-->

Review Produk Perawatan Bayi Bambi Baby Care



Ibu-ibu ada yang sedang mencari produk perawatan bayi? Biasanya apa kriteria ibu-ibu saat memilih produk perawatan bayi? Kalau saya sih (dulu), tentu yang aman, nggak bikin iritasi kulit, juga menjaga kelembutan kulit bayi.

Btw, saya baru saja dikirimi produk Bambi Baby Care, nih. 

Awal kenalan dengan produk ini, saat salah satu teman di grup Blogger Mungil nyolek, menawarkan untuk mereview produk perawatan bayi. Sebetulnya saya tidak pengen daftar, karena sudah tidak ada anak bayi di rumah. Tapi karena Hana masih sering pakai produk bayi akhirnya daftar juga.

Bambi Baby Care Product



Pas datang produk Bambi ini dikemas cantik dalam sebuah boks berwarna hijau lembut. Memberi kesan eksklusif menurut saya, malah saya merasa jadi konsumen spesial (padahal cuma dikirimi doang, enggak beli 😊).

Saya mendapat 5 jenis produk Bambi, yaitu
  1. Minyak telon with Oleum Chamomile (2 buah)
  2. Baby Mild Lotion (2 buah)
  3. Baby Oil
  4. Baby Cologne
  5. Anti Mosquito Lotion

Kelebihan utama produk Bambi


Jujur, saya sendiri baru sekali ini mendengar tentang Bambi Baby Care. Makanya, saya pikir ini adalah produk baru dalam kategori produk perawatan bayi. Kenyataanya, Bambi Baby Care sudah lama ada di Indonesia, tepatnya dari tahun 2015. Bambi di produksi oleh PT. Fabindo Sejahtera, Cikupa, Tangerang. 

Based on info dari situs resmi Bambi, katalog, dan brosur perawatan bayi yang disertakan dalam pengiriman, kelebihan utama produk Bambi ini adalah 
  1. Hypoallergic
  2. Mengandung rice milk protein
  3. Anti irritant complex
  4. Pro vitamin B5
  5. Mengandung licorice
  6. Dilengkapi dengan aromatheraphy
Karena itu, Bambi menyatakan jika produk mereka termasuk produk perawatan terpercaya untuk bayi dari usia 0 bulan. 

Review Bambi Baby Care


So far, Hana mencoba dua produk Bambi, yaitu Bambi Minyak Telon dan Bambi Mild Lotion, yaitu lotion untuk kulit bayi dan balita.


Menurut katalog produknya, Bambi Minyak Telon ini adalah minyak telon yang menghangatkan untuk bayi dan balita.

Tapi, meskipun sudah lewat masanya, Hana tetep pakai minyak telon untuk menghangatkan tubuhnya. Biasanya dia pakai minyak telon setelah mandi; untuk menghangatkan perut, punggung, dan juga kaki. Dan menurutnya, Bambi minyak telon itu

"Hangat, wangi, bikin enak di badan" 😍

Kalau saya sih, minyak telon Bambi ini lembut, tidak terlalu panas dikulit, dan wanginya juga oke, khas wangi chamomile. Sepertinya, bisa menjadi salah satu minyak telon kepercayaan para ibu, nih. #ibupercayabambi

Seminggu nyoba, langsung habis satu botol 😁😁. Soalnya minyaknya juga dibawa Hana ke sekolah. Katanya untuk menghangatkan kaki kalau habis wudhu, juga kalau perutnya tiba-tiba kembung. Minyak telon Bambi, #sehangatdanselembutsentuhanibu.

Untuk Bambi Mild Lotion biasanya Hana oleskan di tangan, terutama siku, dan tungkai kaki. Di sekolahnya, Hana harus selalu lepas sepatu. Yach, meski pakai kaos kaki, tapi saya tetep kawatir kalau kakinya nanti pecah-pecah. Makanya saya suruh ia oleskan ke tungkai juga.

Sementara siku Hana ni, meski masih kecil, sudah mulai kelihatan kering. Aduh, emaknya jadi baper, berasa jadi emak yang nggak bisa ngrawat anak. Dari kemarin sudah hunting pelembab, tapi belum ada yang untuk anak. Karena itu, pas dapat produk Bambi ini, ya seperti pucuk dicinta ulam tiba he he he.

Kata Hana si, Bambi Mild Lotion ini

"Bikin kulit jadi terasa halus dan wangi" 😉

Sesuai dengan fungsinya memang, lotion untuk mengatasi kulit kering pada bayi dan balita, plus untuk anak dengan kulit sensitif macam Hana, he he he. Ya habis mau gimana lagi, masak saya suruh pakai lotion pemutih untuk mengatasi kulit keringnya, ya kan?


Jadi, kalau ibu saat ini sedang mencari produk perawatan bayi yang oke, coba saja Bambi Baby Care. Produk ini bisa ibu dapatkan di Lotte Mart atau AEON. Info lebih lengkap juga bisa di dapatkan di halaman resmi Facebook Bambi, @BambiBabyID




Kreasi Resep So Good, Ayam Bumbu Kecap


reseppraktis_resepmudah_ayambumbukecap_sogoodlebihbaik


Bu-ibu, masak apa hari ini? Atau malah sedang bingung besok mau masak apa?

Kalau saya sih, biasanya akan memilih menu sarapan, yang bisa sekalian untuk menu makan siang. Selain karena ayah dan Hana membawa bekal dari rumah, saya nggak bisa kalau harus sering bolak-balik ke dapur untuk masak (kapan kerjanya kalau harus ke dapur mlulu 😁 ).

Terus, kalau bisa lagi, menunya pilih resep-resep yang praktis. Resep yang bumbunya nggak banyak, gampang disiapin (aka. kupas-kupas doang), dan masaknya bisa disambi ini-itu. 😀😀

Salah satu resep praktis favorit saya adalah Ayam Bumbu Kecap ini. Resep ini, dulu ibu yang ngajari. Nggak tahu juga, Ibu dapat resep dari mana he he he. Sepraktis apa? Ini dia resepnya!

Resep Praktis Ayam Bumbu Kecap


Biar semakin praktis, saya pilih masak dengan ayam So Good, Paha dan Dada Ayam Potongan Premium.

Sebetulnya, alasannya nggak cuma praktis sih. Jadi gini, diacara launching logo baru So Good kemarin, saya akhirnya tahu kalau So Good menggunakan ayam yang diternakkan sesuai standar pangan So Good. Salah satunya, ayam tidak disuntik hormon. Menurut saya sih, lebih aman untuk dikonsumsi sehari-hari.

Artikel terkait: So Good Lebih Baik, Lebih Baik So Good

Selain alasan praktis dan ayam tidak disuntik hormon, keluarga saya ini kebetulan hanya suka bagian dada ayam. Kalau beli ayam di pasar, bagian kepala, dan sayap biasanya malah nggak terpakai. Jadi, dengan memilih So Good Paha dan Dada Ayam, saya malah lebih hemat, kan?


reseppraktis_resepmudah_ayambumbukecap_sogoodlebihbaik
So Good Paha dan Dada Ayam Potongan Premium


Ayam So Good juga dibekukan dengan sistem quick freezing, untuk menjaga kesegaran dan kualitas dagingnya.

reseppraktis_resepmudah_ayambumbukecap_sogoodlebihbaik
Pembekuan cepat (IQF) bertujuan untuk
mempertahankan kesegaran, rasa, gizi, dan kebersihan


Okay, sekarang langsung ke bagian resepnya, aja ya.

reseppraktis_resepmudah_ayambumbukecap_sogoodlebihbaik


Bahan yang dibutuhkan adalah: 


  • 1 bungkus So Good Ayam Potong, Paha dan Dada Potongan Premium
  • 1 sdm kecap
  • 1 sdm minyak goreng untuk menumis
  • 1-2 cm gula jawa (kira-kira saja, hanya sebagai penambah cita rasa)
  • Bawang goreng untuk taburan


Bumbu yang dihaluskan: 

  • 2 atau 3 siung bawang putih; sesuai dengan ukurannya saja. Kalau ada anak kecil kan seringnya nggak mau pedas, kan? 
  • 5 butir merica
  • 1 sdm bumbu instan tempe 

Bumbu untuk merebus ayam:

  • Lengkuas
  • Daun salam
  • Jahe
  • Sereh
  • 1 sdt garam


Cara memasak:

  1. Lumerkan So Good Paha dan Dada daging ayam. Saya biasanya menggunakan teknik pelumeran lambat, yaitu dengan meletakkan So Good di dalam lemari pendingin selama minimal 6 jam. Kalau hendak untuk menu sarapan dan bekal makan siang, daging saya lumerkan malamnya. 
  2. Setelah lumer, rebus daging ayam bersama lengkuas, daun salam, jahe, sereh, dan garam, hingga setengah matang. Sisihkan.
  3. Sementara merebus ayam, haluskan merica, bawang putih, dan bumbu tempe.
  4. Tumis bumbu halus sampai tercium bau harum bumbu. Masukkan daging ayam satu-persatu. Aduk sebentar, tuangi kuah rebusan. Sebaiknya kuah disaring terlebih dahulu, agar bumbu rebusan, juga lemak yang menggumpal tidak mengotori kuah. 
  5. Tambahkan kecap, gula jawa, ungkep hingga air tinggal separuh.
  6. Cicipi, dan tambahkan garam atau kecap juka rasa kurang mantap. 
  7. Keluarkan masakan dari panci, taburi bawang goreng. Ayam kecap, siap dihidangkan. 😋

reseppraktis_resepmudah_ayambumbukecap_sogoodlebihbaik
Ayam Bumbu Kecap, favorit keluarga saya


Praktis banget, kan? Saya paling suka kalau masak ayam dengan cara ini. Apalagi kalau pas ada undangan event Blogger, dan harus berangkat pagi-pagi. Yang namanya pagi hari, tentu tidak banyak waktu yang kita miliki bukan? 

Ayam kecap ini biasanya saya "jodohkan" dengan pecel, sayur sop, atau seperti masakan siang ini, olahan sayur lodeh. 

reseppraktis_resepmudah_ayambumbukecap_sogoodlebihbaik
Makan siang Hana yang saya ukur
dengan "menu piring gizi seimbang So Good"


Oya, jangan lupa siapkan juga buah-buahan untuk menu sehari-hari ya. Agar gizi keluarga Ibu-ibu tetap seimbang. Saya sekarang menggunakan "menu piring gizi seimbang" dari So Good untuk menyiapkan makanan sehari-hari Hana. Lebih mudah aja sih, menurut saya. 


Selamat mencoba, Bu-ibu.... 

Hore.... Akhirnya Anakku Mau Ngaji!

Anakku mau ngaji


"Ibu, aku disuruh ngaji sama, Miss." Begitu, kata Hana siang ini. Alasannya, karena ia masih ketinggalan jauh dan kurang lancar dalam membaca huruf-huruf Al-Qur'an.

Awalnya saya sudah hepi dia masuk ke SDIT, jadi sudah full paket, nggak perlu harus ngantar bolak-balik les, ngaji dan lain-lain. Tapi kenyataannya, hingga tahun kedua Hana masih di level tiga. Sementara, saat ini setiap pagi, dia sudah harus muroja'ah dan membaca Al Ma'tsurat setiap Jum'at pagi. 

Alhamdullillah, Hana akhirnya mau ngaji juga. Alhamdulillah lagi, dia milihnya tempat ngaji yang di dekat rumah, jadi, Insya Allah tidak terlalu capek nanti.

Artikel terkait: Ketrampilan yang Sebaiknya Anak Kuasai Sebelum Masuk SDIT

Dulu, susah sekali mengajaknya mengaji. Maunya sekolah ngaji "yang banyak mainnya" seperti di tempat Bimbingan Menulis dan Membaca. Maunya yang belajarnya sambil bermain.

Dua kali diajak ngaji, mukanya ditekuk mlulu. Bibirnya dikucir sampai lima senti. 😀 Menurutnya, suasana mengajinya tidak menyenangkan, dan terlalu banyak duduk (ya, namanya juga ngaji, Dik).

Sejak saat itu, saya pun jadi baper tiap lihat anak yang pulang ngaji, doa terus dalam hati, agar Hana mau ngaji.  😀😀 Pokoknya, saya merasa menjadi Emak yang nggak bisa mendidik anak, deh. Rasanya itu, seperti mengaku muslim, tapi nyatanya nggak bisa bikin anak mau ngaji.

Akhirnya, saya ajak dia ngaji di rumah, saya ajarin sendiri. Kalau enggak, saya ajak ke tempat saya biasa ngaji. Tapi ya, gitulah, namanya juga sama Emak, lebih sering nawarnya.

Akibatnya, waktu masuk di SDIT ini, ia jadi agak keteteran. Ditambah dengan setoran hafalan, komplit dah, kagoknya.

Di jilid ketiga ini, hampir setiap lembar Hana terpaksa mengulang dua sampai tiga kali. Mungkin karena itulah akhirnya dia mau ngaji di luar jam sekolahnya.

Ya, mungkin memang benar, perkataan guru, kadang lebih manjur dan lebih masuk di hati anak dibanding perkataan emak.

Ya, mungkin benar, menunggu sampai anak membuka hati itu lebih mudah dibandingkan dengan memaksa.

Ya, mungkin memang benar. 😀😀😀
Ya, sudahlah, Emak balik ngeblog lagi aja.

Beauty Class: Facial Treatment And Make Up On The Go with Mediah Cosmetoceuticl and Social

demo_make-up_on_the_go_rahayupawitri


Bu-ibu, kalau pas ngantar anak ke sekolah, sering sempat makeup-an nggak sih? Kalau yang saya lihat dari ibu-ibu yang ngantar teman Hana, jarang banget deh, yang sudah rapi jali. Kecuali mereka yang memang ngantar, sekaligus berangkat ke kantor.

Yach, namanya Emak, ngantar anak kan yang penting ngejar jam masuk, kan? Bukan juga hendak pertemuan wali murid. Toh, sampai rumah pasti lanjut ngurusin kerjaan rumah lagi. Kalau sebelumnya sudah rapi jali, biasanya malah jadi malas beberes lagi he he he.

Begitu juga saya,  yang penting baju rapi nutup aurat, dan pakai bedak sedikit untuk melindungi wajah dari debu, langsung cuss, gowes Hana ke sekolah.

Cuma ni, kalau sedang kepergok guru-guru Hana, saya jadi malu, kucel banget kelihatannya. Jadi pengen juga sih, sedikit lebih rapi. Nggak enak saja sama guru Hana.

Dandan rapi kan nggak selamanya agar kelihatan keren, tapi juga sebagai salah satu cara menghormati orang yang hendak ditemui.

Dan ternyata ada lho, cara dandan yang cepet, tapi tetap terlihat rapi, cocok buat emak-emak yang sering  sibuk banget di pagi hari; namanya make-up on the go.

Kabarnya, cara pakai make-up ini hanya butuh beberapa menit saja. Bagaimana caranya? Berikut reportasenya, saat saya mengikuti Beauty Class bersama Meidah dan Social

Meidah Cosmeutical


Meidah merupakan produk perawatan kulit yang ditujukan untuk wanita berusia 18 hingga 40 tahun.

Meidah diciptakan khusus untuk wanita Asia yang mendambakan kulit cerah. Namun karena tinggal di daerah tropis seringklai membuat kulit waita Asia, terutama Indonesia memeiliki permasalahan kulit seperti  hiperpigmentasi.

Meidah Cosmeutical menggunakan bahan utama ekstrak lidah buaya guna menciptakan produk yang membantu permasalahan kulit wanita.

Produk Meidah masuk dalam kategori produk perawatan wajah pemutih atau whitening dan anti aging.

Produk whitening cream Meidah terdiri dari

  • Meidah Cosmetoceutical Facial Wash White & Renew Secret (kemasan 60ml)
  • Meidah Cosmetoceutical Facial toner (kemasan 60ml)
  • Meidah Cosmetoceutical Activator Whitening Serum and Anti Aging (kemasan 19ml)
  • Meidah Cosmetoceutical Day and Night Cream (masing-masing kemasan 10gram)

Meidah Facial Wash White and Renew secret bermanfaat untuk mengankat semua jenis kotoran yang menempel di wajah, mencegah dan mempercepat penyembuhan jerawat, mengankat sel-sel kulit wajah yang mati, dan mencegah komedo. 

Facial toner bermanfaat untuk mengankat residu mak-up, menghilangkan pH normal kulit, mengurangi flek hitam, mengencangkan pori, serta mencgah jerawat dan komedo. 

Activator Whitening Cream Mediah mengandung Vitamin C danbahan aktif lainnya yang berfungsi untuk menutrisi kulit agar wajah terlihat lebih cerah, serta memudarkan flek hitam, mencegah keriput, dan mengurangi garis-garis halus yang biasanya muncul karena penuaan dini. 

Produk perawatan siang dan malam dari Meidah, mengandung 4 whitening agents, yang berfungsi untuk mencerahkan kulit, mengankat sel kulit yang mati, serta menstimulasi pertumbuhan kulit baru. Tentu saja, produk day cream Meidah juga dilengkapi dengan UV protector guna mengurangi efek buruk sinar matahari. 

Selain memperkenalkan rangkaian produk prawatan wajah, Meidah juga mengadakan demo bagaimana cara merawat wajah dengan benar. Oya, produk Meidah ini diformulasikan agar penggunanya tidak terlalu ribet saat membersihkan wajah. Karena itu, produk perawatan wajah ini juga sangat cocok bagi para ibu atau siapa saja yang memiliki kesibukan tinggi. 

Dengan produk Meidah kita tidak perlu terlalu banyak air, cukup dengan menggunakan kapas atau tisu wajah saat membersihkan wajah. 

Dan berikut ini tahapan membersihkan wajah dengan menggunakan Meidah Cosmeutical


Oya, cara menggunakan serumnya cukup dioleskan satu kali, dan kemudian tepuk-tepuk ringan pada wajah. Langkah yang terakhir yaitu mengoleskan krim siang atau krim malam.


Make-up on the Go by Social Cosmetics


Namanya saja sudah Make-up on the Go, artinya trik make-up yang cepat dan ringkas. Dan inilah yang menjadi konsep utama dari produk lipstick Social.

Social Cosmetics memiliki 10 varian warna. Kesepuluh varian warna tersebut merupakan cerminan dari setiap pribadi wanita.

demo_make-up_on_the_go_rahayupawitri
10 varian warna dari lipstick Social Cosmetics

Misalkan wanita yang bertipe percaya diri, berpikiran terbuka dan suka berpetualang, cocok menggunakan lipstick Social seri Red Rose.
Sementara tipe pemikir, pandai melihat peluang, pemimpi, dan aktif, maka seri Nude Brown akan sangat mencerminkan pribadi kamu yang satu ini.

Lipstick Social dibuat dari ekstrak biji anggur dan minyak zaitun yang berfungsi untuk melembapkan bibir.

Lipstick sosial ini tidak hanya untuk mepercantik tampilan bibir lho, tapi juga bisa digunakan untuk blush own atau malah eye shadow. Cukup gabungkan satu atau beberapa warna dari lipstick Social untuk mendapatkan tampilan yang diinginkan.

demo_make-up_on_the_go_rahayupawitri
Suka yang mana, Bu-ibu? Borong, yuk.... 😁

Jadi, kalau ingin dandan sedikit rapi sementara anak sudah teriak-teriak di depan rumah, cukup oleskan lipstick Social di pipi dan mata. Sret, sret, siap, deh! 😊

Untuk cara memadu padankan warna lipstick-nya, Ibu-ibu bisa mengikuti akun Instagram Social Cosmetics atau coba ngobrol dengan penjaga konter Social yang ada di Dandan atau AEON Mall.

Oke, selamat mencoba trik-trik perawatan praktisnya, ya ... 

Reksa Dana, Cara Bikin Recehan Jadi Jutaan



Sudah beberapa bulan terakhir, si Ungu (leppi tercinta), mulai ngadat. Layarnya tiba-tiba ngeblank, atau keluar garis-garis warna.

Waduh, sepertinya dia sudah kasih kode pengen pensiun, ni. 😁

Saya pun mulai ngubek-ngubek dana cadangan, tapi setelah dihitung-hitung, nggak cukup.

Meski baru recehan, blog saya ini sebetulnya sudah menghasilkan. Tapi entah pergi kemana semua recehan itu. Walau kalau dikumpulin sih, benernya cukup. Sayang, semuanya sudah beralih jadi struk.😂😂😂

Well, kayaknya, saya memang perlu trik nabung baru ni.

Walaupun kalau ngikut kata Jouska, aset dibawah 1 M sebaiknya nggak usah dipisah-pisah. However, saya kawatir nggak bisa disiplin, dan akhirnya malah gangguin keuangan keluarga.

Beruntung kemarin kenalan sama Invisee, sebuah aplikasi yang bisa bantu kita mewujudkan semua impian, melalui investasi reksa dana. Pengen tahu caranya? Kenalan dulu dengan Invisee, ya.

Invisee, investasi is easy


Saya kenalan pertama kali dengan  Invisee,  saat salah  satu member grup Facebook SMSC membagikan undangan kelas reksa dana. Kelas ini rupanya di promotor oleh sebuah aplikasi reksa dana, Invisee.

Kelas dilaksanakan di gedung Indivara, yang ada di NSI building, Jl. Batu tulis, Jakarta Pusat.

Invisee merupakan produk dari PT Nusantara Sejahtera Investama, anak perusahaan Indivara Group. Dan sesuai dengan Surat Keputusan OJK tahun 2016, telah mendapat izin sebagai Agen Penjual Reksa Dana (APERD).

Sesuai dengan visi dan misinya, PT NSI menghadirkan aplikasi "Invisee" yang dapat digunakan untuk menunjang aktivitas investasi reksa dana secara on-line.

Yang membedakan Invisee dengan aplikasi reksa dana yang lain adalah, kita dapat membeli reksa dana sesuai dengan tujuan.

Misalnya saya, sebagai freelancer saya butuh perangkat seperti hand phone, komputer, dan modem. Ketiga perangkat ini, tentu ada umur ekonominya, dan harus di update atau diganti suatu saat nanti.

Nah, kebutuhan penggantian perangkat ini bisa saya penuhi melalui nabung di reksa dana. Dengan menggunakan aplikasi Invisee, saya dapat membuat goals investasi, sekaligus memperkirakan berapa jumlah yang harus saya simpan setiap bulannya.

Setiap orang tentu punya tujuan keuangan yang nggak cuma satu kan? Nah, Invisee ini bisa membantu kita untuk memiliki beberapa tabungan reksa dana, tanpa bingung harus mencatat di atas kertas, jumlah yang harus disetor, mengecek perkembangan dana, dan lain sebagainya.

Nyatet belanjaan saja kita masih sering lupa kan? Apalagi ngeprint, dan ngumpulin catetan reksa dana, ... biasanya sih, bakalan "ntar sok" terus. 😀😀😀

Di kelas kemarin, selain kenalan dengan Invisee, ada presentasi juga dari perusahaan sekuritas Insight, Invesment Management.

Insight, Invesment Management


Manager Investasi Insight, berdiri di tahun 2003, dan mendapat ijin sebagai Manajer Investasi di tahun 2004.

Salah satu misi dari Manajer Investasi ini adalah mengajak masyarakat untuk berinvestasi dan peduli, guna menunjang kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat melalui inovasi produk-produk reksa dana.

Ada 7 produk reksa dana yang ditawarkan oleh Insight, yaitu:


  1. Haji Syariah Fund
  2. Renewable Energy Fund
  3. Share Fund
  4. Money Fund
  5. Money Syariah Fund
  6. Wealth Fund
  7. Goverment Fund
Mbak Yani, yang mengisi info tentang reksa dana ini mengatakan, jika saat ini, reksa dana telah menjadi salah satu cara menabung yang kekinian.

Maksudnya, reksa dana nggak hanya untuk investasi, tapi juga bisa menjadi cara menabung untuk tujuan jangka pendek. Misalnya  d mewujudkan keinginan update Hp, jalan-jalan, bayar DP rumah, dan lain sebagainya. Tinggal pilih produk yang sesuai, dan tentukan berapa jumlah yang bisa ditabung setiap bulannya.

Kenapa harus nabung di reksa dana


Enggak, enggak harus ding he he. Tapi kalau pengen efektif, sesuai dengan harapan, dan tabungan kamu nggak pengen di potong biaya admin, pajak, kartu debit dan lain sebagainya, maka mending kamu nabung di reksa dana saja.




Meski banyak yang sudah tahu nabung di reksa dana sekarang bisa dimulai dari nominal kecil, tapi masih banyak yang ragu, apakah reksa dana ini aman. Atau jika sudah tahu aman, biasanya masih tidak mau karena menganggap investasi itu barang yang rumit.

Padahal kenyataannya enggak lho. Nabung di reksa dana itu sederhana banget, cukup empat langkah


  1. Pilih manager investasi
  2. Pilih produknya
  3. Baca prospektus dan fanfact sheet
  4. Beli


Nah, buat kita yang pemula, dan tidak tahu membaca siapa manager ivestasi yang oke, maka aplikasi Invisee ini bisa membantu.

Disana sudah ada empat perusahaan sekuritas yang menawar produk reksa dananya. Keempat perusahaan itu adalah


  1. Insight
  2. Trimegah 
  3. Philips
  4. Mandiri

Membuka rekening reksa dana pun sekarang tidak perlu dengan modal besar, modal Rp100.000.00 pun bisa. Hayo, mana ada bank yang sekarang bisa buka dengan setoran awal hanya segitu?

Jadi apa nggak perlu nabung di bank? Ya, perlu atuh, Sob; lha, transfer ke rekening reksa dana kan pakai jasa bank juga. Tapi nih, kalau kamu punya keinginan, mimpi, cita-cita atau rencana yang butuh sekian tahun ngumpulinnya, reksa dana bisa jadi alternatif pilihan. Biar nggak tergoda gesak-gesek juga, kan?

Cara investasi via Invisee


Udah ya, sudah jelas kan manfaatnya investasi aka. nabung di reksa dana? Nah sekarang ini pengalaman saya membuat akun plus investasi via Invisee

1. Buat akun

Pertama kali buat akun dulu di Invisee. Oya, untuk langkah awal ini, sebaiknya dilakukan via situs Invisee saja (invisee.com).
2. Tentukan goals investasi

Kalau sudah berhasil membuat akun, dan login, pilihlah menu goals yang ada di bagian paling atas.









3. Pilih produk reksa dana




4. Unduh prospektus dan fanfact sheet
5. Klik beli

Udah gitu aja, mudah banget kan? So, hayuk wujudkan impian kamu untuk update hape, jalan-jalan, ngumpulin dana darurat atau malah beli rumah via reksa dana.
Kamu bisa gunakan Invisee untuk belajar investasi.

Semoga ulasannya bermanfaat, ya. Boleh tanya-tanya di komen atau colek saya di rahayupawitri@gmail.com kalau pengen tahu tentang reksa dana ini.

Menu Sarapan Pagi Tidak Bergizi Seimbang, Ternyata Berpotensi Menurunkan Penghasilan 20%



Bu-ibu, besok sudah hari Senin, nih. Sudah menyusun menu untuk seminggu? Jangan lupa, menu sarpaannya pilih yang bergizi seimbang, ya Bu. Lengkapi menu karbohidratnya dengan protein, sayur, juga buah.

Sebab, menurut ibu Maidi Oktariana, Asisten Deputi Kementrian koordinator Pembangunana Manusia dan Kebudayaan RI untuk urusan Ketahanan Gizi, Kesehatan Ibu dan Anak, dan Kesehatan Lingkungan, tidak sarapan dengan gizi seimbang ternyata berpotensi menurunkan penghasilan sebesar 20%.

Gizi yang tidak seimbang dapat menyebabkan ketahanan tubuh, dan jika terjadi pada anak-anak, mengurangi potensi tumbuh kembang yang maksimal.

Karena itu, ibu-ibu, usahakan ya, menu sarapannya bergizi seimbang. Nggak perlu pilih menu yang ribet, pilih menu sederhana saja, yang penting gizinya seimbang.

Kampanye Ayo Bangun Indonesia kedua oleh Nestle


Kampanye Ayo Bangun Indonesia merupakan kampanye kedua yang digelar Nestle dalam rangka memperingati pekan sarapan nasional atau pesan 2018 pekan sarapan nasional biasanya diperingati setiap tanggal 14 sampai 20 Februari.

Kampanye yang diluncurkan pertama kali pada tahun 2017 ini, merupakan bentuk komitmen Nestle untuk mengajak masyarakat Indonesia menerapkan perilaku sarapan sehat, gizi seimbang, dan gaya hidup aktif.

Seperti yang disampaikan dalam sambutan Direktur Utama Bapak Dharnesh Gordhon, sarapan yang bergizi seimbang merupakan modal utama untuk memulai aktivitas setiap hari. Ini karena sarapan sebetulnya merupakan pemenuhan ¼ kebutuhan makan kita.

Sambutan dan acara bincang santai di Launching Ayo Bangun Indonesia kedua
bersama Nestle, Meisya Siregar, dan Prof. Hardinsyah 

Kesadaran akan gizi di Indonesia memang belum baik, namun menurut Ibu Maidi, arah perkembangan akan kesadaran gizi kini semakin meningkat. Dan anjuran gizi seimbang, juga perlu diikuti dengan kebiasaan untuk lebih aktif bergerak.

Dengan alasan inilah, kampanye Ayo Bangun Indonesia kedua ini dilaksanakan bersamaan dengan acara Car Free Day, tepatnya pada tanggal 4 Maret 2018, bertempat di halaman parkir Gedung Sarinah Thamrin.

Dalam acara ini, para pengunjung CFD diberikan tiga contoh sarapan yang bergizi seimbang, yaitu nasi goreng, sandwhich isi sayur, serta sereal. Ketiga contoh sarapan gizi seimbang tersebut, ditempatkan dalam sebuah wadah praktis, Nestle Breakfast Box, yang juga bisa digunakan untuk membawa bekal sarapan.

Dengan memberikan tiga contoh sarapan tersebut, Nestle berharap agar kita tidak lagi menganggap jika sarapan adalah sebuah beban, terlebih bagi para orangtua.

Para orangtua memang menjadi sasaran utama dalam kampanye ini. Karena, Bapak Hendra Jamal Msi, Asisten Deputi Pemenuhan Hak Anak Atas Kesehatan dan Kesejahteraan, menyediakan sarapan bergizi seimbang untuk anak, sebetulnya termasuk pemenuhan atas hak anak.

Cara mudah menyusun menu sarapan pagi dengan gizi seimbang

Penyerahan secara simbolik
 Nestle Breakfast Box kepada duta Nestle Meisya Siregar
dan E-book Mitos dan Fakta Sarapan dari Pergizi kepada Nestle

Bagi kebanyakan orang (termasuk), menyusun menu sarapan yang bergizi seimbang itu ribet. Udah gitu, belum tentu juga anak-anak mau menghabiskan bukan? Apalagi kalau mereka bangunnya telat, udah, deh, .... End!

Seperti data yang diperoleh pada tahun 2012, jika 17-59% siswa sekolah dan remaja, tidak biasa sarapan. Begitu juga dengan 30,2 % wanita dewasa (yang masuk kategori ini ayo, ✋ he he he). Sementara 45% anak sekolah yang sarapan tidak sesuai dengan kebutuhan gizi, dan 70%-nya tidak mencukupi kebutuhan vitamin dan mineral (langsung ingat nasi uduk 😀). Parahnya lagi, 90% -nya malah belum memenuhi kebutuhan sarapan. **

Karena alasan diataslah, pemerintah kemudian mencanangkan Pekan Sarapan Sehat (PESAN) sejak 5 tahun yang lalu. Tentu saja, tujuannya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, terutama pada anak-anak, yang merupakan generasi penerus bangsa.

Menurut Prof. Dr. Ir. Hardinsyah, ketua PERGIZI PANGAN, memiliki banyak manfaat, diantaranya adalah

  • Meningkatkan kecerdasan dan konsentrasi anak
  • Menanamkan kebiasaan disiplin (bangun lebih pagi dan tepat waktu agar bisa sarapan)
  • Mempertahankan status gizi normal
  • Menurunkan resiko penyakit tidak menular, seperti diabetes, jantung, dan stroke
Eh bener lho, tidak sarapan memang bisa meningkatkan resiko penyakit tidak menular. Misalnya nih, karena tidak sarapan siangnya jadi makan banyak, lupa ini itu. Pas siang ketemu sama nasi, langsung habus tiga piring. Makan tanpa dikontrol kan bisa menumpuk resiko diabetes, kan?

Selain bisa meningkatkan resiko penyakit tidak menular, tidak sarapan juga bisa berakibat :
  • Tubuh cepat lelah
  • Produktivitas terganggu
  • Tubuh terasa tidak berenergi
  • Susah konsentrasi 
  • Meningkatkan resiko naiknya berat badan
Agar manfaat sarapan dapat dirasakan maksimal, Prof. Hardinsyah menyarankan agar kita berpedoman pada aturan 6J berikut ini:

#1. Jenis makanan dan minuman saat sarapan

Sarapan yang bergizi seimbang memenuhi karbohidrat, protein (lauk-pauk), sayur, buah, dan minuman. Minuman dapat berupa air putih, susu, kopi, teh dan jus. 

#2. Jumlah sarapan

Jumlah sarapan yang baik memenhi sekitar ¼ kebutuhan makanan harian. Jadi kalau kebutuhan harian 1500 kalori, paling tidak 375 kalori sebaiknya terpenuhi pada saat sarapan. 

#3. Jadwal sarapan

Sarapan terbaik dilakukan dalam jangka dua jam setelah bangun tidur, dan akan lebih baik sebelum jam 9 pagi. Diperkirakan pada jam-jam tersebut, tubuh masih menyimpan cadangan makanan saat malam hari. 

#4. Jurus mengolah

Indonesia kaya akan beragam cara mengolah makanan, baik di kukus, digoreng, dibakar, atau direbus. Untuk mengolah sarapan disarankan memilih cara mengolah yang tidak terlalu rumit dan hemat waktu. 

Selain agar kandungan gizi pada makanan tidak hilang, memilih menu sarapan praktis juga mendorong kita tidak meninggalkan sarapan bukan? Misalkan dengan memilih menu seperti yang dicontohkan Nestle. 

Kita juga dapatmendapat inspirasi sarapan lebih banyak di situs Sahabat Nestle. Oya, nggak cuma resep lho, yang ada di situs ini, tapi artikel, dan tipps seputar sarapan dengan gizi seimbang juga bisa kita peroleh disini. Jadi, ayo gabung di situs Sahabat Nestle untuk mendapat lebih banyak resep sarapan praktis dengan menu gizi yang seimbang. 

#5. Jurus menyiapkan

Jika mungkin, siapkan sarapan dengan menarik agar menggugah selera. Misalkan dengan menvariasikan makanan atau memilih menu makanan dengan aneka warna. 

#6. Jurus mengkonsumsi

Agar manfaat sarapan terasa, sarapan sebaiknya tidak dikonsumsi dengan tergesa-gesa; sambil berjalan, nyetir mobil, atau malah sambil berlari ngejar TJ. 😀

Selain meluncurkan Nestle Breakfast Box, acara kemarin juga dimeriahkan dengan peluncuran buku dan bincang sarapan sehat dengan Meisya Siregar. 

Buku yang dimaksud adalah buku "Mitos dan Fakta Seputar Sarapan" yang disusun oleh PERGIZI PANGAN bekerja sama dengan Nestle Indonesia Buku ini bisa kita unduh gratis di situs sahabatnestle.co.id, lho.

E-book Mitos dan Fakta Sarapan yang dapat diunduh
di sahabatnestle.co.id mulai tanggal 7 Maret 2018


Sementara di sesi bincang santai, Meisya Siregar bercerita bagaimana menyiapkan menu sarapan untuk 3 anaknya yang memiliki selera berbeda-beda.

Meisya memilih menu-menu yang sederhana, seperti sereal, sandwhich, atau menu yang hanya membutuhkan waktu beberapa menit memasak. Tidak lupa, Meisya sering mencari ide di situs sahabatnestle.co.id plus menyediakan stok sarapan cepat saji untuk berjaga-jaga jika terlambat bangun. 


Oya, di sesi tanya jawab, ada beberapa pertanyaan untuk Prof. Hardinsyah dan Meisya Siregar, yang sepertinya dapat kita terapkan dalam keseharian kita.

#1. Sarapan untuk orang yang memiliki masalah pencernaan

Beberapa orang sering merasa sakit perut jika sarapa di pagi hari. Menurut Prof. Hardinsyah, kondisi ini banyak terjadi pada orang yang menderita maag.

Karena itu Prof. Hardinsyah menyarankan untuk minum air putih setelah abngun tidur utnuk menetralkan keasaman lambung. Ikuti dengan mengkonsumsi buah yang lembut, baru kemudian mengkonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat dan protein.

Hindari untuk mengkonsumsi susu, teh, atau kopi manis terlebih dahulu.

#2. Mengatasi anak yang tidak mau sarapan

  • Ajari anak mengatur waktu agar disiplin bangun pagi
  • Gunakan cerita mengapa kita harus sarapan

#3. Trik membuat sarapan nasi uduk lebih bergizi

  • Siapkan lauk praktis tambahan misal nuget, telor ceplok
  • lengkapi dengan buah yang mudah di bawa seperti pisang, jeruk, anggur, atau apel.
Selain membuat sarapan lebih bergizi, buah juga akan menetralisir dampak buruk dari gorengan yang kita konsumsi.

Jadi yuk, kita buat sarapan pagi keluarga kita lebih bergizi seimbang. Jangan lupa, gabung dengan Sahabat Nestle untuk dapat ide sarapan yang menarik dan praktis.


**Referensi tulisan dari Release Press "Ayo Bangun Indonesia Melalui Sarapan Sehat"




So Good, Lebih Baik dengan Kemasan Baru, Logo Baru



Halo Bu-ibu, siapa yang suka nyetok So Good di rumah? Sudah tahu belum kalau So Good sekarang punya kemasan baru? 

Yap, nggak cuma kemasan, So Good kini juga memiliki logo baru, lho. 

Perubahan logo dan kemasan ini dimaksudkan untuk memperkuat brand image So Good yang telah lama dipercaya sebagai produsen makanan beku berkualitas. 

Acara peluncuran diadakan pada tanggal 27 Februari 2018, bertempat di The Hook Restaurant and Bar. 

So Good kemasan dan logo baru


As we know, dari kemasan dan logo sebuah produk, kita bisa tahu kualitas dari produk tersebut. 

Begitu juga dengan So Good, perubahan logo dan kemasan ini, juga mencerminkan bagaimana So Good diolah serta dijaga kualitasnya. 

Perubahan yang utama ada pada penambahan lingkaran dengan latar belakang berwarna hijau diluar logo So Good yang sudah biasa kita kenal. 

Penambahan warna ini merupakan lambang jika So Good akan terus berinovasi dan melakukan pembaharuan untuk produk-produknya. 

Terdapat beberapa icon pada background berwarna hijau ini yang berarti; 

  1. Icon ayam, daging, ikan, udang, dan telur; yang berarti makanan yang dapat menjadi sumber protein
  2. Topi chef dan alat masak; berarti So Good adalah ahli memberikan pengalaman kuliner dalam kategori sumber protein hewani  berdasar gizi yang seimbang
  3. Icon tersenyum dan jempol; yang berarti tanda kepuasan dari para konsumen So Good selama ini

Background hijau ini ditutup dengan lingkaran berwarna kuning emas yang berarti kepercayaan atau trust. Penggunaan lambang emas ini dimaksudkan jika So Good akan selalu menjaga kualitas produk dan akan berusaha menjadi brand yang dipercaya oleh masyarakat Indonesia. 

Oh ya, tahukah ibu-ibu jika produk So Good selama ini diproduksi dari bahan-bahan yang berkualitas? Misalkan dari bahan dasarnya. Daging ayam yang digunakan di So Good tidak menggunakan suntikan hormon. Sehingga lebih aman untuk di konsumsi. 

Produk So Good juga dibekukan dengan sistem cepat. Pembekuan sistem cepat atau quick frozen ini dilakukan dengan cara menurunkan suhu produk dalam waktu cepat. Tujuan pembekuan sistem cepat adalah mempertahankan kualitas produk, seperti rasa juga nutrisi. 

Nah, di dalam kemasan yang baru ini, So Good juga mencantumkan Product Story dari setiap produk yang So Good produksi. Tujuannya untuk mengedukasi masyarakat mengenai cara pengolahan produk So Good, sekaligus menjelaskan apa manfaatnya. 

Dengan peluncuran kemasan baru So Good ini, So Good juga mengubah slogannya yang semula "So Good is Very Good" menjadi "Lebih Baik So Good". Slogan So Good menggunakan bahasa Indonesia untuk mencerminkan kebanggaan dan kecintaan So Good terhadap bahasa Indonesia. 

Selain dengan mengolah produknya menggunakan sistem pembekuan cepat, So Good juga bekerja sama dengan Japfa Foundation untuk menjaga dan mempertahankan kualitas bahan bakunya. 

Kerja sama Japfa Foundation dan So Good untuk menjaga kualitas bahan baku 

Japfa Foundation merupakan yayasan yang memiliki program-program yang bersinggungan dengan edukasi dan sosialisasi hidup sehat dengan gizi yang seimbang. Berdiri sejak tahun 2015, Japfa Foundation telah bertindak sebagai corporate foundation PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. 

Visi utama Japfa foundation adalah memaksimalkan potensi generasi muda untuk menjalankan program-program peningkatan gizi dan kesehatan. Untuk menjalankan program program peningkatan gizi dan kesehatan dasar.  

Menurut bapak Andi Prasetyo,  Head of Japfa Foundation kedua faktor tersebut merupakan landasan penting bagi anak-anak Indonesia untuk tumbuh optimal dan memiliki tubuh serta pikiran yang sehat, serta berkembang sesuai dengan potensi terbaik mereka. 

Selain melakukan beberapa inovasi, yang berkaitan dengan peningkatan nutrisi dan kesehatan dasar Japfa Foundation juga melakukan advokasi untuk masyarakat. Misalnya dengan mengajak anak muda untuk membangun peternakan yang pemeliharaan serta hasilnya sesuai dengan standar industri. 

Seperti kita tahu, selama ini kualitas dan juga standar pengetahuan peserta didik yang terlibat dalam industri pengolahan hewani, sangat tertinggal jauh dengan kenyataan di dunia industri. Untuk itulah, Japfa Foudation menjadi jembatan antara dunia industri dengan semua pihak yang terlibat dalam sektor pengolahan hasil hewani. Salah satunya adalah dengan menjalin kerja sama dengan So Good. 

Edukasi lain yang Japfa Foundation lakukan adalah membangun kesadaran akan gaya hidup sehat dengan gizi seimbang melalui media sosial. 

Japfa Foundation juga memiliki seorang duta gizi yang bertugas untuk mensosialisasikan dan menularkan gaya hidup sehat dengan gizi yang seimbang. 

Duta gizi Japfa foundation sekarang adalah Maria harfanti, Miss Indonesia tahun 2015 yang merupakan perwakilan dari Daerah Istimewa Yogyakarta. Maria harfanti telah menjadi Duta gizi Japfa Foundation sejak tahun 2016. 

Pada sesi launching kemasan dan logo So Good baru ini, Maria bercerita mengapa ia sangat menyukai menjadi Duta Gizi Japfa Foundation. Ia telah merasakan jika pola hidup sehat dengan mengkonsumsi gizi yang seimbang, dapat membantu kita untuk 
  • Menjaga berat badan ideal
  • Memiliki kinerja kognitif yang baik
  • Menghilangkan stres
  • Menjaga mood setiap hari

Maria Harfanti juga menceritakan kunjungannya ke pabrik So Good Food di Cikupa Banten. Dari kunjungan inilah akhirnya Maria tahu jika produk-produk So Good memang baik digunakan untuk memenuhi kebutuhan gizi seimbang. Terutama karena semua produk So Good dibuat dari bahan-bahan pilihan seperti dari daging yang tanpa di suntik hormon, bebas formalin, dan tanpa bahan pengawet. 

Pada sesi tersebut juga diputarkan video kunjungan Maria ke pabrik pengolahan So Good. Jelas sekali terlihat jika daging yang digunakan adalah daging berkualitas serta di proses dengan mengikuti standar proses pengolahan pangan. 

Misalkan untuk produk Chicken Nugget. Produk ini telah melalui proses pemasakan dengan suhu 170°C dalam waktu tidak kurang dari 3 menit. Setelah itu, produk langsung dibekukan dan langsung dibekukan secara cepat atau biasa dikenal den dengan cepat, atau dikenal dengan nama IQF (Individual quick Frozen). Cara pembekuan ini tidak hanya menjamin kesegaran produk namun juga kelezatan dan kelengkapan nutrisi. 

Mengapa kita butuh protein hewani untuk melengkapi gizi


Acara launching ini juga dihadiri oleh Profesor Hardiansyah MAS, PhD, Beliau adalah ketua umum Pergizi Pangan Indonesia. 

Protein hewani sangat baik untuk tubuh karena memiliki manfaat yang sangat banyak diantaranya
  • Pertumbuhan sel-sel organ tubuh 
  • Memperbaiki sel tubuh yang rusak 
  • Meningkatkan daya tahan tubuh 
  • Membantu pertumbuhan 
  • Membentuk otak dan sel darah

Karena itulah ketika kita mencukupi kebutuhan tubuh akan protein hewani, secara tidak langsung kita juga meningkatkan fungsi otak, prestasi, dan produktivitas. 

Meskipun protein hewani penting untuk tubuh, tapi tetap, sumber gizi ini juga harus dikonsumsi dalam jumlah yang seimbang. Jumlah yang disarankan untuk mencukupi kebutuhan gizi sehari-hari adalah
  1. Anak sekolah dan remaja butuh protein sekitar 1-1,5 gram per kilogram berat badan, atau antara 35-72 gram per anak sekolah atau remaja per hari
  2. Khusus untuk protein hewani, 7-15 gram per hari atau 1-2 porsi (80-150 gram) per hari
  3. Mutu protein untuk anak umur 1-18 tahun dianjurkan lebih tinggi dari yang dikonsumsi oleh orang dewasa


Selain memperhatikan jumlah, kita juga harus memperhatikan kualitas dari produk pangan hewani yang kita konsumsi, Misalkan dengan memilih daging yang segar. Sementara untuk daging kemasan, pilihlah produk dengan ciri-ciri:
  • kemasannya utuh 
  • Disimpan pada suhu sesuai petunjuk pada label kemasan 
  • Terdapat nomor MD atau ML (untuk produk dari luar negeri), PIRT dari lembaga yang berwenang
  • Tidak lupa telah mendapat jaminan halal dari MUI 
  • Tidak kadaluarsa
Prof. Hardiansyah juga menyarankan agar produk hewani ini diolah dengan banyak variasi untuk mencegah kebosanan mengkonsumsinya. 


Melalui acara launching kemasan dan logo baru So Good ini, Bapak Soegiono selaku Head of Marketing & New Business Development, PT So Good Food, mengajak kepada masyarakat Indonesia untuk terus menerapkan pola hidup sehat dengan mengkonsumsi gizi yang seimbang, demi mencapai kehidupan yang lebih berkualitas. 

Pokoknya pilih So Good Lebih Baik, Lebih Baik So Good