Sarapan Seharusnya Bukan Asal Kenyang atau Sebutuhnya, Melainkan Memenuhi Standar Gizi dan Nutrisi

by - 9/08/2018

nestum-sarapan-memnuhi-standar-gizi


Pagi, Sahabat RPB, sudah sarapan belum? Atau malah sedang galau mau sarapan sama apa?

Menurut data terakhir dari Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, saat ini sudah banyak masyarakat yang tahu manfaat sarapan. Sayangnya, masih banyak juga yang melewatkan waktu sarapan. Atau jika sempat sarapan, maka menu yang dikonsumsi tidak memenuhi standar gizi.


Dalam acara peluncuran produk Nestle di Residence ONFIVE Grand Hyatt Hotel, tanggal 5 September kemarin, Profesor Hardinsyah memaparkan jika pemahaman masyarakat akan sarapan sudah meningkat, hanya saja masih banyak yang belum memenuhi kebutuhan gizi atau standar nutrisi.

“Masih banyak yang menganggap sarapan hanya sebagai pencegah lapar, sehingga menu sarapan pun hanya sebagai pencegah lapar, tapi kurang memenuhi nutrisi yang dibutuhkan tubuh dan bisa memberikan energi juga rasa kenyang lebih lama,” kata Prof. Hardinsyah 

Survei terhadap 2500 anak usia 6-12 tahun di 34 propinsi mengungkakan jika 47,7% anak belum memenuhi kebutuhan minimal sarapan. Bahkan 66,8% mengonsumsi sarapan dengan mutu gizi rendah, terutama utnuk asupan vitamin dan mineral.

Sementara pada wanita dewasa 30%-nya tidak terbiasa dengan sarapan, dan jika sarapan maka tidak mencukupi kebutuhan energinya (37%).

nestum-sarapan-memnuhi-standar-gizi
Narasumber ahli pada acara launching Nestum di Residence ONFIVE


Sarapan yang tepat, bukan sarapan sebutuhnya 

Praktisi gizi kebugaran Jansen Ongko, M.Sc, RD, sarapan yang baik, harus memenuhi 15-30% kebutuhan gizi harian. Dan menunya juga harus memenuhi protein, karbohidrat, dan vitamin dan mineral.

Seperti kita tahu, air penting untuk tubuh agar makanan mudah diserap dan digunakan oleh tubuh.

Zat penting yang tidak boleh dilupakan adalah serat. Serat termasuk juga dalam syarat kelengkapan sarapan. Serat membuat gula dalam darah terserap lebih lama. Seperti kita tahu, dalam tubuh, gula diubah menjadi energi. Dengan adanya serat, penyerapan gula akan lebih lama, sehingga tubuh akan memiliki ketersediaan energi dalam waktu lama. Hasilnya, kita pun akan lebih berstamina.

Masih menurut dokter Jansen, ada beberapa hal yang mempengaruhi pola sarapan di masyarakat saat ini, yaitu:

  • Gaya hidup modern yang penuh kesibukan
  • Khawatir jika anak akan lapar di sekolah jika jumlah sarapannya sedikit
  • Mitos tidak perlu sarapan jika tidak lapar
  • Kekahawatiran akan sumber gizi tertentu terutama karbohidrat atau gula

Karena itulah dokter Jansen sangat menekankan pentingnya sarapan cerdas, yaitu sarapan yang memenuhi aturan gizi dan kebutuhan tubuh, bukan sarapan yang sebutuhnya.

Sarapan cerdas akan membantu kita untuk membentuk pola makan cerdas di saat makan siang, saat jajan, juga saat makan malam.

Nestum, Bubur sereal sarapan multigrain untuk sarapan cerdas

Sebagai salah satu produsen produk makanan dan minuman terbesar di dunia, Nestle memperkenalkan Nestum bubur sereal sarapan multigrain pertama di Indonesia.

nestum-sarapan-memnuhi-standar-gizi


Dalam sambutannya pada acara peluncuran Nestum kemarin, Bapak Dharnesh Gordhon, Presiden Director Nestle di Indonesia menyebutkan, sudah menjadi komitmen Nestle untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia dan berkontribusi untuk masa depan yang lebih sehat.

We are what we eat

"Kita adalah apa yang kita makan," begitu yang Bapak Danish sampaikan. Karena itulah penting sekali untuk merencanakan sarapan dan mengonsumsi sarapan yang baik. Sarapan yang baik tidak hanya sehat, tapi tetap lezat untuk dinikmati.

Sarapan juga merupakan salah satu bekal kita untuk menghadapi "the big day", aktivitas penting dalam keseharian kita untuk mencapai visi dan misi yang kita inginkan.

Dengan makan yang atau sarapan yang benar dan seimbang, kualitas hidup kita juga akan semakin meningkat.

Netum akan menjadikan dari sarapan bergizi dan seimbang

Setelah lama dikenal dengan produk makanan dan minumannya, tanggal 5 September kemarin, Nestle mengumumkan kehadiran produk sarapan terbarunya, yaitu bubur sereal sarapan NESTUM sebagai salah satu alternatif sarapan cerdas dan praktis.

Nestum dibuat dari kombinasi unik multigrain yang terdiri dari gandum utuh, jagung, beras, serat pangan, dan diperkaya dengan vitamin dan mineral. Kandungan gula pada Nestum juga rendah, jadi tentu baik untuk kesehatan.

nestum-sarapan-memnuhi-standar-gizi
Jennifer Bachdim dan keluarga plus chef Steby yang mempergakan variasi
sarapan dengan Nestum


Nestum hadir dengan dua pilihan rasa, yaitu NESTUM Porridge dengan rasa manis dan original, dan NESTUM 3-in-1 yang hadir dengan 3 pilihan rasa yaitu

  1. Susu 
  2. Susu dan Pisang
  3. Susu dan coklat
Hadir dalam acara peluncuran kemarin Chef Steby dan Jennifer Bachdim

Chef Steby mengajak hadirin yang datang di acara peluncuran kemarin untuk mencoba Nestum Multigrain ini. Tidak lupa chef Steby juga mendemonstrasikan beberapa alternatif sajian dengan bubur Nestum Sereal.

nestum-sarapan-memnuhi-standar-gizi
Aneka variasi sarapan dengan produk Nestum


Jennifer Bachdim yang merupakan brand ambassador dari produk Nestum juga bercerita jika Nestum membuat tugasnya sebagai ibu menjadi lebih mudah. 

Sebagai pasangan atlit, dan ibu yang harus memperhatikan kebutuhan seluruh keluarga, -yang tentu saja dengan kebutuhan kalori berbeda,- Nestum adalah alternatif bagi Jennifer sekeluarga.

Oya, di acara tersebut, undangan juga dipersilahkan untuk mencoba produk Nestum.

Saya sendiri memilih Nestum rasa pisang dengan tambahan mangga, kiwi dan kacang pistachio. Rasanya? Yummy, dan pas diperut saya; kenyang, tapi tidak terasa terlalu penuh di perut. Seandainya mau lanjut aktivitas juga ayuh aja, kan?

nestum-sarapan-memnuhi-standar-gizi
Varian Nestum pisang dengan tambahan buah mangga, kiwi dan kacang pistachio. 


Nah, mulai sekarang jangan lupa sarapan ya. Selain manfaatnya banyak, pilihan sarapan yang praktis juga makin banyak kan?




You May Also Like

0 komentar

Terima kasih sudah berkunjung; silahkan tinggalkan komentar, namun mohon untuk tidak meninggalkan link hidup, ya.