4 Tips Memilih Tas Punggung untuk Anak SD

by - 9/26/2017

4_tips_memilih_tas_punggung_untuk_anak_sd

Kemarin si Kimpuy tercinta mulai merengek, minta tas baru. Alasannya sekarang sudah mulai mendung, kawatir kalau tasnya nanti basah, dia nggak punya ganti.

Iya, si, doi emang cuma punya satu tas sekolah. Dan sayangnya, enggak dilengkapi dengan pelindung hujan.

Jadi iseng lah saya stalking ke beberapa akun IG, tapi semua ditolak sama ayah. Mending beli langsung katanya 😆. Pikir saya si, kan cuma buat cadangan, nggak harus yang bagus-bagus banget kan. Tapi kata si Ayah, kalau buat Hana si mending yang emang tahan lama sekalian. Lagian kalau salah milih tas, nggak baik juga buat pertumbuhan tulang anak.

Bener juga si kata si Ayah ni. Apalagi kalau pas dipakai nggak nyaman, kasihan juga anaknya to. Jadi, mulailah saya cari-cari kriteria tas punggung untuk anak SD. So far si, udah tahu kalau tas punggung buat anak SD tu panjangnya nggak boleh lebih dari bagian (*maaf) pantat anak. tapi, ternyata ada kriteria lain lho.

Kriteria memilih tas punggung untuk anak SD


Kalau lagi lihat tas punggung di IG  yang unyu-unyu banget plus harganya murmer, emang suka bikin pegen. Tapi gimana ya, anak-anak SD jaman sekarang kan bawaannya banyak banget. Hana aja, paling enggak bawa 8-10 buku setiap hari. Masih ditambah dengan bekal, botol minum, mukena ... 😩

Jadi, tas punggung untuk anak SD tu baiknya emang yang kuat, jahitannya rapi, resletingnya nggak mudah lepas, dan yang penting nyaman di punggung dan bahu anak.

Kalau Sahabat juga lagi nyari tas punggung untuk anak SD, kriteria dibawah ini mungkin bisa membantu.

#1. Punya straps yang cukup lebar

Kalau di bahasa Indonesia, straps apa ya, tali tas kali ya...

Menurut saya jelas ini salah satu faktor yang harus dipertimbangkan saat memilih tas punggung untuk anak. Karena pada tali inilah beban berat si kecil akan bertumpu. Tali tas yang cukup lebar dengan pads (bantalan yang empuk) akan mengurangi resiko rasa sakit pada bahu. 

Saya pribadi lebih suka tas dengan double straps. Biasanya tu, kalau lagi pakai tas punggung yang hanya punya satu straps, bahu suka sakit, apalagi kalau udah bawa beban banyak. Ujung-ujungnya pasti kepala jadi pusing. 

Lah, kalau kita aja yang udah tebel bahunya bisa sakit, apalagi anak-anak kan? Jadi, buat saya ini double straps ni akan masuk syarat utama saat milih tas nanti. Sukur-sukur si, juga ada tali pinggangnya. biar beban anak terbagi rata kesemua tubuhnya kan?


#2. Paddingnya empuk


Tali tas punggung kan biasanya dikasih busa. Nah, padding yang bagus musti bisa kembali ke bentuk semula saat kita lipat, atau ditekan-tekan. Hmm...jadi tahu, kenapa si dady bilang lebih baik beli langsung. Soalnya bisa jadi dicobain juga kan? Kecuali emang sudah familiar sama brand-nya, dan tahu pasti kalau brand tersebut menjaga kualitas produknya dengan baik.

#3. Sesuaikan ukuran dengan tinggi tubuh si kecil


Kalau setahu saya kan panjangnya nggak boleh melebihi (*maaf sekali lagi) pantat anak ya, ciri tas punggung yang tepat untuk anak SD tu, pads-nya nggak boleh sampai di tengkuk si kecil.

Biar pun namanya tas punggung, nggak selamanya yang lebih besar itu akan lebih baik. Toh anak-anak kita nggak mau pergi hiking kan?

Pastikan juga tas tersebut memiliki ruang yang cukup untuk menyimpan kebutuhan si kecil, terutama pernak-pernik seperti pensil, space yang terpisah buat lepi (kalau emang udah harus bawa), dan benda-benda kecil lainnya.

#4. Bahan dan fitur tas

Ada berbagai macam tas di pasaran, mulai dari kain sintetis, seperti nilon dan poliester, juga yang terbuat dari kain. Bahan sintetis biasanya lebih awet, dan tahan air. Jadi pilihlah sesuai kebutuhan, kalau emang tujuannya buat cadangan saat hujan seperti saya, sepertinya bahan sintetis lebih cocok deh. 

Resleting tas juga perlu diperhatikan. Restleting yang bagus, tidak akan mudah ditutup buka, dan tidak mudah tersangkut seperti restleting Velcro. 

Oya, pernah ngeh nggak kenapa tas anak ada yang bisa menyala dalam gelap? Ternyata ini berguna sebagai pengaman dari kendaraan bermotor saat si kecil pulang sekolah di sore atau malam hari. 

Jadi, kalau si kecil memang harus sering pulang malam, ya tidak ada salahnya si, milih tas dengan tambahan fitur ini. 

Gimana kalau naksirnya tas yang nggak ada fitur reflection seperti ini? Gampang...akalin aja dengan gantungan kunci atau klip yang bisa menyala dalam gelap atau saat terkena lampu kendaraan bermotor. 


Nah, gitu deh catetan saya tentang milih tas punggung yang tepat untuk anak SD. Oke, bekel teori udah siap, tinggal huntingnya ni he he he. Belanja dulu ya.... 

See you at another parenting tips. Need to talk or discuccing parenting world? Feel free to contact me at rahayupawitri@gmail.com







You May Also Like

0 komentar

Terima kasih sudah berkunjung; silahkan tinggalkan komentar, namun mohon untuk tidak meninggalkan link hidup, ya.