Ternyata, Anak-anak pun Juga Bisa Terkena Anyang-anyangan! Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

by - 7/13/2017

ternyata-anak-anak-pun-bisa-terkena-anyang-anyangan.jpg
Anak perempuan lebih beresiko terkena anyang-anyangan.
Kenali cara mencegah dan gejalanya agar si kecil terbebas dari penyakit ini


Hana tiba-tiba lari ke kamar mandi, sambil eriak minta ayahnya yang sedang mandi untuk cepetan. Katanya udah nggak tahan pengen BAK.

Saya melihatnya jadi gemes banget.Bukan apa, putri kecil saya ini punya kebiasaan untuk ngempet BAK, dan gedebukan begitu mulai nggak bisa nahan lagi. Meski sudah sering diingatkan, tapi entah apa sebabnya, kebiasaan jelek itu nggak pernah hilang.

Semua cara sudah saya coba, mulai dari dongeng (karangan sendiri tentunyah 😂), nyisipin di obrolan sebelum tidur, bikinin jadwal, ... tapi masih juga nggak mempan. Mungkin karena udah gedhe ya, jadi dongeng-dongengan ngarang itu udah nggak mempan lagi. Akhirnya kepikiran deh, pengen bikin GIF atau gambar animasi apalah yang bisa bikin Hana ingat dan nggak suka ngempet BAK lagi.

Anak perempuan ternyata lebih beresiko terkena anyang-anyangan! 😱


As you know, anak saya ni memang unik, kalau ngomong apapun harus ada penjelasan pasti, terlebih bila nyangkut masalah kesehatan. Diomongin "Nanti adik sakit perut" itu nggak cukup. Tapi kalau ada penjelasan ilmiah sukur-sukur gambar, biasanya baru mempan.

So, langkah awal saya (#jiah) nyari penjelasan ilmiah, alasan kita nggak boleh nahan BAK. Dan surprise banget waktu tahu kalau nahan BAK tu nggak hanya berakibat kerusakan ginjal, tapi ada  juga infeksi kandung kemih, yang biasa kita kenal dengan anyang-anyangan.

Lebih surprise lagi waktu tahu kalau anak kecil pun juga bisa kena anyang-anyangan (makin nyut-nyutan deh kepala 😟). Sedihnya anak perempuan ternyata lebih beresiko terkena infeksi kandung kemih dibanding anak laki-laki.

Bentuk uretra anak perempuan yang lebih pendek, menjadikan jarak antara (maaf) anus dan saluran BAK menjadi lebih pendek pula. Akibatnya, bakteri e-coli yang biasa di saluran BAB mudah berpindah ke uretra.

Lalu bagaimana menahan BAK bisa membuat saluran kandung kemih juga terinfeksi?

Salah satu tujuan berkemih adalah membuang sisa makanan juga zat-zat lain yang masuk ke dalam tubuh, termasuk di dalamnya mikroba-mikroba yang membahayakan tubuh, Menahan BAK sama arti menahan mikroba yang berbahaya lebih lama berada di dalam tubuh.

Gejala infeksi saluran kemih atau anyang-anyangan pada anak 


Anyang-anyangan pada anak bisa berakibat yang lebih serius, yaitu kerusakan ginjal. Karena itu sebagai orangtua wajib banget untuk tahu gejala infeksi saluran kemih atau anyang-anyangan pada anak.

Pada anak perempuan anyang-anyangan juga menunjukkan gejala yang sama, yaitu timbulnya rasa panas dan  rasa sakit pada saat berkemih, menjadi lebih mudah mengompol, urine berubah warna dan bau, serta timbulnya keluhan sakit di pinggang dan perut.

Btw, bayi juga bisa lho, terkena infeksi ini. Misalnya ni, kita sebagai ibu atau pengasuhnya tidak menjaga higienitas disekitar area kewanitaan si kecil. Seperti infeksi yang lain, gejala anyang-anyangan pada bayi juga ditandai dengan demam tapi tidak disertai munculnya gangguan flu atau tidak ada pemicu demam lainnya. Si kecil pun akan lebih rewel karena merasakan sakit di bagian tubuhnya, plus nafsu makan berkurang, mutah, dan tentu saja, adanya perubahan pada urine-nya.

Cara mencegah dan mengobati anyang-anyangan pada anak

Ada banyak cara yang bisa orangtua lakukan untuk mencegah anyang-anyangan terjadi pada anak. Diantaranya adalah mendorong anak untuk lebih banyak mengkonsumsi air putih. Air putih akan mengencerkan urin dan mendorong anak untuk lebih banyak berkemih. Bakteri penyebab ISK pun akan sulit untuk berkembang biak.

Jangan lupa ajarkan juga cara membasuh area kewanitaannya seusai BAK atau BAB dengan cara menyiramkan air dari depan ke belakang. Berikan juga pakaian dalam yang mudah menyerap keringat, tidak ketat dan ajarkan untuk mengganti baju yang telah terkena keringat untuk mencegah pertumbuhan bakteri lebih banyak.

Cara lainnya adalah dengan memberikan jus Cranberry. Jus Cranberry mengandung proanthocyanidins yang terbukti mampu mencegah bakteri penyebab ISK berkembang biak.

Buah Cranberry bukanlah buah asli Indonesia, karena itu mendapatkannya pun tidak mudah. Namun kini ada cara yang lebih mudah, yaitu dengan mengkonsumsi Prive Uri-cran yang terbuat dari ekstrak Cranberry. Tentu saja penggunaannya harus dengan konsultasi atau seijin dokter terlebih dahulu.

Bagaimana jika si kecil terlanjur terkena anyang-anyangan?


Jika anak sudah terlanjur terinfeksi, cara terbaik adalah membawanya ke dokter. dokter biasanya akan memberikan antibiotik selama beberapa hari. Selama masa pengobatan, amati apakah frekuensi BAK si kecil berangsur normal atau tidak. Idealnya, setelah pengobatan 2-3 hari, kondisi si kecil akan berangsur sembuh dan tidak merasakan sakit lagi.

Dan sepeti disebutkan di atas, untuk mencegah infeksi ini berulang, orangtua dapat memberikan Prive Uricran pada anak dengan mengikuti petunjuk dokter.


Duh, sepertinya ribet ya kalau sudah terinfeksi. Menurut saya si, lebih baik mengajarkan cara menggunakan toilet, serta membasuh seusai BAK dan BAB dibanding harus menghadapi anak yang anyang-anyangan. Bagaimana menurut Sahabat?

Semoga informasi diatas bermanfaat ya, .... Salam!


Ref: uricran.co.id



You May Also Like

2 komentar

  1. Mbakku dulu sering Mbak. Sekarang alhamdulillah nggak. Orang dewasa aja tersiksa apalagi anak2 ya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbak, penyakit yang benar-benar menyiksa.

      Delete

Terima kasih sudah berkunjung; silahkan tinggalkan komentar, namun mohon untuk tidak meninggalkan link hidup, ya.