-->

Naikkan Trafik Blog Kamu dengan Feature Image dari JasaShutterstock



Prens, boleh tahu nggak, apa si yang membuat kamu betah bolak-balik mengunjungi sebuah situs atau mungkin blog personal yang pemiliknya nggak kamu kenal samasekali?

Kalau buat saya ni, saya akan suka rela pencet tombol follow atau malah subscribe kalau blog atau situs tersebut selalu punya info yang keren, navigasinya oke, dan yang nggak kalah penting, desainnya yang cantik.

Yap, kenyataannya tampilan visual memang memiliki pengaruh besar dalam komunikasi. Wajar jika desain blog atau situs yang bersih, minimalis, juga feature images yang relevan lebih mudah menarik pengunjung.

Feature image nggak cuma penting untuk dipajang di situs dan blog, tapi juga bisa berfungsi menarik pengunjung saat berbagi post di media sosial. Suka atau enggak, saat ini kita berhadapan dengan pengguna internet yang makin savy. Bahkan mereka bisa menentukan apakah feature image yang kamu pakai berlisensi common (copyright free) atau malah nggak relevan dengan konten.

Kriteria feature image yang terbaik untuk media online

Saat menulis untuk sebuah majalah Parenting, editor saya sering mengingatkan untuk memilih gambar yang terbaik untuk setiap artikel yang ada disana. Tujuannya tentu saja, menarik pengunjung untuk menaikkan trafik. Menurutnya, feature image yang baik itu memiliki kriteria sebagai berikut:

1. Berkualitas tinggi

Feature image beresolusi tinggi, dengan pilihan pixel yang tepat, biasanya cocok untuk diletakkan pada pelbagai situs. Feature image semacam ini bisa memberikan tampilan blog kamu lebih profesional.

2. Relevan dengan brand dan konten

Iya, kamu nggak salah baca; feature image nggak hanya harus sesuai dengan konten, tapi juga brand. Misal ni, saya menulis artikel “Menanamkan Kepercayaan Diri pada Anak” dan saya memilih gambar seorang Cowboy yang sedang melihat sunset dikejauhan.

Sepintas feature image tersebut memang keren, tapi tentu tidak relevan dengan konten atau brand parenting saya kan?

3. Actionable

Saat menulis artikel yang kamu harapkan untuk pembaca melakukan sesuatu. Contohnya foto pada iklan discount, makanan, atau resto waralaba.

4. Powerful

Gambar yang powerful adalah gambar yang bisa menimbulkan rasa penasaran, dan membuat pembaca ingin tahu lebih jauh isi post kamu.

5. Unik

Bisa saja semua orang menulis tentang bagaimana memilih feature image untuk artikel. Nah, gambar yang kamu sajikan haruslah bisa memberi gambaran bahwa tulisan kamu tidak sama dengan apa yang orang lain tulis.

6. Bisa meringkas atau memberi gambaran tentang isi tulisan

Tidak semua artikel bisa ditulis dengan ringkas. Beberapa malah memang harus memberikan penjelasan yang gamblang.

Masalahnya, media online tidak sama dengan media tulis seperti koran, majalah atau tabloid. Orang tidak bertahan lama untuk membaca. Disinilah keberadaan feature image yang mampu mewakili atau meringkas isi tulisan sangatlah penting.

7. Gambar atau foto orang

Foto orang adalah foto yang paling memberikan konversi tinggi pada situs. Tapi perlu diingat, sebaiknya tidak menggunakan foto orang tanpa lisensi (commonstock alias gratisan), karena bisa saja pembaca situs kamu menemukan foto tersebut ditemukan di situs lain dalam tema yang berbeda.

8. Menimbulkan emosi pembaca

Apa yang ada dipikiran kamu ketika melihat sebuah foto berisi beberapa orang sedang tertawa lepas, dibawah taburan mistle toe?

Selain gambar orang, foto yang menggambarkan emosi seseorang, juga memberikan konversi tinggi pada media online.

Gunakan JasaShutterstock untuk mendapatkan feature image terbaik


Jadi, kira-kira bagaimana cara mendapatkan feature image yang sesuai dengan 7 kriteria diatas; foto sendiri, common stock, sewa jasa fotografer?

Foto sendiri memang bisa unik, tapi pengambilan angle yang tidak tepat bisa merusak seluruh rasa pada artikel. Begitu juga dengan common stock, selain jarang sekali kita menemukan foto yang benar-benar pas untuk artikel kita, potensi feature image kita “kembar dengan artikel lain” tentu sangat besar. Bagaimana dengan sewa jasa fotografer? Mahal. Itu saja kalau saya si.

Alternatif lain, unduh dari situs terpercaya seperti Shutterstock. Tahu dong ya, kualitas foto Shutterstock. Selain kecil kemungkinan kembar dengan situs atau blog lain, kualitas foto di Shutterstock juga tinggi.

Bila selama ini kita hanya tahu bahwa foto-foto disana hanya bisa diunduh dan mahal, kini ada cara lain untuk memiliki foto Shutterstock dengan mudah dan murah.

Melalui JasaShutterstock kini kita bisa memiliki semua koleksi foto di Shutterstock dengan mudah. Contohnya foto yang saya gunakan sebagai feature image dari post ini, saya peroleh dari jasashutterstock.com.

Ceritanya saya pengen punya satu image seperti yang biasa Blogger Perempuan gunakan dalam post-post di Instagram atau saat update status di Facebook. 

OyJasaShutterstock dulu dikenal dengan nama IDcopy (situs idcopy.net), jasa layanan download. Dan sejak tahun 2016 ini berubah nama dengan nama JasaShutterstock, yang layanannya bisa diakses melalui jasashutterstock.com

Dengan adanya layanan ini kita tidak lagi membutuhkan kartu kredit untuk dapat membeli foto-foto koleksi Shutterstock. Pokoknya JasaShutterstock.com ini recomended banget deh, karena prosesnya juga aman, dan tentu saja terpercaya. Sudah ada 1000 pelanggan lebih lho yang sering menggunakan jasa unduhan ini.

So, yuk naikin trafik blog atau situs kamu dengan visualisasi yang menarik bersama JasaShutterstock.

Ketika Sekolah Impian Tak Terjangkau Oleh Tangan

Apa yang harus dilakukan ketika sekolah yang ideal
untuk anak ternyata jauh dari kemampuan kita?

Pagi ini diajak ngobrol sama teman, dia ingin memasukkan anaknya ke sebuah sekolah, yang menurutnya ideal untuk putranya, tapi apa daya, biaya bulanannya mungkin tak terjangkau.

Well, setiap orangtua pasti kepengen menyekolahkan anaknya ke sekolah yang ideal, agar bisa mengembangkan minat bakat anaknya. Sayangnya, kadang pilihan seperti itu memang tak mudah untuk didapatkan.

Jika tidak karena letaknya yang jauh, biayanya bisa jadi tak terjangkau.

Masalah kurikulum mungkin bisa diatasi dengan les atau ikut kegiatan yang sesuai bakat anak, tapi bila masalahnya adalah biaya....?

Bila sekolah ideal tak terjangkau, haruskah memaksakan diri?

Tak mudah memang menghadapi kenyataan bahwa kita tidak bisa mewujudkan impian anak. Apalagi bila kita penganut paham ...

"Kalau untuk sekolah mah, rejekinya pasti ada saja", "Sekolah itu nomer satu, kebutuhan yang lain, nomer dua"

Memang benar, semua memang tergantung niat, semua pasti ada jalan, tapi kita juga harus melihat kenyataan. Kebutuhan keluarga tidak hanya sekolah anak masih ada banyak hal yang sama pentingnya, dan sama harusnya, untuk dibiayai setiap hari.

Kita juga harus ingat bila sekolah tidak hanya saat ini, sekolah adalah sebuah perjalanan panjang yang membutuhkan pertimbangan matang. 

Selain itu, bukankah pelajaran tidak hanya bisa diperoleh di bangku sekolah? Ada banyak hal diluar sekolah yang juga bisa menjadi sumber pelajaran untuk putra-putri kita. Menjadikan ia mendapat pengalaman yang ideal sesuai dengan minat dan bakatnya. 

Jadi, apa yang harus dilakukan?

Saya rasa, tidak ada orangtua manapun yang kuat berkata jika mereka tidak bisa membayar biaya pendidikan di sekolah impian anak.

Dan bila pada akhirnya Sahabat dihadapkan pada situasi tersebut, langkah-langkah ini mungkin bisa membantu untuk dilakukan.

1. Minta maaf

"Ayah dan Ibu minta maaf, karena tidak bisa mewujudkan impianmu."

Ingat jangan gunakan kata alasan saat minta maaf, karena akan memberi kesan Sahabat bersikap defensif. Misal, "Ayah-ibu minta maaf, tapi ..." "Kami minta maaf, kalau saja ..." dan seterusnya.

2. Tunjukkan, jangan ceritakan

Bawa brosur sekolah impiannya, dan tunjukkan besar biaya sekolah yang harus dibayarkan, dan mengapa Sahabat tidak mampu untuk membayarnya tiap bulan.
Agar tidak membingungkan untuknya, berikan juga gambaran berapa besar biaya sekolah yang sanggup Sahabat bayarkan.

3. Beri waktu untuk bersedih

Siapapun pasti akan bersedih bila keinginannya tak tercapai. Jadi, bila putra/ putri Sahabat marah dan bersedih, bersabarlah. Beri ia waktu untuk menenangkan diri. Maklumi, bila ia menjadi lebih emosional, tapi percayalah, akan ada waktunya Sahabat dengannya untuk berbaikan.

4. Mulai tunjukkan sekolah alternatif

Setelah putra/ putri Sahabat tenang, ajak ia untuk mengunjungi sekolah pengganti yang lebih terjangkau. Tunjukkan kelebihan sekolah tersebut, selain masalah biaya tentunya.

5. Ajak anak untuk membuat pilihan

Bisa saja sekolah yang Sahabat pilih tidak ia sukai. Bila ini terjadi, ajak ia untuk membuat pilihan. Duduklah bersama dan beri gambaran pilihan apa saja yang Sahabat sekeluarga miliki agar sekolah pilihannya tidak mengganggu keuangan keluarga.

Masukkan juga opsi untuk menunda sekolahnya bila memang Sahabat tidak menemukan titik temu terbaik.

Itulah trik yang kami lakukan saat dulu tidak bisa memenuhi keinginan putri kecil saya untuk masuk ke sekolah impiannya.

Memperingati Milad Pendiri SKV grup, Bursa Sajadah Berbagi Bersama Rumah Yatim, Bekasi



Hari jum’at kemarin, saya dan beberapa orang blogger mendapat undangan untuk ikut hadir dalam charity event Bursa Sajadah. Acara diadakan di salah satu cabang Rumah Yatim di Bekasi.

Saya datang ke lokasi sekitar lima belas menit sebelum acara. Agak ragu saat hendak masuk ke halaman lokasi, karena Rumah Yatim cabang Bekasi ini mirip sekali dengan tempat tinggal biasa. Jika tidak ada papan nama, mungkin saya malah akan bingung.

Saat mendengar nama Rumah Yatim, saya membayangkan sebuah gedung yang luas dan dengan banyak bangunan untuk menampung para anak yatim dan piatu disana, seperti sebuah panti asuhan yang ada di kampung saya, Temanggung.

7 Destinasi Wisata Terbaik di Wilayah Indonesia Timur


Tanpa terasa, akhir tahun sudah menjelang. Selain di hari raya lebaran, akhir tahun biasanya juga menjadi waktu yang tepat untuk berkumpul dengan keluarga atau liburan. Melepaskan penat sejenak, setelah rutinitas padat sepanjang tahun.

Bagi teman-teman yang ingin menghabiskan akhir tahun dengan mengunjungi tempat-tempat wisata, berikut ini ada 7 destinasi wisata terbaik si wilayah Indonesia timur.

Sebagian besar destinasi wisata yang banyak dibahas dan populer berada di wilayah Tengah dan Barat Indonesia, seperti di Nusa Tenggara, Bali, dan Jawa. Namun sebenarnya, Indonesia yang kaya akan budaya dan keindahan alam memiliki banyak destinasi wisata menarik di belahan Timur. Pulau-pulau Papua, Sulawesi, Ambon maupun di Nusa Tenggara Timur, banyak menawarkan keindahan yang itdak kalah dengan tempat-tempat wisata lainnya.

Belakangan ini, penerbangan dari Jawa ke wilayah timur Indonesia semakin banyak. Salah satu maskapai yang melayani rute ke wilayah timur Indonesia adalah Sriwijaya Air. Tiket Sriwijaya tergolong murah karena maskapai ini menawarkan penerbangan kelas ekonomi.

Tanpa Kamu Sadari, Bisa Saja Kamu Menderita Resistensi Insulin



resistensiinsulin_rahayupawitri
Tanpa kita sadari, bisa saja kita menderita resistensi insulin.
Cek yuk, apa gejala dan bagaimana mencegahnya. 


Ngobrolin diabetes lagi yuk. Sejak ikut acara jumpa blogger bareng SunLife kemarin, saya memang semakin intens untuk mencari info tentang diabetes. Habis gimana ya, si silent killer ini memang mengerikan sekali, Nggak nunjukin gejala berarti, tahu-tahu udah kena aja.

Nah kemarin dapat info ni dari WebMD, tentang resistensi insulin. Kenapa dan bagaimana seseorang bisa menderita resisten insulin? berikut ulasannya.

Insulin termasuk salah satu hormon yang memiliki peran penting dalam sistem metabolisme tubuh kita. Hormon ini berfungsi untuk membuka sel agar gula (dalam bentuk glukosa) bisa masuk ke dalam sel tubuh untuk diuraikan sebagai energi.

Saat proses ini tidak berjalan dengan semestinya, maka glukosa akan bertumpuk dalam darah, bahkan bila tubuh memproduksi lebih banyak insulin.

Gejala resisten insulin


Biasanya, tidak ada gejala nyata yang bisa menunjukkan Sahabat menderita resisten insulin. Sahabat bisa saja sduah mengalami resisten insulin dalam waktu yang cukup lama, tanpa tahu bila tubuh Sahabat tubuh sudah tidak merespon insulin.

Hanya saja, ada beberapa bagian tubuh pada penderita resisten insulin yang menghitam. Misalnya pada leher, siku, lutut, tangan dan ketiak.

Apa yang membuat seseorang beresiko mengalami resisten insulin


1. Kurang gerak, kelebihan berat badan, dan merokok

Kemungkinan seseorang menderita resistensi insulin lebih beasar bila saat ini mengalami overweight, kurang olah raga, dan atau merokok

2. Gangguan pada darah dan jantung

Beberapa masalah pada sistem peredaran darah juga bisa menjadi penyebab resisten insulin, termasuk kadar HDL atau kolesterol baik yang rendah, kadar lemak trigliserida yang tinggi, gangguan jantung, pernah mengalami stroke, dan gangguan pembuluh darah di leher atau kaki.

3.  Riwayat kesehatan keluarga

Umumnya, orang keturunan Afrika-Amerika, Latin, orang Amerika asli, Asia-Amerika, atau mereka yang lahir dari penduduk di kepualauan Pasifik, memiliki kecenderungan lebih besar mengalami resisten insulin

Dan bila orangtua atau kakak Sahabat juga menderita diabetes tipe 2, maka resiko Sahabat mengalami resisten insulin lebih besar. Begitu juga bila Ibu Sahabat pernah menderita diabetes saat mengandung, resiko resisten insulin Sahabat juga akan semakin tinggi. 

Diagnosis resisten insulin


Tes resisten insulin sangat rumit, dan biasanya kurang nyaman untuk tubuh. Jadi, kadang dokter hanya melakukan diagnosa pre-diabetes (dengan parameter level gula darah yang lebih dari normal). 

Jika tidak mungkin Sahabat akan disarankan untuk melakukan cek kadar gula saat puasa (tidak makan selama waktu tertentu). Pilihan lainnya adalah melakukan perhitungan rata-rata dari kadar gula Sahabat selama beberapa bulan. Dan bila perolehan angkanya tinggi, maka Sahabat bisa saja dinyatakan menderita resisten insulin. 

Bisakah resisten insulin berubah menjadi diabetes?

Sebetulnya, tidak mudah bagi tubuh untuk terus-terusan menghasilkan insulin guna "memasukkan" glukosa ke dalam sel tubuh. Sel-sel pembuat insulin tersebut pada akhirnya akan rusak. Dan kondisi ini bisa memicu pada penyakit diabetes tipe 2.

Jadi, bila Sahabat memang terdiagnosa mengalami resisten insulin, cobalah ganti gaya hidup Sahabat dengan lebih sehat. Cara ini bisa mengurangi kemungkinan munculnya diabetes tipe 2.

Artikel terkait: Gejala Diabetes Tipe 2 dan Bagaimana Membedakannya dengan Kondisi Harian Kita

Jika berpotensi mengalami resisten insulin


1. Makanlah dengan benar

Kurangi makanan manis, pilihlah biji-bijian, kurangi lemak yang berasal dari hewan dan makanlah lebih banyak sayur, buah dan gamdum utuh.

Diet (baca: pola makan) semacam itu akan membantu Sahabat mempertahankan berat tubuh juga kesehatan, dan membantu sel tubuh menggunakan insulin lebih baik,

Pola makan untuk mereka yang memiliki tekanan darah tinggi (mengurangi intake garam) juga bisa menjadi alternatif. Diet rendah garam bisa mengurangi resiko resisten insulin. Terlebih bila Sahabat juga mengurangi berat badan plus lebih aktif bergerak.

Sebuah penelitian menunjukkan hubungan antara jumlah vitamin D yang rendah pada tubuh dengan kondisi tubuh yang tidak bisa menggunakan insulin dengan baik.

2. Lebih aktif bergerak

Aktivitas jelas sejalan dengan upaya melawan resisten insulin. Seperti mengikuti pola makan sehat yang membantu mengurangi berat tubuh. Olah raga juga bisa membantu sel tubuh menggunakan insulin dengan lebih baik, dan bonusnya, otot Sahabat lebih terbangun bukan? Jantung berdetak lebih cepat, dan nafas pun menjadi lebih panjang.

Pengobatan resisten insulin


Perubahan gaya hidup adalah obat terbaik untuk resistensi insulin. Tapi jika Sahabat memiliki resiko menderita diabetes tipe 2, dokter mungkin akan menyarankan penggunaan obat metfromin.

Obat ini berguna untuk mencegah atau menghambat munculnya dibaet tipe 2 diusia muda, terlebih bila Sahabat juga mengalami bobot berlebih. Metformin juga bisa membantu mencegah diabetes tipe 2 pada wanita hamil yang mengalami diabetes gestational.

Tentang gangguan metabolisme tubuh


Resisten insulin hanyalah sebagian dari gangguan metabolisme tubuh. Mereka yang mengalami gangguan ini umumnya memiliki ciri, panggul besar, kadar trigliserida tinggi, kolesterol HDL rendah, menderita tekanan darah tinggi, serta kadar glukosa darah yang tinggi. Kondisi yang bisa menjadi pemicu bagi penyakit jantung, diabetes dan stroke.

Penyakit terkait


Orang yang menderita resisten insulin, umumnya sering mengalami inflamasi di seluruh tubuh. Resisten insulin sangat berkaitan dengan penyakit jantung, dan pembuluh nadi tersumbat, gumpalan darah di arteri, penyakit hati, ginjal, PCOS (polycystic ovary syndrome). dan rematik tulang (rheumatoid arthitis).


ref: webmd.com


7 Pertanyaan Tentang Toksoplasma yang Sering Ditanyakan pada Saya

toksoplasma_rahayupawitri
Ada banyak pertanyaan yang saya terima setelah artikel 
toksoplasma saya di muat di Asian Parent Indonesia.


Untuk kesekian kalinya saya mendapat telepon terkait pengobatan toksoplasma yang pernah saya jalani.

Sejak menulis artikel "Dokter Menyatakan Saya Positif Toksoplasma" di Asian Parent Indoneasia, saya banyak sekali mendapat pertanyaan riwayat pengobatan saya.

Beberapa mengirimkan pertanyaan dengan berkomentar pada artikel, ada juga yang sms, inbok di fb, 
email, bahkan hang out.

Tulisan ini saya buat tidak karena saya merasa terusik, sebaliknya, saya sering lupa memeriksa "Permintaan Pesan" di Facebook, spam atau malah permintaan chat di Hang Out.

Jadi, bagi Anda yang sedang berjuang untuk lepas dari toksoplasma, inilah pengalaman saya saat berusaha lepas dari penyakit tersebut.

Pertanyaan tentang toksoplasma yang paling sering ditanyakan kepada saya


Butuh Ide Mengajarkan Tanggung Jawab pada Anak? Coba Trik Saya Ini



Poin penting dalam mengajarkan tanggung jawab pada anak 
adalah paham konsekuesi dari tindakan dan mampu 
berempati pada orang lain

Dulu saya pernah punya tetangga yang berasal dari Sumatera. Hobinya ni, tiap hari teriak-teriak melulu. Waktu saya tegur, dia bilang, “Cobain kalo nanti tante punya anak, bibir tante pasti jadi maju satu senti.”

Saya si, ngakak aja, waktu dia bilang gitu. Dalam hati, saya mendendam, “Akan aku didik anakku baik-baik, biar bibirku nggak ndower satu senti.”

Tapi, angan tinggalah angan, iyah…sejak puya Hana saya juga jadi hobi teriak-teriak, sampe Hana ngomel, “Ibu ni nyuruh-nyuruh mlulu!”

“Lha, kalo nggak disuruh, nggak diingetin adik nggak inget kan?” Hana pun akhirnya nyengir kalo saya sudah mengeluarkan kalimah sakti itu. (<---- itu bukan typo, sengaja).

Begitulah, guys, There is no perfect parents, trust me. Ini bukan ngeles, tapi ya, …that’s the way it is!

Tapi tetep dong ya, kita wajib mendidik anak sebaik mungkin, dan diantara kewajiban itu adalah mengenalkan dan mengajarkan rasa tanggung jawab pada anak.

Kesel aja gitu kalau lihat anak nindas temen seenak udelnya dia sendiri, suka nyontek, kabur pas jam pelajaran atau ngerokok di jalanan tanpa ingat susahnya orangtua cari biaya sekolah.

Arti tanggung jawab

Bagi saya rasa tanggung jawab itu berarti paham akan konsekuensi setiap tindakan atau keputusan yang di ambil. Rasa tanggung juga harus bisa memunculkan self-respect aka. menghargai diri sendiri dan orang lain. Hasil akhirnya, diharapakan anak akan mampu merasakan, berpikir, dan bersikap sesuai rasa peng-hargaan kepada diri sendiri dan orang lain.

Orang hebat adalah mereka yang mampu berperilaku dengan benar, saat ada atau tidak ada siapapun

Rasa tanggung jawab bukan bawaan sejak lahir


The problem is, no one was born with responsible character. Sikap tanggung jawab dibentuk dari pergaulan sosial anak sehari-hari; berdasar apa yang ia pikirkan juga pengalaman yang ia rasakan, lihat, dan ia terima.

Belajar tanggung jawab berarti belajar untuk:

1. Menghormati dan menunjukkan empati pada orang lain
2. Jujur, meski tahu konsekuensinya tidak nyaman
3. Berani mempertahankan pendapat yang menurutnya benar
4. Bisa mengendalikan diri sendiri sesuai prinsip yang ia anut
5. Mampu menghargai diri sendiri

Kalau buat saya si, konkretnya simpel aja. Misal ni, Hana harus bisa memutuskan jam berapa ia tidur, karena tahu konsekuensinya jika tidur larut, keesokan hari akan sulit bangun. Akibatnya ia akan terlambat, ketinggalan sholat subuh, berangkat sekolah buru-buru, ibu akan teriak-teriak sepagian dan seterusnya.

Sementara di lingkup sosial, ketika Hana memiliki rasa tanggung jawab, ia tidak akan mudah mem-bully teman, bisa berempati ketika ada kawan kesusahan, tidak mau diajak berbuat hal yang diluar standar sosial dan seterusnya.

Cara membangun dan menumbuhkan rasa tanggung jawab pada anak


responsible is about ourself, our decision
(pic.source:quotesgram.com)


1. Mengenalkan konsekuensi

Step yang satu ini chalengging banget. Tapi sejak kecil saya selalu tekankan padanya akan akibat tindakan yang Hana pilih.

Misalkan saat ia tidak mau mandi sore, saya selalu fokus pada akibat yang terjadi, alih-alih membujuknya dengan kata “Ada ondel-ondel”, “Nanti dikurung di kamar”, “enggak akan diajak jalan-jalan” dan seterusnya.

Ada sebuah cerita yang paling berkesan untuk saya. Hana ini punya kebiasaan, menumpuk baju kotor di bangku dekat dispenser, jarang sekali langsung masuk ke keranjang cucian. Padahal jarak keranjang cucian dan bangku hanya satu langkah saja.*KzLL!

Awal mula saya hanya ingatkan. Berhubung lupa terus, saya membuat kesepakatan sepihak yang harus Hana setujui (he he he), pokoknya baju yang tidak masuk keranjang cucian tidak akan pernah dicuci.

Sejak kesepakatan itu berjalan, Hana masih saja lupa memasukkan baju kotornya. Hingga suatu hari ia kehabisan kaos dalam, karena tidak ada satupun bajunya yang saya nyuci.

Sebagai konsekuensinya, ia harus merelakan tabungannya untuk membeli kaos dalam baru sambil menunggu kaos kotornya saya cuci. Alhamdulillah, meski sesekali masih lupa, tapi tidak pernah separah dulu.

Artikel terkait: Saya Memilih Tidak Menggunakan Reward dan Punishment untuk Mendisiplinkan Anak


2. Mengenalkan empati

Mengenalkan hal yang abstrak pada anak memang tidak mudah. Harus punya banyak akal agar tujuan pendidikan tercapai.

Untuk mengenalkan empati pada Hana saya memilih menggunakan media televisi dan dongeng.

Saat menemani Hana nonton dan ada tokoh film yang bersedih atau celaka, saya berkomentar betapa kasihannya si tokoh. Terkadang saya juga mengubah dongeng malamnya sesuai dengan pesan yang ingin saya sampaikan.

Saat ia makin besar, saya mulai ajak ia diskusi tentang tokoh cerita atau tokoh film yang ia tonton. Dan menanyakan apa pendapat Hana tentang tokoh tersebut, apa yang seharusnya si tokoh lakukan dan seterusnya. 

Saya juga mencoba menunjukkan empati saat dia merasa tidak nyaman, alih-alih mengalihkan perhatiaannya saat menangis, saya memilih untuk bertanya apa yang membuatnya menangis, bagaimana perasaan dia saat ini, serta apa yang ia harapkan agar ia merasa lebih baik.

3. Belajar jujur

“Adik, apa adik selalu celup kaki adik di sisa air hangat ini?”

“Enggak…” jawab Hana ringan sambil tertawa.

“Are you sure about it? I hear a lie on your voice?”

“He he he, iya ding. Adik celup kaki kesana.”

“Jadi kenapa adik bohong?”

“Takut ibu marah.”

Aigoo... she said that lies so easily, ambil nyengir lagi, 😒

Tidak mudah membiasakan anak untuk bicara jujur. Reaksi kita yang biasanya marah, malah akan semakin membuatnya berbohong. Anak-anak butuh tahu kalau kejujuran mereka sangat kita hargai.

Untuk itulah ketika Hana mencoba bicara jujur saya belajar untuk tidak marah, tapi menjelaskan mengapa ia tidak boleh melakukan hal tersebut.

Poinnya adalah belajar dari kesalahan yang dilakukan dan melakukan hal terbaik untuk mengoreksinya, bukannya malah mengingkari kesalahan tersebut.

4. Memupuk sikap berani

Saya paling kawatir bila Hana tumbuh sebagai anak yang penakut. Bukan takut gelap, setan dan yang lainnya, tapi saya paling kawatir jika ia takut mempertahankan pendapatnya yang benar, takut untuk membela diri, dan terlebih takut tidak punya teman hanya karena ia punya pendapat berbeda.

You know, bullies often come from such a thing, right?

Satu hal yang pertama kali saya lakukan adalah membangun rasa percaya dirinya dengan cara menghargai pilihan, dan mau mendengarkan pendapatnya. Dimulai dari hal-hal yang kecil, menghargai pilihan model baju, kombinasi baju, hingga pilihannya untuk melakukan atau tidak melakuakn permintaan saya.

Tentu hal ini tidak mudah karena kadang sebagai orang dewasa kita selalu saja berpikir apa pendapat orang lain akan situasi kita.

Tapi disinilah seninya, di satu sisi saya mencoba mengenalkan keberanian pada Hana, disisi lain saya juga belajar untuk berani dan menerima pilihan Hana meski mungkin tidak sesuai dengna pendapat orang banyak.

5. Self-control and self respect

Seorang anak yang bertanggung jawab, mustinya tidak akan melakukan hal-hal yang merugikan dirinya sendiri. Karena itu kemampuan untuk mengendalikan dan menghargai diri sendiri tentu penting untuk membangun sikap yang bertanggung jawab pada anak.

Untuk itulah paham konsekuensi dari tindakan dan pilihan Hana saya lakukan pertama kali.

Seperti nasehat lama, seseorang akan lebih mudah mengambil keputusan ketika ia tahu apa manfaat dan akibat pilihan yang diambil bukan?
(Pic.source:quotesgram.com)


6. Bantu anak membuat penilaian yang tepat

Anak-anak belajar menilai tingkah laku seseorang dari hal-hal yang ia alami sehari-hari. Dan adalah tugas orangtua untuk menekankan nilai dari setiap tindakan yang terjadi.

Suatu hari Hana pulang dengan menahan tangis, ia kesal karena temannya malah mengajaknya mengolok-olok anak lain.

“Adik seperti mau nangis?”

“Iya, aku kesal karena Fulanah ngajakin aku manggil si A bodoh.”

“Apakah A bodoh?”

“Enggak lah, dia hanya masih kecil, jadi kadang tidak tahu.”

“Lalu apa yang membuat adik kesal?”

“Fulanah itu sudah kelas dua, apa dia tidak pernah tahu kalau mengolok-olok itu tidak baik, bikin orang sedih?”

“Oh, begitu. So, do you want me to hug you?” itu yang saya katakan pada Hana untuk “mengkonfirmasi” jika saya mengerti dan menyetujui tindakannya.

Dari yang saya amati dan pelajari, Hana akhirnya tahu jika tindakannya benar, dan ia akan terus melakukan hal tersebut, lalu menjadikannya prinsip yang ia pegang sepanjang waktu.

Terkadang tidak mudah untuk membuatnya tahu apa yang harus ia boleh dan tidak boleh ia ucapkan terutama ketika berkaitan dengan perasaan, aturan, atau prinsip kepengasuhan di keluarga lain.

Ketika hal itu terjadi, biasanya kami akan terlibat diskusi yang amat panjang. Yang pada prinsipnya kita harus menghormati keputusan orang lain dan bila tidak setuju lebih baik kita katakan dengan cara yang baik. 

Kunci sukses mengajarkan tanggung jawab pada anak


1. Jadilah role model 

Sepanjang yang saya tahu dari para ahli, kunci sukses mendidik anak hanya satu, jadilah role model yang baik.

Anak-anak belajar dari keseharian saat ia berinteraksi dengan orang disekitarnya bukan. Mereka akan belajar dari cara kita bicara, mengambil keputusan, juga anggapan dan tanggapan yang kita berikan saat mereka melakukan sesuatu.

Karena itu jika kita ingin anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang bertanggung jawab, tentu kita juga harus bersikap lebih bertanggung jawab, bukan?

2. Sabarlah

Wajar si, kalau kita ingin segera melihat hasil dari didikan kita, dan berharap bisa segera ganti mengajarkan hal yang lainnya lagi. 

Tapi tidak ada hasil yang instan. Cobalah ingat bagaimana kita dulu belajar, semua butuh waktu bukan? Bisa jadi malah anak-anak saat ini jauh, jauuhhh lebih baik dari kita dulu. Jadi, bersabarlah, beri mereka waktu untuk belajar. 


Begitulah trik saya mengajarkan tanggung jawab pada anak. Alhamdulillah, sudah kelihatan hasilnya dalam beberapa hal. Sementara sebagian yang lain, terutama yang berkaitan dengan kesenangan (main hape, nonton TV, bersihin kamar tidur) masih dalam proses belajar.

Semoga pengalaman saya dalam mengajarkan tanggung jawab pada anak bermanfaat ya, Sahabat. Atau Sahabat RPB punya tips lain untuk mengajarkan tanggung jawab pada anak? Bagi yuk, di kolom komentar.

7 Hal yang Paling Sering Ditanyakan Tentang Diabetes



caracegahdiabetes_rahayupawitri_penuliskonten
Diabetes, salah satu jenis penyakit yang paling sering kita dengar.
Tapi, tahukah Anda apa sebenarnya diabetes itu?

Lebaran tahun ini, saya pulang ke Bekasi dengan membawa banyak kesan. Tidak hanya karena saya berkesempatan bertemu dengan lebih banyak keluarga besar, tapi juga ada cerita sedih yang saya bawa pulang.

Salah seorang kakak sepupu, yang November tahun lalu masih sehat dan bugar, lebaran tahun ini saya jumpai kesehatannya menurun drastis karena penyakit diabetes. Begitu banyak perubahan yang saya lihat.

Yang semula terlihat gagah, selalu menyapa dengan senyum hangat, kini,- jangankan tersenyum, baru berniat ngobrol saja, air mata sudah mengalir deras, tak sanggup Beliau kendalikan. Badannya pun melemah, dan terlihat banyak kehilangan berat badan. Sepertinya, diabetes telah mengambil sebagian kehidupan Beliau….

Jadi, ketika awal bulan lalu Sun Life Financial mengadakan acara jumpa Blogger dengan tema "Cegah, Obati, dan Lawan Diabetes", dengan antusias saya mendaftarkan diri.

Saya ingin tahu, tentang penyakit yang satu ini, dan bagaimana penyakit ini bisa merenggut banyak kehidupan juga kesehatan begitu banyak orang.

Sun Life dan Kampanye "Cegah, Obati dan Lawan Diabetes"


Berdasarkan survey Ipsos pada tanggal 14 Juli hingga 3 Agustus 2015, tentang sikap hidup sehat dan aktif penduduk, harapan kesehatan di masa depan, juga harapan akses kesehatan penduduk di 9 negara Asia, Sun Life Health Index melihat jika saat ini 73% penduduk di Indonesia telah menganggap menjadi sehat adalah hal yang sangat penting. Selain itu, hampir sebagian besar penyakit jantung, diabetes, dan pernafasan masih dapat dicegah.

Sun Life kemudian mengambil kesimpulan jika masih ada ruang, juga waktu untuk harapan baru yang #lebihbaik di Indonesia. Untuk itulah, bekerja sama dengan Kementrian Kesehatan, Sun Life kembali mengadakan acara Jumpa Blogger dalam rangka kampanye "Cegah, Obati, dan Lawan Diabetes".

Acara dibuka dengan sambutan dr. Lily S Sulistyowati, MM, Direktur Penyakit tidak Menular, dari Kementrian Kesehatan. Beliau memaparkan bila saat ini diabetes telah menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia.

Diabetes tidak hanya masalah kesehatan, tapi juga mempengaruhi penderita secara ekonomi. Di Indonesia sendiri, penyakit ini telah memberikan beban ekonomi sebesar Rp313,64 miliar dalam periode Januari-Juni 2014. Karena itu, sangatlah wajar jika kita mulai waspada dengan penyakit ini.

7 Hal yang Paling Sering Ditanyakan Tentang Diabetes

caracegahdiabetes_rahayupawitri_penuliskonten
Ibu Lily (kiri), Direktur Penyakit Tidak Menural dari Kementrian Kesehatan.
Prof. Soegondo, ahli Diabetes Indonesia


Ada banyak pengetahuan tentang diabetes yang saya peroleh dari acara ini. Prof. Sidartawan Soegondo, MD, PdD, F.A.C.E memaparkan serba-serbi diabetes dengan sangat lugas. Unikya, Profesor Soegondho terlahir dengan gen diabetes, namun saat ini Beliau terlihat masih segar dan sehat, bahkan Beliau mengisi acara Jumpa Blogger kemarin dengan penuh semangat.

Oya, saya rangkumkan ilmu yang profesor bagikan saat itu, dalam 7 pertanyaan yang paling sering ditanyakan tentang diabetes berikut ini, kebetulan saat ngobrol dengan ibu-ibu kemarin, pertanyaan mereka selalu saja sama, apa gejalanya, bisakah dicegah, benarkah tidak boleh makan makanan yang mengandung gula dan seterusnya.

Jadi, mari kita diskusikan pertanyaan tersebut satu-persatu.

Pertanyaan tentang diabetes #1. Apa gejala diabetes?

Pertanyaan itu yang paling sering terucap saat saya bertanya pada ibu-ibu di sekolah Hana.

Gejala umum yang telah banyak diketahui biasanya adalah sering buang air kecil, berat badan menurun drastis, dan mudah mengantuk.

Tapi sebenarnya ada sepuluh gejala diabetes yang perlu kita waspadai. Dan sayangnya kesepuluh hal tersebut tidak muncul bersamaan. Bertahap, dan akhirnya kita baru sadar ketika hasil skrinning diabetes kita semua diluar standar.

caracegahdiabetes_rahayupawitri_penuliskonten


Mudah merasa lelah, sering berkemih terutama dimalam hari, dan mudah merasa haus, pusing adalah beberapa gejala diabetes.

Ketika ada banyak gula dalam darah, satu-satunya jalan untuk menguranginya adalah dengan berkemih. Hal inilah yang kemudian memicu seseorang mudah merasa haus.

Gejala lain yang biasanya muncul adalah kehilangan berat badan secara mendadak, penglihatan berkurang, luka pada kulit sulit untuk sembuh, infeksi kandung kemih, dan pada wanita, bisa saja merasa gatal disekitar daerah genital.


Pertanyaan tentang diabetes #2. Benarkah penderita diabetes tidak boleh makan makanan yang mengandung gula?


Menurut Profesor Soegondho, kuncinya ada pada perencanaan makanan, dan total karbohidrat yang dikonsumsi, bukan jenis karbohidratnya.

Alasan mengapa jumlah gula harus dibatasi

Seusai tubuh mencerna makanan menjadi gula (karbohidrat, sumber tenaga), darah akan membawa sumber tenaga tersebut ke seluruh tubuh. Akibatnya, level gula dalam darah pun naik.

Kenaikan itu memicu tubuh untuk melepaskan hormon insulin. Pada kondisi normal, hormon inilah yang akan bekerja memecah gula menjadi energi bagi tubuh kita. Dan dengan terurainya gula yang ada dalam darah, maka level gula darah pun akan kembali normal

Gula yang tidak terpakai pada saat itu akan disimpan dalam hati, otot atau disimpan dalam bentuk lemak sebagai cadangan tenaga.

caracegahdiabetes_rahayupawitri_penuliskonten
Gandum pun juga mengandung karbohidrat aka. gula


Pada penderita diabetes, proses penguraian gula tidak berjalan dengan sempurna.

Pankreas pada Penderita diabetes tipe 1, tidak bisa menghasilakn insulin. Kondisi ini biasanya terjadi sejak bayi lahir. Karena itulah para penderita diabetes tipe 1 butuh suntik insulin setiap hari.

Beda halnya dengan diabetes tipe 2, tubuh tetap memproduksi insulin hanya saja tubuh tidak merespon dengan baik (resisten insulin). Akibatnya, gula tidak terurai dengan sempurna.

Itulah alasan mengapa bukan jenis sumber karbohidratnya (sumber gula) yang menjadi fokus utama, tapi berapa jumlah gula masuk ke dalam tubuh.


Ada dua ukuran yang bisa dipakai untuk mengukur porsi makanan bagi penderita diabetes. Yang pertama adalah memakai sistem membagi 4 bagian piring, dan yang kedua dengan sistem Zimbabwe Hand Jive.

caracegahdiabetes_rahayupawitri_penuliskonten


Pertanyaan tentang diabetes #3. Apa penyebab diabetes, benarkah karena terlalu berlebih mengkonsumsi gula?

Diabetes terjadi ketika tubuh mengalami penurunan produksi insulin atau malah pemanfaatan insulin. Dari kedua hal tersebut, diabetes dapat dibagi menjadi dua, yaitu diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2.

Pada diabetes tipe 1, pankreas sama sekali tidak memproduksi insulin. Diabetes tipe 1 banyak pada anak-anak atau orang dewasa muda.

Diabetes tipe 2, adalah jenis diabetes yang paling umum terjadi. Sembilan puluh persen diabetes yang terjadi saat ini, adalah diabetes tipe 2. Diabetes ini terjadi karena pankreas tidak cukup menghasilkan insulin yang dibutuhkan untuk menguraikan gula. Atau malah, jika pankreas bisa menghasilkan cukup insulin, tubuh tidak bisa menggunakannya dengan benar.

Diabetes tipe 2 banyak terjadi pada orang dewasa, dan lebih sering ditemukan pada mereka yang mengalami obesitas atau overweight.

Jadi, tidaklah benar jika gula menjadi penyebab seseorang terkena diabetes

Penyebab utama pada diabetes tipe 1 sudah jelas, yaitu bawaan lahir. Sementara untuk diabetes tipe 2, faktor riwayat keluarga, usia, ras, kurangnya aktivitas fisik, tekanan darah tinggi, obesitas, diet (baca: pola makan) yang tidak sehat, dan ibu hamil yang mengalami diabetes tipe 2; adalah pemicu meningkatnya resiko seseorang terkena diabetes.

Pertanyaan tentang diabetes #4. Jadi, adakah cara mencegah diabetes?

Kita tidak pernah bisa mengubah riwayat kesehatan keluarga, usia, juga ras bangsa kita. Tapi berat badan dan kebugaran tubuh bisa kita kendalikan.


caracegahdiabetes_rahayupawitri_penuliskonten


Jika Sahabat RPB memiliki resiko terkena diabetes, maka berkonsultasilah pada dokter apa langkah terbaik untuk menurunkan resiko terkena diabetes.

Dan bagi Sahabat yang masih dalam kondisi sehat, maka perlu sekali untuk menjaga berat badan, usahakan untuk selalu meningkatkan aktivitas fisik paling tidak 30 menit sehari, makan makanan sehat (3-5 porsi buah dan sayuran), hindari merokok dan minuman beralkohol, serta kelola stres dengan baik.

Pertanyaan tentang diabetes #5. Bolehkah seorang wanita penderita diabetes hamil?

Wanita penderita diabetes tetap bisa mengandung dan melahirkan bayi yang sehat selama kadar gula dalam darahnya terkontrol dengan baik.

Jika Sahabat wanita saat ini sedang merencanakan kehamilan, ceritakan dan tanyakan pada dokter yang menangani kesehatan Sahabat tentang kemungkinan tersebut dan apa saja yang harus Sahabat lakukan.

Pertanyaan tentang diabetes #6. Bagaimana mengetahui jika saya terkena diabetes?

Seperti disebutkan diatas, gejala diabetes seringkali tidak nampak karena mirip dengan beberapa penyakit tidak menular lainnya. Terlebih semua gejala tersebut, seringkali terjadi bertahap, sehingga kita tidak menyadari bahwa kita beresiko menderita diabetes.

Untuk itu, lakukanlah skrinning diabetes secara teratur, terutama bila Sahabat telah mulai memasuki usia 35 tahun.

Ada beberapa tes yang bisa dilakukan yaitu
  1. GDS atau Gula Darah Sewaktu
  2. GDP atau Gula Darah Puasa
  3. Hemoglobin Glikat (HbA1C), berguna untuk menunjukkan seberapa baik gula darah setelah kontrol 3 bulan.
  4. TTGO (Tes Toleransi Glukosa Oral)

Pertanyaan tentang diabetes #7. Apakah diabetes bisa sembuh?

Sayangnya, tidak. Sekali terkena, seumur hidup harus berobat.

Diabetes adalah penyakit tidak menular yang bisa memicu timbulnya penyakit yang lain, seperti gagal ginjal, kerusakan saraf, mata, penyakit kardiovaskular, stroke, dan lain sebagainya.

Untuk itulah, pengobatan teratur dan berkelanjutan sangat diperlukan untuk mencegah tejadinya komplikasi.

caracegahdiabetes_rahayupawitri_penuliskonten
Diabetes bisa memicu aneka jenis penyakit


Mengingat begitu banyaknya resiko dan akibat yang bisa ditimbulkan oleh diabetes, alangkah bijaknya jika kita mulai memperbaiki pola hidup kita selama ini. Bergerak lebih aktif, selektif terhadap makanan, dan ganti tumpukan snack di kulkas dengan buah-buahan.

Bagaimanapun, kesehatan kita tidak hanya untuk diri kita sendiri, tapi juga orang-orang disekitar kita, bukan?

Sampai jumpa diartikel diabetes lainnya ya, … Salam!

Grow n Health, Suplemen untuk Mengatasi Anak Susah Makan

suplemenanaksusahmakan_rahayupawitri


Awal bulan ini, gejala tipes Hana kambuh lagi. Entah karena kecapekan atau tegang menghadapi Ulangan Tengah Semester, di hari 4 ulangan, dia ambruk. Badannya panas hingga 39⁰ C. Sedihnya lagi, gejala tipes Hana juga disertai dengan bapil yang hebat. Selama hampir seminggu lebih, tidur Hana terganggu.

Ketika akhirnya membaik, selera makan Hana malah menurun drastis, susah makan apa pun, meski roti keju favoritnya.

Jika biasanya pulang sekolah ia bisa menghabiskan segelas jus, sepiring nasi, plus beberapa potong snack, kini hanya satu potong snack saja yang ia habiskan. Ia terus-terusan mengeluh kecapekan, dan ingin tidur.

Duh, ibu mana yang tak sedih melihat perubahan anak seperti itu.

Bingung dengan perubahan Hana, saya sempatkan melihat catatan kesehatannya, sepertinya sejak masuk sekolah dasar ia mulai mudah sekali sakit. “Kaget dengan perubahan jadwal dan beban sekolah paling, Na,” begitu kata-kata ibu tetangga disekitar rumah. 

Ya, bisa jadi seperti itu. Perubahan jadwal dari pra-sekolah ke Sekolah Dasar bisa jadi penyebabnya. Tapi tentu, tidak bisa dibiarkan begitu saja. Jadi saya pikir, memperbaiki daya tahan tubuh Hana adalah salah satu solusinya. Dan langkah awal yang harus saya ambil adalah memperbaiki selera makan Hana terlebih dahulu.

Grow N' Health, Suplemen untuk mengatasi anak susah makan dan membantu daya tahan tubuh anak


Jujur, saya bukan tipe ibu-suplemen-atau-vitamin-minded. Bagi saya, selama anak pertumbuhannya masih dalam batas standar, selera makan oke, suplemen dan vitamin tidaklah perlu. Karena itu, ketika akhirnya berniat memilih suplemen saya memilih suplemen yang dibuat dari bahan alami terlebih dahulu.

Beruntung bulan ini saya mendapat kesempatan untuk mencoba Madu Grow and Health. Madu murni yang dikombinasikan dengan ekstrak kulit buah manggis, temulawak, dan ikan gabus. 

Kandungan Madu Grow N' Health



Seperti disebutkan pada kemasannya, setiap 15ml Madu Grow N' Health, mengandung:

1. Madu murni 23,2gr; kandungan vitamun dan nutrisi dalam madu berguna dalam proses pertumbuhan anak.

2. Ekstrak kulit manggis 120mg; kulit manggis mengandung antioksidan yang berguna untuk menambah kekebalan tubuh anak. 

3. Ekstrak temulawak 168mg; berguna menjaga fungsi hati, penambah nafsu makan.

4. Ekstrak ikan gabus (dalam bentuk Albumin) 480mg; zat albumin pada ikan gabus, sangat berguna untuk meningkatkan kecerdasan anak.

Aturan pemakaian: 

  • Tidak untuk anak dibawah 1 tahun
  • Diberikan 3 x 2 sdt sehari
  • Diminum sebelum makan dan sebelum tidur

Madu Grow N' Health, diformulasikan untuk anak usia 1 tahun keatas hingga 12 tahun, tapi bisa juga di konsumsi untuk anak diatas 12 tahun, dengan takaran yang disesuaikan. 
Untuk penyesuaian takaran ini, Sahabat bisa menghubungi situs resmi Grow N' Health care center di


Situs resmi Grow n Health: grownhealth.org
Instagram : grownhealth
Email : tanya@grownhealth.co.id
Fans Page : GrowNHealth
Twitter : GrowNHealth

Cara mendapatkan Madu Grow N' Health

Untuk saat ini Madu Grow N' Health bisa didapatkan secara online dengan menghubungi no kontak yang tertera pada gambar berikut

WA: 087 834 464 222
BBM: D29550E4

Oya, Ayah dan Ibu bisa mendapatkan diskon 10% dengan mencamtumkan kode KBGNH33 pada saat pembelian. 


Review Madu Grow N' Health

Hana sebetulnya tidak begitu suka dengan madu, kecuali kalau dia tahu dia akan sakit, atau terpaksa harus minum obat, yang menurutnya, bau dan pahit. 

Jadi, saya coba memberikan madu Grow N' Health ini dengan cara mengoleskannya pada roti bakar, atau mencampurnya pada susu. 

Aneka cara mengkonsumsi Madu Grow N' Health
Tidak seperti madu produksi Indonesia yang pernah saya coba, Madu Grow N' Health ini tidak terlalu manis, dan tidak eneg. Mungkin itu sebabnya, ketika dikonsumsi dengan makanan atau minuman lainnya, rasanya bisa tercampur sempurna. 

Biasanya, jika minum susu formula, Hana tidak pernah habis; segelas 250ml pun pasti sisa. Tapi sejak saya campur dengan madu Grow N' Heath, pasti tandas habis. 

Saat post ini ditulis, Hana sudah mengkonsumsi Madu Grow N' Health ini selama dua minggu. Alhamdulillah, sekarang selera makan Hana sudah mulai kembali seperti semula. 

So, I think I said Yes about this product. 


Grown n Health, Suplemen untuk Mengatasi Anak Susah Makan
Review dilakukan oleh Rahayu Pawitrion 2016 Oktober 30
Rating: 4

Butuh Rekomendasi Tempat Nongkrong? Colek Aja Ria Tumimomor



00.50 AM ...

Sstt.... saya baru saja menghabiskan dua potong roti bakar. Padahal sudah hampir sebulan ini saya nggak mau ngopi atau ngemil kue saat nulis dini hari. Semua gara-gara mampir di blog mbak Ria Tumimomor, pemilik blog dengan "Ria The Chocolicious."

Jadi, siang tadi sempat kepoin akun Instagram mbak Ria (@riamrt) yang isinya hampir semua makanan dan tempat-tempat hangout. Penasaran, malamnya saya mampir ke blog mbak Ria, nguplek-nguplek semua cerita di balik aneka makanan yang terpajang si Instagram.

Dan hasilnya, saya laper.... Ngebayangin martabak telur dengan tumbukan kentang, trus dicocol sambel huaa.... Lari ke dapur ambil roti tawar ha ha ha.

Ria Tumimomor, the BatMan blogger


Ini bukan Batman hero-nya kota godham city, tapi BatMan itu singkatan dari Batak Manado. Mbak Ria memang blasteran Batak Manado.

Saya kenal blog mbak Ria pertama kali saat melihat salah satu post blog berbahasa inggrisnya  mampir di timeline G+ saya. Kalau nggak salah waktu itu cerita tentang bis di Jakarta, trus post kedua tentang keselnya mbak Ria saat ada yang salah menyebut namanya.

Awalnya saya bingung kenapa mbak yang satu ini suka sekali share artikel orang lain, tapi setelah lama kenal, baru saya tahu jika blog Ria Play with The Clothes dan My Life on The Bus adalah milik mbak Ria juga.

Dari cara mbak Ria nge-blog ini, saya merasa Beliau tipe orang yang rapih banget, everything must be stucked up in the order. Tulisan yang teralal di luar kategori Chocolicious, Beliau pisahkan dalam katergori blog lain, salah satu cara seorang blogger profesional.

Memisahkan kategori blog juga akan membantu branding seorang blogger, akan dikenal sebagai apakah dirinya. Memisahkan kategori blog juga mempermudah seorang blogger untuk menentukan tulisan yang tepat serta perilaku blogger terhadap blog-nya.

Seneng rasanya melihat seorang blogger yang konsisten seperti mbak Ria ini. Pengalaman yang dituliskannya pasti banyak, blog-nya pun pasti sering update.

Gagal fokus gara-gara sepatunya... LOL!

Jalan-jalan di blog mbak Ria, seolah nggak pernah puas, banyak sekali sekali rekomendasi tempat jajan atau nongkrong, review makanan, cerita travelling yang bisa kita baca disana. Gaya penyampaiannya ceritanya yang mengalir, membuat cerita kesehariannya enak dibaca dan ujungn-ujungnya betah untuk terus klik sana dan sini.

To me, it’s just nice to know her. So, if you look for inspirational-daily-stories Rias’ blog is something I will recommend to you. Check her latest updates from her social media below


www.riatumimomor.com
IG: @riamrt
Twitter: @RiaTumimomor
Facebook: RiaWritingWorld






Trik Meringkas Materi Materi Pelajaran dengan Pohon Pikiran


mindmap_carameringkaspelajaran_rahayupawitri_penuliskonten
Mind mapping, salah satu cara efektif meringkas materi pelajaran


Sore itu ketiga kalinya Hana betanya apa jawaban untuk soal-soal pekerjaan rumahnya. Ketika saya tanya apakah disekolah tidak diajari bagaimana menjawab soal-soal yang diberikan, “By reading your previous material for instance?”

“Enggak. Nggak pernah diajari gitu.”

Ho ho ho .... Saya jadi muter otak gimana cara memberikan kail padanya.

Kalau saya suruh baca materi, paling hanya berbusa doang. Bakalan lama untuk paham dan mampu jawab soal. Saya pun juga males kalau suatu saat nanti harus mengulang materi yang sama untuk soal yang berbeda.

Jadi sore itu, saya minta ia menutup PR-nya dan membaca materi terlebih dahulu.

Dengar kata “membaca” wajahnya mulai mendung he he he. Ah, anak ini memang bukan anak linguistik. Barisan huruf di buku susah sekali menarik hatinya; kecuali judulnya sudah ada tulisan “Dongeng” atau “Kartun”.

Saya harus bisa membuat Hana memahami bacaannya tanpa ia merasa terpaksa.

Lalu saya ingat bila saat ini Hana sedang suka sekali menggambar dan mewarnai. Jadi menurut saya, metode belajar yang menggabungkan membaca, menggambar, sekaligus mewarnai akan cocok untuknya. I think she’s a visual or spatial person. Itu artinya mind mapping bisa jadi hal yang asik baginya. Okay, let’s give it a try!

Mind mapping, trik asik meringkas materi pelajaran

mindmap_carameringkaspelajaran_rahayupawitri_penuliskonten

Sebetulnya terlalu naif si, meminta seorang anak kelas 1 SD untuk belajar memahami materi. Tapi saya hanya ingin Hana belajar efektif, sedini mungkin. Menurut saya, sayang waktu yang sudah ia habiskan untuk membaca kan? (semoga ini tidak menggambarkan jika saya seorang embok yang ambisisus, ya he he he).

So, here we’re go, let’s reading, drawing and coloring!

Saya sangat suka dengan mind mapping, peta pikiran. Materi yang berlembar-lembar bisa menjadi hanya selembar saja.

Materi pelajaran biasanya ditulis dengan banyak kalimat pengantar, cerita, dan ilustrasi gambar. Cara penyampaian materi diatas, akan sangat asik untuk anak-anak dengan tipe linguistic. Karena mereka akan belajar dengan sangat baik ketika mendapatkan penjelasan secara tertulis.

However, it would be so tiring and boring for spatial/ visual person.

Anak-anak tipe visual akan sangat cocok belajar dengan gambar, diagram, memahami kata kunci, atau bila materi lebih banyak tulisan, maka tulisan harus ditulis semenarik mungkin (misal dengan banyak warna).

3 Langkah membuat pohon pikiran aka. mind mapping


1. Kenali topik bacaan

Kita akan semangat belajar, ketika kita tahu manfaat dan apa yang sebenarnya sedang kita pelajari bukan? Jadi saya memulai memperkenalkan mind mapping dengan membaca peta konsep.

Peta konsep biasanya ada di bagian paling depan buku atau sebelum uraian materi pelajaran.

2. Jadikan topik atau tema pelajaran sebagai titik awal peta pikiran

Bentuk asli mind mapping sebetulnya seperti gambar dimuka. Tapi bagi saya, hal itu mungkin akan sangat memusingkan bagi Hana. Jadi saya memodifikasinya dan membuat mind map lebih sederhana dengan gambar pohon. Dan namanya pun jadi berubah, pohon pikiran he he he.

Topik atau tema pelajaran saya letakkan pada batang pohon, dan cabang atau rantingnya sebagai materi penjelas dan contoh.

mindmap_carameringkaspelajaran_rahayupawitri_penuliskonten


3. Satu cabang, satu kata kunci

Dalam buku “Buku Pintar Anak Jenius” karangan Adam Khoo, disebutkan jika mind mapping adalah alat pembuat catatan penting. Jadi, satu garis cukup mengandung satu kata saja.

Saat kemarin mengajak Hana meringkas materi dengan pohon pikiran, saya letakkan satu kata kunci pada setiap cabangnya, dan menjadikan pikiran penjelas pada daun-daunnya.

Lakukan dengan tanya jawab

Meskipun saya sudah menjelaskan pada Hana tentang pohon pikiran dan apa fungsinya, tetap saja saya belum bisa melepaskan Hana untuk menggambar dan membuat sendiri pohon pikirannya.
Jadi kemarin saat Hana belajar tentang “Dua Kalimat Syahadah” , materi keempat Agama Islam untuk kelas 1 SD, saya bertanya pada Hana,

“Adik baca apa?”

“Bagaimana bunyinya?”

“Kapan dibaca?”

“Apa arti dari tema yang adik baca?”


dan seterusnya....

Nah, itu lah cara saya membantu anak memahami materi pelajaran. Jika kebetulan putra/ putri Sahabat adalah anak dengan tipe atau pemebelajar seperti Hana, maka pohon pikiran atau mind map ini bisa jadi adalah trik yang cocok untuknya.

mindmap_carameringkaspelajaran_rahayupawitri_penuliskonten


Oya, saya juga punya beberapa variasi dari mind map ini. Saya membuatnya dalam bentuk rumput, juga cloudy map. Pilihan yang terakhir saya pilih, karena kebetulan Hana suka dengan dongeng “Awan kecil”. Jadi saya gunakan saja bentuk awan sebagai salah satu bentuk mind map.

Semoga pengalaman saya membantu Hana belajar ini bermanfaat untuk njenengan semua ya... Salam, dan selamat nonton drakor *eh!

Jangan Jadi Penjual/ Sales Nyebelin

rahayupawitri_penuliskonten
Jaman boleh berganti, tapi nilai-nilai dasar sosial akan tetap ada.
Behave, please! (pic. source: pixabay.com)


Kemarin pagi sempat kaget saat buka chat di WA kok tiba-tiba ada nomor tak dikenal dan ngajak untuk arisan sebuah barang.

Who is she? How come she make such offering?

Bukan masalah apa yang ia tawarkan si, tapi caranya itu lho.

Setahu saya aplikasi chat seperti WA, BBM hanya bisa diketahui ketika seseorang memang memberkan nomornya pada orang lain. Karena itu saya menganggap aplikasi seperti ini seharusnya private. So, how can she find out my number?

Selidik punya selidik ternyata dia adalah salah satu peserta dari grup yang saya ikuti.

Anda seorang penjual atau sales? Behave, please!


Saya pernah baca sebuah buku tentang bagaiamana menjadi seorang guru bahasa Inggris yang efektif. Meskipun hampir seluruh isinya saya lupa, tapi ada satu nasehat yang terus saya ingat sampai sekarang,

Mereka, calon-calon murid Anda bisa saja memiliki pengetahuan dan pengalaman yang lebih baik Anda, jadi jangan sombong seolah Anda paling tahu dan paling baik diantara murid-murid Anda

Meskipun sudah tidak ngajar lagi, tapi nasehat itu selalu saya ikuti dan terapkan sampai saat ini. Saya percaya setiap orang pasti memiliki kelebihan masing-masing, meskipun orang itu berprofesi tukang sampah atau tukang sol sepatu keliling.

Jadi, ketika bertemu dengan orang baru wajib bagi saya untuk menjaga sikap saya agar tak melukai perasaan mereka.

Every one has their own diamond

Lalu apa hubungan dengan jangan jadi penjual atau sales nyebelin?

Berjualan secara online, memang membuat kita tak pernah bertemu dengan customer yang kita tawari. Sehingga kita tidak pernah tahu bagainilai-nilai sosial seperti yang ia pegang. Karena itu akan lebih baik bila melakukan penawaran dengan mengikuti kaidah-kaidah nilai sosial standar.

You may not meet customer face to face, however, it doesn’t give you any privilege to behave as you want.

Misalkan dengan mengenalkan diri terlebih dahulu, memberikan informasi darimana mendapatkan nomer atau data diri si calon customer, barulah buat penawaran.

Orang yang menawarkan arisan diatas, akhirnya saya tegur. Ia pun minta maaf. Tapi sayang, ada kalimat yang terkesan sombong menurut saya. Diakhir permintaan maafnya ia menambahkan, “Jika nggak suka silahkan hapus saja chat ini”

Oh... You’ve made a mistake twice, dear!

Saya paling sebel dengan penjual seperti ini. “Maaf” tak selamanya bisa meyelesaikan semua masalah. Kesan yang saya peroleh sudah nyebelin, ditambah kalimatnya itu lho... Sorry, blocked!

Sedih rasanya, sepertinya sopan-santun memang sudah satu persatu pergi dari negeri ini. Saya jadi berpikir, jika kita sebagai orang dewasa sudah gagal bertingkah laku sopan, lalu apa yang kita harapkan dari generasi kita?

Times may change, but basic value will remain unchange , “Take 2, Full House”

Pengen Nyoba Jadi Penulis Konten? Siapkan Diri untuk Kerja Lembur


You must able to meet deadline on time with no excuses, including sick

Percaya atau tidak, kalimat dalam kutipan diatas adalah salah satu syarat untuk mendaftar sebagai penulis konten pada salah satu situs life style.

Terdengar agak kejam? Hmm... bisa jadi ya, bisa juga tidak.

Siapa saja yang memulai membuka situs,-baik untuk tujuan memperkenalkan atau malah memperkuat brand yang telah dimiliki-, maka orang tersebut bisa dikatakan telah mulai melakukan digital marketing.

Dan dalam dunia digital marketing, setiap pelakunya pasti berlomba-lomba untuk menjadi yang pertama muncul pada halaman pertama mesin pencari. Atau jika tidak, mereka akan berusaha mendapatkan trafik setinggi-tingginya pada situs mereka.

Sayangnya, dunia digital tak pernah bisa menunggu. Setiap menit ada jutaan informasi yang di update dari banyak situs, dari seluruh belahan dunia. Dan mereka yang terkini,  dan memiliki info akurat, itulah pemenangnya.

Jadi, wajar jika kemudian ada yang mensyaratkan penulis kontennya tidak boleh melewatkan satu jadwal pun, dengan alasan apa pun, termasuk sakit.

Tidak mudah? Iya .... he he he

Jadi, itukah alasan kenapa penulis konten harus selalu lembur?

Ya nggak juga sih, tergantung dari beban pekerjaan masing-masing. Ada yang setiap hari wajib menyelesaikan puluhan artikel, atau seperti saya, yang musti update beberapa situs setiap hari. Belum lagi kalau klien lama nyolek minta tolong untuk menerjemahkan.

Kerja lembur sebetulnya bukan gaya bekerja yang saya suka. Karena paginya pasti capek banget, trus ujung-ujungnya malah nggak bisa maksimal kerja. 



Tapi kadang kondisi sudah tidak bisa diakalin lagi. Semua pekerjaan rumah tangga sudah dijadwalkan, sudah disiplin memenuhi jadwal, kecepatan kerja sudah ditingkatkan; tapi ya itu, kadang ada saja gangguan yang tidak bisa dielakkan.

Seperti saat saya menulis post ini. Semua sudah di setting agar bisa mulai menulis di pagi hari. Dan ya, semua berjalan sesuai rencana. Tapi, ketika baru sampai paragraf tiga, tiba-tiba ipar datang, curhat sampai hampir dua jam.

Artikel terkait: Sebel nggak bisa disiplin? Coba Rencanakan saja, Waktu Kegagalanmu!

Dari pengalaman selama ini, telat jadwal 15 menit jadwal sehari masih bisa terkejar, tapi begitu telat 30 menit, wasaalam deh. Pasti ngalamat lembur.

Dari pengalaman juga saya belajar, lebih baik semua dikerjakan sekarang, karena kalau ditunda lagi, esok hari malah akan semakin banyak pekerjaan. Seandainya target hari ini 3 artikel, besok juga sama. Karena ada yang ditunda, berarti esok hari harus 4 kan? Ya, kalau semua berjalan sesuai rencana, jika tidak? Wah...!

Trik lembur maksimal untuk penulis konten

Yang namanya sudah lembur, tentu pengen dong kerjaan maksimal. Jangan sampai sudah dibela-belain mengurangi jam tidur, tapi kerjaan nggak kelar juga. Nah, saya punya beberapa trik ni, agar kelak, kalau Sahabat terpaksa lembur, waktu yang Sahabat gunakan bisa maksimal.

1. Matiin semua media sosial

Malam hari biasanya suasananya sepi, jadi bawaanya pengeennn ngobrol aja. Nyari teman istilahnya. However, lembur model begini, dijamin nggak akan menyelesaikan pekerjaan. Biasanya malah nggak fokus, asik komen, ngenggosip, curhat, ... Pekerjaan paling di tengok satu dua menit. Tahu-tahu satu jam lewat, tapi baru dapat 3 kalimat, he he he.

Jadi, kalau memang butuh “teman”, lebih baik dengerin musik, atau muro’tal aja. Dijamin lempeng deh, lemburnya.

2. Sedian cemilan dan air minum

Kerja malam kadang memang bikin perut mudah lapar. Ya, mungkin karena udah lewat jam makan malam, ya....

Jadi, coba sediain cemilan buat teman begadang. Akan lebih baik kalau pilih cemilan yang tidak terlalu banyak mengandung gula atau karbohidrat yang berlebihan. Gula (kelompok bukan fruktosa) cepat sekali di urai tubuh, ujung-ujungnya malah bikin perut mudah keroncongan.

Dulu saya suka sedia cemilan apa aja, yang penting bikin perut anteng. Nggak tahunya berat badan pun meluncur sampai 59kg. Akhirnya sekarang lebih suka milih buah seperti pisang, labu kuning (seratnya okeh banget ni), plus segelas air hangat.

3. Sempatkan olah raga

Kalau lembur sudah jadi habit, usahakan esok harinya olah raga. Ada dua alasan kenapa saya menyarankan olah raga.

Pertama, olah raga membuat peredaran darah lebih lancar, dan membuat tubuh kita tahan melakukan aktivitas lebih banyak. Alasan kedua, lembur nulis sama arti duduk lebih banyak. Tahu kan kalo kebiasaan duduk terlalu lama bisa menimbulkan aneka penyakit kardiovaskular.

Jadi, kenali jenis olah raga yang cocok buat kamu, dan lakukan paling enggak 30 menit aja sehari.

4. Konsumsi vitamin tambahan

Ingat banget waktu bulan Agustus kemarin saya harus ikut 3 kursus online, plus merintis usaha kepenulisan konten. Otak rasanya diperas, setiap hari berkejaran dengan jadwal belajar, jadwal nulis, menyelesaikan pekerjaan rumah... capek banget!

Nah, saat beban kerja meningkat seperti ini, biasanya jadi mudah stres. Akibatnya metabolisme tubuh melambat, mudah pusing, atau sakit kepala. Suplemen vitamin C, Zinc, dan mangan akan membantu tubuh kita untuk mengatasi ganguan-gangguan tersebut.

Kandungan vitamin B juga akan membantu otot-otot kita tidak mudah capek, sehingga keesokan hari kita bangun dengan lebih segar.

Gimana aja, untuk penulis konten dengan beban seperti saya, badan bugar adalah hal yang utama. Jadi, pekerjaan utama sebagai ibu rumah tangga, bisa sejalan dengan pekerjaan kepenulisan saya.

Betul, kita bisa mendapat vitamin dan mineral dengan terbiasa mengkomsumsi makanan seimbang yang terdiri dari buah dan sayuran, karbohidrat utuh, serta makanan sumber protein lainnya.

Tapi ada kalanya kita tidak bisa mendapatkan jumlah vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh. Beban kerja yang meningkat dan membuat kita harus lembur, stres, baru saja sembuh dari penyakit adalah beberapa contoh yang membuat kita butuh suplemen vitamin tambahan.

Akan lebih baik jika mengkonsultasikan jumlah yang hendak dikonsumsi dengan dokter. Pasalnya tubuh dan kebutuhan setiap orang kan berbeda.


Begitulah suka-duka jadi penulis konten. Kalau pengen nyobain, siap-siap aja untuk kerja lembur. Nggak usah takut duluan, kerja malam tu juga enak kok, apalagi kalau sudah terbiasa. Bisa sambil nungguin versi Raw drakor yang lagi di baperin he he he.

Yang penting jaga kesehatan, perbaiki pola makan, dan minum suplemen multivitamin sebagai penambah daya tahan tubuh; yakin deh, then you will survive 'till the end.

Sampai jumpa di artikel berikutnya ya ...

Ide Kepengasuhan Ala Anis Khoir

rahayupawitri_penuliskonten
Pengalaman yang dibagikan,
bisa saja menjadi pelajaran bagi yang membutuhkan


Saat tahu saya menulis untuk sebuah majalah parenting, teman saya pernah berkata, jika ia lebih suka belajar atau mencari informasi kepengasuhan dari blog-blog parenting, dibanding harus mengikuti trik-trik  majalah atau situs Parenting.

Alasannya si, sederhana, blog Parenting lebih sering menulis berdasar pengalaman, berbeda dengan majalah atau situs parenting resmi, “They’re only write something you have to do, not something you have done,” begitu kira-kira pendapat teman saya itu.

Terus terang saya pun merasakan hal yang sama. Ya, karena setiap anak memanglah unik. Mereka lahir dengan ciri khasnya masing-masing, juga tumbuh dengan cara-cara mereka sendiri.

Situs-situs atau majalah parenting sesungguhnya dibuat hanya sebagai panduan, dalam prakteknya, orangtualah yang menentukan. Anak-anak bukanlah sebuah kertas kosong atau boneka, trik kepengasuhan A mungkin cocok untuk Fulan, sementara Fulanah, bisa saja harus menggunakan trik A ++.

Begitulah, membaca pengalaman mengasuh anak dari blog-blog yang ditulis oleh para momy’s blogger memang sebuah ilmu tersendiri.

Misalkan saat butuh ide untuk mainan edutoys untuk balita.

Seperti kita tahu, edutoys untuk balita biasanya mahal; selain karena harga kreativitas, bahannya pun memang pilihan. Sayangnya, edutoys seperti ini pemakaiannya hanya sebentar.

Nah, dari blog-blog parenting, biasanya kita bisa mendapat ide-ide unik agar tujuan stimulasi tercapai, tapi dompet pun tidak perlu nangis.

Mislakan ide edutoys dari mbak Anis khoir. Si embak lulusan matematika ini, membuat APE pasak konsentrasi  dan Ublek untuk meransang sensory, motorik dan fokus buah hatinya. Bahan yang ia gunakan pun sangat sederhana, dan mudah di dapatkan di sekitar kita.

rahayupawitri_penuliskonten


Tak hanya ide permainan, kita pun bisa mendapat beberapa inspirasi kepengasuhan yang pernah mbak Anis coba. Sayang, beberapa post nyelip dengan label lain, jadi Sahabat musti telaten membuka satu persatu label milik mbak Anis.

Jangan kawatir, blog mbak Anis cukup cepat loading kok, label-nya pun tidak begitu banyak (nglirik label blog sendiri yang bejibun hi hi hi), jadi tidaklah sulit menemukan post pengalaman mbak Anis mengasuh buah hatinya. 

Inspirasi parenting lain dari aniskhoir.com


Parenting sesungguhnya tidak hanya melulu masalah mendidik, mengasuh, atau membesarkan anak. Ada banyak tugas parent disana yang juga wajib dipenuhi.

Menjadi pribadi yang bahagia dan bertumbuh, bertanggung jawab dan menghormati pasangan; sebenarnyalah juga tugas orangtua. 

Dalam blog aniskhoir.com, Sahabat akan menemukan inspirasi bagaimana menjadi ibu yang berkualitas, lika-liku bertetangga, atau bagaimana bertumbuh sebagai seorang wanita. 

Betul kiranya bila blog ini menggunakan tagline Jejak, Makna, dan Inspirasi.

Ingin berbagi lebih banyak kisah dengan mbak Anis Khoir? Silahkan bagikan kesan dan pikiran Sahabat di 

www.aniskhoir.com 
atau media sosial

Facebook: anis.khoiriyah.5
Twitter: @anis_khoir01
Instagram: @anis_khoir01



Dua Versi Moonlovers Scarlet Ryeo

Moon Lovers Ep 8, mula awal kedekatan Hae Soo dan Pangeran Wang So

Ada yang sudah nonton moon lovers ep 8? Kalau yang sudah nonton versi raw, pasti merasa ada yang berbeda dengan versi yang telah diterjemahkan. Awalnya saya juga nggak ngeh, tapi setelah baca komen dari penonton drama ini, jadi ngerti deh kalau ada yang berbeda antara episode Raw dan episode yang telah di terjemahkan ke dalam bahasa inggris.



Di episode 8 Wa Soo terpilih untuk memimpin ritual memanggil hujan, menggantikan raja yang telah kelelahan. Sayangnya, penduduk tidak setuju, bahkan melempari pangeran Waa Soo dengan kotoran dan tanah.

Wa Soo yang meskipun mampu membunuh banyak orang, dan terlihat tegar dengan semua tantangan, ternyata memang tidak bisa berbuat apa-apa, bila berkaitan dengan luka yang dimiliki pada wajahnya.




Wa Soo akhirnya melarikan diri karena tidak tahan dengan pandangan sinis yang orang-orang berikan padanya. Terlebih, karena Hae Soo malah takut-takut memandang, dan seolah tidak ingin melihat dirinya.



Merasa gagal, doi menyendiri di danau. Tapi bukan Hae Soo namanya kalo diem aja. Hae Soo ngejar dan mencoba menghibur Wa Soo. Ia berkata bahwa semua orang hanya mencoba bertahan hidup, dan mereka akan segera melupakan kejadian yang terjadi pada So.

So yang kesal dengan ocehan Hae Soo malah bertanya, "Apa kamu pernah berpikir, mengapa kita dilahirkan ke dunia?"

"Ya, aku pernah memikirnya. Tapi jawabannya tidak ada. Yang harus aku lakukan adalah bertahan. Akulah yang menentukan takdirku."



Malamnya, Hae Soo terbayang pertanyaan Wa Soo, kenapa kita dilahirkan ke dunia, kalo akhirnya harus menderita dan seolah nggak punya pilihan.



Saat membayangkan Wa Soo itulah, Hae Soo ingat kalau di jaman modern ia sering menutupi luka di tangannya dengan kosmetik (BB cream atau CC cream kali ya, he he he). Ia tahu bahwa yang menjadi masalah bagi Wa Soo adalah luka diwajahnya. Merasa tidak bisa diam saja melihat kesusahan Wa Soo, Hae Soo akhirnya mencoba menutupi luka Wa Soo dengan make up seperti yang biasa ia lakukan di jaman modern (andai bisa sms dan tanya apa bahan pembuat cream-nya ya?)

Nah, di bagian inilah, terlihat jelas perbedaan episode 8 pada Scarlet Ryeo ini.

Jadi setelah di make-up, Wa Soo menyatakan rasa sukanya pada Hae Soo. Ia bilang ia sudah memutuskan Hae Soo akan menjadi miliknya. Dan meminta Hae Soo untuk "menyiapkan hatinya". Aigoo, si abang mah pede banget ya...Bagian Wa Soo yang menyatakan perasaannya inilah yang ternyata hilang di episode non-Raw.



Banyak yang protes si, tapi kabarnya si, karena masalah hak privasi, jadi versi subbednya nggak bisa di upload dalam full version.

Kenapa Moonlovers Scarlet Horyeo harus selalu muncul dengan dua versi?


Awalnya, saya pikir dua versi hanya mucul di episode 8, tapi episode 9 pun ternyata sama. Salah satunya adalah adegan terakhir dimana Hae Soo meminta Wa Soo untuk menjauh darinya.

Di episode Raw, Hae Soo terlihat tidak menolak saat Wa Soo menciumnya. Tapi diepisode Sub, Hae Soo jelas-jelas terlihat menolak dan berusaha melepaskan diri. Preview episode 10 pun sudah terpotong. Versi raw sempat ada preview Wa Soo yang muntah darah, sementara di versi, tidak ada sama sekali.

Belakangan baru saya tahu, bahwa versi drama yang tayang dalam negeri Korea, emang berbeda dengan versi yang tayang Internasional. Alasannya? Nggak tahu deh. Sampai sekarang masih banyak yang bertanya-tanya. Cuma ada satu jawaban, masalah copy right he he he.

Yo wis lah, yang penting kita bisa nikmati semua kan? Toh bedanya nggak banyak banget, sekitar 01.20 menit. Sayangnya, kadang scene yang dipotong malah scene yang menarik, makanya suka banyak yang baper.

Kalau kamu gimana, biasa nonton yang versi Raw atau versi Sub-nya?