Cara Mengumpulkan Ide Tulisan

by - 2/13/2016

caramengumpulkanidetulisan_rahayupawitriblog
Mindmap, membuat ide tulisan terangkum lebih rapi


*Kadang saya suka geli kalo lagi baca-baca tulisan di jaman awal-awal nge-blog. Bahasanya masih seperti fiksi ha ha ha. Salah satunya yang ini, ni ... Berhubung tadi sedang mencoba benahi permalink, jadinya gini deh, re-publish dengan tanggal sekarang. Yo, wis monggo dinikmati. Saya tak mandi dulu.*

Malam ini, satu menit dari waktu yang saya tentukan sendiri untuk program "menyelesaikan tulisan saya", terasa sekali betapa saya sedang geragapan saat ini. Ada banyak tali ide dalam pikiran saya, namun begitu susah saya menyimpulkan semuanya dari satu persatu.

Semua berawal ketika berkali-kali saya terpaksa harus masuk ke lubang hitam di bulan ini. Lubang yang pekat, sehingga membuat saya tidak dapat bangun dan bergerak lagi untuk menyelesaikan tulisan saya. *halah, bilang aja writers block*

Kini tali ide coba saya cari kembali, dalam serakan pikiran-pikiran saya. Jelas susah lah ...
Buku-buku ide berserakan di sekitar saya, tapi sudah lupa mana yang harus di dahulukan, mana yang belakangan. 

Menyesal memang belakangan. Pikir saya, kenapa waktu itu terlalu ceroboh dan lupa memberi tanda, Sekarang giliran butuh, jiah ...!

Haduh...

Saya ingat ketika beberapa waktu lalu saya mengikuti sebuah latihan kepenulisan. Kami di ajarkan untuk memetakan pikiran kami sebelum menulis. Berkali-kali pemateri mengingatkan untuk membuat mind map tersebut sedetail mungkin, dan sebaiknya tulis dengan tangan. Agar mudah di perbaiki atau di tambahi jika sewaktu-waktu muncul ide.

Namun saya malah membuat alasan, ini dan itu. pongah, dengan software baru. Langsung pakai dua software malah. Saya lengah, merasa paham dan kemudian menjadi pongah; I didn't do it as she said.

Baru sadar, betapa penting mind map yang dibuat dengan tangan itu lebih berharga daripada dengan tools atau aneka software apa pun.

Sudahlah, mandi dulu he he he


You May Also Like

8 komentar

  1. tulisan tangan lebi nempel di ingatan ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya. mbak. yang pasti gampang di update he he he

      Delete
  2. tapi kalo tulisan tangannya jelek kayak tulisan tangan saya gimana? susah utk coba membaca ulang..hehehehe...
    keuntungannya jadi kaya semacam kode rahasia, gak ada yang bisa mengerti :)

    ReplyDelete
  3. Kalau aku bikin mind map selalu gak bisa detail. Kalau detail jadi ruwet.

    ReplyDelete
    Replies
    1. kebalik dong sama aku, mbak. justru kalo ga mind map ni, malah ga keruan... lari kemana-mana topiknya

      Delete
  4. AKu tipe langsung tulis, jadi. Nggak pakai outline apa2, termasuk ketika nulis buku. Tapi ide2nya aku catat, kemana-mana aku bawa catetan krn ide selalu tiba2 muncul ketika jauh dari laptop padahal aku pelupa.

    ReplyDelete
  5. Huaaa...keren banget mbak. Aku mah nggak bisa kalo nulis buku nggak dibikin mind map dulu. kalo nggak kehabisan ide, biasanya semuanya pengen ditumpahin di depan

    ReplyDelete
  6. Living the English language also allows you to take a fresh look at the world around you. With proper English skills, you will be able to communicate your thoughts and ideas to the whole world much more efficiently. spin rewriter review

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung; silahkan tinggalkan komentar, namun mohon untuk tidak meninggalkan link hidup, ya.