-->

Menangkap Peluang Menghasilkan Rupiah dari Blog dengan Rencana 90 Hari



Hari itu, saya rasanya pengen nyungsep di bantal, saat seorang calon klien berkomentar atas trafik blog saya....


"Oh, trafik sebulannya hanya 1000, ya ..."

Aduh, ....malunya diriku Marimar.... ! Potensi menangkap peluang rupiah dari blog pun, akhirnya melayang. 


Sudah sejak awal tahun, trafik blog saya terjun bebas, lebih tepatnya sejak Google meng-update algoritmanya. Sudah sadar, dan sudah ngeh sejak awal. Salah satu kawan curhat saya, mbak Widi Utami juga sudah mengingatkan, jika sekarang, makin sering update, maka traffic akan terjaga.


Eh, jangan salah, saya pernah lho, mencoba tidak update blog selama tiga bulan dan trafik tetap asik saja. Tapi itu dulu, tiga tahun lalu. 😁😁😁


Makanya sedih banget, dan merasa pahit banget saat lihat trafik yang terjun bebas seperti itu. Apalagi potensi saya menghasilkan rupiah dari blog semakin kecil. 


Jujur sejak hari itu saya jadi tidak berani lagi mengajukan diri untuk mendapatkan job dari blog. Malu dengan trafik blog yang hanya seribu. 


Waktu curhat di grup Arisan Link, saya auto di cubit sayang, 


"Ya mbak Wit itu jarang update, gimana mau ngarep trafik?"


Begitulah, ini memang balada penulis konten yang belum berakhir. Website orang lain update, trafik makin bagus, tapi blog pribadi terbengkelai. 


Alasannya bisa banyak sih, tapi biasanya karena kebutuhan. 😂 (Coba sini yang penulis konten, bener nggak alasan ini?). 


Nggak berarti blog pribadi itu nggak penting, karena toh, blog juga bisa menjadi portfolio bagi seorang penulis konten. Tapi ya itu, karena sering merasa milik sendiri, jadi sering bilang (baca: mbatin ...)


"Ah, nanti aja, masih ada deadline yang lebih penting"

"Nunggu momen yang pas, ah. Blog kan sarana rekreasi, jadi nulisnya harus penuh konsentrasi."

 

Udah, gitu aja terus, sampai akhirnya hari berganti jadi minggu, minggu menjadi bulan, dan akhirnya sadar .... "Wah....aku udah nggak update sebulan." 😂😂


Jalan perjuangan (kembali) menghasilkan rupiah dari blog


Aih, judulnya ... 


Tahun ini, saya punya niat, jika tidak akan melakukan sesuatu yang saya tidak bisa berkomitmen penuh untuk menjalankannya, termasuk blog. 


Ada beberapa kegiatan yang sudah saya buang, atau memilih mundur karena saya tidak yakin mampu berkomitmen penuh melakukannya. Blog saya yang lain juga saya buang, karena memang sudah tidak ada waktu untuk mengerjakan. 


Dan untuk kegiatan yang saya simpan, saya mulai masukkan ke dalam planning dan membuat rencana bagaiamana saya akan melakukannya. 


Khusus untuk blog ini, bulan lalu saya mulai mencari cara bagaimana memperbaiki trafiknya, sambil terus mencari sistem agar saya dapat kontinyu update blog. 


Pertama, saya mengikuti saran teman untuk mengganti template dengan template berbayar. Tapi sepertinya ini tidak membantu banyak. 


Disaat yang bersamaan, saya mencatat, jika saya publish post baru, ada peningkatan trafik pada blog selama 1-3 hari. Kalau nggak update lagi, trafik pun kembali ke angka yang menyedihkan. 


Jadi, sepertinya solusi terbaik untuk kembali menangkap peluang menghasilkan rupiah dari blog saat ini hanya satu, update blog


Rencana 90 hari untuk meningkatkan peluang menghasilkan rupiah dari blog


Jujur, saya sadar, jika untuk meningkatkan trafik pada blog itu tidak hanya satu cara. Update blog tanpa optimasi, tentu tidak optimal. Butuh SEO, memanfaatkan media sosial, membangun link, dan masih banyak lagi. 


Tapi dengan kesibukan merawat 3 website, plus 1 halaman Facebook punya klien, saya memilih untuk mengfokuskan projek trafik blog ini pada satu pekerjaan dulu, update blog post yang rutin. 


Saat masih belum menemukan sistem kerja yang tepat untuk update blog dengan konsisten, saya membaca pengumuman di grup Ibu-ibu Doyan Nulis, jika akan ada 25 webinar dengan tema Menangkap Peluang dari Blog. 


Webinar ini merupakan kerjasama antara komunitas IIDN dengan IM3 Ooredoo yang baru saja meluncurkan produk IMPreneur.


IMPreneur ini merupakan produk pre-paid yang diperuntukkan untuk pelaku usaha di Indonesia, yang membutuhkan paket data, telepon dan sarana komunikasi lain untuk memperlancar bisnisnya. 


Dengan IMpreneur ini, pemilik usaha dapat dengan mudah membagikan kuota data bagi timnya sesuai dengan kebutuhan. 




Nah, dengan kerjasama ini, IM3 Ooredoo berharap ibu-ibu anggota IIDN dan masyarakat tahu jika ada alternatif untuk dapat produktif dari rumah dengan menggunakan produk yang dapat disesuaikan dengan budget sehari-hari. 


Lalu jika bukan pengusaha, apakah tidak dapat memanfaatkan paket data ini? Tentu saja bisa, dong.


Kita sebagai orangtua, yang saat ini juga membutuhkan lebih banyak paket data,- baik untuk bekerja atau sarana anak belajar-, juga bisa memanfaatkan paket IMPreneur ini. Tinggal menyesuaikan dengan kebutuhan, paket mana yang hendak digunakan. 




Pengalaman mengikuti webinar IM3 Ooredoo X IIDN


Materi webinar IIDNXIM3 Ooredoo ini keren-keren; bener-bener oke untuk diikuti Blogger pemula maupun Blogger yang sudah cukup lama ngeblog, tapi masih belum bisa menghasilkan dengan maksimal.


Saya pun auto daftar webinar tersebut. Apalagi ada materi "Mendatangkan trafik Blog untuk Pemula", yang dibawakan oleh mbak Mugniar. 


Pemula? Iya, kalau dilihat dari trafik, saya kan termasuk pemula. 😄


Waktu itu saya mendaftar 4 kelas webinar saja (karena memang hanya boleh daftar empat kelas), tapi Alhamdulillah, akhirnya hampir sebagian besar webinar bisa saya ikuti. Kalau lah skip, kebanyakan hanya karena bentrok dengan jadwal meeting, atau memang jadwal saya sudah full. 


Beberapa webinar yang saya ikuti adalah:


  • Mendatangkan Trafik Blog untuk Pemula, oleh Mugniar
  • Membangun Backlink SEO Offpage, oleh Priangga
  • Menjadi Blogger Kesayangan Brand, oleh Muhammad Firman, PR ASUS Indonesia
  • Seluk Beluk Review, oleh Widyanti Yuliandari
  • Fotografi dengan smartphone, oleh Ranny Affandi
  • Tip Jitu Mendapatkan Peluang Job di Blog, oleh Widyanti Yuliandari
  • Optimasi Instagram untuk Mendukung Blog, oleh Pungky Prayitno
  • Optimasi Twitter untuk Mendukung Blog, oleh Kartika Putri Mentari
  • Memenangi Lomba Blog, oleh Widyanti Yuliandari
  • Smartphone Videography, oleh Joe Chandra P
  • Public Speaking for Blogger, oleh Sara Neyrhiza
  • Mengenal danMengoptimakan Domain Authority, oleh Irwin Andriyanto
  • Menulis Konten Berkualitas, oleh Widyanti Yuliandari


Banyak sekali ilmu yang saya peroleh dari marathon webinar IIDN bareng IM3 Ooredoo ini. Mulai bagaimana menulis konten yang berkualitas, attitude sebagai Blogger, meningkatkan trafik atau pengunjung blog, hingga bagaimana menggunakan media sosial untuk memperbesar peluang mendapatkan penghasilan dari blog. 


mendapatkan trafik blog

Tip mendapatkan trafik blog untuk Blogger pemula
ala mbak Mugniar 


Dan dari webinar ini, saya makin sadar jika seorang Blogger juga perlu tahu tentang 


  • Optimasi artikel off page 
  • Paham struktur blog yang SEO friendly
  • Cara menggunakan media sosial untuk branding ataupun trafik
  • Cara mengambil gambar dengan perlengkapan fotografi yang dimiliki
  • Cara membuat video baik untuk konten pendukung blog, atau konten untuk channel YouTube yang dimiliki


Walah, pusing saya, mengingat 5 daftar diatas. Ya, memang sedikit, tapi kalau diurai, detailnya bisa banyak banget. 


Karena itulah, saya tetap pada pilihan mencari cara agar mampu update blog dengan rutin dulu, dan barulah beranjak ke pekerjaan pendukung lainnya.

Strategi agar mampu update blog dengan rutin 


Saya memilih menggunakan kalender 90 hari untuk projek blog ini. 

Ide kalender 90 hari saya peroleh dari Megan Minss, Productivity Coach yang banyak bicara tentang cara menyelaraskan kehidupan sehari-hari dengan peran sebagai seorang enterpreneur. 


Kalender 90 hari sebetulnya untuk para pelaku usaha kecil, yang masih menjalakan usahanya sendirian (flying solo). 


Saya memilih menggunakan sistem ini, karena pekerjaan seorang owner bisnis yang masih sendirian, sebetulnya memang tidak begitu jauh dengan pekerjaan seorang Blogger. 


Biasanya para flying solo ini butuh untuk membuat konten, branding, merencanakan dan melakukan kegiatan produksinya juga sendirian. Persis kan seperti para Blogger yang masih harus melakukan semua pekerjaannya sendiri? 😁


Prinsip dari kalender 90 hari ini adalah fokus pada satu goals selama 90 hari (khusus untuk saya, berarti menaikkan trafik blog). 


Langkah selanjutnya, membuat daftar pekerjaan yang perlu saya lakukan untuk mencapai tujuan 90 hari tersebut. Kemudian membaginya lagi menjadi pekerjaan kecil dua mingguan (fokus 1 pekerjaan dalam dua minggu).


Karena masalah paling besar saya adalah update artikel, dan saya juga sudah tahu berapa lama waktu yang saya butuhkan utnuk membuat satu tulisan pada blog ini, maka saya memilih untuk menggunakan waktu satu bulan pertama untuk mengumpulkan tulisan. Baru dua bulan berikutnya yang akan saya gunakan untuk optimasi pendukung trafik lainnya. 


Tidak seperti mbak Mugniar, yang punya target 15-20 artikel per bulan, saya memilih membuat target 8 artikel saja tiap bulannya. 



Konten kalender yang saya buat di aplikasi TickTick



Sengaja saya tidak membuat target yang terlalu besar. Saya sadar pekerjaan konten saya kadang membutuhkan banyak waktu. Jadi, saya rasa lebih suka membuat target yang realistis, daripada target besar, tapi sepertinya tinggi di awan. 😁 #puitismodeon 


Goals besar saya memang meningkatkan trafik, tapi tujuan jangka pendek saya adalah membangun sistem yang memungkinkan saya untuk update blog dengan rutin, meski saya memiliki banyak pekerjaan sebagai content writer. 


Bagi saya, sistem lebih penting dibandingkan jumlah hasil yang saya peroleh. Karena sistem membuat saya mampu bertahan untuk terus menuju goals saya. Sementara jika hasil yang saya kejar, kemungkinan besar saya akan kewalahan di depan karena mengejar jumlah yang harus selesai; tapi lalu kehabisan energi di belakang, dan tidak ada tenaga lagi untuk pekerjaan lainnya. 


Hal ini juga selaras dengan nasehat mbak Mugniar, agar kita mengatur energi dan semangat agar konsisten update blog dan mendatangkan trafik. 

 

Langkah membangun sistem konsisten update blog dan mendatangkan trafik


Dengan banyaknya pekerjaan rumah tangga dan content writing, saya menggunakan sistem chunking (memecah menjadi kecil) untukagar bisa konsisten update blog. Cara ini tidak hanya membuat pekerjaan lebih ringan, tapi ketika saya hanya memiliki waktu sedikit, saya tetap bisa mengerjakan 1-2 pekerjaan kecil dan membuat daftar to-do menjadi semakin ramping. 


Langkah yang saya ambil adalah


  1. Mengumpulkan semua ide blog
  2. Membuat content planning tanggal publish setiap artikel
  3. Membagi setiap pekerjaan menulis menjadi kecil-kecil (mencari referensi, membuat outline, menyusun draft tulisan, infografis, editing, dan publish artikel), kemudian menyebarkannya pada kalender


Agar pekerjaan ini lebih mudah dan sinkron dengan pekerjaan konten, saya menggunakan aplikasi planner (TickTick). Menggunakan aplikasi digital seperti ini, akan membuat proses re-schedulenya akan lebih mudah seandainya ada satu dua pekerjaan terlewat, . 


Strategi tambahan agar konsisten update blog 

Saya sadar, proyek blog ini bukan pekerjaan santai, butuh stamina juga disiplin untuk mencapainya. Jadi saya tidak lupa saya memasukkan rencana menjaga kesehatan, mengatur waktu dengan cermat, plus mengasah fokus agar semua pekerjaan lebih mudah diselesaikan. 

Strategi lain yang saya gunakan adalah menggunakan waktu luang untuk menangkap ide atau menambah tulisan pada konten. Misalkan saat harus antri di kasir, di tukang fotokopi, saat istirahat usai bersepeda keliling, dan lain sebagainya (tapi bukan waktu untuk keluarga, ya). Entah kenapa, kalau sedang jalan keluar, dan nggak ada yang diajak ngobrol, ide biasanya mbrudul, dan sayang kalau diabaikan. 


Tapi tentu saja, cara ini butuh syarat juga, yaitu koneksi yang lancar. 


Nah, kalau Sahabat RPB sering harus beraktivitas di luar seperti saya, dan butuh koneksi yang lancar, tapi tetep irit kantong, Sahabat bisa nih, pakai IMprenuer dari IM3 Ooredoo yang sudah saya sebutkan di atas. 


Apalagi paket IMPreneur ini harganya juga terjangkau mulai dari Rp50.000,-.
Kan enak tuh, kalau kita dapat terus produktif dimana aja? 



Gitu deh, Sahabat, rencana saya untuk meningkatkan trafik blog RPB ini. Doain semoga bisa segera kembali ramai trafiknya ya, dan semoga saya bisa konsisten update blog RPB ini. 


Terima kasih sudah mampir, sampai jumpa di artikel blogging lainnya. 



Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba Blog 
"Mengoptimalkan Peluang Dunia Blogging”












Cara Mendaftar Auto Debit BPJS Tanpa Rekening Bank

daftar-auto-debit-bpjs

Bulan Juni lalu, usai membayar tagihan BPJS milik orangtua di Indomaret, saya melihat ada pemberitahuan tentang auto debit BPJS di bagian bawah struk. 


Isi pemberitahuannya kurang lebih menyebutkan jika per 1 Sepetember 2020, pembayaran tagihan BPJS Kesehatan wajib menggunakan metode auto debit. 


Saat itu juga saya langsung bertanya pada petugas di Indomaret, dan mereka membenarkan tentang kewajiban tersebut. Mereka juga menawarkan untuk mendaftar iSaku sebagai salah satu pilihan untuk membayar secara auto debit BPJS. 


Waktu itu sih, saya tidak langsung mendaftar karena merasa sudah punya beberapa e-wallet. Rasanya ribet saja, jika harus nambah satu lagi. 


Sesampai di rumah saya langsung bertanya melalui akun resmi BPJS di Twitter. Tapi sayang, sampai satu minggu lebih DM saya tidak dibalas oleh admin BPJS. Karena masih penasaran, saya kembali bertanya, tapi kali ini via Instagram. Dan lagi-lagi, sampai saya nulis artikel ini, sama sekali enggak mendapat jawaban. 😞😞


Akhirnya, ya sudahlah pasrah, nunggu kabar lanjut aja. 


Tapi awal Agustus ini, tiba-tiba saya dapat SMS dari BPJS tentang auto debit tersebut. Jadi, iseng saya bertanya lagi via witter. Yang kedua ini, Alhamdulillah, akhirnya mendapat respon jawaban. 


Menurut petugas media sosial BPJS di Twitter, per 1 September 2020, semua nasabah BPJS memang wajin untuk mendaftar auto debet BPJS. 


Tujuan dari kewajiban ini adalah untuk menghindari leterlambatan pembayaran BPJS. 


Cara mendaftar auto debit BPJS

Menurut petugas media sosial BPJS di Twitter, ada dua cara untuk mendaftar auto debit BPJS, yaitu 


  1. Datang langsung ke kantor BPJS
  2. Mendaftar via aplikasi BPJS Kesehatan (JKN)

Untuk yang mmeiliki rekening bank, dan terhubung dengan BPJS atau punya fasilitas auto debet, sepertinya bisa langsung melakukan pendaftaran auto debet ini. Coba deh, cek dengan bank masing-masing. 


Sementara jika tidak memiliki rekening bank, Sahabat RPB bisa mengajukan pendaftaran auto debit BPJS melalui Mobile Cash. Caranya bisa melalui aplikasi BPJS Kesehatan (JKN), kok; lebih gampang dan lebih mudah. 


Meski punya rekening bank, saya juga memilih menggunakan Mobile Cash. Karena tagihan BPJS yang saya bayarkan adalah BPJS Bapak. Sementara berdasar peraturan bank Mandiri, pendaftaran auto debit saya juga untuk akun BPJS atas nama saya. 


Jadi daripada repot, saya pilih untuk mendaftar via Mobile Cash saja. Untuk keterangan lebih lanjut tentang peraturan auto debet BPJS di bank Mandiri  bisa dilihat di tautan artikel berikut ini: https://www.bpjs-kesehatan.go.id/bpjs/autodebit/detail/1


Oya, Bapak sebetulnya juga ada rekening bank, tapi proses pendaftarannya mungkin akan merepotkan untuk Bapak. Daripada pusing, dan Beliau harus repot kesana-sini, lebih baik saya sajalah yang mengurusnya. 


Daftar auto debei BPJS tanpa rekening bank yang dimaksud adalah kita mendaftar sebagai pengguna Mobile Cash, yang merupakan penyedia e-wallet dan telah bekerjasama dengan BPJS. 


Apakah e-wallet lain juga bisa mendaftar auto debit? Nah, bagian ini saya kurang tahu. Coba hubungi penyedia e-walletnya saja. Soalnya di ketentuan BPJS bunyinya hanya "seluruh merchant yang bekerjasama dengan BPJS wajib mengaplikasikan sistem auto debit."


Karena itu, tanya saja langsung pada penyedia layanan e-wallet Sahabat, ya. 

Langkah mendaftar auto debet BPJS tanpa rekening bank


Berikut ini dua langkah auto debet BPJS yang diberikan 


Daftar auto debet BPJS dari aplikasi BPJS Kesehatan (JKN)


1. Buka aplikasi BPJS, dan geser jendela menu ke kiri

daftar-auto-debit-bpjs


2. Pilih menu daftar auto debet. Akan muncul dua pilihan auto debit, menggunakan Mobile Cash atau rekening bank Mandiri. 


3. Pilih Mobile Cash, ikuti petunjuk yang ada di layar. Biasanya kita diminta memasukkan kode OTP atau PIN yang akan dikirimkan melalui SMS pada nomor telepon yang didaftarkan pada aplikasi JKN. 



Oya, dengan memilih auto debet via Mobile Cash, Sahabat RPB akan lebih mudah saat melakukan pembayaran BPJS, karena top up tetap bisa dilakukan via mini market atau merchant lain yang bekerja sama dengan Mobile Cash, seperti pegadaian dan kantor pos. 

Cara top up untuk dana Auto Debit BPJS ini juga nggak ribet kok. Berikut langkahnya: 

1. Klik tombol di kanan atas pada halaman muka aplikasi JKN, yang bertuliskan "Saldo, Rp 0.00"


daftar-auto-debit-bpjs



2. Layar akan menunjukkan gambar seperti di bawah ini. Klik tanda "+"

daftar-auto-debit-bpjs



3. Pilih merchant tempat Sahabat akan melakukan top up, nanti akan muncul nomor kode seperti dibawah ini. 

daftar-auto-debit-bpjs



Oya, ini pengalaman seusai top up di Alfamart, ya. Kode seperti diatas ternyata tidak berlaku. Tetep aja yang dimintain nomor telepon saat kita mendaftar Mobile Cash. Dan top up Rp100.000,- akan dikenai biaya Rp5000,-. 

Demikian pengalaman saya mendaftar auto debit BPJS tanpa rekening bank, sekaligus pengalaman saya saat top up Mobile Cash tadi. 

Inspirasi Mengasuh Anak Remaja dari Drama Korea Was It Love




Kalau ditanya teman, apa yang bikin betah nonton drama Korea, jawaban saya biasanya jalan cerita dan life lessonnya. Dan salah satu pelajaran yang saya peroleh akhir-akhir ini adalah dari drama Was It Love. Saya melihat ada pelajaran mengasuh anak remaja dari drama komedi romantis ini.


Secara rating, drama ini tidak bagus banget, hanya sekitar 2%, tapi saya betah aja nontonnya, karena penasaran bagaimana Noh Ae-Jung menyelesaikan masalahnya dengan putri semata wayangnya, Oh Ha Nee, yang berusia 14 tahun.


Waktu nonton episode pertama drama ini saya langsung "jatuh cinta" karena melihat konflik No Ae-Jung (diperankan oleh Song Ji Hyo) dengan anaknya. "Ah, konflik emak - anak remaja, nih," batin saya waktu itu.


Ya, saya kahir-akhir ini memang sedang tertarik dengan parenting anak remaja. Maklum, putri saya Hana juga mulai remaja. Dan jujur saya deg-degan banget menghadapi fase ini.


Inspirasi mengasuh anak remaja dari drama Korea Was It Love


Mengasuh remaja sering menjadi hal yang menakutkan untuk banyak orang tua. Pergaulan anak yang mulai diluar kontrol orang tua, emosi para ABG yang sering naik turun, plus rasa ingin tahu yang besar, sering bikin deg-degan para orang tua; termasuk saya tentu. 😊


Karena itu, kalau nemu inspirasi ngasuh anak remaja, sering saya simak baik-baik, kalau perlu dicatet, agar nanti nggak lupa saat mengalami permasalahan atau cerita serupa. Termasuk dari drama Korea Was It Love ini.


Drama ini sebetulnya bercerita tentang CLBK, alias cinta lama Ae-Jung yang bersemi kembali. Dan konflik yang terjadi antara Ha Nee dan Ae-Jung terjadi juga karena cinta lama ini.


Cara mengasuh anak remaja, inspirasi dari drama Korea Was It Love


Sebagai single mother, Ae-Jung dapat membesarkan Oh Ha Nee dengan baik. Ha Nee termasuk anak yang cukup tangguh (berani melawan teman-teman yang berusaha merundungnya), dan tahu menghargai perjuangan ibunya. Saya melihat ada 3 hal yang Ae-Jung lakukan untuk mendidik dan menjalin kedekatan dengan Oh Ha Nee


#1. Mencintai dan menerima anak sepenuhnya (termasuk teman-temannya)


Sepanjang cerita kita akan melihat bagaimana Ae Jung mencintai putri satu-satunya. Tapi memang dari awal, Ae Jung sendiri yang memilih membesarkan anaknya sendirian. Bahkan memilih tidak melanjutkan kuliahnya agar dapat melahirkan dan membesarkan Oh Ha Nee.


Ketika mereka harus pindah rumah, dan Ha Nee bertemu dengan teman baru (Dong Chan), Ae-Jung sangat menyayangi Dong Chan, bahkan berkata ia akan menunggu dan memeluk Dong Chan ketika Dong Chan bermain hingga larut malam.


Kita sering menganggap, menghadapi anak yang memasuki masa remaja itu menakutkan, sulit, dan sering bikin jantungan.


Perubahan perilaku, hobi mereka yang aneh di mata kita, kadang membuat kita memaksa anak mengikuti orang lain. "Lihat tuh, si A, si B, mereka tuh, nggak berantakan macam kamu."


Ya, mungkin maksud kita baik, kita ingin anak kita baik, tapi di mata si ABG ini bisa menjadi tanda jika kita tidak menerima mereka sepenuhnya.


Jadi, terima mereka dengan apa adanya, selama tidak melanggat aturan norma, agama, atau nilai dasar keluarga. Menerima kelebihan dan kekurangan si ABG, akan membantu mereka percaya pada kita dan tahu jika kita akan selalu ada untuk mereka.


Jangan lupa terima juga teman-teman dekatnya, seperti Ah Jeong, yang menerima Dong Chan dengan penuh suka cita.


#2. Selalu sediakan telinga


Di episode pertama dan kedua drama ini, kita sudah diajak menyimak konflik No Ae-Jung dengan putrinya, saat Ha Nee terlibat pertengkaran dengan teman sekolahnya.


Kedatangan ibunya untuk meminta maaf atas keributan tersebut, malah berujung kemaraha Ha Nee. Ha Nee marah karena merasa ibunya tidak mau mendengarkan apa yang sedang terjadi; alih-alih langsung meminta maaf kepada keluarga pembully Ha Nee dan Dong Chan.


Pertengkaran orang tua dan remaja seringkali terjadi karena perbedaan sudut pandang. Mendengar akan membantu kita untuk tahu apa saja yang telah mereka alami, dan bagaimana perasaan mereka terhadap hal tersebut.


#3. Nge-date berdua


Meskipun sibuk mengurus film yang akan ia garap, Ae Jung sering berusaha meluangkan waktu untuk makan di luar rumah atau menghabiskan waktu bersama Ha Nee di sauna.


Menginjak usia remaja, umumnya anak-anak mulai ingin dihargai privasinya. Mereka mulai bermain rahasia dan tidak mau disuruh-suruh.


Nge-date berdua bisa menjadi cara untuk orang tua agar tetap terhubung dengan anaknya. Jangan lupa, letakkan gadget dan semua hal yang menganggu perhatian kita saat menghabiskan waktu bersama, agar ia tahu, bahwa mereka ada di level VIP dalam kehidupan kita, orangtuanya.






Itulah tiga cara mengasuh anak remaja yang dapat kita contoh dari drama Was It Love? Bagaimana dengan Sahabat RPB, apakah termasuk penonton setia drama ini juga? Pelajaran apa yang dapat Sahabat peroleh dari drama ini?

4 Alasan Pentingnya Memaafkan Diri Sendiri

memaafkan diri sendiri
 

Akhir-akhir, banyak sekali orang yang membahas tentang memaafkan. Bahkan jika Sahabat RPB adalah penggemar drama korea, Sahabat akan melihat beberapa drama yang memiliki tema tentang betapa pentingnya memaafkan diri sendiri.  

Kita semua tahu, pentingnya memaafkan kesalahan orang lain agar kita tidak lagi menjadi terbeban. Terlebih kita sering mendapat nasehat jika hal tersebut adlah sebuah kebaikan. 

Meskipun, ya memaafkan kesalahan orang lain kadang enggak mudah. Prosesnya bisa tahunan atau malah sepanjang hidup kita. 

Sayangnya lagi, sebagian besar dari kita malah lebih sulit memaafkan diri sendiri dibanding memaafkan orang lain. 

Apa yang orang lain lakukan pada kita tertanam sangat kuat di dalam pikiran kita. Sehingga tanpa kita sadari, kita sering mengulang-ulang kejadian tersebut dan semakin sulit untuk memaafkan. 

Begitu juga saat kita melakukan kesalahan. Rasa menyesal dan malu, membuat ingatan akan kesalahan semakin tertanam kuat dalam pikiran kita. 

4 Alasan mengapa memaafkan diri sendiri itu penting 


Tidak memaafkan diri sendiri, baik atas kesalahan yang kita lakukan atau kesalahan yang orang lain lakukan pada kita dan membuat kita menderita, dapat menimbulkan banyak gangguan dalam hidup. 

Berikut ini adalah 4 alasan yang membuat memaafkan diri sendiri itu penting 

Manfaat memaafkan diri sendiri #1. Melepaskan 


Pernah mencoba berjalan atau mungkin melihat orang menggendong sebuah karung beras di atas pundak? Kira-kira seperti apa rasanya? 

Orang yang berjalan sambil menggendong beban tentu lebih sulit bergerak dan menatap ke depan bukan? Nah, begitu juga jika kita tidak memaafkan diri sendiri. 

Beban tersebut akan terus menerus ada dipundak kita, dan membuat “gerak” hidup dan pandangan kita terbatas. 

Memaafkan diri sendiri sama dengan melepaskan beban yang terus mengganggu hidup kita. 

Manfaat memaafkan diri sendiri #2. Karena kita (juga) pantas dimaafkan 


Di dunia ini, tidak ada seorangpun yang akan lulus dari kesalahan. Kita semua adalah manusia, artinya kita semua bisa melakukan kesalahan. 

Orang bilang, hal yang pasti dalam hidup ini adalah kematian, perubahan, dan pajak. 😂 Tapi kalau boleh menambahkan, melakukan kesalahan juga termasuk hal yang pasti dalam hidup. 

Well, it’s okay not to be okay, right? 

Manfaat memaafkan diri sendiri #3. Menyembuhkan 


Saat kita melakukan kesalahan, terlebih pada orang yang memiliki hubungan dekat dengan diri kita, rasa bersalah tersebut dapat menimbulkan stres. Dan stres ini dapat berakibat buruk pada diri kita, terutama sistem pernapasan dan daya tahan tubuh. Memaafkan diri sendiri akan membantu sistem tubuh kita bekerja lebih baik, dan tentu saja lebih sehat. 

Oya, ini adalah pengalaman nyata. 

Setahun lalu saya pernah menderita demam dan gatal-gatal parah seperti alergi. Saat sembuh, penyakit itu menyisakan gangguan pada kedua jari tangan saya. Saat bangun tidur, atau kelelahan bekerja, jempol saya sering kaku, dan gampang kesemutan. 

Alhamdulillah, setelah ikut terapi pemulihan, rasa sakit di jempol kiri saya hilang seketika. Tangan kiri saya kembali normal seperti biasa. 

Jadi, memaafkan diri sendiri itu memang menyembuhkan, membuat fisik kita lebih sehat. 

Manfaat memaafkan diri sendiri #4. Membantu untuk terus tumbuh 


Punya cita-cita ingin sukses seperti rekan kerja atau teman-teman yang lain? Cobalah maafkan diri sendiri. 

Memaafkan diri sendiri akan menghilangkan pandangan “aku tidak pantas” kepada diri kita. Sehingga kita lebih berani menghadapi tantangan, dan lebih percaya diri mencoba berbagai hal baru. 



Kita perlu berusaha untuk memaafkan diri sendiri jika kita ingin hidup bebas, tanpa beban, dan merasakan kebahagiaan yang sebenarnya. 

Memaafkan diri sendiri akan membantu kita menjalani hidup dengan penuh rasa syukur, dan bersemangat. Bagaiamanapun, apa yang sudah terjadi tidak bisa lagi kita koreksi. Tapi kita bisa memperbaiki yang terjadi saat ini untuk mempersiapkan masa depan yang lebih baik.


Bagaimana Mengatur Jadwal Ibu Rumah Tangga Muslimah

mengatur waktu jadwal ibu rumah tangga muslimah


Sebagai seorang muslim, saya sering bertanya-tanya, bagaimana cara yang tepat untuk membuat jadwal ibu rumah tangga yang sesuai dengan aturan Islam. 

Awal mula saya belajar mengatur waktu atau membuat jadwal, memang hanya karena kagum melihat beberapa orang terkenal yang sanggup menjalankan banyak peran dalam kesehariannya. 

Seiring rajin ngumpul dengan teman yang paham agama, saya sadar jika Islam sangat memperhatikan tentang penggunaan waktu. Biasanya surah Al-Ashr, yang sering digaungkan sebagai dalil bagaimana kita seharusnya menggunakan waktu. 

Hanya saja, ya, begitulah... sedikit sekali muslim yang sangat memperhatikan penggunaan waktu. Ya mungkin di luar sana ada banyak sih, hanya saya saja yang enggak tahu. 

Sejauh ini saya hanya kenal Coach Darmawan Aji dan bu Indari Mastuti, yang bener-bener konsen dengan bagaimana seharusnya waktu digunakan. 

Hal itu pula yang membuat saya menjadi pengikut setia Beliau berdua. 

Sudah beberapa kelas, juga buku karya Coach Darmawan Aji dan ibu Indari Mastuti yang saya koleksi. Ilmu Beliau berdua yang sering dibagikan di halaman media sosial, juga sering saya coba. 

Tujuan saya hanya satu, bagaimana agar saya dapat menyelesaikan pekerjaan dalam waktu yang tidak banyak. 

Meski sering mengikuti dan menyimak Beliau berdua, saya masih saja belum ketemu sistem yang klik. Dan akhirnya berpetualanglah saya ke berbagai penjuru dunia, meski hanya bermodal jari dan jempol saja (aka. browsing 😁). 

Disana saya ketemu Darius Foroux, James Clear, Lavendrei, Rowena Tsai, Megan Minss dan masih banyak lagi. 

Disaat itu saya termangu, sistem yang mereka lakukan, atau ceritakan, sebetulnya sudah ada dalam Islam. Hanya saja sebagai muslim, saya sering tidak dapat menangkap esensinya, apalagi kemudian mempraktekannya.

Saya semakin bertanya, hal apa yang pertama kali harus dilakukan oleh ibu rumah tangga muslimah, agar dapat membuat jadwal yang selaras dengan ajaran Islam. 

Mengatur jadwal ibu rumah tangga muslimah

Jawaban saya datang di akhir bulan Juli kemarin. 

Beberapa hari lalu, scrolling status WA seorang teman yang berisi cuplikan ceramah Ustadz Khalid Basalamah Official, berjudul "Susunan Program Hidup atau Pengaturan Waktu". 

Dalam post IGTV tersebut, Ustadz berbicara bagaimana seharusnya menfokuskan kegiatan harian kita. 

Menurut Ustadz, jadwal kegitan kita sehari-hari, termasuk ibu rumah tangga tentu saja, tidak perlu terlalu banyak; cukup fokuskan pada lima hal berikut ini: 

  1. Sholat lima waktuyang on time; dan mengerjakan sholat dengan khusuk
  2. Sholat Rawatib 
  3. Membaca dzikir pagi dan petang 
  4. Sholat dhuha dan tahajud
  5. Doa diantara adzan dan iqomah

Dan jika nanti ada waktu, barulah ditambah dengan kegiatan lain seperti membaca buku, diskusi atau kegiatan bermanfaat lainnya. 

Apa yang Ustadz sampaikan ini tentu tidak berarti kita tidak boleh bekerja dan melakukan kegiatan lain. Namun, fokuskan jadwal kegiatan kita sehari-hari pada lima hal kegiatan diatas. 

mengatur waktu jadwal ibu rumah tangga muslimah


Cara mengaplikasikan mengatur jadwal ibu rumah tangga sesuai saran Ustadz Khalid Basalamah

Sebagai ibu rumah tangga, yang bangun tidur saja kita sering auto bertanya, "Masak apa, ya?", saran Ustadz tersebut mungkin terdengar berat dan rasanya tidak mungkin untuk dilakukan. 

Meskipun begitu, sudah sewajarnya juga jika kita menjadikan ibadah pagi sebagai bentuk ketaatan kita kepada Allah SWT. 

Caranya bagaimana? 

Ibu bisa menggunakan metode blocking time yang pernah saya bahas di "Time Blocking, Cara Mengatur Waktu dengan Banyak Pekerjaan"

Fokuskan saja kegiatan ibu pada jam-jam sholat. Tambahkan 10-15 menit untuk waktu berdzikir atau melakukan sholat sunah. Sisa waktu lainnya baru jadwalkan untuk kegiatan rumah tangga yang lain. 


Jika ibadah pagi (yang selain sholat wajib) masih merupakan hal baru untuk ibu, maka pilihlah satu kegiatan saja dulu. 

Bangunlah kebiasaan dengan perlahan, namun kontinyu. Jangan semua dilakukan, tapi hanya bertahan 3-4 hari saja. 

Dalam ceramahnya, Ustadz Khalid juga terus menekankan tentang jumlah kegiatan yang kita jadwalkan sehari-hari. Menurut Beliau lebih baik memiliki sedikit kegiatan, namun kita mampu mengerjakan kegiatan tersebut dengan terus menerus; dibanding, satu kali kegiatan, durasinya lama, namun kita jarang melakukannya. 

Jadi, coba pilih salah satu dulu. Jika nanti ibu sudah mampu membangun kebiasaan tersebut dengan baik (ukuran kebiasaan terbangun dengan baik biasanya 60 hari), barulah tambah dengan kebiasaan lain. 

Saya pribadi memilih mengusahakan ibadah wajib tepat waktu, merutinkan membaca Al-Quran seusai sholat, plus dzikir pagi. Bagaimana pengalaman saya dengan kegiatan baru ini? Nanti akan saya ceritakan di post yang lain, ya Bu. 

Semoga ulasan diatas bermanfaat. Terima kasih sudah mampir di blog rahayaupawitriblog.com. Sampai jumpa di artikel produktivitas selanjutnya. 


Rahayu Pawitri
untuk rahayupawitriblog.com
Kontak untuk kerja sama dan diskusi: WA 08131 258 622




Dua Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Menulis Artikel Menarik dan Enak Dibaca

tips menulis artikel menarik dan enak dibaca


Sebagai seorang penulis, baik dalam profesi sebagai Blogger atau Penulis Freelance, kita tentu selalu berusaha untuk menulis artikel menarik dan enak dibaca.

Sayangnya, saat menulis artikel online, banyak sekali hal yang harus diperhatikan; mulai dari artikel harus mudah ditemukan oleh mesin pencari, mengandung kata kunci, memperhatikan kaidah SEO, sampai pada keterbacaan pembaca.

Dan ketika semua hal tersebut diterapkan dalam kepenulisan, seringkali proses menulis menjadi terhambat. Hingga akhirnya menjadi Writers Block, bengong aja duduk di depan lepi ngliatin kursor nge-blink. 

Ada yang senasib, mari angkat tangan bareng-bareng. 😁 

Dua hal sederhana yang perlu diperhatikan sebelum menulis artikel menarik dan enak dibaca

Sebelum lanjut, disclaimer dulu, ya. Artikel ini merupakan artikel yang saya alih bahasakan dari news letter Darius Foroux. Kebetulan waktu itu saya share artikel doi di grupnya mbak Widi Utami, dan janji hendak menerjemahkan. Nah, ini adalah pemenuhan janji saya 😀 (janjinya mundur sampai dua bulan). 

Saya juga masih belajar menulis artikel yang menarik dan enak dibaca kok. Oya, ini alih bahasanya sesuka saya tapi ya, nggak ngikuti kaidah penerjemahan yang tepat. 😁😁 (ngetiknya malam ini, wis capek kalau harus sesuai kaidah penerjemahan. #ngeles). 
Sekian disclaimer, terima kasih. 👀

Nah menurut om Darius, ada dua hal yang wajib kita perhatikan saat hendak menulis artikel, yaitu 

#1. Pembaca artikel

Kalau di copywriting untuk konten situs, pembaca artikel sering disebut user

"Lha, tulisanku cakep dan bermanfaat buat semua orang, lho, mbak."

Ya nggak masalah jika pengen seperti itu. Tapi agar tulisan kita menarik dan tepat sasaran, sebaiknya perhatikan dulu siapa calon pembaca artikel kita. 

Seperti seorang pengusaha yang membuat produk, atau seperti Sahabat yang memberikan jasa menulis konten.

Kalau buat rok ya, pasti untuk perempuan kan, nggak mungkin untuk laki-laki. Begitu juga kalau kita menulis tentang SEO; seberapa pun manfaatnya tulisan tersebut, buat tetangga saya yang jualan di rumah, tulisan SEO ya jelas nggak bakal dilirik, dong. 

Dengan menentukan calon pembaca kita, maka kita akan lebih mudah untuk memilih kata (diksi) yang akan digunakan. Kita juga akan lebih mudah fokus, mau dibawa kemana hubungan kita tujuan tulisan tersebut. 

Artikel yang fokus pada pembaca tertentu, lebih mudah mencapai target yang kita harapkan. Terlebih di tengah persaingan mesin pencari, yang sekali satu kata kunci saja, saingannya bisa sampai jutaan artikel. 
... articles that are for everyone are usually for no one ,-Darius Foroux

#2. Manfaat artikel untuk pembaca

Bagi Darius Foroux, sebuah artikel seharusnya menjadi sebuah "perjalanan kecil" pembaca, dan diakhir perjalanan, pembaca sebaiknya mendapat "pengalaman"; entah dalam bentuk jawaban atas pertanyaan, sebuah cerita yang menginspirasi, apapun itu. Karena itu, tidak berarti setiap artikel harus memiliki unsur informasi, bisa saja sebuah perasaan atau pengalaman tertentu saat kita menghadapi masalah dan bagaimana kita menyelesaikan masalah tersebut. 


Poin pentingnya adalah apa manfaat dari artikel yang kita akan tulis. 

Misalnya seperti artikel yang sedang Sahabat RPB baca saat ini, tujuannya tentu saja membantu Sahabat untuk melanjutkan menulis dengan mudah, bukan?

Memang benar, manfaat yang dirasakan pembaca bukan sesuatu yang dapat kita kendalikan. Tetapi dengan menfokuskan pikiran kita pada manfaat yang ingin kita bagikan, akan membantu proses penulisan lebih mudah (dan tulisan juga tidak akan melebar kemana-mana). 

Coba ingat-ingat saat Sahabat merasa kesulitan membuat tulisan atau mencoba belajar masak dari resep online. Begitu berhasil mengatasi hambatan tersebut rasanya ingin segera bercerita di Facebook semua perasaan dan trik untuk mengatasi kesulitan tersebut bukan? 

Nah, kira-kira seperti itulah salah satu cara untuk menulis artikel yang menarik dan enak dibaca; punya rasa dan punya nyawa. 


Mengatasi rasa takut gagal saat menulis (dan hambatan lainnya)


Salah satu kendala yang kadang membuat kita macet menulis (kena writers block), biasanya adalah rasa takut salah, takut tidak ada yang membaca, takut diketawain dan masih banyak lagi. 

Bagi Darius, sebelum menulis kita perlu punya mindset yang tepat terlebih dahulu. Mindset bahwa sebetulnya kita semua dapat menulis. 

Menurut Darius, selama kita dapat bicara dengan baik, kita tentu akan bisa menulis dengan baik pula. 

Menulis tidak hanya tentang tata bahasa, atau bagaimana kita memilih diksi dan gaya bahasa; tapi juga tentang "tahu apa yang akan kita tulis." 

Sayangnya, jarang dari kita yang mau mulai menulis, karena dengan alasan merasa takut ini dan itu. Kita telah menghakimi tulisan kita sendiri, bahkan sebelum satu hurufpun kita tulis. 

Dan lebih sayang lagi, susah sekali mengusir "para hakim" di kepala kita itu. 

Satu-satunya cara untuk dapat mengalahkan "hakim-hakim di kepala kita adalah, dengan melawannya. 

tips menulis artikel menarik dan enak dibaca


Kita harus sadar jika hakim-hakim itu telah menybotase dan menghentikan kita dari memulai tulisan. Padahal fakta yang sebenarnya hakim-hakim itu tidak pernah ada. Kitalah yang menciptakan mereka. Jadi, hanya kita yang akan bisa mengusir mereka. 

Terus kenapa jika di luar sana sudah banyak buku laris? 
Apakah masalah jika kita gagal? Toh, kita bisa mendapat pelajaran dari kegagalan tersebut, bukan? 

Hadir saja di saat ini, jangan berada di masa depan. Kita hidup di saat ini, sekarang, bukan di masa yang akan datang. 

Menyadari kita hidup di saat ini, akan membantu kita melepaskan para hakim di kepala. Kita pun tidak akan memiliki rasa takut tentang "buku yang gagal di pasaran", "artikel tidak ada yang membaca","tulisan tidak menarik", dan lain sebagainya. 

Menulis saja dulu, keluarkan semua yang ada di kepala. Fokus pada cerita yang ingin kita bagi kepada semua orang. 

Nikmati proses menulis. Darius sendiri mengaku, jika ia menulis untuk memuaskan dirinya sendiri. Memang akan menyenangkan jika banyak orang yang mengatakan tulisan kita bermanfaat dan mengubah hidup mereka. Tapi pertama kali yang harus merasa bahagia adalah diri kita sendiri. 



Nah, begitu saran dari om Darius tentang dua hal yang perlu kita lakukan untuk menulis artikel menarik dan enak dibaca; perhatikan siapa pembaca kita dan fokus pada manfaat tulisan kita. 

Maaf ya, kalau terjemahannya nggak plek-ketiplek, dan ada tambahan disana-sini. Tulisan si Om ini sebetulnya memang artikel offering kelas menulis dia sih, jadi ada banyak kalimat yang saya ganti dan saya sesuaikan. 

Semoga Sahabat RPB menikmati tulisan diatas dan nggak kena writers block lagi, ya. Ingat keluarkan saja apa yang di kepala, edit mah urusan belakangan, okay? 

See you at another writing tips .... 

Laptop HP OMEN 15, Teknologi Lebih Canggih, dengan Harga yang Terjangkau


HP Omen 15 tahun 2020


Salah satu kegiatan saya di rumah adalah nungguin Hana nonton YouTube. Saya nggak tahu sejak kapan, tapi putri kecil saya nih, suka sekali nonton tutorial MineCraft. Padahal dia bukan gamer, juga jarang main game MineCraft. 

Pas kemarin dia nonton barengnya yang hobi main games itu, saya tanya, kalau main MineCraft di PC apakah sama? Dan mereka jawab bareng, susah, nggak asik, dah gitu sering lelet. "Komputernya harus yang mahal ma Hana, biar bisa asik." kata salah satu temen Hana. 

Ingatan saya auto melayang ke HP Omen. 😀😀 Kebetulan dulu pernah ikut launching HP Omen, dan laptop gaming yang satu ini memang keren banget, sih. Saya nggak ngerti tentang game ya, tapi asik juga lihat tampilan gamenya di HP Omen. 

Dan ternyata, saat ini HP punya varian baru Omen dengan teknologi yang lebih canggih, namun dengan harga yang sangat terjangkau. 

HP Omen 15, untuk pengalaman gaming maksimal dengan harga yang terjangkau

Tanggal 14 Juli kemarins aya mengikuti, Virtual HP Omen 15 bersama teman-teman blogger dan juga media dari seluruh Indonesia. 

Btw, saya baru tahu lho, kalau Indonesia itu hampir 50% penduduknya merupakan gamer, bahkan menjadi jumlah yang paling besar di seluruh Asia Tenggara. Terlebih selama WFH ini, pasar gaming tumbuh dengan sangat cepat. Game dijadikan salah satu cara untuk terus bersosialisasi dengan siapa saja meski tidak perlu saling bertatap muka. 

HP Omen 15 tahun 2020


Mengutip dari the Jakarta Globe, pasar gaming di Indonesia akan menghasilkan pendapatan sebesar US$1miliar per tahun. Jumlah yang sungguh sangat besar. 

Karena itulah, sebagai salah satu pemain besar industri teknologi di Indonesia, HP berusaha memberikan pengalaman terbaik bagi para gamer, sekaligus meningkatkan skill para gamer. 

Ada dua produk yang diluncurkan kemarin, yaitu laptop HP Omen 15 dan desktop Omen 25 L, plus pembaruan pada Omen Command Center. 

Yang baru dari laptop HP Omen 15

Seperti disampaikan oleh bapak Adrian selaku perwakila dari NVidia, gamer saat ini tidak hanya menyukai kecepatan saat bermain game, tapi juga mengingikan perangkat mereka terlihat stylish, ringan, keren, dan tentu saja, baterai yang tahan lama. 

Dan HP Omen 15 hadir untuk memenuhi kebutuhan tersebut. HP Omen 15 laptop sekarang hadir dengan desain baru dengan bentuk yang lebih ringkas minimalis dan dengan logo baru. Kali ini HP laptop hadir dalam dua warna yaitu mica silver dan shadow black dengan pilihan RGB disetiap key lightingnya

 Beberapa fitur terbaru HP Omen 15 lainnya adalah 


#1. Performa lebih baik 

HP Omen 15 kali ini hadir dengan grafis baru dari Nvidia® GeForce RTX™ 2060. Bermain game sekarang menjadi lebih mengasikkan.

Selama ini resolusi layar sering disebut sebagai solusi untuk tampilan grafis yang mengasyikkan, padahal yang betul adalah kemampuan PC untuk menampilkan grafis per second-nya. Dan dengan penggunaan Nvidia® GeForce RTX™ 2060.

HP Omen 15 tahun 2020
Penggunaan Nvidia® GeForce RTX™ 2060
untuk tampilan gambar yang stabil dan lebih hidup

Selain penambahan Nvidia laptop ini juga dilengkapi dengan prosesor level tenaga desktop 10th Gen Intel® Core™ i7 h series laptop ini sekaligus menjadi debut CPU AMD dengan prosesor AMD Ryzen™ 7 H-series dan dilengkapi juga dengan RAM hingga 32GB DDR4. 

Ada beberapa ruang penyimpanan pada HP OMEN 15 ini, dengan pilihan tertinggi 1TB PCle SSD atau dual PCle SSD yang telah mendukung RAID 0 untuk kecepatan loading yang luar biasa.

#2. Tampilan yang menawan 

HP OMEN 15 kali ini hadir dengan layar yang berukuran cukup besar 15,6 inci yang didukung dengan desain engsel 180°. Layar HP Omen 15 juga dilengkapi dengan FHD 144 hz dan teknologi Nvidia G-SYNC™ Indonesia yang membuat tampilan gambar lebih menarik plus pengalaman menikmati video menjadi lebih maksimal dengan adanya Thunderbolt™ 3.

HP Omen 15 tahun 2020
HP OMEN 15 dengan prosesor AMD


#3. Inovasi termal

Bermain game biasanya membutuhkan waktu yang lama, karena itu HP Omen 15 sekarang dilengkapi dengan sensor IR thermopile untuk mengoptimalkan efisiensi termal, mempertahankan akustik kipas agar stabil dan lebih tenang. Fungsi dari thermal ini juga untuk memaksimalkan Dynamic Power di OMEN Command Center.

Tenaga pendinginnya sekarang menggunakan OMEN Tempest Cooling Technology yang berfungsi untuk memastikan perangkat tetap tetap dingin. Bukaan udara pada HP OMEN 15 kini lebih besar dan  kipas 12V-nya juga menggunakan ventilasi tiga sisi guna menciptakan aliran udara dari 5 arah, untuk mendorong laptop ini ke kekuatan komputer selevel komputer desktop

#4. Pembaruan command center

Selain bermain game kadang para gamer kan juga ingin merekam aktivitas mereka. Apalagi para gamer sekarang juga merangkap sebagai Youtuber. Dengan HP OMEN 15, pekerjaan membuat konten sekaligus bermain game akan menjadi lebih mudah. 

Pembaruan di command center ini membantu para gamers akan membantu memaksimalkan produktivitas mereka, baik saat bermain game membuat konten maupun sekedar browsing di internet. Karena HP Omen 15 sekarang memiliki Graphic Switcher, fitur grafik ini memungkinkan pengaturan keypad yang pas sehingga nyaman digunakan untuk menonton sekaligus bekerja

#5. Kapasitas ekspansi

Sahabt Gamer suka otak-atik laptop atau komputer? HP Omen 15 ini dilengkapi dengan panel tunggal untuk mempermudah penyesuaian perangkat keras agar lebih mudah dan cepat sehingga pengguna bisa memiliki laptop gaming yang sesuai dengan keinginannya

Portofolio Gaming HP; Play to Progress dengan OMEN dan HP Pavilion Gaming


Selain meluncurkan HP gaming kemarin juga meluncurkan OMEN 25L Desktop. 

OMEN 25L Desktop diluncurkan dengan memenuhi standar industri, dirancang dengan kapasitas ekpansi yang mudah, dengan akses yang dapat dibuka tanpa perlu perlatan tambahan. 

HP Omen 15 tahun 2020
HP Omen Desktop dan aksesori yang disarankan


Fitur yang ada dalam OMEN 25L Desktop ini adalah
  • Prosesor Intel® Core™ i7
  • NVIDIA® GeForce RTX™ 2070 Super™
  • Memori HyperX® 16GB DDR4-3200 RGB  

Pada tahun 2019, HP telah meluncurkan OMEN 15 Laptop dan HP Pavilion Gaming 15. Dan ditahun ini selain meningkatkan dan mengadakan pembaruan pada prosesor dan kartu grafis, HP terus melengkapi portofolio gamingnya dengan meluncurkan produk-produk tambahan seperti OMEN Photon Wireless Mouse dan OMEN 

HP akan terus berkomitmen untuk mendukung komunitas gaming di Indonesia dengan menghadirkan produk-produk gaming terbaik HP, dan terus melakukan inovasi guna melengkapi portofolio gaming HP. 

HP juga akan terus aktif dalam beragam aktivitas komunitas gaming dan mengembangkan kemitraan strategis dengan industri gaming di Indonesia. Let's Play to Progress with HP

Oh, iya, semua portofolio gaming HP diatas juga sudah dilengkapi dengan Office Home Student 2019, lho. Jadi, Sahabat gamer yang sedang mencari laptop baru, sepertinya perlu nih, mempertimbangkan HP. Terlebih HP OMEN 15 kali ini juga dilengkapi dengan "2 Years Accidental Damage Protection", untuk kerusakan yang disebabkan oleh tumpahan cairan, jatuh, atau naik-turunnya daya listrik. Lumayan pakai banget, kan? 

Harga HP Omen 15 terbaru dan ketersedian di pasaran


Harga yang ditawarkan saat ini pun lebih terjangkau, Rp18 jutaan untuk OMEN 15 dengan prosesor Intel dan Rp20 jutaan untuk yang menggunakan prosesor AMD. 

Sementara, OMEN 25L Desktop ditawarkan dengan harga Rp19 jutaan. 

Kalau Sahabat Gamer masih suka dengan OMEN 15 yang keluaran tahun 2019, Sahabat masih bisa mendapatkannya tahun ini dengan fitur yang lebih disempurnakan. Harga yang ditawarkan untuk laptop ini adalah Rp 34.999.000. 

Laptop OMEN 15 terbaru ini akan tersedia dipasaran mulai September 2020, sementara untuk versi desktop dan OMEN 15 Laptop (2019) akan tersedia mulai Agustus 2020. 

Jadi, tunggu saja nih, mulai pre-ordernya tanggal 20 Juli - 9 Agustus 2020, secara ekslusif di BLIBLI Indonesia. Untuk info lebih lanjut, coba deh, follow halaman Facebook HP. 

Sekian laporan launching HP OMEN 15 kemarin, sampai jumpa di post featured berikutnya, ya. 

Cara Menghilangkan Bau Ketiak pada Anak, Penyebab, dan Bagaimana Mencegahnya

cara menghilangkan bau ketiak pada anak



Kemarin Hana pulang ke rumah bawa teman-temannya. Dan begitu masuk ruang depan, bau khas anak-anak habis main ditambah keringat langsung menyeruak, duh! Saya tiba-tiba kepikiran, bagaimana cara menghilangkan bau ketiak pada anak-anak?


Bau keringat anak, kapan disebut normal, kapan perlu diwaspadai

Siapa yang tidak suka bau keringat anak-anak waktu jaman bayi dulu? Rasanya asik saja ciumin mereka meski belum mandi. Beda halnya sekarang, mereka malas mandi saja kita sudah teriak-teriak mengingatkan berulang kali. Bahkan jika mungkin diberi bonus ancaman A, B, C dan D. 😁

Yah, emang sih ya, seiring pertumbuhan, mereka pun semakin aktif bergerak; main di luar rumah, lari kesana-kesini, aneka polah aktivitasnya bisa membuat keringat mereka semakin banyak dan ketempelan bakteri dimana-mana. 

Sebetulnya sih, semua normal-normal saja, selama anak pun nggak malas mandi, dan atau rajin ganti baju saat bajunya basah karena keringat. Hormon keringat memang sensitif terhadap pelepasan adrenalin saat beraktivitas, takut, cemas, makan pedas, atau malah udara panas dan lembap. 

Keringat yang muncul karena aktivitas semacam itu biasanya cenderung berminyak dan tak berbau. Tapi bisa saja jadi berbau kalau bakteri ikutan nongkrong di keringat. 

Dan sebagai orangtua, kita perlu curiga bila anak tetap mengeluarkan bau ketiak yang tidak sedap meski ia sudah rutin menjaga kebersihan badannya. 

Oya, bau badan atau bau ketiak pada anak dibawah 8 tahun seharusnya tidak berbau, lho. Tapi bila diusia 3-8 tahun anak sudah mengeluarkan bau badan atau bau ketiak yang tidak sedap, tidak ada salahnya jika berkonsultasi pada dokter tentang kemungkinan adanya gangguan kesehatan. 

Beberapa penyebab bau ketiak pada anak

Seperti disebutkan diatas, jika keringat pada anak seharusnya tidak berbau, dan hanya akan berbau jika ada aktivitas bakteri yang tercampur dengan keringat. 

Karena itu, anak bisa saja badannya atau ketiaknya bau jika:

#1. Kurang menjaga kebersihan

Apa jawaban paling umum saat anak-anak saat disuruh mandi? "Ya, ntar" 😀  

Kadang sampai gemes banget, deh kalau sudah seperti itu. Apalagi kalau habis main langsung raih remote TV atau Hp, uh! Udah deh ... alamat mandinya "ntar1", "ntar2", sampai "ntar5". 😀😀😀

Anak-anak yang kurang menjaga kebersihan sangat berpotensi punya bau badan, dan biasanya paling sering muncul di daerah ketiak dan daerah selangkangan. Bakteri yang menempel pada baju yang basah karena keringat menjadikan badan anak berbau tidak sedap. 

#2. Kebiasaan makan 

Diakui atau tidak, makanan memberi pengaruh besar terhadap bau keringat anak. Anak-anak yang hobi makan pedas, daging merah, susu dan produk turunannya, ikan, dan makanan yang diproses (misal frozen food) cenderung punya bau keringat yang tidak sedap. 

#3. Masuk masa puber

Anak yang masuk masa pubertas cenderung mengalami banyak perubahan pada tubuh, karena hormon dalam tubuh mereka pun cenderung mengalami banyak perubahan. Dan ini menyebabkan perubahan pada fisik mereka juga. 

Kelenjar keringat pada tubuh mereka akan bekerja terus-menerus, dan menyebabkan bau keringat yang tidak sedap. 

Anak perempuan biasanya masuk masa puber di usia 10-14 tahun, semnetara anak laki-laki pada usia 12-15 tahun. 

Pematangan seksual dini pada anak (biasa disebut dengan Adrenarche) juga bisa menjadi penyebab lain bau badan pada anak. 

#4. Sindrom bau ikan (Trimethylamuria)

Sindrom bau ikan termasuk kondisi langka. Kondisi ini disebabkan oleh produksi abnormal enzim Flavin. Trimethyluria termasuk gangguan metabolisme pada anak. Produksi abnormal enzim Flavin menyebabkan terhentinya pemecahan trimethyluria menjadi trimethylamine oxide. 

Kondisi ini menyebabkan urin, napas, dan keringat berbau seperti ikan yang amis. 

#5. Adanya gangguan kesehatan 

Seperti disebutkan diatas, jika badan atau keringat si Kecil tetap berbau meski sudah rajin menjaga kebersihan tubuh, hal ini bisa saja merupakan tanda adanya penyakit seperti hati, ginjal, diabetes, atau peradangan pada organ tubuh lainnya. 

Jika si Kecil biasa berkeringat banyak, ada kemungkinan jika ia menderita hiperhidrosis. Bila mendapati hal demikian, tidak ada salahnya sih, jika mengajaknya berkonsultasi ke dokter. Toh, ini demi kenyamanan saat ia beraktivitas juga kan? 

Cara menghilangkan bau ketiak atau bau badan pada anak

Penanganan bau ketiak atau bau badan anak yang menyengat, tentu saja tergantung pada faktor penyebabnya. 

Selain tentu saja menjaga kesehatan dengan rajin mandi dan ganti baju saat baju basah karena keringat, para ahli kesehatan juga menyarankan beberapa hal berikut ini

  1. Hiperhidrosis: pengobatan topikal dengan menggunakan krim anti bakterial bisa mengurangi bau ketiak atau bau badan yang tidak sedap pada anak. Usahakan juga baju anak selalu kering guna mencegah keluarnya keringat berlebih dan menghentikan pertumbuhan bakteri. 
  2. Obat yang mengandung alumunium klorida heksahidrat bisa direkomendasikan jika terjadi keringat berlebih di ketiak dan anggota badan lainnya. Tapi pastikan untuk konsultasi pada dokter dulu, ya. Bagaimanapun pemakaian obat oral akan lebih aman jika telah berkonsultasi pada dokter. 
  3. Jika bau keringat terutama diketiak anak disebabkan oleh sindrom trimethylaminuria, cobalah ganti asupan makanan anak sehari-hari. Menghindari lauk seperti telur, susu, ikan, kacang-kacangan, prduk kedelai, dan kol. Antibiotik mungkin disarankan untuk mengurangi pertumbuhan bakteri. Obat pencahar juga bisa disarankan untuk mengurangi jumlah trimethylamine pada usus. 
  4. Untuk penyebab seks matang terlalu dini (Adrenarche) , tidak ada obat yang dapat menyembuhkannya kecuali pendampingan oleh orangtua. 


Cara menghilangkan bau ketiak pada anak dengan bahan di dapur

Selain dengan obat-obatan, bau ketiak pada anak juga dapat dikurangi dengan beberapa bahan yang ada di dapur, misalnya: 

#1. Jeruk lemon 

Perasan jeruk lemon akan menaikkan level keasaman tubuh dan membuat daerah sekitar ketiak kering. 

Cara penggunaan: 

Cara 1: cukup teteskan beberapa tetes perasan jeruk lemon pada air mandi
Cara 2: gunakan cotton bud untuk mengoleskan air perasan jeruk lemon pada ketiak anak. Biarkan 10 menit, dan bilas dengan air. 

#2. Jus tomat

Cukup masukkan dua cangkir jus tomat ke dalam bak mandi si Kecil. Biarkan beberapa menit, dan mandikan si Kecil dengan campuran air tersebut. 

#3. Cuka apel

Punya stok cuka apel di rumah? Gunakan saja untuk mengolesi ketiak si Kecil agar keringatnya tak lagi berbau. Cukup oleskan menggunkan cotton bud sebelum ia mandi. Kabarnya, hasil akan lebih cepat terlihat jika prosedur ini dilakukan sehari dua kali. 


Bagaimana, cukup mudah kan cara menghilangkan bau ketiak pada anak nih? Meskipun begitu, jangan lupa tetapkan si Kecil untuk menjaga kebersihan tubuhnya, ya. 


Rahayu
u/rahayupawitriblog.com
WA: 08131 2658 622


Disclaimer: 
artikel kesehatan ini tetap 
membutuhkan konsultasi dokter untuk penerapannya




6 Hal yang Sering Kita Lupakan Saat Berusaha Mengatur Waktu

kesalahan mengatur waktu



Selain sering dicurhati tentang toksoplasma, sekarang saya juga dicurhati tentang ... produktivitas dan time management alias usaha mengatur waktu.

Kalau ingat, saya mau ketawa sendiri, apa saya sudah berubah jadi motivator? 😂😂😂
Eh, tapi senang juga sih, karena cerita up and down saya untuk mengatur waktu lebih baik, bisa bermanfaat untuk orang lain.

Dan dari cerita curhatan tersebut, selain menemukan ide produktivitas baru, saya juga menemukan ada benang merah dari masalah Sahabat RPB saat berusaha mengatur waktu. Berikut saya kumpulkan masalahnya, beserta solusi yang Sahabat bisa coba.

Masalah dalam mengatur waktu yang sering tidak kita sadari

Waktu adalah aset berharga. Meski banyak orang bilang waktu adalah uang, sebetulnya, waktu lebih berharga daripada uang. Uang hilang bisa kita cari, waktu hilang, kita nangis sendiri. 😃

Karena itulah, waktu harus bisa kita gunakan sebaik-baiknya. Dan agar jalurnya tepat, yuk, kita kenali kesalahan mengatur waktu berikut ini. 

Kesalahan mengatur waktu #1. Tidak mengenali diri sendiri


Curhatan yang paling sering saya dengar adalah "kenapa saya tidak pernah bisa menyelesaikan pekerjaan atau daftar to-do yang saya buat sendiri?"

Dan saat saya minta menunjukkan to-do beserta time map-nya, masih banyak setting waktunya yang tidak realistis. 

Misalnya: mencuci baju bayi hanya 30 menit; berpindah dari kegiatan bekerja ke kegiatan di rumah, tidak ada jeda sama sekali, padahal si Pemilik jadwal bekerja di luar rumah; tidak ada waktu istirahat, atau to-do-nya banyak. 

Solusi: sebetulnya, mau membuat to-do banyak atau sedikit adalah hak kita. Sayangnya, jika kita tidak mengenal kebiasaan dari aktivitas kita sendiri, to-do hanya akan menjadi panjang, dan susah untuk diselesaikan. 

Dengan mengenal kebiasaan kita sendiri, kita akan bisa memilah mana yang penting dan urgent, penting tapi tidak urgent, dan seterusnya. Kita pun paham, waktu yang kita butuhkan untuk melakukan setiap pekerjaan

Tentu saja, kita juga harus jujur dengan kebiasaan kita. Kalau nyuci baju itu dua jam, ya akui saja dua jam. Nyuci baju kan nggak hanya kucak-kucek, ada waktu untuk jemur baju juga kan? 

Trus kalau butuh waktu untuk berpindah dari tugas satu ke tugas lain (waktu istirahat) ya, perlu diperhitungkan juga, meski itu hanya 15. 

Dengan begitu, gambaran atau time-mapping kita jadi jelas, dan mana yang bisa diselesaikan hari ini, dan mana yang enggak. 

Kesalahan mengatur waktu #2. mencontoh orang lain apa adanya

kesalahan mengatur waktu


Dulu tuh, saya pernah baper sama coach Aji waktu Beliau post di Facebook tentang kebiasaan orang sukses yang membuka hari dengan membaca buku. 

Saya juga pernah baper waktu coach Aji cerita kalau Beliau bisa tetep meditasi disetiap perpindahan pekerjaan, meski Beliau sedang mencoba tugas istri. (maaf ya, Coach, sungkem dulu 😃).

Terus saya pernah uring-uringan, marah-marah sama Hana dan ayah gara-gara gangguin jadwal saya dengan permintaan ini itu. Padahal saat itu saya sedang pengen seperti ibu Indari Mastuti yang punya to do list sampai puluhan, dan semuanya bisa kelar. 

Tapi, ada satu hal yang tidak saya sadari. Keseharian coach Aji dan bu Indari kan berbeda sama saya. Coach Aji dan bu Indari mungkin sudah punya support system yang baik dan teratur. Berbeda dengan saya, yang semuanya masih harus dikerjakan sendiri, plus Hana dan ayah belum paham dengan manajemen waktu. 

Solusi: Momen AHA! saya datang saat membaca status mbak Pritha Khalida (iya, penulis buku anak itu), jika manajemen waktu ibu rumah tangga itu ya, ala ibu rumah tangga. Meski pekerjaan profesional menjadi center utama manajemen waktu, tapi tetap tidak bisa meninggalkan tugas harian seperti masak, nyuci, belanja, antar anak dan seterusnya. 

Di saat itu saya mulai sadar, jika memang kita sebaiknya mempunyai pola manajemen waktu sendiri, sehingga pekerjaan rumah tangga dan pekerjaan profesional bisa berjalan selaras. 

Artinya juga, tidak perlu merasa harus seperti manajeman waktu motivator A, B, C, D yang setiap pagi bisa membaca buku dulu, tanpa harus ribut dengan bayi misalnya. 

Jadi pekerjaan rumah tangga harus dikerjakan sendiri? 

Jelas, enggak dong. Dalam manajemen waktu kan memang perlu mendelegasikan sebagian tugas jika memang bisa didelegasikan (atau sebaliknya). So, bebas saja! Utamanya itu, 

Kenali diri, atur energi, dan realistis, pilih pekerjaan berdasar tingkat urgensi, dan fokus. 
Lalu tips para motivator itu diapakan? Ambil prinsip dasarnya saja, dan modifikasi sesuai keseharian kita.  
 

Kesalahan mengatur waktu #3. Tidak menentukan prioritas


"Semuanya penting, semuanya harus dikerjakan hari ini. Mana ada pekerjaan ibu rumah tangga yang bisa ditunda besok?"

Ya, iya kalau memang nggak ada pekerjaan lain sih, mau berprisip gitu monggo. Tapi kalau ibu yang nyambi bekerja dari rumah seperti saya, ada kala harus bilang "Stop. Besok lagi". 

Seperti kemarin waktu bersihin rumah. Saya lihat kamar saya kerja ini juga mulai banyak debu. Tapi kalau saya kerjakan semua di hari itu, saya tidak akan punya waktu untuk istirahat dan membuat planning untuk seminggu ke depan. 

Hasilnya, semua yang harus dikerjakan di minggu berikutnya pasti banyak yang terlewat dan gagal. mungkin juga akan jadi pekerjaan menumpuk untuk minggu depan. 

Solusi: Belajar prioritas pekerjaan itu penting. Kita harus tahu mana yang 

  • Penting dan harus diselesaikan
  • Penting, tapi tidak masalah jika tidak selesai hari ini
  • Harus selesai hari ini, tapi tidak terlalu penting
  • Yang tidak terlalu penting, dan tidak harus selesai hari ini

Kesalahan mengatur waktu #4. Tidak fokus


Wanita itu harus bangga, lho. Dibalik tubuh yang sering disebut lemah, kita itu sudah diciptakan Allah untuk bisa multitasking. Masak sambil nggiling cucian, nggoreng bakwan sambil beresin piring, ngangkatin jemuran,- semua bisa. 

Tapi sayang, dalam beberapa hal, multitasking malah bisa membawa bencana. Nggak semua pekerjaan bisa kita kerjakan dalam waktu yang bersamaan. Misalkan dua pekerjaan yang mengharuskan kita berpindah dari sudut rumah satu ke sudut rumah lain. 

Buat saya, ngucek cucian sambil masak itu malah bikin lelah. Atau nulis sambil jawab chat itu juga nggak oke. 

Solusi: Meski wanita dikaruniai kemampuan untuk multitasking, tapi otak kita sebetulnya diciptakan hanya fokus pada satu pekerjaan saja. 

Coba amati deh, kalau habis mengerjakan dua pekerjaan dalam satu waktu, lebih capek nggak? Ya, karena mutltitasking itu butuh lebih banyak energi. Kalau hanya dua hal yang tidak membutuhkan fokus sepadan, ya mungkin nggak masalah dikerjakan (berdasar pengalaman), tapi kalau salah satu pekerjaan butuh fokus banyak, lebih baik rencanakan, pasang pomo, dan fokus.  

Kesalahan mengatur waktu #5. Tidak punya sistem


kesalahan mengatur waktu


Sistem yang saya maksud disini adalah cara untuk membuat kita lebih produktif, dengan mengurangi jumlah to-do misalnya. 

Misalnya nih, kebiasaan kita kalau usai pakai barang tidak langsung dikembalikan. Akibatnya, kerjaan kita jadi nambah, dong, beres-beres rumah atau malah cari barang yang kita butuhkan tapi lupa taruh dimana. 

Solusi: buat sistem yang membuat pekerjaan kita berkurang. Misal; 

  • Biar nggak perlu bolak-balik ke pasar, ya, buat saja daftar masakan
  • Kembalikan barang ke tempatnya usai dipakai. Selama nggak butuh waktu lebih dari 5 menit, segera kembalikan
  • Gunakan aplikasi pada hp jika mencatat pernik-pernik dirasa merepotkan

Kesalahan mengatur waktu #6. Tidak mau memaafkan diri sendiri

Aturan yang satu ini sebetulnya merupakan prinsip hidup agar kita bisa segera move on. Lalu apa hubungannya dengan mengatur waktu? 

Saat kita tidak bisa memaafkan diri sendiri, kita berusaha menjadi sempurna. Bangun pagi saja sudah telat, tapi tetap tidak mau mengubah daftar to do. 

Atau misal bangun telat tidak sesuai jadwal, karena kita tidak mau memaafkan diri sendiri, kita menganggap di hari itu kita sudah gagal. Akibatnya, malah suka-suka mengerjakan tugas yang sudah direncanakan. Akhirnya banyak pekerjaan yang tidak selesai dan to do esok hari makin panjang kan? 

Solusi: sederhana saja, maafkan kegagalan, buat daftar to do baru. Dan lain kali saat merencanakan, jangan lupa, buat waktu cadangan. Oya, saya pernah menulis tentang waktu cadangan ini pada post "Cara Mengatur Waktu Tidak Pernah Sukses?"



Itulah 6 hal yang sering saya temukan dari curhatan kawan-kawan tentang manajemen waktu. Pertanyaan yang diajukan akan selalu sama, "Lihat planning harian mbak Rahayu, dong", "Kok bisa sih, meditasi dan nggambar, padahal punya banyak gawean. Aku susah deh, anakku semua harus aku"

Well, anak saya sudah 11 tahun, sebagian keperluan pribadi sudah dikerjakan sendiri. Nyapu dan bersihin debu juga kadang menjadi tugas dia. Wajar, kalau saya lebih punya waktu untuk mengerjakan yang lain. 

Nah, biar nggak baper, stres, coba kenali diri sendiri dulu. Buat time mapping yang jujur. Jika memang tidak bisa selesaikan sendiri, ya coba delegasikan. Kalau jadwal sudah penuh, ya jangan nambahi project, and so on. 

Semoga alasan diatas membantu ya, sampai jumpa di tips produktivitas dan manajemen waktu berikutnya. 😊😊


Rahayu, 
untuk rahayupawitriblog.com
WA: 0813125822

Pengertian dari Penyakit Maag, dan Pebedaannya dengan Penyakit Gastroentritis dan GERD

penyakit-maag-dan-bedanya-dengan-gastroenteritis-dan-gerd


Sudah tahu belum apa beda pengertian dari penyakit maag? Apakah betul menyebut maag sama dengan asam lambung? Kira-kira apa bedanya dengan GERD? 

Sama-sama penyakit perut, ternyata ketiga penyakit mempunyai perbedaan yang besar, terutama penyebab dari ketiga penyakit tersebut. 

Maag, dan perbedaanya dengan Gastroentritis dan GERD


Tiap telat makan atau salah pilih jenis kopi hitam, lambung saya pasti protes. Perut langsung nggak nyaman, melilit, dan rasanya seperti ada banyak angin dalam perut.  

Kalau ditanya Hana saya sakit apa, biasanya saya suka bilang kalau maag kambuh dan asam lambung naik ke tenggorokan. 

Eh tapi, jawaban saya ini salah, lho; ada beda antara sakit maag, dan asam lambung yang naik. Simak yuk, perbedaan ketiganya pada uraian di bawah ini. 

#1. Pengertian penyakit maag

Sakit maag ternyata nama lainnya bukan asam lambung, melainkan dispepsia. 

Gejala yang umum terjadi pada penyakit maag adalah rasa nyeri dan panas pada lambung. 

Sakit maag biasanya terjadi karena 
  • Adanya luka yang terbuka pada lapisan dalam lambung atau tukak lambung 
  • Infeksi bakteri helicobacter pylori 
  • Efek samping dari penggunaan obat, terutama obat anti inflamasi non steroid 
  • Stres
  • Terlalu banyak mengkonsumsi makanan pedas dan berlemak
  • Kebiasaan makan banyak dan cepat

Di Indonesia, penyakit ini merupakan penyakit yang umum diderita oleh masyarakat Indonesia. Dan hampir 85% nya merupakan dispepsia fungsional. Artinya sakit perut yang dirasakan terjadi tanpa adanya luka dan tidak ada penyebab yang jelas. 

Karena itu sebagian besar penyakit maag tidak memerlukan konsultasi dokter. Penanganan yang paling dibutuhkan adalah mengurangi faktor-faktor yang memicu sakit maag atau dispepsia fungsional ini. 

Gejala dari dispepsia fungsional biasanya berupa 

  • Kembung
  • Sendawa berulang kali
  • Mual
  • Merasa kenyang
  • Ada sensasi terbakat atau tidak nyaman terutama dibagian perut atau dada bawah

Meskipun begitu, Sahabat RPB perlu segera ke dokter jika rasa sakit ini terjadi terus-menerus dan disertai dengan muntah, sulit menelan, nyeri ulu hati, dan berat badan turun tanpa sebab. Terlebih bila saat ini Sahabat telah berusia 55 tahun atau lebih. 

Sakit maag juga dapat disebabkan karena adanya radang pada pankreas atau usus yang tersumbat. Jadi, jika memang merasa tidak nyaman, atau khawatir dengan kondisi yang Sahabat alami, tidak ada salahnya segera berkonsultasi pada dokter. 

#2. Gastroenteritis

Nama lain dari gastroenteritis adalah flu perut. Gejala yang umum terjadi adalah muntah dan diare. 

Penyakit ini terjadi karena infeksi atau peradangan pada dinding saluran pencernaan yang disebabkan oleh serangan virus, bakteri, atau konsumsi obat-obatan tertentu. 

Di Indonesia gastroenteritis biasa disebut dengan muntaber.  Gejala biasanya mulai muncul setelah 1-3 hari terinfeksi. Selain muntah dan diare gastroenteritis juga menunjukkan gejala lain seperti 
  • Demam disertai menggigil 
  • Sakit kepala 
  • Mual 
  • Penurunan nafsu makan 
  • Sakit perut 
  • Nyeri otot dan sendi. 
Infeksi bisa terjadi umumnya karena kita tidak menjaga kebersihan dengan baik. Misalnya tidak mencuci tangan setelah buang air, sebelum makan, atau setelah beraktivitas di luar rumah. 


#3. GERD

GERD merupakan singkatan dari gastroesophageal reflux disease. 

GERD terjadi karena adanya gangguan katup pada kerongkongan yang melemah. Katup atau sfingter ini akan menutup setelah makanan atau minuman masuk ke dalam lambung. 

Pada penderita gerd katup ini melemah sehingga tidak dapat menutup dengan sempurna. Akibatnya, makanan yang telah bercampur dengan asam lambung, akan naik kembali ke kerongkongan. 

Apabila ini terjadi berulang kali, lapisan kerongkongan akan teriritasi sehingga terjadi peradangan dan lama-kelamaan menjadi lemah. 

Gejala yang umum terjadi saat GERD adalah asam lambung yang naik diikuti rasa asam atau pahit di mulut, timbul sensasi perih atau panas terbakar di dada dan ulu hati, terutama saat penderita membungkuk berbaring dan makan

Sahabat RPB dikatakan menderita GERD jika kenaikan asam lambung ini terjadi setidaknya 2 kali dalam seminggu. 

Gejala lain yang menyertai biasanya berupa 

  • Kesulitan menelan (seperti ada benjolan di tenggorokan)
  • Gangguan pernafasan misalnya batuk atau sesak nafas
  • Suara menjadi serak 
  • Mual dan muntah 
  • Sakit tenggorokan 
  • Kadang isi lambung keluar tanpa disadari 
  • Gangguan tidur 
  • Bau mulut 
  • Gigi rusak karena adanya asam lambung yang naik

Oh ya, kadang gejala GERD disalah artikan dengan serangan jantung. Karena baik GERD ataupun serangan jantung sama-sama menimbulkan rasa perih di dada dan nyeri ulu hati. 

Bedanya, pada serangan jantung, rasa nyeri di ulu hati atau dada biasanya lebih lebih terasa berat, dan menjalar sampai ke lengan, leher, atau rahang. Rasa nyeri biasanya juga muncul seusai melakukan aktivitas fisik. 

Sementara pada GERD, nyeri ulu hati disertai dengan adanya rasa asam pada mulut. Nyeri juga tidak muncul setelah aktivitas fisik. Rasa sakit yang dirasakan juga tidak menyebar ke bagian tubuh lain. Hanya saja nyeri akan semakin berat dirasakan pada saat penderita berbaring. 


Nah jelas kan sekarang apa beda penyakit maag, gastoenteritis, dan GERD.

Semoga artikel diatas bermanfaat dan dapat membantu Sahabat RPB lebih paham dengan gejala-gejala awal gangguan perut yang dirasakan.