Kenalan dan Belajar Investasi di P2P Lending

by - Maret 09, 2020




Hal apa yang pertama kali Sahabat RPB lakukan saat punya rencana di masa depan?

Umumnya salah satu hal yang dipersiapkan adalah biaya untuk rencana tersebut. Cara mempersiapkannya pun bermacam-macam, bisa dengan menabung, berusaha menambah penghasilan dan lain sebagainya.

Sayangnya, sudah menjadi rahasia umum, jika saat ini menabung saja tidaklah cukup, kita perlu melakukan usaha agar tabungan atau dana yang kita miliki juga bisa berkembang. Dengan melakukan pengembangan dana, ada dua hal yang bisa peroleh:

  1. Tambahan dana untuk rencana masa depan
  2. Tambahan dana untuk kebutuhan lain

Karena itu, agar tambahan dana ini hasilnya maksimal, akan lebih baik jika pengembangan dana ini kita lakukan sedini mungkin.

Meskipun begitu, ada beberapa hal yang perlu kita lakukan agar usaha kita mengembangkan dana ini maksimal, yaitu tahu ilmu atau caranya, dengan cara belajar investasi.

Hal yang perlu dilakukan oleh para Pemula saat belajar investasi


Belajar investasi sangat penting bagi pemula, selain agar hasil yang diperoleh maksimal, hal ini juga akan menghindarkan pemula dari kerugian yang cukup besar.

Lalu apa saja yang perlu dilakukan oleh para pemula saat belajar investasi?

#1. Pahami jika selalu ada risiko dalam investasi
Hal pertama yang seirng dipertanyakan orang saat ingin berinvestasi adalah, "Investasi ini menguntungkan atau tidak?"

Padahal ada aturan dasar dalam berinvestasi, yaitu memahami (tidak sekedar tahu) jika setiap investasi pasti ada risikonya. Risiko dalam investasi bervariasi, mulai dari risiko rendah hingga tinggi.

Sebaiknya, jangan mulai berinvestasi jika belum memahami betul risiko di dalam instrumen investasi tersebut. Tanpa mengetahui risiko yang akan dihadapi, kemungkinan besar pengembangan dana yang dilakukan tidak akan maksimal.

Karena itu, pahami profil risiko investasi Sahabat RPB sebelum mulai mulai mengembangkan dana dalam instrumen investasi.

#2. Memahami dasar investasi
Yang dimaksud dengan dasar investasi adalah bagaimana dana dikelola (bekerja) dalam investasi tersebut. Misalkan jika reksadana, dana dana yang disetorkan digunakan untuk berinvestasi pada beberapa platform investasi lain; sementara SBR menggunakan dana yang disetorkan untuk membangun infrastruktur, dan seterusnya.

Cek juga, apakah cara kerja investasi tersebut cocok dengan keinginan Sahabat, rentang imbal hasil yang diberikan juga apakah sesuai dengan harapan Sahabat.

Memahami dasar investasi akan sangat bermanfaat untuk mendapatkan hasil yang optimal.

#3. Ketahui tujuan investasi
Agar poin pertama dan kedua diatas dapat kita lakukan dengan tepat, kita perlu tahu tujuan investasi kita. Jangan hanya karena ikutan teman, atau yang penting dana aku berkembang.

Tentu saja, setiap orang punya tujuan berinvestasi berbeda-beda; sebagian ingin mengumpulkan dana untuk membeli rumah (untuk membayar DP misalnya), membeli mobil, properti, naik haji, mengumpulkan biaya nikah, dan lain sebagainya.

Akan lebih baik juga jika tujuan tersebut dilengkapi dengan jangka waktu, misalnya 6 bulan, dua tahun, atau malah lebih dari dua tahun.

Menentukan tujuan dan jangka waktu investasi akan memudahkan kita memilih jenis investasi yang tepat.

Dan bagi pemula, bisanya banyak disarankan memilih jangka waktu investasi yang relatif pendek. Selain jika terjadi kesalahn investasi akan lebih mudah mengoreksinya, dana yang dimiliki pun dapat lebih cepat diputar.

#4. Cobalah diversifikasi
yang dimaksud dengan diversifikasi investasi adalah teknik meminimalisir kerugian dengan cara mengkombinasikan beberapa jenis investasi. Maksudnya ketika salah satu jenis investasi sedang menunjukkan trend negatif, maka kerugian ini dapat ditutupi oleh jenis investasi lainnya.

Diversifikasi investasi dapat dilakukan dengan peluang investasi yang berbeda, atau dengan instrumen investasi yang berbeda.

Misalkan saat Sahabat RPB melakukan investasi di platform Peer to Peer Lending, yang biasanya menyediakan beberapa pilihan peluang investasi dengan imbal balik yang berbeda-beda.
Dan Sahabat melakukan 5 diversifikasi investasi yang imbal baliknya berbeda-beda antara 18% sampai 21% per tahun.

Saat salah satu peluang investasi mengalami gagal bayar, Sahabat masih memiliki kesempatan untuk mendapatkan hasil dari 4 peluang lainnya.

Diversifikasi usaha juga bisa membantu Sahabat untuk menetapkan tujuan yang berbeda dari investasi yang dilakukan.

#5. Mulai dari nominal kecil
Sebagai pemula, tidak ada salahnya memulai mengembangkan dana dari nominal yang kecil. Pelajari dulu cara kerja investasi yang dipilih, serta memahami cara mengoptimalkannya, barulah Sahabat bisa menambah dana investasi.


Jangan lupa juga, pilih "wadah" yang tepat untuk mengembangkan dana awal Sahabat, agar proses belajar investasi yang dilakukan dapat berjalan efektif dan efisien.

Belajar investasi mulai dari Rp100 ribu

Salah satu platform belajar investasi adalah P2P Lending Akseleran. Pada Platform ini Sahabat RPB bisa mengembangkan dana mulai dari Rp100 ribu dengan imbal hasil hingga 21% per tahun.

Melakukan pengembangan dana di Akseleran juga diproteksi dengan asuransi yang dapat membuat proses transaksi lebih aman dan nyaman.

Sebagai platform P2P Lending, Akseleran sudah mendapat ijin resmi dari OJK, artinya semua transaksi diawasi oleh lembaga pengawas negara.

Tertarik ingin mencoba belajar investasi di Akseleran, yuk, gunakan kode promo BLOGRAHAYU saat mendaftar, dan dapatkan dana awal sebesar Rp100 ribu yang bisa Sahabat coba kembangkan di Alseleran. Untuk syarat dan ketentuannya, silahkan Sahabat hubungi (021) 5091-6060 atau email ke cs@akseleran.co.id.

Happy investing! 😉








You May Also Like

0 komentar