-->

Naikkan Trafik Blog Kamu dengan Feature Image dari JasaShutterstock



Prens, boleh tahu nggak, apa si yang membuat kamu betah bolak-balik mengunjungi sebuah situs atau mungkin blog personal yang pemiliknya nggak kamu kenal samasekali?

Kalau buat saya ni, saya akan suka rela pencet tombol follow atau malah subscribe kalau blog atau situs tersebut selalu punya info yang keren, navigasinya oke, dan yang nggak kalah penting, desainnya yang cantik.

Yap, kenyataannya tampilan visual memang memiliki pengaruh besar dalam komunikasi. Wajar jika desain blog atau situs yang bersih, minimalis, juga feature images yang relevan lebih mudah menarik pengunjung.

Feature image nggak cuma penting untuk dipajang di situs dan blog, tapi juga bisa berfungsi menarik pengunjung saat berbagi post di media sosial. Suka atau enggak, saat ini kita berhadapan dengan pengguna internet yang makin savy. Bahkan mereka bisa menentukan apakah feature image yang kamu pakai berlisensi common (copyright free) atau malah nggak relevan dengan konten.

Kriteria feature image yang terbaik untuk media online

Saat menulis untuk sebuah majalah Parenting, editor saya sering mengingatkan untuk memilih gambar yang terbaik untuk setiap artikel yang ada disana. Tujuannya tentu saja, menarik pengunjung untuk menaikkan trafik. Menurutnya, feature image yang baik itu memiliki kriteria sebagai berikut:

1. Berkualitas tinggi

Feature image beresolusi tinggi, dengan pilihan pixel yang tepat, biasanya cocok untuk diletakkan pada pelbagai situs. Feature image semacam ini bisa memberikan tampilan blog kamu lebih profesional.

2. Relevan dengan brand dan konten

Iya, kamu nggak salah baca; feature image nggak hanya harus sesuai dengan konten, tapi juga brand. Misal ni, saya menulis artikel “Menanamkan Kepercayaan Diri pada Anak” dan saya memilih gambar seorang Cowboy yang sedang melihat sunset dikejauhan.

Sepintas feature image tersebut memang keren, tapi tentu tidak relevan dengan konten atau brand parenting saya kan?

3. Actionable

Saat menulis artikel yang kamu harapkan untuk pembaca melakukan sesuatu. Contohnya foto pada iklan discount, makanan, atau resto waralaba.

4. Powerful

Gambar yang powerful adalah gambar yang bisa menimbulkan rasa penasaran, dan membuat pembaca ingin tahu lebih jauh isi post kamu.

5. Unik

Bisa saja semua orang menulis tentang bagaimana memilih feature image untuk artikel. Nah, gambar yang kamu sajikan haruslah bisa memberi gambaran bahwa tulisan kamu tidak sama dengan apa yang orang lain tulis.

6. Bisa meringkas atau memberi gambaran tentang isi tulisan

Tidak semua artikel bisa ditulis dengan ringkas. Beberapa malah memang harus memberikan penjelasan yang gamblang.

Masalahnya, media online tidak sama dengan media tulis seperti koran, majalah atau tabloid. Orang tidak bertahan lama untuk membaca. Disinilah keberadaan feature image yang mampu mewakili atau meringkas isi tulisan sangatlah penting.

7. Gambar atau foto orang

Foto orang adalah foto yang paling memberikan konversi tinggi pada situs. Tapi perlu diingat, sebaiknya tidak menggunakan foto orang tanpa lisensi (commonstock alias gratisan), karena bisa saja pembaca situs kamu menemukan foto tersebut ditemukan di situs lain dalam tema yang berbeda.

8. Menimbulkan emosi pembaca

Apa yang ada dipikiran kamu ketika melihat sebuah foto berisi beberapa orang sedang tertawa lepas, dibawah taburan mistle toe?

Selain gambar orang, foto yang menggambarkan emosi seseorang, juga memberikan konversi tinggi pada media online.

Gunakan JasaShutterstock untuk mendapatkan feature image terbaik


Jadi, kira-kira bagaimana cara mendapatkan feature image yang sesuai dengan 7 kriteria diatas; foto sendiri, common stock, sewa jasa fotografer?

Foto sendiri memang bisa unik, tapi pengambilan angle yang tidak tepat bisa merusak seluruh rasa pada artikel. Begitu juga dengan common stock, selain jarang sekali kita menemukan foto yang benar-benar pas untuk artikel kita, potensi feature image kita “kembar dengan artikel lain” tentu sangat besar. Bagaimana dengan sewa jasa fotografer? Mahal. Itu saja kalau saya si.

Alternatif lain, unduh dari situs terpercaya seperti Shutterstock. Tahu dong ya, kualitas foto Shutterstock. Selain kecil kemungkinan kembar dengan situs atau blog lain, kualitas foto di Shutterstock juga tinggi.

Bila selama ini kita hanya tahu bahwa foto-foto disana hanya bisa diunduh dan mahal, kini ada cara lain untuk memiliki foto Shutterstock dengan mudah dan murah.

Melalui JasaShutterstock kini kita bisa memiliki semua koleksi foto di Shutterstock dengan mudah. Contohnya foto yang saya gunakan sebagai feature image dari post ini, saya peroleh dari jasashutterstock.com.

Ceritanya saya pengen punya satu image seperti yang biasa Blogger Perempuan gunakan dalam post-post di Instagram atau saat update status di Facebook. 

OyJasaShutterstock dulu dikenal dengan nama IDcopy (situs idcopy.net), jasa layanan download. Dan sejak tahun 2016 ini berubah nama dengan nama JasaShutterstock, yang layanannya bisa diakses melalui jasashutterstock.com

Dengan adanya layanan ini kita tidak lagi membutuhkan kartu kredit untuk dapat membeli foto-foto koleksi Shutterstock. Pokoknya JasaShutterstock.com ini recomended banget deh, karena prosesnya juga aman, dan tentu saja terpercaya. Sudah ada 1000 pelanggan lebih lho yang sering menggunakan jasa unduhan ini.

So, yuk naikin trafik blog atau situs kamu dengan visualisasi yang menarik bersama JasaShutterstock.

Ketika Sekolah Impian Tak Terjangkau Oleh Tangan

Apa yang harus dilakukan ketika sekolah yang ideal
untuk anak ternyata jauh dari kemampuan kita?

Pagi ini diajak ngobrol sama teman, dia ingin memasukkan anaknya ke sebuah sekolah, yang menurutnya ideal untuk putranya, tapi apa daya, biaya bulanannya mungkin tak terjangkau.

Well, setiap orangtua pasti kepengen menyekolahkan anaknya ke sekolah yang ideal, agar bisa mengembangkan minat bakat anaknya. Sayangnya, kadang pilihan seperti itu memang tak mudah untuk didapatkan.

Jika tidak karena letaknya yang jauh, biayanya bisa jadi tak terjangkau.

Masalah kurikulum mungkin bisa diatasi dengan les atau ikut kegiatan yang sesuai bakat anak, tapi bila masalahnya adalah biaya....?

Bila sekolah ideal tak terjangkau, haruskah memaksakan diri?

Tak mudah memang menghadapi kenyataan bahwa kita tidak bisa mewujudkan impian anak. Apalagi bila kita penganut paham ...

"Kalau untuk sekolah mah, rejekinya pasti ada saja", "Sekolah itu nomer satu, kebutuhan yang lain, nomer dua"

Memang benar, semua memang tergantung niat, semua pasti ada jalan, tapi kita juga harus melihat kenyataan. Kebutuhan keluarga tidak hanya sekolah anak masih ada banyak hal yang sama pentingnya, dan sama harusnya, untuk dibiayai setiap hari.

Kita juga harus ingat bila sekolah tidak hanya saat ini, sekolah adalah sebuah perjalanan panjang yang membutuhkan pertimbangan matang. 

Selain itu, bukankah pelajaran tidak hanya bisa diperoleh di bangku sekolah? Ada banyak hal diluar sekolah yang juga bisa menjadi sumber pelajaran untuk putra-putri kita. Menjadikan ia mendapat pengalaman yang ideal sesuai dengan minat dan bakatnya. 

Jadi, apa yang harus dilakukan?

Saya rasa, tidak ada orangtua manapun yang kuat berkata jika mereka tidak bisa membayar biaya pendidikan di sekolah impian anak.

Dan bila pada akhirnya Sahabat dihadapkan pada situasi tersebut, langkah-langkah ini mungkin bisa membantu untuk dilakukan.

1. Minta maaf

"Ayah dan Ibu minta maaf, karena tidak bisa mewujudkan impianmu."

Ingat jangan gunakan kata alasan saat minta maaf, karena akan memberi kesan Sahabat bersikap defensif. Misal, "Ayah-ibu minta maaf, tapi ..." "Kami minta maaf, kalau saja ..." dan seterusnya.

2. Tunjukkan, jangan ceritakan

Bawa brosur sekolah impiannya, dan tunjukkan besar biaya sekolah yang harus dibayarkan, dan mengapa Sahabat tidak mampu untuk membayarnya tiap bulan.
Agar tidak membingungkan untuknya, berikan juga gambaran berapa besar biaya sekolah yang sanggup Sahabat bayarkan.

3. Beri waktu untuk bersedih

Siapapun pasti akan bersedih bila keinginannya tak tercapai. Jadi, bila putra/ putri Sahabat marah dan bersedih, bersabarlah. Beri ia waktu untuk menenangkan diri. Maklumi, bila ia menjadi lebih emosional, tapi percayalah, akan ada waktunya Sahabat dengannya untuk berbaikan.

4. Mulai tunjukkan sekolah alternatif

Setelah putra/ putri Sahabat tenang, ajak ia untuk mengunjungi sekolah pengganti yang lebih terjangkau. Tunjukkan kelebihan sekolah tersebut, selain masalah biaya tentunya.

5. Ajak anak untuk membuat pilihan

Bisa saja sekolah yang Sahabat pilih tidak ia sukai. Bila ini terjadi, ajak ia untuk membuat pilihan. Duduklah bersama dan beri gambaran pilihan apa saja yang Sahabat sekeluarga miliki agar sekolah pilihannya tidak mengganggu keuangan keluarga.

Masukkan juga opsi untuk menunda sekolahnya bila memang Sahabat tidak menemukan titik temu terbaik.

Itulah trik yang kami lakukan saat dulu tidak bisa memenuhi keinginan putri kecil saya untuk masuk ke sekolah impiannya.