Saat Keinginan tak Sejalan dengan Kenyataan ...

by - Februari 24, 2016

bilakeinginantaksesuaikenyataandankemampuan_rahayupawitri_selfreminder


Sebetulnya hari ini adalah hari saat saya harus posting tema keuangan; draft “Apakah Ibu Rumah Tangga Butuh Asuransi” sudah siap untuk di edit. 

Tapi, saya dapat sebuah hikmah baru pagi ini, yang siapa tahu, bermanfaat juga untuk Sahabat. 

Pagi ini, saya menatap nanar undangan acara Blogger di media sosial facebook. Sayang, minggu ini, selain merupakan minggu deadline, kebetulan juga ada acara ketemuan dengan Content Manager di akhir minggu. Itu artinya, tidak ada waktu bagi saya untuk keluar rumah dari senin - jumat. 

Apalagi si Dady pas masuk pagi, yang artinya, nggak ada yang antar jemput Hana sekolah, dan juga nggak ada yang bisa diajak aplusan nungguin Hana. 

Baper, dong...? Ya, jelas, bagi blogger newbie seperti saya, yang sedang berusaha untuk membangun brand juga networking, ketinggalan acara adalah suatu .... bencana. 

Ah, andai saja saat ini Hana sudah besar, jadi saya bisa bebas untuk datang ke pelbagai acara. Atau seandainya saja, saya mampu bayar asisten rumah tangga, sehingga saya bisa nulis artikel setiap hari dan tak harus selalu kerepotan dengan deadline setiap minggu akhir bulan. 
Kalau saja saya ... Bagaimana bila ... Mungkin akan lebih baik jika ... 

Ya begitulah, pengandaian-pengandaian yang ini itu muncul di kepala saya. 

Hingga kemudian saya ingat, saya pernah mendengar nasehat dari mbak Nurhayati bahwa segala sesuatu itu pasti ada waktunya

Apa yang tertunda hari ini, bisa jadi mungkin bukan rejeki kita. Bisa jadi Tuhan menyimpannya untuk diberikan di lain waktu; karena disaat itu, ternyata momennya sangat pas, kita pun sudah lebih pantas untuk mendapatkannya. Sehingga rejeki yang diterima pun menjadi lebih berkah dan lebih bermanfaat untuk sesama. 

Jadi, ...

Bila ngiri melihat prestasi teman yang menang pelbagai lomba, asik bikin inpohgrapis, mari slowly aja. Amati bagaimana dia melakukannya, atur waktu, agar kita ada waktu untuk belajar seperti ketrampilan blogging lainnya.

bilakeinginantaksesuaikenyataandankemampuan_rahayupawitri_selfreminder


Bila baper karena nggak bisa datang disetiap acara ya, sante aja, ambil hikmahnya, jadi irit ongkos, dan bisa belajar dari reportase teman. Dapat silahturahmi online, juga bahan BeWe ‘kan? (siapa tahu malah dapat tambahn link yang bisa merampingkan Alexa)

Bila panas ngliat teman ada waktu ternak blog dan dapet transferan cetar membahana dari om Google, ya ikut senang aja, pelajari dulu bagaimana mereka melakukannya. Jangan lupa dicatat agar ilmunya lebih terikat. 

Daripada baper, ngiri, .... Mari, kita “nganan” aja, demi ketentraman dan berkah kita. Toh, semua akan datang pada waktunya. Usaha tetap, belajar manajemen waktu agar semua bisa selesai itu wajib, ... Tapi jangan sampai semua itu membuat kita tidak iklas, dan ngeluh sepanjang hari. Okeh, Prens?  

Dah, begitu saja, semoga bermanfaat ya, ...


You May Also Like

6 komentar

  1. haaaa, aku baru saja akan membuat postingan yg rada2 mirip... Bahwa gak semua acara blogger bisa aku ikuti entah karena memang gak bisa bentrok dgn hari kerja atau awalnya bisa tahu2 sakit... ^_^
    memang gak semua bisa kita raih, dan kalaupun bisa hasilnya mungkin gak semaksimal yg kita inginkan :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wuaaa ... jangan-jangan kita sehati Mbak he he he
      Betul, mbak, harus bisa memilih dan wajib iklas dengan konsekuensinya

      Hapus
  2. Hampir mirip sama saya mba sampai sekarang saya belum pernah ikut undangan liputan padahal pengin banget tapi mau gimana lagi memang nggak sempat

    BalasHapus
    Balasan
    1. sesekali ikut dong pak Dwi, siapa tahu kita bisa kopdar. Kan ada tu undangan di hari minggu.

      Hapus
  3. Aku bangeeet mbak postingannya hihihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. sepertinya mbak Ta, juga sedang rajin nge-blog akhir-akhir ini

      Hapus

Terima kasih sudah berkunjung. Silahkan tinggalkan komentar pada pertanyaan atau hubungi WA 08131 2658 622 untuk kerjasama dan diskusi.