Reksa Dana, Cara Bikin Recehan Jadi Jutaan

by - 3/06/2018



Sudah beberapa bulan terakhir, si Ungu (leppi tercinta), mulai ngadat. Layarnya tiba-tiba ngeblank, atau keluar garis-garis warna.

Waduh, sepertinya dia sudah kasih kode pengen pensiun, ni. 😁

Saya pun mulai ngubek-ngubek dana cadangan, tapi setelah dihitung-hitung, nggak cukup.

Meski baru recehan, blog saya ini sebetulnya sudah menghasilkan. Tapi entah pergi kemana semua recehan itu. Walau kalau dikumpulin sih, benernya cukup. Sayang, semuanya sudah beralih jadi struk.😂😂😂

Well, kayaknya, saya memang perlu trik nabung baru ni.

Walaupun kalau ngikut kata Jouska, aset dibawah 1 M sebaiknya nggak usah dipisah-pisah. However, saya kawatir nggak bisa disiplin, dan akhirnya malah gangguin keuangan keluarga.

Beruntung kemarin kenalan sama Invisee, sebuah aplikasi yang bisa bantu kita mewujudkan semua impian, melalui investasi reksa dana. Pengen tahu caranya? Kenalan dulu dengan Invisee, ya.

Invisee, investasi is easy


Saya kenalan pertama kali dengan  Invisee,  saat salah  satu member grup Facebook SMSC membagikan undangan kelas reksa dana. Kelas ini rupanya di promotor oleh sebuah aplikasi reksa dana, Invisee.

Kelas dilaksanakan di gedung Indivara, yang ada di NSI building, Jl. Batu tulis, Jakarta Pusat.

Invisee merupakan produk dari PT Nusantara Sejahtera Investama, anak perusahaan Indivara Group. Dan sesuai dengan Surat Keputusan OJK tahun 2016, telah mendapat izin sebagai Agen Penjual Reksa Dana (APERD).

Sesuai dengan visi dan misinya, PT NSI menghadirkan aplikasi "Invisee" yang dapat digunakan untuk menunjang aktivitas investasi reksa dana secara on-line.

Yang membedakan Invisee dengan aplikasi reksa dana yang lain adalah, kita dapat membeli reksa dana sesuai dengan tujuan.

Misalnya saya, sebagai freelancer saya butuh perangkat seperti hand phone, komputer, dan modem. Ketiga perangkat ini, tentu ada umur ekonominya, dan harus di update atau diganti suatu saat nanti.

Nah, kebutuhan penggantian perangkat ini bisa saya penuhi melalui nabung di reksa dana. Dengan menggunakan aplikasi Invisee, saya dapat membuat goals investasi, sekaligus memperkirakan berapa jumlah yang harus saya simpan setiap bulannya.

Setiap orang tentu punya tujuan keuangan yang nggak cuma satu kan? Nah, Invisee ini bisa membantu kita untuk memiliki beberapa tabungan reksa dana, tanpa bingung harus mencatat di atas kertas, jumlah yang harus disetor, mengecek perkembangan dana, dan lain sebagainya.

Nyatet belanjaan saja kita masih sering lupa kan? Apalagi ngeprint, dan ngumpulin catetan reksa dana, ... biasanya sih, bakalan "ntar sok" terus. 😀😀😀

Di kelas kemarin, selain kenalan dengan Invisee, ada presentasi juga dari perusahaan sekuritas Insight, Invesment Management.

Insight, Invesment Management


Manager Investasi Insight, berdiri di tahun 2003, dan mendapat ijin sebagai Manajer Investasi di tahun 2004.

Salah satu misi dari Manajer Investasi ini adalah mengajak masyarakat untuk berinvestasi dan peduli, guna menunjang kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat melalui inovasi produk-produk reksa dana.

Ada 7 produk reksa dana yang ditawarkan oleh Insight, yaitu:


  1. Haji Syariah Fund
  2. Renewable Energy Fund
  3. Share Fund
  4. Money Fund
  5. Money Syariah Fund
  6. Wealth Fund
  7. Goverment Fund
Mbak Yani, yang mengisi info tentang reksa dana ini mengatakan, jika saat ini, reksa dana telah menjadi salah satu cara menabung yang kekinian.

Maksudnya, reksa dana nggak hanya untuk investasi, tapi juga bisa menjadi cara menabung untuk tujuan jangka pendek. Misalnya  d mewujudkan keinginan update Hp, jalan-jalan, bayar DP rumah, dan lain sebagainya. Tinggal pilih produk yang sesuai, dan tentukan berapa jumlah yang bisa ditabung setiap bulannya.

Kenapa harus nabung di reksa dana


Enggak, enggak harus ding he he. Tapi kalau pengen efektif, sesuai dengan harapan, dan tabungan kamu nggak pengen di potong biaya admin, pajak, kartu debit dan lain sebagainya, maka mending kamu nabung di reksa dana saja.




Meski banyak yang sudah tahu nabung di reksa dana sekarang bisa dimulai dari nominal kecil, tapi masih banyak yang ragu, apakah reksa dana ini aman. Atau jika sudah tahu aman, biasanya masih tidak mau karena menganggap investasi itu barang yang rumit.

Padahal kenyataannya enggak lho. Nabung di reksa dana itu sederhana banget, cukup empat langkah


  1. Pilih manager investasi
  2. Pilih produknya
  3. Baca prospektus dan fanfact sheet
  4. Beli


Nah, buat kita yang pemula, dan tidak tahu membaca siapa manager ivestasi yang oke, maka aplikasi Invisee ini bisa membantu.

Disana sudah ada empat perusahaan sekuritas yang menawar produk reksa dananya. Keempat perusahaan itu adalah


  1. Insight
  2. Trimegah 
  3. Philips
  4. Mandiri

Membuka rekening reksa dana pun sekarang tidak perlu dengan modal besar, modal Rp100.000.00 pun bisa. Hayo, mana ada bank yang sekarang bisa buka dengan setoran awal hanya segitu?

Jadi apa nggak perlu nabung di bank? Ya, perlu atuh, Sob; lha, transfer ke rekening reksa dana kan pakai jasa bank juga. Tapi nih, kalau kamu punya keinginan, mimpi, cita-cita atau rencana yang butuh sekian tahun ngumpulinnya, reksa dana bisa jadi alternatif pilihan. Biar nggak tergoda gesak-gesek juga, kan?

Cara investasi via Invisee


Udah ya, sudah jelas kan manfaatnya investasi aka. nabung di reksa dana? Nah sekarang ini pengalaman saya membuat akun plus investasi via Invisee

1. Buat akun

Pertama kali buat akun dulu di Invisee. Oya, untuk langkah awal ini, sebaiknya dilakukan via situs Invisee saja (invisee.com).
2. Tentukan goals investasi

Kalau sudah berhasil membuat akun, dan login, pilihlah menu goals yang ada di bagian paling atas.









3. Pilih produk reksa dana




4. Unduh prospektus dan fanfact sheet
5. Klik beli

Udah gitu aja, mudah banget kan? So, hayuk wujudkan impian kamu untuk update hape, jalan-jalan, ngumpulin dana darurat atau malah beli rumah via reksa dana.
Kamu bisa gunakan Invisee untuk belajar investasi.

Semoga ulasannya bermanfaat, ya. Boleh tanya-tanya di komen atau colek saya di rahayupawitri@gmail.com kalau pengen tahu tentang reksa dana ini.

You May Also Like

4 komentar

  1. Saya juga lagi belajar nabung sedikit demi sedikit nih, buat jaga-jaga sekolah anak. Hehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul mbak. Apalagi freelancer seperti kita yang tanpa penghasilan pasti. Menabung harus kapan saja, sesedikit apapun to.

      Delete
  2. Kalau saya investnya di KoinWorks Kak, samalah masih belajar2 juga. :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. KoinWorks? Wah baru denger nih. Insha Allah nanti ngintip-ngintip, ah.

      Delete

Terima kasih sudah berkunjung; silahkan tinggalkan komentar, namun mohon untuk tidak meninggalkan link hidup, ya.