP; Play to Progress dengan OMEN dan HP Pavilion Gaming


Selain meluncurkan HP gaming kemarin juga meluncurkan OMEN 25L Desktop. 

OMEN 25L Desktop diluncurkan dengan memenuhi standar industri, dirancang dengan kapasitas ekpansi yang mudah, dengan akses yang dapat dibuka tanpa perlu perlatan tambahan. 

HP Omen 15 tahun 2020
HP Omen Desktop dan aksesori yang disarankan


Fitur yang ada dalam OMEN 25L Desktop ini adalah
  • Prosesor Intel® Core™ i7
  • NVIDIA® GeForce RTX™ 2070 Super™
  • Memori HyperX® 16GB DDR4-3200 RGB  

Pada tahun 2019, HP telah meluncurkan OMEN 15 Laptop dan HP Pavilion Gaming 15. Dan ditahun ini selain meningkatkan dan mengadakan pembaruan pada prosesor dan kartu grafis, HP terus melengkapi portofolio gamingnya dengan meluncurkan produk-produk tambahan seperti OMEN Photon Wireless Mouse dan OMEN 

HP akan terus berkomitmen untuk mendukung komunitas gaming di Indonesia dengan menghadirkan produk-produk gaming terbaik HP, dan terus melakukan inovasi guna melengkapi portofolio gaming HP. 

HP juga akan terus aktif dalam beragam aktivitas komunitas gaming dan mengembangkan kemitraan strategis dengan industri gaming di Indonesia. Let's Play to Progress with HP

Oh, iya, semua portofolio gaming HP diatas juga sudah dilengkapi dengan Office Home Student 2019, lho. Jadi, Sahabat gamer yang sedang mencari laptop baru, sepertinya perlu nih, mempertimbangkan HP. Terlebih HP OMEN 15 kali ini juga dilengkapi dengan "2 Years Accidental Damage Protection", untuk kerusakan yang disebabkan oleh tumpahan cairan, jatuh, atau naik-turunnya daya listrik. Lumayan pakai banget, kan? 

Harga HP Omen 15 terbaru dan ketersedian di pasaran


Harga yang ditawarkan saat ini pun lebih terjangkau, Rp18 jutaan untuk OMEN 15 dengan prosesor Intel dan Rp20 jutaan untuk yang menggunakan prosesor AMD. 

Sementara, OMEN 25L Desktop ditawarkan dengan harga Rp19 jutaan. 

Kalau Sahabat Gamer masih suka dengan OMEN 15 yang keluaran tahun 2019, Sahabat masih bisa mendapatkannya tahun ini dengan fitur yang lebih disempurnakan. Harga yang ditawarkan untuk laptop ini adalah Rp 34.999.000. 

Laptop OMEN 15 terbaru ini akan tersedia dipasaran mulai September 2020, sementara untuk versi desktop dan OMEN 15 Laptop (2019) akan tersedia mulai Agustus 2020. 

Jadi, tunggu saja nih, mulai pre-ordernya tanggal 20 Juli - 9 Agustus 2020, secara ekslusif di BLIBLI Indonesia. Untuk info lebih lanjut, coba deh, follow halaman Facebook HP. 

Sekian laporan launching HP OMEN 15 kemarin, sampai jumpa di post featured berikutnya, ya. 

Cara Menghilangkan Bau Ketiak pada Anak, Penyebab, dan Bagaimana Mencegahnya

cara menghilangkan bau ketiak pada anak



Kemarin Hana pulang ke rumah bawa teman-temannya. Dan begitu masuk ruang depan, bau khas anak-anak habis main ditambah keringat langsung menyeruak, duh! Saya tiba-tiba kepikiran, bagaimana cara menghilangkan bau ketiak pada anak-anak?


Bau keringat anak, kapan disebut normal, kapan perlu diwaspadai

Siapa yang tidak suka bau keringat anak-anak waktu jaman bayi dulu? Rasanya asik saja ciumin mereka meski belum mandi. Beda halnya sekarang, mereka malas mandi saja kita sudah teriak-teriak mengingatkan berulang kali. Bahkan jika mungkin diberi bonus ancaman A, B, C dan D. 😁

Yah, emang sih ya, seiring pertumbuhan, mereka pun semakin aktif bergerak; main di luar rumah, lari kesana-kesini, aneka polah aktivitasnya bisa membuat keringat mereka semakin banyak dan ketempelan bakteri dimana-mana. 

Sebetulnya sih, semua normal-normal saja, selama anak pun nggak malas mandi, dan atau rajin ganti baju saat bajunya basah karena keringat. Hormon keringat memang sensitif terhadap pelepasan adrenalin saat beraktivitas, takut, cemas, makan pedas, atau malah udara panas dan lembap. 

Keringat yang muncul karena aktivitas semacam itu biasanya cenderung berminyak dan tak berbau. Tapi bisa saja jadi berbau kalau bakteri ikutan nongkrong di keringat. 

Dan sebagai orangtua, kita perlu curiga bila anak tetap mengeluarkan bau ketiak yang tidak sedap meski ia sudah rutin menjaga kebersihan badannya. 

Oya, bau badan atau bau ketiak pada anak dibawah 8 tahun seharusnya tidak berbau, lho. Tapi bila diusia 3-8 tahun anak sudah mengeluarkan bau badan atau bau ketiak yang tidak sedap, tidak ada salahnya jika berkonsultasi pada dokter tentang kemungkinan adanya gangguan kesehatan. 

Beberapa penyebab bau ketiak pada anak

Seperti disebutkan diatas, jika keringat pada anak seharusnya tidak berbau, dan hanya akan berbau jika ada aktivitas bakteri yang tercampur dengan keringat. 

Karena itu, anak bisa saja badannya atau ketiaknya bau jika:

#1. Kurang menjaga kebersihan

Apa jawaban paling umum saat anak-anak saat disuruh mandi? "Ya, ntar" 😀  

Kadang sampai gemes banget, deh kalau sudah seperti itu. Apalagi kalau habis main langsung raih remote TV atau Hp, uh! Udah deh ... alamat mandinya "ntar1", "ntar2", sampai "ntar5". 😀😀😀

Anak-anak yang kurang menjaga kebersihan sangat berpotensi punya bau badan, dan biasanya paling sering muncul di daerah ketiak dan daerah selangkangan. Bakteri yang menempel pada baju yang basah karena keringat menjadikan badan anak berbau tidak sedap. 

#2. Kebiasaan makan 

Diakui atau tidak, makanan memberi pengaruh besar terhadap bau keringat anak. Anak-anak yang hobi makan pedas, daging merah, susu dan produk turunannya, ikan, dan makanan yang diproses (misal frozen food) cenderung punya bau keringat yang tidak sedap. 

#3. Masuk masa puber

Anak yang masuk masa pubertas cenderung mengalami banyak perubahan pada tubuh, karena hormon dalam tubuh mereka pun cenderung mengalami banyak perubahan. Dan ini menyebabkan perubahan pada fisik mereka juga. 

Kelenjar keringat pada tubuh mereka akan bekerja terus-menerus, dan menyebabkan bau keringat yang tidak sedap. 

Anak perempuan biasanya masuk masa puber di usia 10-14 tahun, semnetara anak laki-laki pada usia 12-15 tahun. 

Pematangan seksual dini pada anak (biasa disebut dengan Adrenarche) juga bisa menjadi penyebab lain bau badan pada anak. 

#4. Sindrom bau ikan (Trimethylamuria)

Sindrom bau ikan termasuk kondisi langka. Kondisi ini disebabkan oleh produksi abnormal enzim Flavin. Trimethyluria termasuk gangguan metabolisme pada anak. Produksi abnormal enzim Flavin menyebabkan terhentinya pemecahan trimethyluria menjadi trimethylamine oxide. 

Kondisi ini menyebabkan urin, napas, dan keringat berbau seperti ikan yang amis. 

#5. Adanya gangguan kesehatan 

Seperti disebutkan diatas, jika badan atau keringat si Kecil tetap berbau meski sudah rajin menjaga kebersihan tubuh, hal ini bisa saja merupakan tanda adanya penyakit seperti hati, ginjal, diabetes, atau peradangan pada organ tubuh lainnya. 

Jika si Kecil biasa berkeringat banyak, ada kemungkinan jika ia menderita hiperhidrosis. Bila mendapati hal demikian, tidak ada salahnya sih, jika mengajaknya berkonsultasi ke dokter. Toh, ini demi kenyamanan saat ia beraktivitas juga kan? 

Cara menghilangkan bau ketiak atau bau badan pada anak

Penanganan bau ketiak atau bau badan anak yang menyengat, tentu saja tergantung pada faktor penyebabnya. 

Selain tentu saja menjaga kesehatan dengan rajin mandi dan ganti baju saat baju basah karena keringat, para ahli kesehatan juga menyarankan beberapa hal berikut ini

  1. Hiperhidrosis: pengobatan topikal dengan menggunakan krim anti bakterial bisa mengurangi bau ketiak atau bau badan yang tidak sedap pada anak. Usahakan juga baju anak selalu kering guna mencegah keluarnya keringat berlebih dan menghentikan pertumbuhan bakteri. 
  2. Obat yang mengandung alumunium klorida heksahidrat bisa direkomendasikan jika terjadi keringat berlebih di ketiak dan anggota badan lainnya. Tapi pastikan untuk konsultasi pada dokter dulu, ya. Bagaimanapun pemakaian obat oral akan lebih aman jika telah berkonsultasi pada dokter. 
  3. Jika bau keringat terutama diketiak anak disebabkan oleh sindrom trimethylaminuria, cobalah ganti asupan makanan anak sehari-hari. Menghindari lauk seperti telur, susu, ikan, kacang-kacangan, prduk kedelai, dan kol. Antibiotik mungkin disarankan untuk mengurangi pertumbuhan bakteri. Obat pencahar juga bisa disarankan untuk mengurangi jumlah trimethylamine pada usus. 
  4. Untuk penyebab seks matang terlalu dini (Adrenarche) , tidak ada obat yang dapat menyembuhkannya kecuali pendampingan oleh orangtua. 


Cara menghilangkan bau ketiak pada anak dengan bahan di dapur

Selain dengan obat-obatan, bau ketiak pada anak juga dapat dikurangi dengan beberapa bahan yang ada di dapur, misalnya: 

#1. Jeruk lemon 

Perasan jeruk lemon akan menaikkan level keasaman tubuh dan membuat daerah sekitar ketiak kering. 

Cara penggunaan: 

Cara 1: cukup teteskan beberapa tetes perasan jeruk lemon pada air mandi
Cara 2: gunakan cotton bud untuk mengoleskan air perasan jeruk lemon pada ketiak anak. Biarkan 10 menit, dan bilas dengan air. 

#2. Jus tomat

Cukup masukkan dua cangkir jus tomat ke dalam bak mandi si Kecil. Biarkan beberapa menit, dan mandikan si Kecil dengan campuran air tersebut. 

#3. Cuka apel

Punya stok cuka apel di rumah? Gunakan saja untuk mengolesi ketiak si Kecil agar keringatnya tak lagi berbau. Cukup oleskan menggunkan cotton bud sebelum ia mandi. Kabarnya, hasil akan lebih cepat terlihat jika prosedur ini dilakukan sehari dua kali. 


Bagaimana, cukup mudah kan cara menghilangkan bau ketiak pada anak nih? Meskipun begitu, jangan lupa tetapkan si Kecil untuk menjaga kebersihan tubuhnya, ya. 


Rahayu
u/rahayupawitriblog.com
WA: 08131 2658 622


Disclaimer: 
artikel kesehatan ini tetap 
membutuhkan konsultasi dokter untuk penerapannya




6 Hal yang Sering Kita Lupakan Saat Berusaha Mengatur Waktu

kesalahan mengatur waktu



Selain sering dicurhati tentang toksoplasma, sekarang saya juga dicurhati tentang ... produktivitas dan time management alias usaha mengatur waktu.

Kalau ingat, saya mau ketawa sendiri, apa saya sudah berubah jadi motivator? 😂😂😂
Eh, tapi senang juga sih, karena cerita up and down saya untuk mengatur waktu lebih baik, bisa bermanfaat untuk orang lain.

Dan dari cerita curhatan tersebut, selain menemukan ide produktivitas baru, saya juga menemukan ada benang merah dari masalah Sahabat RPB saat berusaha mengatur waktu. Berikut saya kumpulkan masalahnya, beserta solusi yang Sahabat bisa coba.

Masalah dalam mengatur waktu yang sering tidak kita sadari

Waktu adalah aset berharga. Meski banyak orang bilang waktu adalah uang, sebetulnya, waktu lebih berharga daripada uang. Uang hilang bisa kita cari, waktu hilang, kita nangis sendiri. 😃

Karena itulah, waktu harus bisa kita gunakan sebaik-baiknya. Dan agar jalurnya tepat, yuk, kita kenali kesalahan mengatur waktu berikut ini. 

Kesalahan mengatur waktu #1. Tidak mengenali diri sendiri


Curhatan yang paling sering saya dengar adalah "kenapa saya tidak pernah bisa menyelesaikan pekerjaan atau daftar to-do yang saya buat sendiri?"

Dan saat saya minta menunjukkan to-do beserta time map-nya, masih banyak setting waktunya yang tidak realistis. 

Misalnya: mencuci baju bayi hanya 30 menit; berpindah dari kegiatan bekerja ke kegiatan di rumah, tidak ada jeda sama sekali, padahal si Pemilik jadwal bekerja di luar rumah; tidak ada waktu istirahat, atau to-do-nya banyak. 

Solusi: sebetulnya, mau membuat to-do banyak atau sedikit adalah hak kita. Sayangnya, jika kita tidak mengenal kebiasaan dari aktivitas kita sendiri, to-do hanya akan menjadi panjang, dan susah untuk diselesaikan. 

Dengan mengenal kebiasaan kita sendiri, kita akan bisa memilah mana yang penting dan urgent, penting tapi tidak urgent, dan seterusnya. Kita pun paham, waktu yang kita butuhkan untuk melakukan setiap pekerjaan

Tentu saja, kita juga harus jujur dengan kebiasaan kita. Kalau nyuci baju itu dua jam, ya akui saja dua jam. Nyuci baju kan nggak hanya kucak-kucek, ada waktu untuk jemur baju juga kan? 

Trus kalau butuh waktu untuk berpindah dari tugas satu ke tugas lain (waktu istirahat) ya, perlu diperhitungkan juga, meski itu hanya 15. 

Dengan begitu, gambaran atau time-mapping kita jadi jelas, dan mana yang bisa diselesaikan hari ini, dan mana yang enggak. 

Kesalahan mengatur waktu #2. mencontoh orang lain apa adanya

kesalahan mengatur waktu


Dulu tuh, saya pernah baper sama coach Aji waktu Beliau post di Facebook tentang kebiasaan orang sukses yang membuka hari dengan membaca buku. 

Saya juga pernah baper waktu coach Aji cerita kalau Beliau bisa tetep meditasi disetiap perpindahan pekerjaan, meski Beliau sedang mencoba tugas istri. (maaf ya, Coach, sungkem dulu 😃).

Terus saya pernah uring-uringan, marah-marah sama Hana dan ayah gara-gara gangguin jadwal saya dengan permintaan ini itu. Padahal saat itu saya sedang pengen seperti ibu Indari Mastuti yang punya to do list sampai puluhan, dan semuanya bisa kelar. 

Tapi, ada satu hal yang tidak saya sadari. Keseharian coach Aji dan bu Indari kan berbeda sama saya. Coach Aji dan bu Indari mungkin sudah punya support system yang baik dan teratur. Berbeda dengan saya, yang semuanya masih harus dikerjakan sendiri, plus Hana dan ayah belum paham dengan manajemen waktu. 

Solusi: Momen AHA! saya datang saat membaca status mbak Pritha Khalida (iya, penulis buku anak itu), jika manajemen waktu ibu rumah tangga itu ya, ala ibu rumah tangga. Meski pekerjaan profesional menjadi center utama manajemen waktu, tapi tetap tidak bisa meninggalkan tugas harian seperti masak, nyuci, belanja, antar anak dan seterusnya. 

Di saat itu saya mulai sadar, jika memang kita sebaiknya mempunyai pola manajemen waktu sendiri, sehingga pekerjaan rumah tangga dan pekerjaan profesional bisa berjalan selaras. 

Artinya juga, tidak perlu merasa harus seperti manajeman waktu motivator A, B, C, D yang setiap pagi bisa membaca buku dulu, tanpa harus ribut dengan bayi misalnya. 

Jadi pekerjaan rumah tangga harus dikerjakan sendiri? 

Jelas, enggak dong. Dalam manajemen waktu kan memang perlu mendelegasikan sebagian tugas jika memang bisa didelegasikan (atau sebaliknya). So, bebas saja! Utamanya itu, 

Kenali diri, atur energi, dan realistis, pilih pekerjaan berdasar tingkat urgensi, dan fokus. 
Lalu tips para motivator itu diapakan? Ambil prinsip dasarnya saja, dan modifikasi sesuai keseharian kita.  
 

Kesalahan mengatur waktu #3. Tidak menentukan prioritas


"Semuanya penting, semuanya harus dikerjakan hari ini. Mana ada pekerjaan ibu rumah tangga yang bisa ditunda besok?"

Ya, iya kalau memang nggak ada pekerjaan lain sih, mau berprisip gitu monggo. Tapi kalau ibu yang nyambi bekerja dari rumah seperti saya, ada kala harus bilang "Stop. Besok lagi". 

Seperti kemarin waktu bersihin rumah. Saya lihat kamar saya kerja ini juga mulai banyak debu. Tapi kalau saya kerjakan semua di hari itu, saya tidak akan punya waktu untuk istirahat dan membuat planning untuk seminggu ke depan. 

Hasilnya, semua yang harus dikerjakan di minggu berikutnya pasti banyak yang terlewat dan gagal. mungkin juga akan jadi pekerjaan menumpuk untuk minggu depan. 

Solusi: Belajar prioritas pekerjaan itu penting. Kita harus tahu mana yang 

  • Penting dan harus diselesaikan
  • Penting, tapi tidak masalah jika tidak selesai hari ini
  • Harus selesai hari ini, tapi tidak terlalu penting
  • Yang tidak terlalu penting, dan tidak harus selesai hari ini

Kesalahan mengatur waktu #4. Tidak fokus


Wanita itu harus bangga, lho. Dibalik tubuh yang sering disebut lemah, kita itu sudah diciptakan Allah untuk bisa multitasking. Masak sambil nggiling cucian, nggoreng bakwan sambil beresin piring, ngangkatin jemuran,- semua bisa. 

Tapi sayang, dalam beberapa hal, multitasking malah bisa membawa bencana. Nggak semua pekerjaan bisa kita kerjakan dalam waktu yang bersamaan. Misalkan dua pekerjaan yang mengharuskan kita berpindah dari sudut rumah satu ke sudut rumah lain. 

Buat saya, ngucek cucian sambil masak itu malah bikin lelah. Atau nulis sambil jawab chat itu juga nggak oke. 

Solusi: Meski wanita dikaruniai kemampuan untuk multitasking, tapi otak kita sebetulnya diciptakan hanya fokus pada satu pekerjaan saja. 

Coba amati deh, kalau habis mengerjakan dua pekerjaan dalam satu waktu, lebih capek nggak? Ya, karena mutltitasking itu butuh lebih banyak energi. Kalau hanya dua hal yang tidak membutuhkan fokus sepadan, ya mungkin nggak masalah dikerjakan (berdasar pengalaman), tapi kalau salah satu pekerjaan butuh fokus banyak, lebih baik rencanakan, pasang pomo, dan fokus.  

Kesalahan mengatur waktu #5. Tidak punya sistem


kesalahan mengatur waktu


Sistem yang saya maksud disini adalah cara untuk membuat kita lebih produktif, dengan mengurangi jumlah to-do misalnya. 

Misalnya nih, kebiasaan kita kalau usai pakai barang tidak langsung dikembalikan. Akibatnya, kerjaan kita jadi nambah, dong, beres-beres rumah atau malah cari barang yang kita butuhkan tapi lupa taruh dimana. 

Solusi: buat sistem yang membuat pekerjaan kita berkurang. Misal; 

  • Biar nggak perlu bolak-balik ke pasar, ya, buat saja daftar masakan
  • Kembalikan barang ke tempatnya usai dipakai. Selama nggak butuh waktu lebih dari 5 menit, segera kembalikan
  • Gunakan aplikasi pada hp jika mencatat pernik-pernik dirasa merepotkan

Kesalahan mengatur waktu #6. Tidak mau memaafkan diri sendiri

Aturan yang satu ini sebetulnya merupakan prinsip hidup agar kita bisa segera move on. Lalu apa hubungannya dengan mengatur waktu? 

Saat kita tidak bisa memaafkan diri sendiri, kita berusaha menjadi sempurna. Bangun pagi saja sudah telat, tapi tetap tidak mau mengubah daftar to do. 

Atau misal bangun telat tidak sesuai jadwal, karena kita tidak mau memaafkan diri sendiri, kita menganggap di hari itu kita sudah gagal. Akibatnya, malah suka-suka mengerjakan tugas yang sudah direncanakan. Akhirnya banyak pekerjaan yang tidak selesai dan to do esok hari makin panjang kan? 

Solusi: sederhana saja, maafkan kegagalan, buat daftar to do baru. Dan lain kali saat merencanakan, jangan lupa, buat waktu cadangan. Oya, saya pernah menulis tentang waktu cadangan ini pada post "Cara Mengatur Waktu Tidak Pernah Sukses?"



Itulah 6 hal yang sering saya temukan dari curhatan kawan-kawan tentang manajemen waktu. Pertanyaan yang diajukan akan selalu sama, "Lihat planning harian mbak Rahayu, dong", "Kok bisa sih, meditasi dan nggambar, padahal punya banyak gawean. Aku susah deh, anakku semua harus aku"

Well, anak saya sudah 11 tahun, sebagian keperluan pribadi sudah dikerjakan sendiri. Nyapu dan bersihin debu juga kadang menjadi tugas dia. Wajar, kalau saya lebih punya waktu untuk mengerjakan yang lain. 

Nah, biar nggak baper, stres, coba kenali diri sendiri dulu. Buat time mapping yang jujur. Jika memang tidak bisa selesaikan sendiri, ya coba delegasikan. Kalau jadwal sudah penuh, ya jangan nambahi project, and so on. 

Semoga alasan diatas membantu ya, sampai jumpa di tips produktivitas dan manajemen waktu berikutnya. 😊😊


Rahayu, 
untuk rahayupawitriblog.com
WA: 0813125822