My Telkomsel, Anytime and Anywhere Assistance

by - 12/30/2013




Petang itu saya merasa sangat bahagia karena sebuah email yang masuk dalam inbok saya. Email tersebut berisi sebuah pemberitahuan bahwa saya mendapat tawaran menulis untuk sebuah website parenting. Excited rasanya. Inilah job yang saya tunggu selama ini.

Segera aplikasi pun saya buat. Sayangnya, saat hendak upload, gangguan koneksi menghambat langkah terakhir saya itu. Tak ada pilihan lain, terpaksa saya lari ke warnet. Jam 8 malam, ditengah-tengah perumahan dengan daerah dan jalanan besar yang masih gelap disana-sini sungguh membuat saya tak merasa nyaman.

Belum lagi ketika harus mendengar suara bedebum-bedebum anak-anak di warnet yang main game online (heran pemilik warnet-nya kok ga ngasih, head set, yach?) serta ocehan mereka yang tidak nyaman untuk didengar. Benar-benar bukan suasana kondusif untuk membuat ajuan aplikasi yang sempurna.


Alhamdulillah, meski dengan situasi yang “babak belur,” akhirnya aplikasi saya diterima. Awal September itu, saya resmi menjadi karyawan lepas di majalah parenting online, the Asian Parent Indonesia.

Penuh semangat saya mulai bekerja. Satu per satu draft artikel telah saya buat. Tak ingin pengalaman saat mengunggah aplikasi terulang, saya menganti kartu modem dengan kartu dari operator yang mengaku berkekuatan 2.7 Mbps. 

Sayangnya, kelancaran koneksi hanya terjadi pada beberapa hari pertama saja; saat kuota bonus pengaktifan perdana masih ada. Parahnya lagi, operator ini membuat saya harus diblokir oleh situs tempat saya bekerja. Akses saya ke website The Asian Parent ditolak. Wah, malu sekali rasanya. Membuat repot teknisi disana, yang notebene juga lebih banyak pekerjaan dibanding saya. Belum lagi, waktu kerja saya yang kemudian molor berhari-hari karena permasalahan tersebut, membuat saya tidak dapat mencapai target seperti yang diharapkan. Sungguh menyebalkan!

Sebetulnya salah seorang teman sudah menasehati untuk menggunakan layanan internet Telkomsel, namun karena saya merasa layanan Telkomsel saat itu terasa mahal, saya kekeuh mencari alternatif lain. Tapi, setelah kejadian blokir tersebut, (parahnya terulang kembali untuk kedua kalinya), saya memilih untuk menggunakan Telkomsel sebagai operator penyedia data. Dengan memilih layanan Flash Optima sebagai penunjang kelancaran saya bekerja. Terlebih ketika pekerjaan saya juga menuntut saya mengikuti perkembangan berita via You tube, Instagram dan lain sebagainya; koneksi data yang terjaga kecepatannya tentu saja sangat saya butuhkan.

Alhamdulillah, akhirnya saya tidak pernah merasakan kendala pekerjaan yang berarti selama menggunakan layanan Flash Optima. Hanya saja karena belum familiar benar dengan layanan operator yang satu ini, saya sering harus menyematkan kartu simPati Loop saya kedalam handphone terlebih dahulu, agar saya menge-cek sisa kuota paket atau membeli paket layanan baru.

Waktu itu saya berharap, andai Telkomsel memiliki layanan self service sehingga pekerjaan cek kuota atau pembelian paket dapat dilakukan dengan lebih mudah.

Penasaran saya tanya ke beberapa teman yang menggunakan Telkomsel sebagai layanan koneksi datanya. Ternyata ada cara gampang untuk cek kuota dengan mengirimkan sms via PC/ Laptop. Yaitu dengan mengirimkan pesan “flash <spasi> info” ke 3636. Selama beberapa waktu saya menggunakan layanan customer service ini. Hingga di bulan November kemarin, setelah pembelian paket Flash Optima yang kesekian kali; saya mendapat notifikasi dari layanan 3636 bahwa saat ini telkom telah memiliki layanan self service dengan nama myTelkomsel.

Ada dua cara untuk menggunakan layanan My Telkomsel. Yang pertama via akses di web dengan alamat https://my.telkomsel.com/GTConnect/index.jsp atau download aplikasi myTelkomsel dari Google play, Apple store, dan Blackberry World. Untuk pilihan yang kedua hanya khusus untuk para pengguna handphone, smartphone atau tablet dengan sistem operasi android saja.

Karena saat pekerjaan saya lebih banyak dengan menggunakan PC, maka selama beberapa saat saya lebih banyak menggunakan myTelkomsel on the Web saja. Tampilan my Telkomsel pada web kira-kira seperti ini




my Telkomsel on the web


Untuk menggunakannya pertama kali, pelanggan harus meminta Pin T-care sebagai pelengkap identitas pelanggan. Cara mendapatkannya pun mudah, cukup mengisi kolom regristasi dibawah area login. Setelah mengisi data, kita akan mendapatkan notifikasi password. Dan untuk menjaga kerahasiaan password sebaiknya sms dihapus atau mengganti password dengan cara menghubungi *111#/*116#.

Ketika kemudian saya juga aktif menggunakan tablet, my Telkomsel akhirnya juga saya sematkan disana. Tak ingin repot harus gonta-ganti kartu, saya memakai dua nomor langsung disana. Sesuai dengan tujuan my Telkomsel dibuat, My telkomsel memberi banyak kemudahan. Misalnya berbagi pulsa, mengirim paket data, cek tagihan kartu Halo, sampai mengisi paket internet di tablet yang tak punya fitur telepon.



Aneka Fitur self Service pada My Telkomsel


Fitur favorit saya adalah speed test. Fitur paling penting buat saya adalah cek kuota dan speed test. Cek kuota seolah seperti alert untuk saya agar tidak over limit. Sementara speed test, penting banget untuk mencari tempat-tempat dengan kecepatan yang tepat untuk bekerja saat saya sedang mobile.

Agar aplikasi ini mudah digunakan oleh para pelanggan Telkomsel, satu video tutorial dapat kita saksikan atau unduh (sebagai file pribadi siapa tahu nanti lupa) pada situs YouTube



Seru bukan? Asiknya, aplikasi ini dibuat tidak hanya untuk satu nomor kartu, seluruh kartu Telkomsel yang kita gunakan, dapat dicek dengan aplikasi ini. Caranya, kita musti logout dari kartu awal dan sms ke *323# dari nomor yang hendak kita cek, guna meminta kode password (token) login my Telkomsel. Cara ini juga dapat digunakan saat kita sedang menggunakan wi-fi atau layanan data dari operator lain. Cara lebih praktis? Pilih tombol "Feature" pada my Telkomsel, kemudian "Multi SIM Control". Nah, masukkan deh, kartu-kartu telkomsel kita disini. Maximal 4 kartu dapat kita daftarkan via my Telkomsel. So, wajar kan kalo saya bilang My Telkomsel, Anytime and Everywhere Assistance


You May Also Like

2 komentar

  1. kalau pake PC ga bisa langsung download aplikasinya, susah banget ini mau cek kuota aja

    ReplyDelete
    Replies
    1. Seingat saya, aplikasi ini memang tidak untuk PC, tapi smartphone berbasis android. Kalo pas pake modem saya biasanya pakai link berikut untuk cek kuota http://www.telkomsel.com/internet/cek_kuota

      Terima kasih sudah mampir ke Rumah Hana ^_^

      Delete

Terima kasih sudah berkunjung; silahkan tinggalkan komentar, namun mohon untuk tidak meninggalkan link hidup, ya.