-->

Acer Liquid Z320, Sahabat Terbaik Ibu untuk Mendidik Anak dan Beraktivitas


Saat mendengar berita tentang kehebohan komunitas homoseksual yang mencapai pengikut fantatis saya semakin sadar akan bahaya penggunaan teknologi pada anak bila tak terkendali atau dibatasi.

Terlebih saat tahu bahwa akun tersebut berisi gambar-gambar tak pantas, kekawatiran saya pun semakin bertambah.

Seperti kita semua tahu, paparan pornografi dan hal-hal yang berkaitan dengannya bisa sangat membahayakan pada anak, karena bisa merusak daya pikir anak dan mengakibatkan seorang anak menjadi (salah satunya) menjadi kecanduan.

Sebagai orangtua, saya memang telah melakukan beberapa tindakan preventif, seperti meletakkan (meng-install) semua games, meski itu edu games, pada perangkat yang tak bergerak seperti desktop.

Yah, tapi namanya juga anak-anak, dilarang dirumah ternyata dia main game di smartphone Oomnya. Hadeuh ....

Tentu saja saya malah lebih mengkawatirkan masalah ini, karena jelas saya nggak bisa mengontrol jenis games atau isi dari smartphone adik ipar saya itu. Ga bermaksud buruk sangka si, tapi bagaimanapun juga, bujang gitu lho ... Saya kawatir dia belum men-screening smartphone-nya sebelum dimainkan oleh putri saya.

Akhirnya, daripada Hana nyuri-nyuri main di hape Oomnya, mungkin lebih baik untuk memberikannya di rumah, tapi dilengkapi dengan aplikasi parental control, kemudian dibatasi dan didampingi saat ia menggunakannya.

Terlebih anak saya termasuk tipe audio, belajar bisa jadi lebih mudah bila menggunakan perangkat yang sesuai dengan gaya belajarnya.

Kids Center, aplikasi untuk membantu anak belajar dan bermain


Menjadi Bahagia dengan Memaafkan Masa Lalu


Mempunyai masa lalu yang suram tentulah bukan hal yang membahagiakan. Apalagi jika hal tersebut kemudian menjadi penghalang langkah kita ke depan. Baik menuju masa depan yang lebih baik atau pun meraih kebahagiaan yang lebih di saat ini. Merutuki dan menyesalinya pun juga malah akan menjadi beban yang tak akan terselesaikan.

Satu-satunya hal yang dapat kita lakukan terhadap masa lalu itu adalah memaafkan. Dengan memaafkan, kita bisa melepaskan salah satu beban yang ada di pundak kita. Misalkan, kita menyesali mengapa dulu kita tidak benar-benar belajar giat, sehingga karir kita sekarang tidak mentok. Kita maafkan saja tingkah laku kita dulu, toh pemahaman dan kondisi kita sekarang telah membuat kita lebih memahami dan bisa bercermin dari kegagalan di masa lalu.

Artikel terkait: Cara baru saya memaafkan masa lalu

Lalu bagaimana cara kita memaafkan masa lalu untuk menjadi bahagia?

Semarak Biru di HUT KEB ke-4, #KEBerkarya

Tanggal 17 Januari kemarin, Salah satu komunitas blogger yang saya ikuti memperingati hari lahirnya yang ke-4. Acara diadakan di XLxplor, Senayan City.

Yang namanya ajang ngumpul, biar semarak, maka ditetapkan dress code untuk peserta yang hadir pada acara. Dress code hari itu adalah biru atau tosca. 

Alhamdulillah, anggota KEB yang hadir pada acara tersebut, "taat dan patuh" :) dengan dress code yang ditetapkan. Yuk, intip acara mereka saat men-toscakan Senayan City

#4tahunKEB, rahayupawitriblog
Kenalan, trus futu-futuan; Mak Lianda Amarta
Beliau jauh-jauh datang dari Pekanbaru hanya untuk HUT #4tahunKEB

Cara Mengatur Keuangan dengan Pendapatan Tidak Tetap


Alhamdulillah, kemarin pagi saya sempat dapat me time, bisa nonton tivi pagi-pagi. Pas buka salah satu stasiun TV swasta, kebetulan ada acara Cerdas Finansial 5 menit bersama Manulife. Pas banget topiknya tentang cara mengatur keuangan untuk mereka dengan pendapatan tidak tetap.

Hal yang satu ini memang tidak mudah, bagaimana sesuatu yang tidak pasti, harus membiayai hal-hal yang pasti; itu rasanya seperti sesuatu hil yang mungkin sangat mustahal #halah.

Yach, tapi memang begitulah keadaannya (pada titik ini kadang saya merasa takjub, bagaimana Tuhan selalu memampukan umat-umatNya untuk memnuhi hajat hidupnya --- curcol dikit)

Lalu bagaimana seharusnya mengatur keuangan dengan pendapatan tidak tetap?

Akibat Mengkonsumsi Soft Drink pada Tubuh, Menit demi Menit

akibat mengkonsumsi soft drink

Kita telah lama mendengar tentang tidak adanya manfaat mengkonsumsi soft drink. Namun, entah karena iklan, atau rasanya sodanya yang menyegarkan, soft drink masih saja dikosumsi oleh banyak orang.

Saya sendiri juga selalu berusaha untuk menjauhi jenis minuman yang satu ini. Kebetulan dulu pernah praktek kegiatan di salah satu perusahaan minuman ringan, dan setelah melihat "dapur" aslinya, mengolah, serta melakukan analisa kandungannya; menurut saya, kok tidak tepat ya, mengkonsumsi jenis minuman berkarbonasi ini.

Nah, kebetulan, dapat newsletter dari salah satu situs kesehatan tentang efek dari soft drink. Saya coba menyadurnya, siapa tahu bermanfaat untuk Sahabat semua.

Efek minuman bersoda pada tubuh, menit demi menit



My New Year Resolution, Oppo R7s


Oppo R7s


Seminggu yang lalu, salah seorang kawan blogger mengajak untuk berpartisipasi dalam give away yang ia adakan. Terpaksa saya menolak, karena give away yang digelar menggunakan aplikasi Instagram.

Bukan tak ada akun instagram, tapi, karena saat ini, saya tidak bisa menggunakan akun instagram. Entah mengapa, satu-satunya phablet yang saya miliki sejak beberapa bulan yang lalu tidak bisa untuk menjalankan aplikasi instagram.

Jujur, sebagai blogger saya merasa ada yang kurang, karena,- mau tak mau,- media sosial tetap menjadi salah satu senjata bagi orang-orang seperti saya. Entah untuk live competition, share tulisan, termasuk ikut give away dari teman.

Oke, hunting phablet pun dimulai. Kok phablet?

Iya, saya lebih suka yang all ini one. Kemana-mana biasanya saya jalan sama krucil tercinta, jadi, mau tak mau bawaan keperluan krucil malah lebih banyak dibanding emak.

Yang saya pengen sebetulnya nggak banyak; sekitar 7 poin utama ^_^



spesifikasi oppo R7s
Yang saya harapkan dari Oppo R7s
Biasanya, saya milih hand phone/ phablet/ tablet karena pertimbangan harga, yang penting bisa buat “Halo”, sms, ceki-ceki sosial media dan email, cukup sudah. Sayangnya, yang begini biasanya hanya tahan 1-2 tahun, habis itu sudah, jebol, kebanting hana, gores sana-sini, lelet, dan seterusnya.

Makanya kali ini sedikit agak “maksa”; nyari yang benar-benar sesuai dengan 7 kriteria diatas. Bukan pengen gegayaan atau kekinian, justru karena pengen punya gawai yang bisa saya pakai dalam rentang waktu cukup lama (bagaimanapun perhitungan ekonomis emak tetap diatas segalanya he he he).

Jadilah browsing sana-sini, nyobain gawai kawan ini-itu, baca review phablet dalam dan luar negeri, dan nemu satu produk, baru nyampe di Indonesia baru-baru ini, Oppo R7s.

Baca dari beberapa review gadget di luar negeri sana, rata-rata produk ini mendapat rating 4-5.

So, mulailah saya ngulik, cek satu-persatu apakah sesuai dengan kriteria yang saya cari.

1.Space atau penyimpanan besar

Lelah banget, setiap kali hendak ambil gambar atau foto, selalu saja ada peringatan, ruang penyimpanan tidak lagi mencukupi. Yach ... mau nggak mau, akhirnya ambil kamera, pindah ke PC, baru bisa upload. Itu kalau kejadian yang hendak diabadikan masih lama, lha kalau pas buru-buru, ya... Keburu lewat momennya kan?

Nah, jadi, ruang penyimpanan ini adalah yang pertama dan utama untuk saya. Tidak hanya sekedar untuk menyimpan gambar, tapi juga beberapa aplikasi yang bisa mendukung aktivitas nulis dan blogging saya.

Situs resmi Oppo R7s, menyebutkan bahwa gawai ini memiliki prosesor delapan inti (Qualcomm MSM8939 Octa-core dan RAM 4GB; membuat kinerja perangkat tidak hanya cepat, tapi juga ruang yang lega untuk pelbagai jenis file.

Kabarnya kita juga bisa menambahkan microSD yang berkapasitas 128 GB. Hmm ... what could I say for more?

2.Kamera mumpuni

Nah, ni dia senjata utama blogger nomor 2. Sudah bukan rahasia, konten tanpa gambar terasa sayur kurang garam. Dan konten dengan gambar buram, seperti sayur bergaram tapi tak beryodium; cukup, tapi nggak maksimal.

Ini adalah syarat kedua untuk gawai impian saya, nggak boleh di tawar. Repot aja kalau setiap kali musti bawa kamera digital kemana-mana.

Oppo R7s memiliki kamera belakang dengan resolusi 13 mega pixel dan kamera depan 8 mega pixel. Spesifikasi lainnya adalah Aperture Rear: f/2.2 Sec: f/2.4.

Teman bilang aperture yang kecil memungkinkan objek yang ingin kita bidik semakin jelas dan mengaburkan gambar disekitarnya. Waktu itu, si, dia ngasi contoh gambar semacam ini.

Aperture membuat kamera mengumpulkan lebih banyak cahaya pada obyek (pic. source: pixabay.com)

3.Koneksi 4G

Wah, apalagi yang ini, jelas wajib banget. Selain menyimpan file di hardware, saya juga mencadangkan pekerjaan saya pada penyimpanan awan (cloud storage). Jadi, bila perangkat tak mendukung untuk kerja koneksi yang maksimal, yach, apa kata dunia...

Produk Oppo terbaru ini, sudah jelas mendukung koneksi 4G, layanan data yang sekarang juga sedang digadang-gadang oleh banyak provider di Indonesia. Kirim video, gambar, atau file bentuk lain, tentu menjadi tak masalah lagi bukan?

4.Responsif

Saya paling suka mengabadikan momen-momen tertentu. Jadi, berharap banget bila smartphone yang saya gunakan juga membantu hobi saya itu.

Saya pengen banget cobain Oppo R7s ini karena beberapa situs review menyebutkan bahwa kita cukup membuat pola tertentu sebagai perintah untuk mengaktifkan kamera meski gawai dalam kondisi terkunci. Dan fitur one hand-nya juga memudahkan pengguna untuk berpindah dari satu aplikasi ke aplikasi lain.

5.Baterai tahan lama

Kalau pas ikut even live tweet, tentu paling sebel banget kalau gawai (dalam hal ini smartphone, phablet, atau tablet) yang kita gunakan tiba-tiba habis baterai, pas seru-serunya kompetisi.

Masih dari rujukan pelbagai situs review, seri Oppo yang satu ini tahan selama 7 jam pada kondisi aktif, dan 12 jam pada kondisi stand by. Wah, cukup lah ya, untuk tahan di acara live competiton. 

Oya, daya chargingnya lumayan cepet lho, dengan 5 menit kita bisa mendapatkan daya setara dengan 2 jam waktu bicara. 

6.Layar cukup besar

Meski sekarang sedang banyak model kecil, tapi untuk saya mah, gawai layar sentuh tetep enak dengan layar besar. Biasalah fakor “U” he he he.

Oppo R7s memiliki layar 5.5 inch, masih cukup untuk mata saya yang mulai menua. Ditambah dengan layar amoled, tampilan di screen pasti lebih nyaman. Oya, di situs resminya malah tertulis kalau layar sentuhnya juga sensitif dengan penggunaan sarung tangan dan ... tangan basah. Asik, ni, kalau lagi di dapur atau nyuci, tiba-tiba ada ide, tinggal sentuh dan langsung bisa memindahkan ide yang muncul.

7.Tampilan feminin

Namanya juga wanita, tampil gaya di segala usia pasti tetap jadi idaman. Melihat gambarnya di situs resmi Oppo, aduh, bikin saya terbayang-bayang di mata ni. Meski menyasar kalangan menengah, tapi desain Oppo seri ini cantik sekali. Dengan lapisan beludru, membuat desainnya terlihat elegan dan cantik. Eh, saya naksir yang Rose Gold tu, manis banget ...

Selain ngulik dari situs-situs luar negeri, dan situs resmi, nonton unboxing-nya wajib dong.


Dari unboxing ini kelihatan banget kalau Oppo tahu kebutuhan dari penggunanya. Buktinya hal remeh seperti SIM Card Ejector pun diperhatikan. 

Jadi ..., sepertinya saya harus menambah daftar resolusi di tahun ini ni, dapetin Oppo R7s he he he (*nglirik tabungan).

Lebaran Galau

Cukup katakan, "Saya Bahagia Untukmu"



Dua orang ibu berdiri mengobrol di teras sebuah sekolah bimbingan membaca

A: “Aduh, aku masih satu tahun lagi, ni, disini”

B: “Oya, ... Memangnya usia si “C” sekarang berapa?

A: “Aku kan mau masukin dia ke TK dulu, untuk penyesuaian...”

B: “Ah, buang-buang duit saja. Lihat-lihat saja anaknya, kalo memang dia bisa menyesuaikan, ngapain ke TK.”

A: “Mau bapaknya C gitu ... Dan aku kayaknya juga lebih tenang kalo dia TK dulu, biar biasa campur sama anak-anak banyak gitu.”

B: “Ah, ya udah, kalo gitu, aku ikut senang kalo kamu juga senang.”


Deg, ah, obrolan dua ibu menyindir saya.

Betapa sebagai perempuan, istri, ibu, anggota masyarakat sosial (#halah), saya seringkali bertingkah, berkomentar yang tidak seharusnya.

“Ih, si dia kok gitu si,” 
“Bukankah seharusnya ...”, 
“Kalo aku ni...”

Well, nobody ever know what will be happened, before they’re fitting in others shoes, right?


Jadi, kalo ada kawan yang memutuskan untuk tetap bekerja usai melahirkan, seharusnya saya berkata, 

“Okay, aku ikut senang kau telah memantapkan jalanmu untuk menjadi bahagia.”

Atau malah ketika ia memutuskan berhenti dari kerja nine to five-nya, saya cukup berkomentar

“Aku yakin kau pasti akan bahagia dengan keputusanmu”

Lalu ketika ada kawan beda pengasuhan dengan saya, maka yang harus saya katakan adalah

“Engkau pasti punya pertimbanganmu sendiri 
dengan 
memutuskan memilih mendidik anakmu seperti itu.”

Dan saat seorang kawan terbit buku, karya dimuat di media, menang lomba tertentu, maka wajib saya berkata

“Congratulations, I am happy for you”

Semudah itu, sesederhana itu

Semoga lain kali, saya tidak lupa untuk cukup mengatakan kalimat sederhana itu


*suatu siang, di pojokan perumahan 

Interior Decor Inspiration

Sejak pengen punya rumah, saya rajin banget ngumpulin gambar interior rumah atau malah home designs dari pelbagai sumber. Semua tersimpan dalam folder tersendiri.... 

Tercapai atau tidak, pokoke I love these interior decor ideas much.....

indoor garden for living room
Eclectic Idea for Indoor Garden in Living Room


Home Office Ideas
Selalu Ngimpi Punya Meja Kerja Seperti Ini
Interior Ideas
Andai Nanti Rumahku Termasuk Long Skinny Room
Furniture Inspiration
Perfect Breakfast Nook with Built in Chairs
Teras Cantik untuk Istirahat
Doain terkabul yach......