-->

Menyimak Kalender Liburan Tahun 2014




Apa hal pertama kali yang biasa Anda lakukan saat mendapat kalender baru untuk tahun kedepan? Apakah Anda terbiasa mencari urutan tanggal-tanggal libur nasional? 

Ya, bagi beberapa orang, mengetahui kapan dan berapa jumlah hari libur yang akan dimiliki menjadi salah satu hal krusial bagi pekerjaan atau kegiatan mereka sehari-hari. Bagi para pemilik toko, hari raya adalah waktu yang paling tepat bagi mereka untuk mengadakan Clearance Sale guna menarik pembeli.

Menyimak kalender tahun ke depan sangatlah penting, terlebih bagi para professional, karena bisa jadi penyelesaian proyek, ajuan proposal, dan diskusi kontrak baru sangat tergantung dengan ketepatan penentuan tanggal eksekusi rencana.

Sementara bagi para traveler, seperti para journalist traveler, menyimak kalender 2014 sangatlah penting. Mengingat pekerjaan atau pun keperluan pribadi mereka, pastilah tergantung dari jadwal liburan ini. Akomodasi perjalanan, booking penginapan, jadwal berkeliling di tempat tujuan adalah agenda para traveler yang pasti berkaitan dengan jadwal libur nasional.

Lain halnya bagi para pekerja swasta, hal pertama yang dicari saat menyimak kalender tahun depan adalah jatuhnya Hari Raya Idul Fitri, Idul Adha serta Natal. Dengan melihat penanggalan hari raya paling tidak mereka dapat menghitung kapan waktu yang tepat untuk melakukan persiapan seperti tabungan biaya untuk mudik, pengajuan cuti, booking tiket dan masih banyak lagi.

Seperti disebutkan diatas, bahwa penetapan jatuhnya hari raya juga sangat berguna bagi para pelaku bisnis retail, terutama mereka yang bergerak dibidang fashion, kuliner atau pernak-pernik hari raya lainnya. 

Lihatlah peringatan Idul Adha tahun ini. Guna menyambut dan mengiringi perayaan tersebut, beberapa produsen mulai bersiap mengadakan sale atau aneka bazaar untuk menarik konsumen. Sementara bagi para karyawan atau rumah tangga lainnya, mereka mulai bersiap untuk mengajukan cuti atau malah membuat rencana travelling yang tertunda. 

Seperti yang dapat kita lihat pada penanggalan tahun ini, Idul Adha 2013jatuh pada tanggal 15 Oktober 2013. Itu artinya bagi para pegawai yang mengikuti 5 hari kerja, akan memiliki waktu libur yang cukup panjang mulai dari tanggal 12 hingga 15 Oktober. Dan waktu-waktu seperti inilah yang biasanya ditunggu untuk dapat pulang kampung guna bersilahturahmi atau melakukan perjalanan panjang yang sudah lama direncanakan.

Bila kita jeli saat menyimak kalender 2014 ini, ternyata kita memiliki tambahan hari libur nasional. Hari libur nasional di Indonesia biasanya berkaitan dengan hari libur keagamaan atau peristiwa kenegaraan. 

Dan bila tahun ini juga tahun-tahun kemarin kita hanya memiliki 14 hari libur nasional, maka mulai tahun depan, kita akan memiliki tambahan 1 hari libur nasional. Hal ini disebabkan Presiden SBY telah menetapkan bahwa Hari Buruh yang jatuh pada tanggal 1 Mei, kini menjadi hari libur nasional. Jadi, tahun depan kemungkinan hari kerja efektif kita hanyalah 297 hari (kurang lebih) itupun masih berkurang dengan adanya cuti bersama Hari Raya Idul Fitri, Natal, Idul Adha, dan Pemilu.

Bagaimana dengan Anda, apa kira-kira yang hendak Anda lakukan di tahun depan? Jangan lupa, tengok dulu kalender terbaru Anda di tahun 2014 ini. Salam.

Galeri Foto "Kopdar IIDB tanggal 6 Oktober 2013, Tema: Mengasah Bakat Anak"

Ibu Belajar, Anak-anak main
Hasil jepretan anak berbakat lho ini....(Halo, kak Nanit)

Akhirnya menang juga....
IIDB, pancen Oyeee...
Yang datang duluan dpt Merchandise Paling banyak
Ibu-ibu, adakah yang sudah tercapai cita-citanya?
Senyum yang membuat semua ibu semangat
the Sposors
Siapa ni pemenangnya?
Terima Kasih Bunda Lucy, Kapan-kapan kami nimba ilmu lagi ya...

Kopdar Seru IIDB; Mari Asah Bakat Anak Kita!




Grup Keren; IIDB

Tanggal 6 kemarin salah satu komunitas facebook yang saya ikuti mengadakan acara kopdar disebuah resto family Pecel Lele Lela. Acara ini merupakan rangkaian acara Roadshow Mini Workshop #Bebestar 2013 di 7 kota di Indonesia. Acara terselenggara berkat kerja sama Bebestar, bersama IIDB (Ibu-ibu Doyan Bisnis), DeBlogger (Komunitas Blogger Depok), CREO Management, idBlogNetwork, Joglo Abang, Maros, Mamira Islamic School Medan,  dan Point 8. 

Yang namanya acara IIDB pasti penuh ilmu. Dan sesuai dengan agenda #Bebestar 2013 yang bertema “Every One is Star”, maka agenda miniworkshop hari itupun tidak jauh-jauh dari tema tersebut, yaitu “Mengasah Bakat Anak.” Sebagai narasumber di workshop tersebut adalah bunda Lucy, seorang pakar parenting dan Penggagas Smart Talent

Mari Bicara apa Bakat Anak Anda



Dalam mini Workshop ini para peserta sungguh mendapat ilmu luar biasa tentang bagaimana mengasah bakat anak serta menghantarkan ia menuju kesuksesan hidupnya. Seperti kita ketahui, dunia ini hanya memiliki segelintir orang sukses dalam hidup dan profesinya. Mereka dapat mencapai itu semua karena mereka telah menemukan siapa dirinya, apa bakatnya dan kemudian mewujudkan semua cita-cita dan mimpi-mimpi besarnya.

Kita sering mendengar bahwa semua orang itu pandai. Semua anak sebetulnya berbakat cerdas, namun cara lingkungan menerima dan mengasah kecerdasan itulah yang ternyata membedakan kita dari mereka yang telah berhasil dalam hidupnya.

Hubungan antara bakat, minat yang diselaraskan dengan kecerdasan inilah yang Bunda Lucy bahas dalam mini workshop kemarin. Menurut Beliau, sebetulnyalah, kecerdasan manusia terbagi dalam 8 kelompok, yaitu kecerdasan spasial (verbal), Kecerdasan linguistic (bahasa), kecerdasan kinestetis (body Smart), kecerdasan naturalis, kecerdasan logis-matematis, kecerdasan intrapersonal, dan kecerdasan interpersonal. 

Terusi ya, ibu-ibu


Setiap individu dapat memiliki satu atau dua kombinasi kecerdasan dari 8 kelompok diatas, Inilah yang disebut MultipleInteligence (MI) yang ditemukan oleh Horward Gardner. Dan kecerdasan inilah yang kemudian membuat setiap pribadi unik. Keunikan yang sesungguhnya menjadi pendukung utama menuju kesuksesan hidup masing-masing individu. 

Sayangnya, semenjak kecil kita tidak dididik untuk mengetahui apa sesungguhnya kecerdasan unik kita dan bagaiman seharusnya kita memanfaatkannya. Lingkungan (dalam bentuk persepsi masyarakat), sekolah, serta pendidikan non formal lainnya yang tidak selaras dengan kecerdasan kita itulah penyebabnya. 

Pendapat umum mengatakan dokter lebih keren dari seorang petani tanaman. Semua anak yang pandai matematika adalah cerdas dibanding mereka yang pelukis. Padahal siapa tahu si Petani nantinya adalah pemasok utama makanan organic dipelbagai kota di Indonesia. Dan siapa yang bisa mengira-ngira bahwa si Pelukis tidak akan lebih hebat dari Picasso?

Serius menyimak


Untuk itulah sudah kewajiban orang tua untuk menemukan apa kecerdasan unik buah hati mereka. dan kemudian memanfaatkan kecerdasan itu untuk mewujudkan setiap mimpi mereka. Bunda Lucy menyarankan agar kita melakukan observasi apa kecerdasan mereka semenjak dini. Membuat catatan atas respon si kecil dan kemudian ambil kesimpulan kecerdasan apa yang si kecil miliki.

Selain penuh ilmu, acara IIDB pastilah seru. Jadi, diantara jam-jam menyimak ilmu bunda Lucy, diadakanlah aneka games seru yang berhadiah uang senilai Rp 100.000,00 beserta buku dari Ibu Indari, CEO Indscript creative.

I am a smart Person, That's why I'm unique