-->

Serunya Bermain di World of Imagination Nivea

world-of-imagination-nivea-rahayupawitri


Desember minggu terakhir,...

Saya mulai ceki-ceki nih, buka-buka file dari awal tahun, pengen tahu progress apa saja yang sudah saya buat selama setahun belakangan ini. Dan Alhamdulillah, akhir tahun kali ini juga lebih baik dari tahun sebelumnya. Terutama karena bisa merasakan liburan berdua bareng Hana.

Nggak sih, nggak liburan sampai ke luar kota, masih di seputaran Jabodetabek, lebih tepatanya main di Allianz Ecopark di wahana "World of Imagination" Nivea.

Tentang "World of Imagination" Nivea


Sudah tahu tentang World of Imagination?

Waktu lihat iklannya di YouTube, saya auto kepo banget, penasaran dengan kalimat "menggabungkan dunia digital dan imajinasi".

Ngarep juga bisa ngajak Hana main di World of Imagination ini. Apalagi memang Hane tipe anak yang suka berpetualang, pasti hepi banget kalau diajak main kesini.

Alhamdulillah, seminggu kemarin dicolek mbak Diah Woro (pemilik blog mbak-diahworo.web.id), kalau dapat kesempatan dari Nivea untuk main di World of Imagination.

Huaaa.... doa yang terkabul, Alhamdulillah 😀😀😀

Jadi, sebetulnya apa sih, World of Imagination persembahan Nivea ini?

Seperti yang saya sebutkan diatas, World of Imagination memang sebuah wahana permainan yang didesain dengan menggabungkan efek digital dengan imajinasi.

Penggabungan efek digital dan imajinasi yang dimaksud adalah dongeng tentang kearifan semesta yang di kemas dalam bentuk digital.



Nivea percaya, bahwa dongeng dapat mempererat bonding ibu dan anak. Karena itu, Nivea mempersembahkan World of Imagination rangka memperingati hari Ibu ini.

Dengan bermain bersama, diharapkan akan tercipta, bonding antara ibu dan anak, yang dapat menjadi cikal bakal kreativitas dan perkembangnya daya imajinasi pada anak.

Karena itulah, wahana ini didesain agar dapat dimainkan oleh orangtua (terutama ibu) bersama anaknya.

Di World of Imagination ini, anak akan diajak mendengarkan dongeng dan kemudian bermain menaklukan tantangan seperti tergambar dalam dongeng.

Aneka permainan di World of Imagination

Ada empat Dunia yang dapat dijelajahi anak, yaitu Dunia Hutan, Dunia Angin, Dunia Pasir, dan Dunia air.

Namun, sebelum memasuki keempat Dunia tersebut, pengunjung wahana akan diajak untuk mendengarkan dongeng Semesta.

Sebuah dongeng tentang ibu Semesta yang hidup di World of Imagination. dengan 4 orang anaknya. Ibu Semesta mengajarkan kepada keempat anaknya 4 nilai kearifan yang kelak akan bermanfaat untuk mereka saat besar nanti, yaitu

  1. Kepercayaan 
  2. Keberanian
  3. Kesederhaan
  4. Kepedulian
Ibu Semesta mengajarkan satu kearifan kepada satu anaknya; dengan harapan mereka akan saling mengajarkan nilai kearifan yang telah mereka. 

Ibu Semesta juga mengukir nilai kearifan tersebut diatas sebuah medali yang kemudian disimpan di ruang harta kerajaan World of Imagination. 

Sayangnya, ketika Ibu Semesta tidak ada di World of Imagination, keempat anaknya malah saling berebut medali kearifan, dan mengabaikan pesan Ibu Semesta. 

Setelah masing-masing anak, mendapatkan medali, mereka pergi untuk membangun dunia imajinasi mereka sendiri. 

World of Imagination yang dibangun oleh Ibu Semesta akhirnya terbengkelai dan rusak. sampai akhirnya seorang arkeolog menemukan ruangan yang berisi ramalan Ibu Semesta, tentang perseteruan anak-anaknya. Dan hanya para Penjaga Dunia yang memiliki ketulusan hatilah yang dapat menyatukan kembali keempat nilai yang direbutkan oleh anak-anaknya, dan menyelematkan World of Imagination. 

Seru banget ceritanya, ya? Leboh seru lagi, karena dongeng Ibu Semesta diatas, disajikan dengan bentuk animasi digital yang keren.


Nah, tugas anak-anak dan orangtua (dalam hal ini para ibu), untuk menyatukan kembali keempat nilai kearifan tersebut, dengan menjelajahi keempat dunia yang ada dalam wahana World of Imagination.

#1. Dunia hutan

world-of-imagination-nivea-rahayupawitri


Di Dunia Hutan, hiduplah makhluk hutan yang sangat pemalu. Untuk mendapatkan medali di dunia ini, para Penjaga dunia harus menyamar agar makhluk hutan mau keluar dari persembunyiannya.

Untuk mendapatkan medali, para penjaga dunia diminta untuk menyamar dan kemudian mencari dua kata mantra yang tersembunyi pada sulur-sulur hijau. Medali akan diberikan setelah para penjaga dunia menari bersama Makhluk Hutan.

#2. Dunia angin

world-of-imagination-nivea-rahayupawitri


Sebelum memasuki Dunia Angin, para Penjaga Dunia harus mengenakan Gelang Kepercayaan. Gelang Kepercayaan ini terbuat dari kertas krep yang dikenakan berdua dengan ibu masing-masing Penjaga Dunia.

Selama bermain di Dunia Angin, gelang kertas ini tidak boleh putus. Gelang hanya dapat dilepaskan seelah memenuhi tantangan Wahana Dunia Angin, sekaligus mendapatkan medali yang tergantung diatas wahana ini.

#3. Dunia pasir


world-of-imagination-nivea-rahayupawitri

Dunia Pasir merupakan wahana Labirin dengan rintangan monster pasir disana. Penjaga Dunia harus menyebutkan mantra "Simplicity" agar terbebas dari gangguan Monster Pasir.

Keluar dari labirin, Penjaga Dunia harus mencari medali yang terkubur di dalam pasir untuk meyelesaikan tantangan.

#4. Dunia Air

world-of-imagination-nivea-rahayupawitri


Di wahana ini para Penjaga Dunia dihadapkan pada tantangan tebing yang terbuat dari balon dan serangan tembakan air dari Bajak Laut.

Oya, sebelum melawan Bajak Laut, para Penjaga Dunia harus mencari potongan Bendera dan medali yang tersimpan di kolam-kolam bola yang berada di belakang rintangan tebing balon.

Pengalam bermain di World of Imagination Nivea

Satu kata saja: Excited! 😁

Padahal berangkatnya sudah deg-degan telat, karena ngantri di tiket masuk Ancol. Sudah dibela-belain beli tiket online biar bisa masuk tepat waktu, tapi ternyata tetep harus antri masuk untuk di scan tiketnya. 😁

Alhamdulillah, meski lewat dari jam 10, tapi akhirnya bisa masuk bareng dengan teman-teman.

Oya, masuk wahana ini nggak boleh bawa makanan yang pakai bungkus, ya, demi menjaga kebersihan lingkungan. Tapi makanan yang dimasukkan dalam wadah makanan masih boleh dibawa, kok.

Yang kedua, untuk dapat bermain ke-empat dunia diatas, tinggi badan anak paling tidak 130cm. Nggak berarti dedek balita nggak bisa bermain di World of Imagination; tapi paling hanya di dua dunia saja,Dunia Hutan dan Dunia Pasir.

world-of-imagination-nivea-rahayupawitri
Ukur tinggi badan dulu 

Usai mendaftar di tiket box, kami masing-masing anak mendapat satu tas yang berisi buku paspport bermain di World of Imagination dan sebuah kemasan kecil Nivea Cream.

world-of-imagination-nivea-rahayupawitri
Bekal menjelajah Empat Dunia 😁

Oya, varian cream dari Nivea ini dapat digunakan oleh seluruh keluarga. Jadi, sebelum bermain di dunia angin, pasir, dan air, saya minta Hana untuk mengoleskan cream Nivea di wajah dan tangannya. Agar terlindungi gitu, dari panas matahari selama bermain.

Okay, mari lupakan sejenak DeadLine, and Have Fun

Seperti yang saya ceritakan diatas, pertama kali kami menyimak dongeng Ibu Semesta dulu.

Duh, excited banget melihat para orangtua dan anak yang duduk hikmat menyimak dongeng Sepertinya kita semua memang di dongengin, ya. Apalagi dongengnya pakai teknologi digital gitu. Bener-bener tersihir jadinya. 😁😁😁

Dunia #1. Hutan

Petualangan di empat dunia dimulai dari Dunia Hutan. Masuk Wahana ini harus mengikuti aturan jam yang telah ditentukan. Sebelum masuk, kami memakai bando dan juga aksesoris hutan lainnya.

Di dalam kami disambut dengan wahana digital yang keren abis! Nggak cukup lah, foto sekali dua. 😁😁😁

Suasana di dalam hutan cukup temaram, hanya sesekali lampu sorot yang menyorot ke pengunjung. Dengan cara ini, seolah-olah kita jadi menyamar diantara gelapnya hutan.



Setelah itu kami masuk ke daerah yang berisi sulur-sulur panjang untuk menemukan dua kata mantra, "NiveaCare".

Makhluk Hutan muncul dan kemudian menari bersama semua Penjaga Dunia. Seru banget!

Tantangan Dunia Hutan selesai, dan kami berjalan menuju wahana tiga dunia lainnya.

Dunia #2. Angin

Saya dan Hana memilih untuk ke Wahana Angin terlebih dahulu. Anak-anak harus mengenakan pelindung tangan, lutut, dan juga helm sebelum bermain.

world-of-imagination-nivea-rahayupawitri
Gelang Kepercayaan tidak boleh putus selama menjelajah Dunia Angin
(Foto Gelang Kepercayaan oleh: Puri Fitriani)


Usai mengenakan Gelang Kepercayaan, kami memanjat Wahana Dunia Angin, untuk mendapatkan medali yang tergantung di atas Wahana. Setelah itu, dengan bergandengan, kami meluncur ke bawah.

Wuzzz,.... Hore!!! We did it!!!

Dunia #3. Pasir

Selanjutnya kami menuju Dunia Pasir terlebih dahulu. Matahari sedang terik-teriknya saat kami masuk wahana ini. Nggak ada syarat-syarat apa-apa untuk masuk dunia ini, yang penting ingat-ingat saja manteranya, biar nggak diserang sama monster pasir.

Labirinnya tidak terlalu rumit kok, nggak serunit labirin botol punya Catpusic. 😁 Tapi anak-anak bisa keasikan main bola Nivea disana, dan lupa untuk keluar labirin. 😁😁😁

world-of-imagination-nivea-rahayupawitri
Sebut "Simplicity" dan Monster Pasir akan membiarkanmu lewat


Medali ketiga disembunyikan di dalam kolam pasir. Pas liat kolamnya, saya auto mbatin, "Oh My, from where I should start?"

Alhamdulillah dengan ketekunan Hana, kami nggak lama congkel-congkel pasirnya, dan langsung nemu medali ketiga yang kami cari.

Okay, let's go to the fourth medal. 

Dunia #4. Air

Dunia air sengaja kami pilih terakhir. Save the best for last!

Lihatnya dari jauh saja, sudah bikin kepengen. Emak macam kami, mana bisa main panjat-panjat permainan balon seperti itu. Alhamdulillah, diberi kesempatan sama Nivea, waktunya membebaskan jiwa bermain yang masih tersisa. 😀😀



PS. Foto dan Video pinjam koleksi mbak Kiki Handriyani, sole saya nggak sempat foto-foto kemarin 😀

Sebelum bermain kami dipinjami mantel plastik dan pistol air. Mainnya harus lepas sepatu, ya. Licin soalnya. Begitu tanda menyerbu dibunyikan, semua peserta yang bermain menyerbu masuk istana balon.

Diantara tembakan air bajak laut, kami semua berjuang naik melewati tebing, dan meluncur ke bawah. Saya nggak ikut manjat di tebing kedua sih, sudah kehabisan tenaga. 😂 Tapi tetep, masih ikut cari medali di kolam bola dan main tembak-tembak air dengan para Bajak Laut.

Waktu sudah hampir jam dua saat kami menyelesaikan semua tantangan. Capek dan excited. Kami beristirahat sambil menempelkan semua sticker medali pada buku petunjuk.

world-of-imagination-nivea-rahayupawitri


Sebelum pulang, kami menunjukkan buku paspport yang telah ditempeli dengan stiker medali, dan menyimak kembali dongeng Ibu Semesta. Kali ini, dongeng penutupnya berisi tentang rasa terima kasih dari Ibu Semesta, karena para Penjaga Dunia telah berhasil mengumpulkan medali kearifan yang tercerai berai.

Sebelum kami kami kembali mendapat oleh-0leh dari Nivea, buku gambar, dua kemasan besar krim Nivea, scraf, dan juga pensil warna.

world-of-imagination-nivea-rahayupawitri


Pokoknya, saya puas banget bermain di wahana persembahan Nivea ini. Semoga tahun depan Nivea juga menggelar acara serup yang lebih seru, ya.

Thank you Nivea for the Wonderful Experience.




Hari Libur Sesaat Jadi Maksimal dengan Traveloka Xperience




Sudah sering dengar tentang Traveloka Xperience, kan? Tapi sudah tahu belum, apa sebetulnya Traveloka Xperience?

Rehat siang ini saya iseng kulik-kulik Traveloka nih, dan jadi dapat ide liburan berfaedah untuk akhir bulan nanti.

Akhir bulan?

Iya, kalau lihat jadwal pekerjaan yang berderet, sepertinya saya baru punya waktu liburan di akhir bulan nanti.

Dan memang awal dan akhir bulan selalu saya sisihkan untuk istirahat. Biasanya sih, cuma jurnaling, review kerjaan, sama nulis Lifebook.

Tapi berhubung bulan ini pekerjaan padat, saya juga ingin memberikan rekreasi untuk badan saya; pengen pijetan. 😉


Bikin waktu rehat sesaat jadi maksimal, dengan Traveloka Xperience


Saya itu punya kebiasaan yang agak aneh, malas jalan-jalan kalau pas weekend dan suasana ramai. Makanya kalau jadwalin waktu rehat, saya lebih suka pilih antara hari Senin - Kamis.

Selain tempat nongkrong biasanya lebih sepi, saya jadi bisa mengamati orang-orang yang sibuk dengan kegiatannya sehari-hari. Kan bisa buat ide nulis, gituh. 😁😁

Pas banget akhir bulan ini akhir bulan jatuh di hari Kamis. Tinggal nyari penyedia jasa pijat yang sekitar rumah.

Cari tempatnya gimana? Pakai Traveloka Xperience, dong.

Fitur terbaru dari Traveloka ini punya beberapa keunggulan, lho, diantaranya:

  • Bisa booking via aplikasi, sehingga tidak perlu antri
  • Pesanan bisa di cancel dari aplikasi
  • Tersedia voucher diskon
  • Banyak review pengguna yang bisa dijadikan referensi


Dan lewat Traveloka Xperience ini, saya dapat beberapa rekomendasi tempat untuk pijat, tapi yang naksir sih, ada dua; Radja Refleksi di Karang Satria, yang satu lagi Nest Family Reflexology & Spa di Summarecon, Bekasi

Pilihan rekomendasi tempat pijat dari fitur Traveloka Xperience 



Huaa .... jadi bingung milih, yang satu dekat rumah, yang satu banyak tujuan tempat nongkrong habis pijat.

Tapi akhirnya saya memilih Nest Family Reflexology & Spa, karena layanan yang ditawarkan tidak hanya pijat refleksi, tapi juga ada pijat tradisional jawa dan pijat bali.

Nest Family juga menawarkan voucher diskon yang berlaku setiap hari, saya pikir lumayan gituh, bisa buat ganti ongkos jalan. 😁😁

Oya, Traveloka Xperience ini sepertinya memang menawarkan banyak voucher diskon untuk aneka layanan sesuai kebutuhan. Tidak hanya untuk pesanan dalam negeri lho, pesanan luar negeri juga banyak tawaran diskonnya, menarik, kan?

Ada 12 kategori Xperience yang bisa kita pilih, yaitu

1. Atraksi; merupakan penawaran tiket untuk masuk ke tempat-tempat petualangan seperti Transera Waterpark, Columbus Waterpark, Happy Cars dan tempat-tempat atraksi lainnya.

2. Bioskop; kategori sudah pasti pesan tiket untuk nonton, dong. Tapi pemesanan tidak hanya untuk film yang sedang diputar, upcoming movie pun bisa kita pesan.

3. Event; kategori ini menawarkan tiket untuk event-event spesial seperti acara Backstreet Boys yang rencananya akan manggung tanggal 26 Oktober nanti.

4. Hiburan; berisi rekomendasi tempat-tempat hiburan keluarga, seperti karaoke

5. Olahraga; rekomendasi gym, tempat berenang, lapangan tenis, lapangan futsal, dan olahraga lainnya.

6. Spa & Kecantikan; rekomendasi destinasi untuk perawatan tubuh dan kecantikan.

7. Taman bermain; berisi rekomendasi tempat bermain seperti Jolly Fields, Kidzoona, Happy Kids, dan lain sebagainya.

8. Transportasi; rekomendasi layanan antar jemput, Bus Hop-on and off, Feri & Kapal di daerah-daerah destinasi wisata baik dalam dan luar negeri

9. Tur; rekomendasi perjalanan wisata baik dalam dan luar negeri, seperti tur Island Hoping Belitung, Tur Nusa Dua Penida, Sightseeing City Tour di Lombok, dan tujuan destinasi wisata lainnya.

10. Pelengkap perjalanan; yang satu ini unik banget, karena kita bisa memesan pernak-pernak jalan-jalan seperti kartu SIM saat di luar negeri, sewa WiFi, bahkan ada juga layanan pemotretan profesional.

11. Makanan dan Minuman; rekomendasi tempat kulineran di banyak destinasi wisata juga di seputar rumah kita.

12. Kursus & Workshop; kalau suka bingung mau ngisi liburan anak dengan kegiatan apa, fitur Traveloka Xperience yang satu ini bisa digunakan. Tentu tidak hanya kursus dan workshop untuk anak, untuk dewasa juga ada dong.

Puas banget pokoknya menjelajah Traveloka Xperience ini. Rekomendasinya keren-keren banget.

Cara booking di Traveloka experience


Oke, pilihan tempat dan layanan sudah fix, sekarang tinggal reservasi tiketnya. Cara pesannya pun gampang, seperti ini langkah-langkahnya.


  1. Ketuk atau klik opsi "Pilih Layanan". Atau jika hanya ada satu tawaran layanan, tinggal klik saja tombol berwarna jingga di bagian kanan bawah. 
  2. Pilih layanan yang hendak dipesan, jangan lupa ganti opsi tanggal yang ada di pojok kanan atas. 
  3. Setelah oke dengan harga yang ditawarkan pada tanggal pesanan, pilih saja lanjut, dan ikuti prosedur yang tertera pada layar. 



Oya, selain kita bisa booking layanan via Traveloka, kita juga bisa memasukkan jenis Xperience yang kita inginkan nanti, dengan memilih opsi "Simpan" yang ditandai dengan tanda bookmark.

Opsi simpan ini mirip fitur wish list kalau kita pas belanja online itu, lho. Jadi, nanti nggak perlu repot-repot cari tempat yang ingin kita kunjungi, cukup klik tab "Simpan", kita pun bisa langsung booking layanan yang kita inginkan.

Lebih gampang kan, kalau kita pakai Traveloka Xperience ini. Waktu liburan yang hanya beberapa jam, bisa dimaksimalkan dengan adanya fitur ini.

Memanfaatkan Traveloka Xperience, kita jadi nggak bingung lagi, mau kemana, ngapain aja nanti, berapa budget yang harus disediakan, dan seterusnya. Semua sudah ada di Traveloka Xperience.

Jadi, mau liburan? Traveloka Xperience dulu, liburan maksimal dan #XperienceSeru kemudian. 



Trik Menumbuhkan Minat dan Meningkatkan Literasi Baca pada Anak



"Ibu, jadi kenapa bioenergi itu baik?"
"Menurut Adik, kenapa?"
"Nggak tahu, enggak ada di buku."

Dan saat saya membuka ESPS IPA-nya, ternyata memang tidak ada kalimat yang meyebutkan apa manfaat bioenergi. Namun ada sebaris kalimat yang menyebutkan "Energi Alternatif umumnya tidak mencemari lingkungan karena tidak menghasilkan zat-zat buangan yang berbahaya bagi lingkungan." ①

Saat itulah saya sadar ternyata kemampuan literasi membaca, terutama untuk buku non fiksi, putri saya masih kurang.

Pentingnya literasi membaca pada anak dan apa yang bisa dilakukan orangtua untuk menumbuhkannya


Bagi saya pribadi, kemampuan memahami bacaan, sama pentingnya dengan kemampuan membaca.

Dengan memahami apa yang dibaca, anak tidak akan salah mengartikan informasi yang ia terima. Bagi saya, pada tahap inilah, seorang anak sudah dapat dikatakan memiliki literasi baca yang baik.

Arti literasi


Sahabat RPB tentu sering mendengar tentang literasi. Tapi sudah tahu belum apa arti literasi? 

Kata literasi memang sering dikaitkan dengan membaca dan menulis. 

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, literasi berarti kemampuan menulis dan membaca. 



Dan ketika literasi dikaitkan dengan baca tulis, artinya adalah 

"Literasi baca tulis: kemampuan untuk memahami isi teks tertulis (tersurat ataupun tersirat) dan menggunakannya untuk mengembangkan pengetahuan, potensi diri, serta kemampuan menuangkan ide atau gagasan ke dalam tulisan untuk berpartisipasi dalam lingkungan sosial"

Sayangnya, meski saat ini sebagian besar rakyat Indonesia sudah mampu membaca, namun kemampuan literasi baca di Indonesia masih sangat kurang.

Penelitian PBB (UNESCO) pada 2016 terhadap 61 negara, menunjukkan jika literasi baca Indonesia masih ada di peringkat 60. ②

Menurut Bapak Lukman Solihin, peneliti di Pusat Kebijakan Pendidikan dan Kebudayaan Balitbang Kemendikbud, akses rakyat Indonesia terhadap buku bacaan atau media baca alternatif lainnya masih sangat kurang.

Akses inilah yang menghalangi terwujudnya perilaku dan kebudayaan membaca di masyarakat kita.

Manfaat literasi baca pada anak

Saat ini pemerintah sedang giat menggalangkan kampanye literasi baca pada masyarakat, dan anak-anak utamanya.

Banyak kegiatan yang dilakukan demi naiknya literasi baca. Seperti yang dilakukan Perpusnas di lebaran tahun ini.
Nasional

membagikan buku gratis di beberapa titik terminal untuk menemani pemudik menuju kampung halamannya.

Bahkan 8 September lalu, Gubernur Anies Baswedan meresmikan ruang baca di stasiun MRT Bundaran HI.

Mengapa literasi baca penting? Karena literasi dapat meningkatkan pola pikir juga kecakapan individu.

Pada anak-anak, literasi baca akan membantu mereka

  • Menjadi seorang pembaca yang baik, 
  • Meningkatkan performa disekolah, dan
  • Meningkatkan pengalaman belajarnya. 
Anak yang hobi membaca dan mampu memahami bacaan, juga akan lebih kaya dengan pengalaman. Pengalaman yang bisa saja menjadi solusi saat kelak menemui masalah. 

Anak juga tidak akan mudah menjadi bosan karena ia mempunyai banyak "teman buku" yang mampu bercerita dan memberinya banyak wawasan. 


Peran keluarga dalam meningkatkan literasi baca pada anak


Seperti telah disebutkan diatas, jika saat ini akses membaca sangat mempengaruhi literasi baca, terutama pada anak.

Dan bicara tentang anak, tentu tidak dapat lepas dari keluarga, sebagai lingkungan yang paling dekat dengan anak.

Keluarga memiliki peran sangat penting salam meningkatkan literasi baca pada anak. Bagi anak, keluarga merupakan sekolah pertama, tempat belajar pertama bagi anak setelah ia lahir di dunia.

Sedari kecil, anak juga menghabiskan masa awal belajarnya dalam keluarga. Disinilah peran orangtua akan sangat menentukan tingkat literasi baca tulis pada anak.


Jadi, kira-kira apa saja yang dapat orangtua lakukan untuk menumbuhkan juga meningkatkan literasi pada anak?

Cara meningkatkan literasi baca pada anak 


Menurut saya, ada beberapa trik yang dapat kita lakukan untuk menumbuhkan dan meningkatkan literasi baca pada anak.

Dan ini, dapat kita lakukan semenjak dini.

Berikut ini adalah cara saya memupuk minat dan menumbuhkan literasi baca pada anak saya.

1. Mengenalkan media baca pada anak sejak dini

Pernah tidak terbayang mengenalkan buku sejak dini pada anak, sedari bayi malah?

Orangtua jaman sekarang sebetulnya memiliki banyak sarana dan prasarana untuk memupuk literasi baca pada anak.

Sahabat bisa menggunakan buku yang terbuat dari kain sebagai mainan juga media mengenalkan buku pada anak.

Saya memberikan buku kain saat Hana mulai tengkurap. Saat itu belum ada banyak penjual buku flanel seperti saat ini. Jadi, saya membuatnya dari kain perca yang ada di rumah.

Saya juga menggunakan album kain sebagai alternatif buku yang lain. Di dalamnya saya letakkan foto aktivitas Hana. Sambil bermain dengan bukunya, saya ajak dia ngobrol tentang aktivitas yang ia lakukan pada foto.

Saat ia beranjak besar, saya mulai mengenalkan hard book padanya.

Ada banyak hard book di pasaran; baik yang hanya berisi cerita, ataupun buku pop up yang dapat mengeluarkan suara sesuai gambar pada buku.

Percaya deh, kita tidak akan mati gaya pada aktivitas ini. Ada banyak sarana juga cara yang bisa kita lakukan untuk mengenalkan buku sejak dini pada anak.

Oya, satu lagi, membiasakan anak membuka lembaran buku, ternyata terbukti meningkatkan kemampuan motorik jari anak juga,lho.

Saya masih ingat, di usianya yang baru dua tahun, Hana sudah rapi memegang pensil.

Jadi, jangan ragu lagi, masukkan buku kain dalam daftar belanja perlengakapan bayi ya... 😉.

2. Sediakan tempat dan waktu khusus untuk membaca

Langkah yang kedua dapat kita lakukan saat anak sudah lebih besar. Lebih tepatnya saat ia sudah punya banyak aktivitas bermain di luar yang lebih banyak.

Saat hendak tidur (baik siang atau malam), saya sering mendongengkan cerita untuknya.

Alhamdulillah, sedari kecil Hana memiliki ritme waktu yang teratur, jadi mudah bagi saya untuk mengajaknya membaca di waktu tertentu.

Saya juga letakkan buku anak di tempat yang mudah Hana raih. Saat ingin membaca (diluar waktu mendongeng), biasanya ia akan asik dengan bukunya di dekat rak buku koleksinya.

Bagaimana jika di rumah tidak ada tempat untuk rak buku? Mudah saja, gunakan saja kotak sejenis dengan kotak mainan. Dan usahakan buku dan mainan dipisah. Selain memudahkan anak mencari, cara ini juga akan menjaga koleksi buku anak agar tidak mudah rusak.

3. Biasakan menanyakan pada anak isi bacaan yang ia baca

Saat Hana masih kecil, paling saya akan mengajukan pertanyaan tentang isi cerita yang baru saja ia dengar. Misalnya cerita tentang awan putih.

Saya akan menunjuk gambar awan pada buku yang baru saja kami baca. Saya biasanya bertanya ada apa dengan si Awan, mengapa awan menangis, dan apa yang kemudian terjadi pada Awan akhirnya.

Setelah memasuki usia sekolah, saya mengenalkan Hana pohon pikiranyang merupakan adaptasi dari mind map Tony Busan. 

Untuk mempermudah ia merangkum bacaan atau pelajaran, saya ajak ia menggunakan metode 5W+1H (apa, dimana, siapa, kapan, mengapa, dan bagaimana).

Cara ini cukup membantu Hana dalam memahami pelajaran ataupun bacaannya.

Tapi mungkin karena kemarin saya kurang intens menemani dia belajar, trik ini mulai dia lupakan. Dan begitulah, pemahamannya akan bacaan jadi sedikit menurun.

Aktivitas belajar Hana kemarin, benar-benar menjadi koreksi untuk saya, nih.

4. Ajak anak ke toko buku atau perpustakaan

Jika kita amati, anak-anak kita ini sebetulnya punya minat baca yang tinggi, lho. Tapi seringkali kita, para orangtuanya, tidak memberikan akses pada bacaan.

Jadi, yuk kita kurangi belanja barang yang tidak penting dan gunakan sebagai ongkos untuk mengajak anak ke perpustakaan atau jalan-jalan di toko buku.

Disana, Sahabat akan melihat, betapa antusiasnya anak memilih buku bacaan.

5. Gunakan media selain buku

Membaca tidak hanya tentang buku. Jika memang akses pada bacaan jauh (seperti di kota kecil saya, yang perpustakaan letaknya jauh atau tidak ada toko buku bacaan), kita dapat menggunakan media lain untuk meningkatkan litrasi baca anak. Misal dengan membaca baliho, iklan, brosur, dan lain sebagainya.

Untuk anak yang lebih besar, apalagi sudah kenal ponsel pintar, aplikasi Google Book, iPusnas, situs sahabatkeluarga.kemendikbud.go.id juga biasa gunakan sebagai sarana menambah bacaan anak.

Tips tambahan agar sukses meningkatkan litarasi baca pada anak

Menurut banyak pakar kepengasuhan, cara terbaik untuk mendidik anak adalah dengan contoh. Begitu juga dengan membaca, orangtua wajib memberikan contoh sebagai pembaca yang baik.

Tunjukkan jika Sahabat juga suka membaca, tidak hanya membaca buku, tapi juga gambar, tanda-tanda di jalan, pola sebuah peristiwa atau kejadian, dan lain sebagainya.

Pilihkan juga bacaan yang sesuai dengan tingkat usia dan kehidupan anak. Pada anak yang lebih kecil, Sahabat juga dapat mengubah bacaan menjadi lagi, atau sajak berirama. 



Dari apa yang saya uraikan di atas, semoga Sahabat RPB memiliki gambaran, jika ada banyak hal sederhana yang dapat kita lakukan untuk meningkatkan literasi baca pada anak. Percayalah, ada banyak manfaat yang akan kita,-sebagai orangtua,- juga anak akan peroleh dengan memiliki kemampuan literasi baca yang baik.

Semoga ulasan diatas bermanfaat ya, sampai jumpa di ulasan perkembangan anak lainnya.





① Irene, ESPS IPA kelas 4, 2016, 81,Erlangga, Jakarta
https://edukasi.kompas.com/read/2019/06/23/07015701/literasi-baca-indonesia-rendah-akses-baca-diduga-jadi-penyebab Indonesia Rendah, tanggal akses 20 September 2019

E Voucher Sodexo, Voucher Belanja untuk Segala Kebutuhan

e-voucher-sodexo-voucher-belanja-untuk-segala-kebutuhan


Kalau pas awal bulan, dan browsing kebutuhan bulanan di aplikasi minimarket dekat rumah, saya sering kepikiran Bapak-ibu.

"Sabun Ibu, masih nggak, ya?"
"Wah, minyak favorit Ibu lagi diskon lumayan nih."

Kadang rasanya ingin pesanin dan tinggal minta antar ke rumah Bapak dan Ibu. Tapi seringnya saya urungkan dengan pertimbangan, belanja kebutuhan keluar rumah, bisa jadi alasan Bapak dan Ibu untuk jalan-jalan.

Meski ya, kendala lainnya, Bapak-Ibu harus berjalan jauh dulu kalau ingin ke ATM untuk ambil uang.

Ya, nggak masalah sih, tapi kadang kalau kondisi Berdua sedang tidak sehat, saya khawatir jika ada apa-apa di jalan.

Ngarep sih, ada voucher belanja yang nggak perlu dikirim via layanan antar, gitu. Kan uang pengirimannya juga cukup lumayan untuk tambahan voucher.

Sodexo, voucher untuk segala kebutuhan Anda


Sudah pernah dengar tentang sodexo? Sama, saya juga baru kenalan, kok.

Sodexo ini merupakan sebuah perusahaan Internasional yang sudah berpengalaman dalam meningkatkan kualitas hidup manusia dengan menggunakan voucher hadiah.

Sepintas memang seperti dengan voucher yang lain, namun Sodexo ini punya beberapa keunggulan, diantaranya:

  1. Dimulai dari nominal yang kecil 
  2. Berlaku di banyak merchant, baik online ataupun offline sehingga penerima voucher lebih bebas memilih merchant sesuai kebutuhan (fashion, supermarket, gerai makanan/ minuman/ minimarket, bahkan perjalanan) 
  3. Dapat dipersonalisasi, misalkan dengan memberi pesan singkat pada penerima 
  4. Lebih hemat dan lebih mudah didistribusikan karena dapat berupa email (yang bisa dicetak oleh penerima), SMS, atau voucher fisik.  
  5. Tingkat keamanan tinggi 


Aneka voucher Sodexo


Selain kemudahan dalam penggunaan, voucher sodexo ini juga banyak jenisnya, lho.

  1. Sodexo Gift Pass 
  2. Sodexo Epass 
  3. Sodexo Reward Pass 
  4. Sodexo Food Pass 
  5. Sodexo Discount Pass 
  6. Sodexo Loyalty program 


Seperti yang saya sebutkan diatas, jika voucher Sodexo ini juga dapat digunakan di banyak merchant dengan banyak kategori layanan baik online maupun offline. Lebih tepatnya di lebih dari 400-an merchant dan 19.000-an outlet yang menerima voucher Sodexo.

Beberapa merchant yang telah bekerja sama adalah gerai mini market (contoh: Alfamart. Alfamidi, dan Indomaret), gerai buku (misalnya Gramedia), layanan kecantikan (contoh: PerfectBeauty.id), layanan investasi (contoh: Pluang), Food and Beverage (misal toko buah Omiyago), agen perjalanan seperti Dwidaya Tour, dan masih banyak lagi.

Voucher Sodexo ini memang unik. Jika voucher lain biasanya hanya dapat dipakai untuk merchant-merchant besar dan hanya dengan kategori tertentu, voucher Sodexo membebaskan pengguna untuk memilih sendiri bagaimana hendak menggunakan voucher Sodexo.

Tapi tentu saja, sebelum berangkat, kita pun wajib cek terlebih dahulu, merchant yang kita tuju, apakah menerima voucher sodexo atau tidak dalam transaksinya.

Caranya bagaimana? Gampang kok, bisa langsung cek di situs resmi Sodexo, pada halaman “Cara Menggunakan e voucher Sodexo (ikuti tautan disamping dan Sahabat akan langsung menuju halaman daftar merchant yang bekerja sama dengan Sodexo).

Cara membayar dengan voucher Sodexo


Jika voucher Sodexo berbentuk digital, bagaimana cara menggunakannya? 

Sebelum kita ngobrolin cara membayar dengan voucher Sodexo, catat dulu ya, kalau voucher Sodexo juga ada yang berbentuk fisik seperti voucher lainnya.

Nah, kalau yang bentuknya fisik, kita tinggal sodorkan saja ke kasir saat membayar barang kebutuhan kita. Atau kalau ingin menggunakan untuk pembelian online, tinggal ketikkan kode voucher Sodexo pada kolom voucher yang tersedia.

Jika voucher Sodexo kita dalam bentuk email, kita bisa print out voucher tersebut dan tunjukkan pada kasir. Kalau Sahabat ingin hemat kertas (Love our earth!), ya tinggal tunjukkan saja kode voucher yang ada di email Sahabat.

Begitu juga jika voucher Sodeo yang Sahabat miliki dalam bentuk SMS atau bentuk digital lain. Sesimpel, dan semudah itu.

Cara membeli voucher Sodexo 


Jadi kalau kita ingin beli voucher Sodexo untuk keluarga, Sahabat, atau keperluan lainnya, caranya gimana dong?

Caranya ya, sama saja, cukup kunjungi situs resmi Sodexo, dan pilih produk voucher sesuai kebutuhan Sahabat. Kalau bingung, hubungi saja Customer Service untuk bantu pilih produk vouchernya.


Semoga informasi diatas bermanfaat, ya. Saya mau pilih voucher Sodexo untuk Bapak-Ibu dulu.
Sampai jumpa di ulasan produk lainnya, ya.

Time Blocking, Cara Mengatur Waktu untuk Bunda yang Memiliki Banyak Pekerjaan



Sudah dua minggu saya mencoba metode manajemen waktu yang baru. Baru untuk saya maksudnya. Kabarnya teknik ini membantu kita untuk lebih fokus dan cocok banget buat emak macam saya yang pekerjaanya nggak hanya menulis saja. Nama tekniknya adalah time blocking.

Alasan saya mencoba teknik ini karena dalam bulan ini saya memegang banyak project. Dan setelah kemarin mendapat pencerahan di kelas HIIP, How to Blog professionally, saya jadi sadar, jika ada banyak banget pekerjaan Blogger yang belum saya penuhi dengan baik dan benar. 😀

Nggak heran, blog saya rasanya kok hanya jalan di tempat, staristik nggak naik, pekerjaan konten ya gitu-gitu saja .... Pokoke nggak puas, deh.

Di sisi lain, saya merasa waktu saya semua sudah terisi dengan kegiatan; baik karena pekerjaan rumah tangga, menulis, juga belajar.

Karena itu, selain mencoba tracking time lagi, saya juga mencoba mapping, sebetulnya ada berapa jam jatah waktu yang saya miliki untuk pekerjaan menulis (blogging dan content writing).

Time blocking, alternatif cara mengatur waktu untuk Ibu dengan banyak pekerjaan


Sering stres nggak sih, karena to-do list kita tidak pernah selesai? Padahal rasanya sudah mengambil jeda hanya sebentar, cuma satu-dua tarikan napas saja? #halah
Tapi kenapa ya, to-do kok tidak berkurang, sepertinya malah makin panjang?

Kalau dari pengalaman yang saya lalui selama ini (puitis mode on), to-do nggak pernah kelar karena kita nggak realistis.

To-do yang kita buat atau tulis, ya to-do aja, nggak ada gambaran waktu kapan mengerjakan atau malah tidak untuk diselesaikan.

Pakai time mapping sebetulnya bisa, tapi kalau sedang mengerjakan beberapa pekerjaan dalam satu waktu (contoh satu minggu pegang beberapa project, gitu), buat saya, time mapping nggak cukup.

Karena disana masih ada pertanyaan lanjutan, kapan dan berapa lama pekerjaan A akan dikerjakan? Bagaimana dengan pekerjaan B, berapa lama waktu yang harus dialokasikan?

Karena itulah, mulai Agustus kemarin, saya mencoba teknik time blocking.

Banyak yang mengatakan jika time blocking adalah teknik manajemen waktu pengganti to-do list.

Tapi setelah mempraktekkan teknik ini selama dua minggu, saya lebih suka menganggap jika blocking time adalah lanjutan dari to do list atau cara mengeksekusi to-do list yang telah dibuat. 

Jika dalam to do list kita hanya membuat daftar pekerjaan yang akan kita lakukan, dengan time blocking, to do list tersebut akan memperoleh gambaran waktu yang lebih nyata, kapan bisa dikerjakan, serta berapa lama pekerjaan tersebut akan dilakukan.

Sebagai ibu yang juga harus mengerjakan pekerjaan rumah tangga, tentu Bunda sadar jika ada beberapa pekerjaan atau kegiatan yang tidak bisa Bunda geser-geser lagi waktunya. Misalnya, antar-jemput anak, menyiapkan masakan di pagi hari, membersihkan rumah, dan seterusnya.

Waktu-waktu seperti inilah yang kadang kita lupa untuk perhitungkan. Padahal justru di waktu-waktu inilah yang bisa membuat to-do kita semakin panjang.

Dengan kata lain, dengan membuat blocking time, Bunda akan memiliki gambaran waktu yang lebih realistis tentang to-do atau planning harian Bunda.

Aneka cara time blocking


Saya mengenal istilah time blocking pertama kali saat mengikuti kelas produtivitas coach Aji Darmawan. Tapi saat itu cara hanya ini digunakan sebagai waktu yang telah ditetapkan untuk belajar, bukan mengatur waktu secara keseluruhan.

Cara orang membuat time blocking memang berbeda-beda, diantaranya:

#1. Time blocking waktu kerja

Cara ini seperti cara yang dikenalkan coach Aji, yaitu mengalokasikan waktu tertentu untuk bekerja dengan durasi sesuai kebutuhan. 

Bagi kebanyakan orang, bisa saja berupa 8-9 jam kerja, mulai jam 8 sampai jam 5 sore. Dengan cara ini maka kita memiliki waktu untuk bekerja kira-kira 40 jam dalam seminggu. 

Setelah tahu alokasi yang waktu yang dimiliki, Bunda tinggal membagi waktu yang dimiliki untuk jenis pekerjaan yang hendak digunakan. 

Cara ini sangat bermanfaat untuk Bunda atau Sahabat RPB yang bekerja dalam bidang kreatif. Karena saat waktu kreatif terganggu, biasanya juga mengganggu fokus kreatif atau ide yang dimiliki.

#2. Time blocking waktu pribadi

Jika Bunda bebas menentukan waktu kerja, maka bukan jam atau hari bekerja yang ditentukan, tapi justru waktu pribadi yang sebaiknya Bunda alokasikan terlebih dahulu. 

Waktu pribadi yang dimaksud adalah waktu untuk memasak, mencuci, olahraga, dan lains sebagainya. 

Dengan melakukan time block pada aktivitas ini, Bunda akan tahu berapa waktu (juga hari) yang Bunda miliki untuk bekerja. 

Ini juga cara yang sedang saya coba sejak Agustus lalu. 

Saya menentukan terlebih dahulu waktu untuk mengerjakan pekerjaan rumah tangga, belajar dan mengaji, dan barulah membagi waktu yang tersisa untuk bekerja. 

Saya memilih cara ini, karena saat ayah sedang shift siang, waktu memasak jadi pindah lebih siang. Karena itu, setelah up down mencoba time blocking waktu kerja, metode blocking waktu pribadi sepertinya lebih tepat untuk saya saat ini. 

#3. Time blocking sesuai target

Cara ini cocok untuk Bunda yang target kerjanya ditentukan oleh waktu. Kerja remote sebagai customer service, admin sosial media, biasanya menggunakan target waktu dalam bekerja. 

Bunda yang sedang memiliki target tertentu (menurunkan berat badan, hapalan surat, berpartisipasi dalam ODOJ) juga bisa menggunakan time blocking ini untuk mencapai target yang diinginkan.

Misalkan Bunda harus menurunkan persentase lemak dan perlu berolahraga selama 2 jam di pagi dan sore, maka, blok waktu mama berdasar waktu tersebut.

Tahap-tahap membuat time blocking


1. Buat daftar pekerjaan, baik pekerjaan yang penting, pekerjaan penting satu, pekerjaan penting 2

2. Masukkan juga keperluan pribadi seperti mandi, masak, atau Bunda yang harus bekerja di luar rumah, masukkan juga waktu "dalam perjalanan" (commute time)

3. Pilih metode time blocking, dan buatlah  time blocking Bunda.


Gunakan warna berbeda untuk setiap pekerjaan. Waktu dalam perjalanan, menunggu anak disekolahan, termasuk waktu dead-time. Waktu ini juga perlu diperhitungkan, agar gambaran waktu Bunda lebih realistis.

Masukkan juga waktu untuk cek email dan sosial media. Karena kadang kita tanpa sadar menghabiskan waktu untuk kedua hal tersebut. Dengan mengalokasikan waktu, kita jadi tidak terjebak scrolling media sosial berjam-jam, dan akhirnya sadar, waktu satu jam sudah berlalu. 😀

Pengalaman mencoba time blocking selama 1 bulan


Time blocking pertama saya, gagal total. 😁

Karena di awal saya menggunakan metode waktu bekerja. Sayangnya, diantara waktu tersebut, sering banget mendapat gangguan seperti tiba-tiba diajak riyungan makan, ayah shift malam, jadi harus masak siangan, jadwal ngaji tiba-tiba berubah, dan lainnya.

Di minggu kedua, saya mencoba blocking waktu pribadi. Dengan cara ini pola produktivitas saya mulai terlihat.

Sayangnya, waktu produktivitas saya malah di pagi hari, saat koneksi internet lebih lancar, dan juga belum ada gangguan dari luar.

Jadi, saya memutuskan untuk bangun lebih pagi. Tapi ya, gitu deh, harus hati-hati, karena kalau malam telat tidur, besoknya pasti telat bangun. Akhirnya harus re-schedule, deh.

Alhamdulillah, di akhir minggu ketiga, tubuh saya mulai beradaptasi. Tanpa alarm pun, saya mulai bangun jam 2 pagi. 

Sejauh ini saya merasa time blocking membantu saya untuk lebih fokus pada pekerjaan, karena sudah yakin, semua sudah punya waktu untuk dikerjakan.


Oya, time blocking ini awalnya memang ribet, karena harus membuat tabel, dan teliti dengan jadwal seminggu ke depan. Tapi Insya Allah, membantu keberhasilan kita dalam mengatur waktu.


Demikian ide cara mengatur waktu untuk Bunda yang memiliki banyak pekerjaan. Semoga bermanfaat.... 😊

Rangkaian Kegiatan BUMN Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-74 di Gorontalo

peringatan kemerdekaan ri


Lagu Siti Nurhaliza masih terdengar di lapangan RT. Sebagian dari pengisi acara puncak peringatan HUT RI ke-74 di perumahan kami memang sedang mengadakan gladi resik.

Acara peringatan kemerdekaan kami di tahun ini lebih spesial dan berwarna, selain partisipasi anak muda lebih banyak, ibu-ibu di RT juga diajak lebih berperan aktif dalam acara, baik dalam bentuk lomba ataupun pentas seni.

Perayaan kemerdekaan memang banyak identik dengan pesta rakyat yang selain diperingati dengan upacara bendera, juga dengan mengadakan lomba atau pentas seni.

"Acara spesial" rupanya juga dimiliki oleh saudara-saudara kita di Gorontalo. Peringatan Kemerdekaan RI tahun ini menjadi lebih meriah di Gorontalo dengan hadirnya BUMN yang berbagai untuk Negeri.

Rangkaian kegiatan BUMN dalam peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-74


Tak berbeda jauh dengan yang dilakukan oleh lembaga BUMN, peringatan Dirgahayu Indonesia ke-74 juga diperingati dengan mengadakan upacara Bendera dan berbagi dengan masyarakat.

Kali ini BUMN hadir di Gorontalo bersama dengan Bank Mandiri, PPI dan Dajakarta Llyod.

Keseruan acara peringatan HUT Kemerdekaan di Gorontalo ini telah dimulai sejak tanggal 7 Agustus 2019 dengan mengadakan program Siswa Mengenal Nusantara (SMN). Acara ini merupakan program pertukaran pelajaran daerah; yaitu siswa SMA kelas XI dari kabupaten Gorontalo dan Surabaya.

Dalam kegiatan pertukaran remaja ini, seluruh siswa akan mempelajari kebudayaan daerah serta mengenal keseharian masyarakat yang mereka kunjungi.

Sebagai bentuk komitmen BUMN berbagi untuk negeri, dalam acara peringatan kemerdekaan RI ini, BUMN juga mengadakan pasar murah, pembangunan fasilitas MCK dan penyediaan sarana air bersih.

Tidak ketinggalan, warga yang belum memiliki sambungan listrik juga dibantu dengan penyambungan listrik baru. Lima warga yang rumahnya sudah tidak layak huni juga menerima bantuan berupa bedah rumah.

Menurut Wakil Direktur bank Mandiri, Bapak Sulaiman A. Arianto, sinergi BUMN dalam memperingati HUT RI ke 74 ini akan menjadi awal bagi Bank Mandiri untuk menjadi agen pembangunan di tanah air bersama dengan perusahaan lain.

Bank Mandiri akan berusaha hadir di masyarakat dalam kegiatan bisnis dan sosial yang tujuan utamanya adalah peningkatan pendidikan dan kesejahteraan rakyat.

Sebagai acara puncak, BUMN juga menggelar upacara bendera yang diikuti dengan penyerahan beasiswa dan aneka lomba rakyat seperti makan kerupuk, balap karung, dan lain sebagainya. 

Banyak masyarakat yang bergembira dengan acara BUMN kali ini, bahkan mereka meminta semoga acara ini terus berkelanjutan, sehingga akan semakin banyak manfaat yang dirasakan oleh masyarakat.

Semoga saja, ya, BUMN kita semakin jaya, sehingga semakin banyak masyarakat yang mendapat manfaat dari program BUMN Hadir untuk Negeri ini.


Bagaimana dengan Sahabat RPB, keseruan apa yang Sahabat miliki di HUT Kemerdekaan RI ke-74 ini?

Mau Ngontrak Rumah? Jangan Lakukan Kesalahan Ini



Hati saya terasa linu saat melihat segepok uang yang kami kumpulkan berbulan-bulan akhirnya pindah tangan. Tidak untuk sesuatu yang kami miliki, tapi sebagai biaya kami tinggal di rumah orang lain, alias ngontrak rumah.

Saya kurang ikhlas membayar karena merasa, apa yang kami peroleh tidak sesuai dengan yang kami terima.

Ya, rumah yang saya tinggali ini dari luar kelihatannya memang masih layak huni, tapi beberapa bagian rumah sudah bocor, bahkan kami sudah beberapa kali memperbaiki untuk bagian yang sama.

Namun, karena alasan nyaman dengan tetangga, dekat dengan rumah mertua, plus uang untuk beli rumah juga belum cukup, kami memilih untuk tetap tinggal di rumah ini.

Disaat seperti itu, saya sering berandai-andai, andai saja dulu kami memiliki perjanjian hak dan kewajiban di awal menyewa rumah ini, mungkin kondisinya akan lain.

Kesalahan yang biasa kita lakukan saat ngontrak rumah


#1. Tidak memahami Perundang-undangan sewa-menyewa rumah

Sudah tahukah Sahabat jika sewa-menyewa rumah itu ada Undang-undangnya? Saya juga enggak, lho. Padahal di Undang-undang ini, hak dan kewajiban kita sebagai penyewa dilindungi dengan sangat jelas. 

Jadi, langkah pertama, jika mau ngontrak rumah, baca dulu peraturan perundang-undangan kita, biar tahu apa yang menjadi hak dan kewajiban kita. Trus, kalau ada sengketa, akan lebih mudah untuk diselesaikan. 

#2. Tidak memiliki perjanjian tertulis

Kami pindah ke rumah ini pun, juga karena kesalahan kami saat ngontrak di rumah pertama. Rumah tersebut tiba-tiba ditawarkan untuk dijual, padahal kami baru tiga bulan memperpanjang sewa rumah.

Parahnya lagi, uang sewa kami dipotong oleh pemilik rumah, sebagai biaya tinggal selama 3 bulan.

Nah, inilah kesalahan kami, dan mungkin kesalahan hampir sebagian besar dari kita saat sewa atau ngontrak rumah, tidak memiliki perjanjian tertulis di awal akad. 

Padahal menurut Pasal 11 PP 44/1994, sebagai penyewa yang dirugikan, seharusnya kami menerima pengembalian uang kami secara penuh.

Makanya Sahabat, lain kali jika hendak memperpanjang atau ngontrak rumah, jangan lupa minta perjanjian tertulis, ya.

#3. Tergesa-gesa memutuskan

Sebetulnya kami tidak masuk dalam kondisi ini, karena kami pindah karena terpaksa. Tapi karena keadaan terpaksa itulah akhirnya kami membuat kesalahan kedua.

Kami tergesa memutuskan memilih rumah ini tanpa melihat terlebih dahulu kondisi rumah, apakah layak dihuni, dalam kondisi bersih dan siap huni, berapa lama kosong, dan lain sebagainya. 

Btw kalau menurut Undang-undang, rumah yang mau disewakan itu harus benar-benar dalam kondisi bersih dan layak huni, lho. Termasuk bebas dari kerusakan apapun. Pokoknya, kondisinya persis sama seperti kita hendak masuk rumah baru

Dan begitulah, baru satu hari kami masuk rumah, satu-persatu lantai keramik di rumah ini menggelembung, pecah, dan cukup berbahaya untuk lalu-lalang di rumah, apalagi saat itu putri kami juga masih kecil. Akhirnya, terpaksa kami keluar biaya untuk perbaikan. 😒😒

#. Mengharap pemilik rumah akan memperbaiki kerusakan

Jangan pernah berharap pemilik rumah memperbaiki kerusakan rumah atau mengganti perbaikan 100%, kecuali ada perjanjian di awal.

Itu adalah pelajaran yang saya terima selama menyewa rumah ini. Perbaikan lantai, pompa, tiang penyangga rumah, semua kami lakukan sendiri. Dan saat disinggung, pemilik rumah selalu saja berkelit, "Tahun depan saja, ya, penggantiannya, kami sedang butuh, nih."

Karena itu, sebelum mulai ngontrak rumah, pastikan kondisi rumah baik, buat perjanjian, dan barulah masuki rumah dengan aman.

#5. Menggunakan pihak ketiga yang tidak amanah

Nah, ini kesalahan saya yang paling saya sesali sampai saat ini. Karena waktu itu terburu-buru harus pindah, jadi ketika ada pihak ketiga menawarkan dengan harga sesuai budget, kami langsung oke saja.

Sayangnya, sejak saat itu, kami tidak diberi akses untuk berhubungan juga dengan pemilik rumah. Syukurlah, beberapa bulan lalu akhirnya kami mendapat akses dengan pemilik rumah, karena kebetulan hubungan si pemilik dengan perantara sedang merenggang.

Ya, alasan yang sangat personal memang, tapi sungguh, lho, hal tersebut dapat menganggu kenyamanan kita juga.

Jadi saran saya, jika hendak sewa atau ngontrak rumah, usahakan dengan pemilik langsung. Jikalau di awal harus menggunakan pihak ketiga sebagai pencari tempat tinggal, gunakanlah yang profesional.

Sahabat bisa menggunakan jasa rumahsewa.co. Menggunakan situs ini, Sahabat sudah akan terlindungi dari awal. Seabgai calon penyewa, Sahabat tidak akan diteror "Jadi enggak ngontraknya, udah ada yang nawar, nih".

Karena informasi pribadi Sahabat hanya bisa diakses setelah deal harga dan waktu kunjungan rumah disepakati. Jangan kawatir, rumahsewa.co juga tidak akan mengambil biaya dari penyewa, kok.

Rumahsewa.co juga menyediakan pilihan hunian sewa dengan banyak pilihan, seperti apartemen, rumah dengan pilihan sewa bulanan atau tahunan.


Jadi, Sahabat, jangan pernah lakukan 5 kesalahan diatas saat hendak menyewa atau ngontrak rumah, ya. Percayalah, benar-benar tidak nyaman dijalani.

Semoga info diatas bermanfaat ya, sampai jumpa di artikel hunian lainnya.




Rahayu Pawitri
u⁄ rahayupawitriblog.com

Bagaimana Cara Dapat Uang dari Blog Personal? Berikut 2 + 3 Tips dari Arif Rahman dan Sitta Karina untuk Ngeblog Profesional



Saya menatap lembaran spreadsheet di depan saya dengan bingung,  tabel waktu saya hampir 80% nya sudah berisi dengan warna. Warna-warna tersebut mewakili jenis kegiatan saya sebagai emak dengan jenis pekerjaan yang tak bisa diganggu gugat (baca: nyuci, setrika, masak, bersih-bersih rumah ...).

Jujur saja sejak mengikuti kelas Hiip Academy #1 dengan tema "How to Blog Professionally", saya mengubah cara manajemen waktu saya. Yang sayangnya, sudah hampir sepuluh hari ini, belum berjalan seperti yang saya inginkan.

Tidak seperti yang dipikirkan dan dilihat oleh banyak orang, jika profesi blogger itu adalah pekerjaan yang santai, enak, hanya tinggal ketak-ketik, hore-hore di event, pulang bawa goodie bag, masih ditambah dapat trasferan lagi.

Sebaliknya, gunung es dibalik pekerjaan itu sangat banyak, dan ... ya, melelahkan.

Sahabat tentu ingat fenomena "Pamit" Ria Ricis kemarin. Terlepas apakah itu gimmick atau hal lainnya, bekerja menciptakan konten memang bukan pekerjaan yang mudah.

Karena jika sudah berbicara "menghasilkan uang", tentu saja semua konten yang dibuat wajib sesuai dengan biaya yang sudah dikeluarkan.

Cara dapat uang dari blog personal; reportase Hiip Academy #1 "How to Blog Professionally"


Sebelum ngobrolin tentang cara dapat uang dari blog personal, saya mau tanya dulu, pernah mendengar tentang Hiip? Kalau belum, simak baik-baik info dibawah ini, karena Hiip bisa menjadi salah satu jalan bagi Sahabat untuk dapat uang dari blog personal.

Hiip ini sebetulnya adalah platform bagi para influencer dan brand untuk saling terhubung. Di tahun 2019 ini, Hiip Asia bekerja sama dengan BP Network (komunitasnya disebut dengan Blogger Perempuan) guna merangkul lebih banyak influencer di Indonesia.

Oya, kalau Sahabat tertarik untuk bergabung di Hiip, Sahabat bisa download aplikasi Hiip di Play Store. Lengkapi data dan informasi yang tertera pada aplikasi, submit, dan selesai, deh. Welcome to Hiip!!! (salaman dulu)

Dan sebagai salah satu bentuk dukungan Hiip Asia kepada para membernya, dibuatlah kursus offline pertama ini dengan mengundang Arif Rahman dan Sitta Karina sebagai pembicara, dan berbagi pengetahuan mereka tentang bagaimana cara ngeblog yang profesional, hingga akhirnya menghasilkan uang.

Ada dua tema yang dibahas dalam kelas #1 Hiip ini, yaitu Content Creation oleh Arif Rahman dan Cara Profesional Monetisasi Blog oleh Sitta Karina, seorang penulis fiksi dan Blogger. 

Okay, lets go to the first topic

Content Creation untuk ngeblog yang engaging, oleh Arif Rahman


Blog adalah sebuah platform yang sangat mengandalkan trafik atau lalu lintas pengunjung (bahasa mudahnya, pembaca blog).

Tidak seperti media konvensional (majalah, koran, TV) yang pengunjung biasa datang sendiri karena sudah kenal atau tahu dengan nama media tersebut.

Sayangnya, di dunia ini ada jutaan blog, yang berlomba untuk ditemukan oleh pembaca. Dan  setelah ditemukan, penulis blog wajib berusaha agar si Pembaca mau kembali lagi, lagi, dan lagi. Disitulah sebuah blog kemudian akan disebut memiliki trafik yang baik.

Agar trafik blog baik, Blogger wajib memiliki 2 Kon, yaitu Konten dan Konsiten. 

Dan dua hal inilah yang dibahas tuntas oleh Arif Rahman.


Arif Rahman adalah seorang Travel Blogger pemilik blog Back Pack Story.

Baru pertama membuka sesi coachingnya, mas Arif sudah membuat saya pusing dengan dua fakta, tentang kebiasaan orang membaca blog, dan alasan mereka membacanya.

Ya, jelas saja saya ngelu, blog RPB ini kan masih jauh dari kata beres, apalagi kalau bicara trafiknya, (Subhanallah deh). Eh, fakta malah bicara jika jumlah pembaca blog tidak sampai 50%. Saat itu juga, saya langsung mbatin, "Apa aku brenti aja ya, jadi Blogger?" ngumpet manja jadi Content Writer sepertinya lebih asik. 😀😀

Tapi jangan pesimis dulu, kuy, masih ada kok cara untuk mendapatkan kembali pembaca. Caranya tentu saja dengan membuat konten blog yang engaging alias bermanfaat dan menarik pembaca.

Seperti yang dilakukan mas Arif ini, meski sekarang Beliau tidak sering update blog, namun saat ini pengunjung blognya sudah mencapai 4 juta visitor (dengan ribuan pengunjung setiap hari tentunya).

Tapi pencapaian mas Arif selama ini juga tidak mudah loh, Beliau melakukan branding selama 1-2 tahun sebagai seorang Travel Blogger.

Dan selama dua tahun itu, nggak berarti mas Arif hanya santai-santai saja. Jalan-jalan sih, tentu saja, tapi juga membuat menulis, mengambil foto, video, riset, merencanakan perjalanan dan seterusnya, Hmm ... hidup Travel Blogger ternyata tidak seindah feed Instagramnya, ya. 🤭

Kerja seorang Blogger sebetulnya memang sebanyak itu. Dan sayangnya, sudah bejibun pekerjaanya, masih harus menunggu beberapa waktu untuk akhirnya dapat mencapai target atau hasil seperti yang diinginkan.

Bahkan saat awal membangun karir sebagai Travel Blogger, mas Arif ini memaksa diri untuk setiap bulan harus jalan-jalan, yang tentu dengan biaya sendiri (kata mas Arif, ongkos jalan-jalan ini kalau dikumpulkan bisa untuk beli rumah cash, lho).

Tapi menurut mas Arif, itulah bentuk dedikasi, investasi pada blog yang mas Arif bangun.


Prinsip #1 seorang Blogger Profesional: Content is the King 

Mas Arif mengutip apa yang pernah Gary Vee katakan, konten yang menarik haruslah konten yang informatif atau menarik (menarik ini dapat berarti hal yang lucu atau menghibur pembaca).

Dan itulah yang menjadi landasan mas Arif sampai mengeluarkan biaya besar saat awal membangun blog travel-nya; musti all out, jangan setengah-tengah.

Untuk membuat blog yang menarik, mas Arif juga menyarankan untuk mencari gaya menulis yang pas dengan gaya kita.

"Contohnya kalau di Back Pack Story ya, aku biasanya membuat tulisan dalam bentuk naratif, panjang kata paling tidak 1000, dan aku selipkan humor atau komedi didalamnya. Dengan cara ini, pembaca jadi tidak bosan atau bisa jadi terbawa oleh alur cerita"

Agar cerita mengalir lebih mudah, mas Arif menyarankan untuk

  • menulis tentang hal yang kita suka, atau sebaliknya
  • menulis tentang hal yang tidak kita suka

*Tapi ingat, jangan jadi juliders ya he he he

Oya, pada sesi ini saya sempat bertanya, dengan semua biaya yang telah Beliau keluarkan, dan mungkin kami juga akan mengikuti (walau investasinya dalam bentuk waktu), seberapa besar sebetulnya potensi Blogger di masa depan; apakah masih baik, atau mulai menurun?

Menurut mas Arif potensi itu akan selalu ada, selama kita tidak hanya mau berputar hanya pada apa yang kita bisa tapi juga bersedia untuk mencoba ke hal yang lain. Seperti yang mas Arif sedang lakukan saat ini dengan mulai aktif di YouTube, meski belum yakin benar, apakah Beliau juga akan sukses di platform ini, yang penting coba dulu.

Pesan mas Arif ni, seorang Blogger harus mau tumbuh, jangan hanya melakukan apa yang bisa dilakukan. 

Prinsip #2. seorang Blogger Profesional: Konsisten

Nah, jika sudah tahu betapa pentingnya kualitas konten untuk blog kita, kita pun perlu mengikuti hal tersebut dengan "Kon" yang lain, yaitu konsisten.

Syarat yang satu ini tentu bukan hal yang mudah, tapi tentu saja mungkin untuk dilakukan.

Caranya adalah jangan ragu untuk memulai. Menulis terus dan latihan terus. Temukan saat atau kesempatan yang tepat untuk menciptakan hasil yang akan terus membesar di kemudian hari.

Dari kedua hal ini saja kita sudah dapat membayangkan, menjadi Blogger yang profesional itu tidaklah mudah. Pekerjaan ini membutuhkan biaya yang tidak sedikit juga waktu yang sangat banyak.

Karena itu, jika memang sudah berniat menjadi Blogger, sebaiknya ya, serius, kreatif, dan itu tadi all out.

"Jika tidak bisa jadi yang pertama, maka jadilah yang terbaik. Kalau tidak bisa jadi yang terbaik, maka jadilah yang ter"gila" ,- Arif Rahman. 

Cara Profesional Monetisasi Blog oleh Sitta Karina

Nah, ini yang kita tunggu, cara mempersiapkan diri untuk me-monetisasi blog kita, dan "tampil" lebih profesional sebagai seorang Blogger.



Dari yang mbak Sitta paparkan kemarin, saya mengambil kesimpulan, ada 3 hal yang perlu kita lakukan agar blog kita siap untuk di-monetesasi, yaitu

  1. Menyiapkan kualitas blog
  2. Menyiapkan rate card
  3. Menyiapkan sosial media

#1. Menyiapkan blog yang berkualitas

Blog yang berlualitas itu seperti apa, sih? Kalau menurut mbak Sitta, blog berkualitas adalah blog yang banyak pengunjungnya. Dan untuk mendatangkan pengunjung pada blog, perlu banget nih, kita memperhatikan 9 hal berikut ini:
  1. Target pembacanya tepat
  2. Kategori (niche) blog yang jelas
  3. Konten yang menarik dan bermanfaat
  4. Navigasi atau penataan halaman yang efektif
  5. Waktu loading blog cepat
  6. Desain mobile responsif
  7. Tata letak nyaman dibaca
  8. Konten rajin diperbarui
  9. Sentuhan personal
Seperti yang sudah saya singgung di bagian Content Creation, jika blog harus bisa ditemukan oleh pembaca (lebih tepatnya target pembaca blog Sahabat); karena itu setelah membuat blog, jangan lupa juga untuk mendaftarkan blog pada Google Search Console. 

"Selain itu, kuasailah teknik storytelling agar pembaca betah membaca tulisan kita. Caranya, ya dengan rajin ngeblog." - Sitta Karina"
Mbak Sitta juga menekankan pentingnya menjadikan blog kita media yang komunikatif, misal dengan membagikan tulisan di sosial media, kemudian menjawab setiap komentar yang masuk, mencari gaya bahasa yang sesuai dengan target pembaca, dan seterusnya.

Dan seperti mas Arif, mbak Sitta juga menyebutkan jika konten blog juga wajib update. Agar lebih mudah kita bisa membuat planning blog. Agar tidak mudah lupa, bisa menggunakan bantuan aplikasi seperti Google Calendar dan semacamnya.

#2. Menyiapkan rate card


Materi lain yang paling saya tunggu dari mbak Sitta adalah tentang rate card.

Untuk pembaca yang belum paham, rate card ini semacam proposal penawaran kerjasama, yang didalamnya berisi

  • Rincian pekerjaan yang Sahabat hendak lakukan beserta harga dari pekerjaan tersebut (misalnya satu post di Instagram berapa, harga Content Placement dsb)
  • Profil Sahabat sebagai Blogger
  • Informasi singkat seputar blog dan akun media sosial
  • Portofolio pekerjaan

Saya paling menunggu materi ini karena, jujur saja, menentukan harga rate card bukan hal yang mudah; mahal takut ketinggian (ntar nggak dapat job gimana?), kerendahan nanti kita merasa nggak nyaman mengerjakan. 

Menurut mbak Sitta, menentukan harga rate card ini memang sifatnya subyektif, berbeda-beda tiap orang. Agar lebih mudah, kita bisa menentukan harga dari tingkat kesulitan pekerjaan, durasi pekerjaan, ongkos produksi, dan gunakan patokan 1000 view. 

Jangan lupa tambahkan juga pajak, plus added value yang Sahabat Blogger bisa berikan.


#3. Menyiapkan media sosial


Blogger juga tidak bisa lepas dari media sosial, karena itulah, wajib banget bagi blogger juga melakukan manajemen media sosial. 

Tips mbak Sitta, setidaknya pilih dua media sosial saja, cantumkan bio yang menarik dan informatif, rajin update dengan konten positif, bangun komunikasi dengan follower, dan hindari konflik di media sosial. 


Tuh, kan, jelas sekarang, betapa banyaknya kerjaan Blogger. Saya sampai bercanda dengan teman, "Duh, aku pulang dengan berbeban traffic, nih." 😀😀


Kelas Hiip perdana ini memang seru. Puas banget deh; semua "the how" saya banyak terjawab di kelas kemarin. Kelasnya memang formatnya interaktif, jadi kemarin ya, saya nanya aja terus. Alhamdulillah nggak disemprit. Mbak Sitta-nya juga sabar menjelaskan setiap materi yang Beliau berikan.



Dan karena mbak Sitta juga seorang ibu, yang notebene kerepotannya juga banyak, kelas yang interaktif kembali seolah juga menjadi sarana belajar bagaimana harus ngeblog dengan baik dan profesional. 

Oya, satu lagi pesan mbak Sitta, wajib bagi Blogger untuk dapat mengelola emosi. Misalkan jadwalnya nulis, tapi sedang banyak masalah, bagi Blogger tetep harus bisa bekerja dan menulis sesuai jadwal. Karena itulah salah satu bentuk dari ke-profesional-an. 


Gimana, materi academy Hiip daging banget, ya. Ya, udah deh, saya tak kembali ke manajemen waktu saya. Karena teori, tetep harus dipratekkan agar menghasilkan kan? Sampai jumpa di reportase lainnya, ya. 

Mungkin Ini Alasan Orang Suka Membaca Zodiak (and My Thought About It)



Saya tidak menyangka jika status WhatsApp saya tentang larangan membaca zodiak mendapat reply dari beberapa teman. Postingan tersebut sebetulnya merupakan screenshot dari post Instagram akun Pelangi Islam.

Dalam post tersebut disebutkan jika seorang muslim membaca zodiak, maka shalatnya tidak akan diterima selama 40 hari.

Saya tidak akan membahas tentang benar dan tidaknya membaca zodiak termasuk syirik atau tidak itu bukan ranah saya dan saya pun tidak punya ilmu mumpuni tentang hal tersebut.

Tapi dari reply teman-teman itu saya jadi kepikiran, kira-kira apa ya, alasan orang untuk membaca zodiak?

Alasan orang suka membaca zodiak

Saya menjawab semua reply teman tersebut dengan "Dibaca dengan alasan, ambil hikmahnya, ambil baiknya aja kan?"

Sama nggak dengan alasan Sahabat? Toss dulu kita....

Eh, tapi ada juga lho, yang membaca untuk inspirasi menulis fiksi, karena menurut Beliau, kadang bisa digunakan untuk analisa karakter.

Nah, bagian ini nih, yang menarik, mengenali karakter, sifat, atau kepribadian masing-masing. Dan mungkin inilah salah satu alasan orang suka membaca zodiak.

#1. Membaca zodiak karena ingin memahami diri sendiri lebih baik


Sudah umum jika bahasan mengenali diri sendiri sering menjadi hal yang menarik bagi kita.

Lihat saja, aplikasi tebak sifat berdasar tanggal lahir, nama, sering laris di Facebook.

Memahami diri sendiri memang masih menjadi PR bagi bayak orang. Baik dengan alasan ingin lebih sukses, menyelesaikan masa lalu, menyelesaikan masalah, cari alasan kenapa mantan kabur, memastikan pekerjaan yang tepat, dan masih banyak lagi.

Seperti kita tahu, dalam zodiak terdapat juga ulasan tentang kepribadian seseorang. Misalnya Cancer yang sepertinya kalem diluar, tapi sebetulnya mudah meledak di dalam. 😀

Atau mereka yang berada di bawah zodiak Leo, adalah orang-orang yang yang penuh semangat, optimis, dan suka menjadi pusat perhatian (cocok nggak sama kamu, Prens?).

Tapi bila kemudian agama yang kita anut sudah mengatur, ya mari, mencari rujukan lain. Kumpulin uang untuk ikut mapping talent misalnya. Atau konsultasi pada yang lebih ahli.

Selain tidak melanggar aturan agama, Insya Allah hasilnya juga lebih tepat untuk kita aplikasikan kan?

#2. Membaca zodiak untuk mendapatkan kepastian

Jujur deh, kalau kata zodiak selama minggu ini kamu akan berlimpah uang, perasaan kamu hepi nggak?

Sudah sifatnya manusia jika ingin yang pasti-pasti aja.

Berusaha mengenali diri, agar tahu passion dan bakat sehingga nggak salah pilih pekerjaan.

Berusaha cari calon pasangan dengan zodiak yang tepat, untuk memastikan pernikahnnya tidak berantakan.

Semua niatnya sih, baik, dan nggak salah.

Masalahnya, nggak semua yang dikatakan zodiak bener, kan? Jadi, kalau zodiak bilang minggu ini berlimpah uang, belum tentu juga akan berlimpah beneran. Nggak boleh tuh, kata zodiak jadi pembenaran kita untuk berfoya-foya.

Nggak boleh juga, jadi menutup daftar list calon suami/ istri ideal hanya karena alasan zodiak. Sifat seseorang mungkin seperti yang disebut oleh zodiak, tapi kan lingkungan mempengaruhi juga kan?

Permasalahan lainnya, "... mengejar kepastian pun sering melahirkan kerentanan lebih besar (dan lebih buruk)" ,- Mark Manson, "Seni Bersikap Masa Bodoh" halaman 155

Seperti contoh diatas, hanya karena kita membaca zodiak keuangan kita akan baik-baik saja di minggu ini, maka kita santai saja belanja ini itu, tanpa perhitungan. Yang pasti dari tindakan ini ya cuma satu kan, kita bangkrut. 😀😀😀

Jadi, dibanding dengan membaca zodiak, bagaimana kalau mencoba untuk "memeluk ketidakpastian saja."  Manusia boleh membenci ketidak pastian. Tapi perlu diingat, ketidak pastian itu justru membuat kita tumbuh.

Contoh mudahnya, ketika kita tidak pasti besok kita masih hidup atau tidak, maka kita belajar untuk sholat dengan khusuk.

Kita nggak pasti apakah 10 tahun ke depan kita masih kerja atau tidak, kita pun lalu belajar investasi, belajar mengendalikan nafsu belanja, belajar ini dan itu, ... yang akhirnya tanpa sadar, kita pun telah menjadi baru dan menjadi pribadi yang lebih bijak. Keren kan?


Oya, kalau menurut Sahabat Pembaca RPB, kira-kira apa ya, yang jadi alasan orang untuk membaca zodiak? Urun rembug di kolom komentar, yuk.

Mengenal 3 Motif Batik Temanggung





Kemarin teman saya update status di WA dengan caption “ motif batik Temanggung”. Saya langsung reply, kenapa nggak ngajak saya jalan-jalan melihat perkembangan Temanggung waktu saya pulang kampung. 😀😀

Hal yang paling saya sukai saat pulang kampung, selain menikmati keindahan dan kesunyian kota, adalah kemajuan kota tempat saya tumbuh, kota Parakan pada khususnya, dan Temangugng pada umumnya.

Saya sering memilih untuk tidak nge-bid project apapun demi menikmati kemajuan pembangunan kota di kaki gunung Sindoro-Sumbing ini.

Dulu, orang mungkin akan bertanya, “Di Temanggung, main kemana saja?”, dan saya pasti mikir lama.

Beda dengan sekarang, obyek wisata tersebar dari pinggir kota hingga lereng gunung Sindoro-Sumbing.

Dan di lebaran tahun ini, saya bertemu dengan hal baru di kota Temanggung, batik Temanggung.

Motif batik Temanggung 

Batik Temanggung sebetulnya memiliki banyak motif, bahkan setiap desa terus mengembangkan motif batik sebagai identitas khas daerah.

Misalnya desa Purwosari yang berada di kecamatan Kranggan mengembangkan motif rendeng, kembang kop, putri malu, dan duren. Alasanya, karena ketiga hal tersebut memang banyak dijumpai di desa Purwosari

Tapi kali ini RPB akan cerita 3 motif khasnya saja, ya. Lain waktu, insya Allah diupdate lagi.

#1. Motif Tembakau atau mbako



Kota kelahiran saya ini memang sekarang punya komoditi lain sebagai icon budaya, yaitu batik Temanggung.

Batik Temanggung memiliki motif khas berupa kopi dan tembakau. Motif Tembakau dipilih karena dulu, Temanggung memang dikenal sebagai kota emas hijau.

Emas yang dimaksud ya, daun tembakau ini. Disebut emas, karena tembakau berharga cukup mahal, dan bisa membuat penjual atau pemiliknya kaya mendadak. 😊

Masih jelas dalam ingatan saya, betapa geliat ekonomi di Temanggung menjadi lebih semarak setiap kali musim Tembakau datang. Pasar lebih ramai, toko perhiasan penuh, orang membeli sepeda motor, selayak membeli kacang godog (kacang rebus) di pinggir jalan.

Masih ditambah dengan munculnya pedagang musiman yang membuat musim tembakau selalu dinantikan oleh warga Temanggung. Hampir semua orang bergembira setiap musim tembakau datang, karena mereka pasti kecripatan rejeki (dapat tambahan penghasilan) di musim tembakau, apapun profesinya.

Tapi seiring dengan gaung gaya hidup sehat, kampanye pemerintah terhadap bahaya merokok, juga pergantian musim yang sering tidak menentu, aura tembakau Temanggung mulai surut.

Kualitasnya banyak ditolak oleh pabrik-pebrik rokok. Masih ditambah dengan beberapa petani yang nakal, musim tembakau di Temanggung kini kehilangan masa jayanya. Banyak petani mulai merugi. 

Disaat itulah pemerintah mulai mencari alternatif lapangan kerja untuk warga Temanggung. Dan muncullah ide untuk membuat sentra-sentra ekonomi di beberapa desa, dengan komoditinya adalah wisata budaya, kopi, dan batik.

Dan untuk mengenang sebutan emas hijau, motif tembakau dipilih sebagai salah satu motif di batik Temanggung. Motif batik tembakau selain menggambarkan bentuk tanaman tembakau, juga menggambarkan seluruh kegiatan pertanian tembakau.

Motifnya biasanya berupa daun dan bunga tembakau juga rigen (rigen merupakan anyaman bambu yang digunakan untuk menjemur tembakau).

Warna dingin seperti hijau dan biru sering digunakan dalam motif batik tembakau. Beberapa juga ada yang mengkombinasikannya dengan warna merah dan kuning, juga warna netral lain seperti biru tua dan hitam.

#2. Motif kopi 



Seperti namanya, batik ini menggambarkan biji-bijian kopi yang disusun diantara motif bunga kopi. Beberapa batik menggunakan motif ukel sebagai isen (pengisi ruang kosong) diantara susunan kopi dan bunga.

Eh, tapi saya nggak punya banyak cerita tentang motif kopi ini, kemarin nggak diceritain banyak tentang kopi Temanggung ini sih. Jadi, segini aja yang saya tahu, maafken, ye ... 🙏

 #3. Motif mliwis 



Motif yang satu ini tidak banyak dikenal masyarakat. Dilansir dari situs antaraTV, batik mliwis ini hanya dikenal di kalangan tertentu saja.(dengan alasan apa, saya juga belum tahu, nih.) 

Motif mliwis malah sudah ada sebelum ada motif tembakau dan kopi. Pertama kali dikemabngkan oleh ibu Sri Rahayu, seorang pengrajin batik yang tinggal di Temanggung.

Mliwis merupakan slah satu burung yang ada di legenda Anglingdarma.

Batik Mliwis pertama kali dirancang tahun 1966, tapi lebih serius dikembangkan sejak tahun 2010, saat batik mulai giat dikembangkan di daerah Temanggung.

Nah, gitu deh, selintas cerita tentang batik Temanggung. Sampai jumpa di cerita kota Temanggung lainnya, ya.

3 Rekomendasi Wisata Pantai di Anyer untuk Staycation


rekomendasi wisata pantai di anyer

Kalau naik ojol tu, memang sering banyak
cerita, ya.

Seperti kemarin saat saya mau ke Co Hive untuk ikut HIIP academy. Di tengah jalan si Bapak bercerita kalau dia baru pulang liburan bersama keluarga di Anyer, Serang.

Penasaran saya tanya, apa Beliau tidak khawatir kalau ada bencana atau semacamnya, apakah daerah itu sudah cukup aman untuk dikunjungi, dan masih ada nggak sisa-sisa terjangan tsunami kemarin.

Si Bapak malah tertawa, dan justru karena alasan itulah dia milih jalan-jalan kesana. Pertama ia penasaran, dan ingin tahu saja. Karena kata teman-temannya disana, daerah Anyer sekarang sduah aman.

Dan memang benar kata orang, daerah Anyer sekarang sudah pulih.

“Tapi mungkin ya, seperti ibu itu, masih banyak yang belum yakin kalau Anyer sekarang aman, jadi disana sekarang sepi, tidak seperti dulu.”

Si Bapak ini ternyata sudah sering ke Anyer sekedar untuk membawa anak liburan murah meriah, tapi nggak harus pergi terlalu jauh.

“Orang mah, suka yang jauh-jauh ya, Bu, lha saya kalau jauh-jauh gitu nggak mampu. Ongkosnya pasti banyak. Kalau di Serang kan cuma sebentar jalannya. Jadi bisa berangkat hari ini, pulang besok sore juga sudah cukup puas."

Beliau ini juga orang Bekasi, dan dari Bekasi ke Serang kurleb 3 jam perjalanan katanya.

Penasaran, di kereta kemarin saya iseng ngulik-ngulik wisata di daerah Anyer. Ada banyak rekomendasi sih, tapi kebanyakan adalah wisata pantai.

Wisata pantai di seputar Anyer


Cerita Bapak Ojol tadi jadi membuat saya kepengen jalan-jalan.

Sejak sakit DBD akhir April kemarin, saya sudah niat kalau tiap bulan harus menyisihkan waktu 2-3 hari untuk istirahat, sambil review dan bikin plan pekerjaan. Akhir bulan kemarin sudah gagal karena tanggal 1 Agustus ini ada pekerjaan, jadi bulan ini niat pengen istirahat.

Pengennya sih, istirahat di tempat yang nyaman, nggak terlalu ramai, dan bisa membuat saya nggak pusing mikirin masak buat Hana. 😀

Dan rekomendasi wisata pantai dari si bapak ojol ini sepertinya kok oke juga, ya. Berangkat Jum’at sore, minggu pagi pulang sepertinya sudah cukup, deh.

3 rekomendasi wisata pantai di daerah Anyer sekaligus staycation


Anyer memang terkenal dengan wisata pantainya.

Dan kalau bicara Anyer, orang pasti tahunya adalah pantai Anyer. Padahal, pantai di Anyer ada macam-macam lho, ada pantai Sambolo, karang Bolong, Marbella, Marina,

Nah, dari 3 pantai tersebut, saya cuma tertarik dengan tiga tempat, yaitu

#1. Pantai Sambolo

Alasan pilih pantai ini, karena pengen mencoba Banan Boat. 😁😁

Nggak sih, kepengen juga menengok menara pengawas kapal atau mercusuar yang dibangun Belanda di tahun 1885. Sekalian wisata sejarah, kan?

Seperti pantai lainnya di Anyer, pantai Sambolo memiliki pasir putih yang lembut dan pemandangan laut yang menyejukkan mata.

Selain mercusuar dan banana boat, di pantai ini juga ada wahana snorkling, parasailing, atau ATV untuk menyusuri pantai.

#2. Pantai Karang bolong


rekomendasi wisata pantai di anyer

Jawa Barat juga punya pantai Karang Bolong, lho. Tepatnya di

Apa yang unik di pantai ini? Ya pasti karang yang bolong alias berlubang dan gua karang.

 Gua karang bolong ini kabarnya cantik sekali. Karena wujud aslinya adalah karang, dinding dalam gua ini jadi seperti susunan batu yang berlapis. Panjang guanya kurang lebih 30m, dengan ketinggian 10m, dengan hiasan runtuhan batuan breksi.

Alasan kepengen kesini: penasaran sama gua karang bolongnya. 😁😁

#3. Pantai Marbella

Pantai Marbella berada di satu garis dengan pantai Sambolo. Lokasinya tepat di depan hotel Marbella. Pantai yang satu ini berada di kawasan yang lebih modern dibanding kawasan pantai yang lain. Rutenya pun mudah dijangkau dengan kendaraan.

Spot menarik di tempat ini selain pemandangan, adalah wahana banana boat, jetski, flying fish, dan masih banyak lagi. Banyak orang merayakan tahun baru di tempat ini. Mungkin karena letaknya dekat penginapan, ya.

Kalau dari beberapa review teman, tempat Marbella ini lebih rapi dan lebih bersih dibanding pantai-pantai disepanjang Anyer. Dan karena terletak dekat penginapan, kita tidak perlu antri fasilitas kamar mandi disana. Tinggal pulang ke penginapan saja sehabis mandi di pantai. 

rekomendasi wisata pantai di anyer

Oya, pas tadi cek daftar hotel di Anyer di sekitar pantai Marbella pada aplikasi Pegipegi, saya juga melihat tempat penginapan murah di Anyer yang berupa private apartment, lho. Harga menginapanya malah nggak sampai Rp500 ribu. Makanya, jadi kepengen ke pantai Marbella, nih.

Eh, tapi kalau di apartment masak sendiri dong, ya. 😁😁 Ketahuan deh, saya malas masak he he he.

Bukan gitu, kan niat awal memang pengen nyantai, nggak pengen ribet dengan urusan pekerjaan dan rumah. Jadi, ya, wajib juga memasukkan opsi itu dalam memilih penginapan, kan?

Apalagi tawaran diskon di Pegipegi sampai akhir Agustus ini juga banyak. Sayang kan kalau tidak dimanfaatkan?

Btw, ada juga yang pengen ke Anyer akhir Agustus ini? Yuk, janjian ketemuan.