Meditasi, Redakan Kecemasan dan Trauma Masa Llau

by - 2/14/2013

Meditasi_memaafkan masa lalu_melupakan masa lalu

Tanpa sengaja minggu kemarin saya berkesempatan untuk melihat kembali Oprah Winfrey Show. Topik yang ia bicarakan kali ini adalah seseorang yang hidup dengan banyak kepribadian. Menariknya orang dalam wawancara oprah terseut hidup dengan 20 kepribadian. Wow, I can’t imagine how this thing happened.

Menurut beberapa ahli, hal ini biasanya terjadi ketika seseorang pada masa kecilnya telah mengalami sebuah trauma yang sangat mengerikan, tidak dapat ia pahami dan sangat sulit ia lupakan. Trauma yang kemudian menggiringnya untuk mencari perlindungan imajinasi dari orang lain.

Sebuah trauma, kadang memang dapat "membunuh" kehidupan seseorang. Ibarat sebuah paku yang tertancap dan kemudian di cabut kembali, paku "masa lalu" itu akan memberi bekas luka yang sangat lebar di dalam jiwa seseorang. Luka inilah yang kemudian biasa kita sebut sebagai trauma.

Dari sebuah artikel di halaman web Personal Branding INDSCRIPT Creative , digambarkan bahwa trauma bisa berbentuk kejadian seperti kecelakaan, kehilangan orang yang disayangi, pelecehan seksual, tekanan dalam kehidupan, putus cinta, mengalami kekecewaan, rasa bersalah yang menghantui, atau berbagai pengalaman negatif lainnya yang mengendap dalam ingatan kita.

Dalam artikel ini pula di kemukakan, bahwa sesungguhnyalah trauma dapat di sembuhkan melalui meditasi.
Sebab, meditasi membantu kita melalui aktifitas menenangkan pikiran dan tubuh melalui pernafasan yang mendorong gelombang otak menjadi lebih tenang. Meditasi membuat kita fokus pada masa kini, bukan masa lalu ataupun masa depan. Ketika ketenangan sudah kita dapatkan, maka kita akan lebih menikmati hidup yang kita jalankan saat ini.

Adjie Silarus, adalah Meditator yang sukses mengikis masa lalunya yang buruk melalui metode meditasi yang dilakukan terus menerus. Adjie mencapai titik bahagia bukan karena apa yang akan dia dapatkan di masa depan, tetapi karena apa yang sudah dia dapatkan sekarang dan apa yang telah dia lakukan untuk mengikis trauma masa lalunya. Bahagia bukan semata-mata sebagai akibat tapi bahagia pun menjadi sebab.

Menurut Adjie Silarus, meditasi bukan saja mampu membantu kita melepaskan diri dari trauma masa lalu, kecemasan serta ketakutan akan hal-hal yang belum tentu terjadi. Meditasi juga akan menuntun kita meraih ketenangan, optimistis, dan mengubah pikiran negatif menjadi positif.

Lalu, bagaimana dengan Anda? Terpikir untuk menghilangkan trauma dengan meditasi? Mari kita mulai dari sekarang!

You May Also Like

2 komentar

  1. Bener sekali mbak.bagi saya sadar nafas sudah ckup sbgai meditasi

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung; silahkan tinggalkan komentar, namun mohon untuk tidak meninggalkan link hidup, ya.