-->

Reportase: Launching OMEN by HP, Laptop untuk Para Gamer to #dominatethegame

omen_by_hp_pc_tepat-untuk-para-gamer-to-dominatethegame


Tanggal 9 kemarin saya jalan-jalan ke PLaza Indonesia, tidak untuk jajan, tapi untuk menghadiri acara Launching Omen, salah satu produk komputer gaming keluaran Hp.

Melihat pasar gaming di Indonesia yang terus tumbuh, HP meluncurkan Omen by HP dengan fitur-fitur yang terbaik dikelasnya.

HP berusaha untuk menjawab pasar millenials yang selalu menuntut performa, inovasi, dan kualitas tinggi guna mendapatkan pengalaman yang memuaskan. Terinspirasi dari desain pesawat tempur dan pesawat luar angkasa, Omen by HP hadir dengan membawa teknologi yang terdepan.

Seperti penggunaan teknologi NVIDIA GeForce GTX 1060 (untuk Omen 15) dan NVIDIA GeForce GTX 1070 (untuk Omen 17) yang mampu mendukung operasi game dengan resolusi 1080p keatas atau game dengan kualitas display UHD.

Omen by HP juga telah menggunakan prosesor Intel generasi ketujuh (Intel Core i7 Quad Core) yang bisa memenuhi kebutuhan multitasking dan multiplayer para gamer.
Serunya lagi, laptop Omen by HP juga dirancang agar para gamer mudah melakukan upgrade komponen dengan adanya panel tunggal untuk akses HDD, SSD, dan RAM.

omen_by_hp_pc_tepat-untuk-para-gamer-to-dominatethegame
Dance performance opening,
Kkeren euy, nge-dance sambil main skateboard gitu


Acara dibuka dengan dancer performance dan dilanjutkan dengan sambutan dari David Tan selaku Presiden Direktur HP Inc. Indonesia; Hendri Wijaya - COO HP Indonesia, Edo Jonathan Candra - Gaming MArket Development Manager, HP Indonesia; Harry K Nugraha - Country Manager Intel Indonesia.

omen_by_hp_pc_tepat-untuk-para-gamer-to-dominatethegame
Sambutan David Tan, Presdir HP Inc.
HP akan selalu menjawab kebutuhan para penggunanya

Rangkaian produk Omen by HP


Secara keseluruhan,rangkaian produk Omen by HP meliputi Compact Desktop, Accelerator, Desktop, Laptop dan Accessories.


1. Laptop Omen by HP 15 dan Laptop Omen by HP 17

omen_by_hp_pc_tepat-untuk-para-gamer-to-dominatethegame
Pengen punya, buat hadiah si Princess 😊
(Sumber gambar, Pers Release HP Indonesia)

Di tahun 2017 ini, laptop OMEN by HP telah di desain ulang, baik dari dapur pacu, jugaa desain bodi-nya. Khusus untuk  pasar Indonesia, HP Indonesia telah menyiapkan tujuh varian laptop gaming Omen. Baik gamer pemula , mainstream, atau pun high end gamer, laptop Omen siap menjadi teman kamu untuk #dominatethegame.


2. Omen by HP Desktop

omen_by_hp_pc_tepat-untuk-para-gamer-to-dominatethegame
(Sumber gambar: Press Release HP Indonesia)

Lebih suka nge-game di perangkat desktop? Tenang saja, Desktop terbaru Omen by HP kini dilengkapi dengan fitur-fitur terbaru untuk meningkatkan fungsi dan kegunaannya.
Produk Omen by HP merupakan perangkat keras yang overbuilt dan over-enginered.

Tower baru dari OMEN mudah di gabungkan dengan perangkat keras baru, upgrade-able, dan dilengkapi dengan fitur Command Center dengan Overclocking untuk meningkatkan performa CPU. Tak lupa OMEN by HP desktop juga memiliki Network Booster guna memindahkan lalulintas game dan mengurangi waktu jeda game online. 


3. OMEN by HP Displays

omen_by_hp_pc_tepat-untuk-para-gamer-to-dominatethegame
(Sumber gambar: Press Release HP Indonesia)

Paling seru tu, kalau maen game-nya di depan layar yang besar, ya nggak? Serasa kita ikut maen di dalamnya kan?

Nah, Hp ngerti banget tu keinginan para gamer untuk mendapatkan pengalaman yang maksimal saat nge-game. HP memperkenalkan dua opsi layar baru yaitu OMEN by HP 25" dan 27".
Kedua displays tersebut memiliki elemen yang sama, namun dengan fitur yang berbeda.

OMEN 25 diperuntukkan untuk game dengan resolusi 1080p sedangkan OMEN 27 hadir dengan kecepatan lebih tinggi, sangat cocok buat kamu yang suka dengan game berperforma tinggi.


4. OMEN by HP Accelerator


omen_by_hp_pc_tepat-untuk-para-gamer-to-dominatethegame

Pengen merasakan pengalaman menggunakan OMEN by HP, tapi juga butuh desktop untuk bekerja sehari-hari? Tenang aja, pakai aja OMEN by HP Accelerator.

OMEN by HP accelerator telah bersertifikat Thunderbolt untuk memastikan kompabilitas desktopmu. Dengan accelerator ini, PC kamu akan dengan mudah bertransformasi menjadi PC gaming yang bertenaga dengan framerate cepat dan mulus meski menjalankan game beresolusi tinggi.


5. OMEN by HP Accessories

omen_by_hp_pc_tepat-untuk-para-gamer-to-dominatethegame
(Sumber gambar: Press Release HP Indonesia)

Kalau PC-nya sudah keren, aksesorinya juga wajib keren dong. Ada tiga macam aksesori yang OMEN by HP hadirkan; yaitu mekanik OMEN Keyboard 1100 dan N-key Rollover untuk anti-ghosting, OMEN Mouse 600 yang memiliki ketahanan hingga 50 juta klik, dan OMEN headset 800 yang mampu menghadirkan performa akustik nada yang jernih.

Keren banget kan, produk-produk OMEN by HP ini? Yakin deh, kalau kamu bakal #dominatethegame dengan rangkaian produk OMEN by HP ini.

Oya, OMEN by HP ini sudah dicoba lho, oleh beberapa komunitas atau individu gamer terkemukan di Indonesia. Mereka ini lah yang kemudian di daulat manjai Brand Ambassador oleh HP.

omen_by_hp_pc_tepat-untuk-para-gamer-to-dominatethegame
Pengukuhan salah satu komunitas gamer sebagai BA OMEN by HP


Okay, see you at the next featured report ya .... 😊

omen_by_hp_pc_tepat-untuk-para-gamer-to-dominatethegame



Jadi, Anakmu Pinter Nggak di Sekolah?

haruskah_anak_pinter_di-sekolah_dan_apa_kriterianya
Bagi saya, nilai bukan patokan kepandaian seorang anak


Semalam ngobrol dengan salah ibu wali murid di kelas Hana. Mulanya cuma ngobrolin PR dan tugas anak, tapi akhirnya jadi merembet juga tentang prestasi anak di sekolah. Usai ngobrol dengan Beliau ini, saya jadi ingat salah satu inbok kawan lama dulu;

Jadi, si hana pintar nggak disekolah? Pasti pinter lah ya, kan emaknya juga pinter?

Andai besar kepala itu halal, pasti saya sudah besar kepala 😀😀

Kalau tentang anak pinter... hmm, saya nggak tahu harus ngomong apa. Sudah lama saya berkeyakinan setiap anak pasti memiliki kelebihan. Jadi, bagi saya semua anak itu pinter, meski dalam bidang yang berbeda-beda.

Dan keyakinan ini pun terbawa sampe Hana masuk sekolah. Saya nggak pernah terlalu pusing dengan nilai-nilai Hana. Fokus saya lebih ke "bagaimana Hana melewati proses belajarnya".

Apa ia akan terus semangat saat harus menghapal juz amma, meski sulit dan surahnya panjang? Bagaimana mengajaknya mau praktek bahasa inggris di rumah? Apa yang harus saya lakukan, agar Hana lebih mudah belajar bahasa arab, dan seterusnya. Itu yang menjadi fokus saya, bukan berapa nilainya.

Seperti yang pernah saya singgung sedikit di post "PR Sekolah yang Menyebalkan yang Dibutuhkan"   Bagi saya, sekolah adalah salah satu tempat bagi Hana untuk berkembang menjadi pribadi yang baik (melalui pengetahuan dan juga interaksi sosial); jadi saya mengukur kepandaian Hana adalah dari kemampuannya menyelesaikan masalah, tanggung jawabnya, kemandiriannya, interaksinya dengan orang lain, plus pengetahuannya tentang agama.

Dan Alhamdulillah, selama ini grafiknya membaik. Jadi, bagi saya, Hana cukup pinter di sekolah.

Tapi jika yang dimaksud adalah nilainya paling tinggi di sekolah, maka saya harus tanya Miss-nya Hana dulu. Dan saya yakin, saya harus bisa meyakinkan Beliau, jika pertanyaan saya tersebut tidak ditujukan untuk memaksa Hana belajar lebih keras demi nilai.

Lha, emang belajar keras salah? Ya, enggak si, selama anaknya enjoy. Tapi kalau untuk Hana, saya harus bisa membuat motivasi agar ia mau belajar lebih dari biasanya.

Kalau masalah nilai, biasanya saya mulai kepo saat terima rapot. Jika ada nilai Hana yang di bawah standar, baru saya akan ngobrol lama bertanya bagian mana yang harus Hana perbaiki.

Dan itupun tidak pernah sampai menyinggung nilai si A, si B, atau siapa pun itu. Fokus saya, semata bagaimana Hana bisa memenuhi standar pengetahuan untuk cita-citanya nanti.

Jadi, untuk saat ini, bagi saya, Hana sudah pintar ketika ia taat pada janjinya berhenti main game setelah 30 menit. Hana pintar karena ia bisa menceritakan dengan runut (dalam tulisan) apa yang sudah ia lakukan bersama dengan teman-temannya. Hana keren,ketika ia tidak mau ikut mengejek dan membully temannya,meski kemudian dia sendiri tidak memiliki teman main.

Begitulah, sampai saat ini saya memang tidak berniat membentuk anak yang nilai matematikanya 10, hapalan juz amma terbanyak, tapi saya ingin membuat Hana semangat, menikmati proses, dan tahu bagaimana mengaplikasikan pengetahuannya untuk menyelesaikan masalahnya.

Karena pintar itu tidak diukur dari nilai, tapi dari bagaimana menautkan pengetahuan yang satu dengan yang lain untuk mengatasi semua tantangan yang dihadapi 😉