Pengen Nyoba Jadi Penulis Konten? Siapkan Diri untuk Kerja Lembur

by - 10/16/2016


You must able to meet deadline on time with no excuses, including sick

Percaya atau tidak, kalimat dalam kutipan diatas adalah salah satu syarat untuk mendaftar sebagai penulis konten pada salah satu situs life style.

Terdengar agak kejam? Hmm... bisa jadi ya, bisa juga tidak.

Siapa saja yang memulai membuka situs,-baik untuk tujuan memperkenalkan atau malah memperkuat brand yang telah dimiliki-, maka orang tersebut bisa dikatakan telah mulai melakukan digital marketing.

Dan dalam dunia digital marketing, setiap pelakunya pasti berlomba-lomba untuk menjadi yang pertama muncul pada halaman pertama mesin pencari. Atau jika tidak, mereka akan berusaha mendapatkan trafik setinggi-tingginya pada situs mereka.

Sayangnya, dunia digital tak pernah bisa menunggu. Setiap menit ada jutaan informasi yang di update dari banyak situs, dari seluruh belahan dunia. Dan mereka yang terkini,  dan memiliki info akurat, itulah pemenangnya.

Jadi, wajar jika kemudian ada yang mensyaratkan penulis kontennya tidak boleh melewatkan satu jadwal pun, dengan alasan apa pun, termasuk sakit.

Tidak mudah? Iya .... he he he

Jadi, itukah alasan kenapa penulis konten harus selalu lembur?

Ya nggak juga sih, tergantung dari beban pekerjaan masing-masing. Ada yang setiap hari wajib menyelesaikan puluhan artikel, atau seperti saya, yang musti update beberapa situs setiap hari. Belum lagi kalau klien lama nyolek minta tolong untuk menerjemahkan.

Kerja lembur sebetulnya bukan gaya bekerja yang saya suka. Karena paginya pasti capek banget, trus ujung-ujungnya malah nggak bisa maksimal kerja. 



Tapi kadang kondisi sudah tidak bisa diakalin lagi. Semua pekerjaan rumah tangga sudah dijadwalkan, sudah disiplin memenuhi jadwal, kecepatan kerja sudah ditingkatkan; tapi ya itu, kadang ada saja gangguan yang tidak bisa dielakkan.

Seperti saat saya menulis post ini. Semua sudah di setting agar bisa mulai menulis di pagi hari. Dan ya, semua berjalan sesuai rencana. Tapi, ketika baru sampai paragraf tiga, tiba-tiba ipar datang, curhat sampai hampir dua jam.

Artikel terkait: Sebel nggak bisa disiplin? Coba Rencanakan saja, Waktu Kegagalanmu!

Dari pengalaman selama ini, telat jadwal 15 menit jadwal sehari masih bisa terkejar, tapi begitu telat 30 menit, wasaalam deh. Pasti ngalamat lembur.

Dari pengalaman juga saya belajar, lebih baik semua dikerjakan sekarang, karena kalau ditunda lagi, esok hari malah akan semakin banyak pekerjaan. Seandainya target hari ini 3 artikel, besok juga sama. Karena ada yang ditunda, berarti esok hari harus 4 kan? Ya, kalau semua berjalan sesuai rencana, jika tidak? Wah...!

Trik lembur maksimal untuk penulis konten

Yang namanya sudah lembur, tentu pengen dong kerjaan maksimal. Jangan sampai sudah dibela-belain mengurangi jam tidur, tapi kerjaan nggak kelar juga. Nah, saya punya beberapa trik ni, agar kelak, kalau Sahabat terpaksa lembur, waktu yang Sahabat gunakan bisa maksimal.

1. Matiin semua media sosial

Malam hari biasanya suasananya sepi, jadi bawaanya pengeennn ngobrol aja. Nyari teman istilahnya. However, lembur model begini, dijamin nggak akan menyelesaikan pekerjaan. Biasanya malah nggak fokus, asik komen, ngenggosip, curhat, ... Pekerjaan paling di tengok satu dua menit. Tahu-tahu satu jam lewat, tapi baru dapat 3 kalimat, he he he.

Jadi, kalau memang butuh “teman”, lebih baik dengerin musik, atau muro’tal aja. Dijamin lempeng deh, lemburnya.

2. Sedian cemilan dan air minum

Kerja malam kadang memang bikin perut mudah lapar. Ya, mungkin karena udah lewat jam makan malam, ya....

Jadi, coba sediain cemilan buat teman begadang. Akan lebih baik kalau pilih cemilan yang tidak terlalu banyak mengandung gula atau karbohidrat yang berlebihan. Gula (kelompok bukan fruktosa) cepat sekali di urai tubuh, ujung-ujungnya malah bikin perut mudah keroncongan.

Dulu saya suka sedia cemilan apa aja, yang penting bikin perut anteng. Nggak tahunya berat badan pun meluncur sampai 59kg. Akhirnya sekarang lebih suka milih buah seperti pisang, labu kuning (seratnya okeh banget ni), plus segelas air hangat.

3. Sempatkan olah raga

Kalau lembur sudah jadi habit, usahakan esok harinya olah raga. Ada dua alasan kenapa saya menyarankan olah raga.

Pertama, olah raga membuat peredaran darah lebih lancar, dan membuat tubuh kita tahan melakukan aktivitas lebih banyak. Alasan kedua, lembur nulis sama arti duduk lebih banyak. Tahu kan kalo kebiasaan duduk terlalu lama bisa menimbulkan aneka penyakit kardiovaskular.

Jadi, kenali jenis olah raga yang cocok buat kamu, dan lakukan paling enggak 30 menit aja sehari.

4. Konsumsi vitamin tambahan

Ingat banget waktu bulan Agustus kemarin saya harus ikut 3 kursus online, plus merintis usaha kepenulisan konten. Otak rasanya diperas, setiap hari berkejaran dengan jadwal belajar, jadwal nulis, menyelesaikan pekerjaan rumah... capek banget!

Nah, saat beban kerja meningkat seperti ini, biasanya jadi mudah stres. Akibatnya metabolisme tubuh melambat, mudah pusing, atau sakit kepala. Suplemen vitamin C, Zinc, dan mangan akan membantu tubuh kita untuk mengatasi ganguan-gangguan tersebut.

Kandungan vitamin B juga akan membantu otot-otot kita tidak mudah capek, sehingga keesokan hari kita bangun dengan lebih segar.

Gimana aja, untuk penulis konten dengan beban seperti saya, badan bugar adalah hal yang utama. Jadi, pekerjaan utama sebagai ibu rumah tangga, bisa sejalan dengan pekerjaan kepenulisan saya.

Betul, kita bisa mendapat vitamin dan mineral dengan terbiasa mengkomsumsi makanan seimbang yang terdiri dari buah dan sayuran, karbohidrat utuh, serta makanan sumber protein lainnya.

Tapi ada kalanya kita tidak bisa mendapatkan jumlah vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh. Beban kerja yang meningkat dan membuat kita harus lembur, stres, baru saja sembuh dari penyakit adalah beberapa contoh yang membuat kita butuh suplemen vitamin tambahan.

Akan lebih baik jika mengkonsultasikan jumlah yang hendak dikonsumsi dengan dokter. Pasalnya tubuh dan kebutuhan setiap orang kan berbeda.


Begitulah suka-duka jadi penulis konten. Kalau pengen nyobain, siap-siap aja untuk kerja lembur. Nggak usah takut duluan, kerja malam tu juga enak kok, apalagi kalau sudah terbiasa. Bisa sambil nungguin versi Raw drakor yang lagi di baperin he he he.

Yang penting jaga kesehatan, perbaiki pola makan, dan minum suplemen multivitamin sebagai penambah daya tahan tubuh; yakin deh, then you will survive 'till the end.

Sampai jumpa di artikel berikutnya ya ...

You May Also Like

18 komentar

  1. hahaha bener bgt tuh krn mau kerja lembur, matiin semua medsos, malah keasyikan ngerumpi, materi di kepala jd buyar

    ReplyDelete
  2. Ya ampun, drakornya teteeep yo wkwk. Dan emang kalo ditunda2 tu bahaya numpuk >.<

    ReplyDelete
  3. Aku juga jarang olah raga...
    Wah, kudu konsumsi ini kayaknya ya?

    ReplyDelete
  4. Iya betul kalau jadi penulis content mah harus siap lembur ahahaha... untung ada dopingan multivitamin yak :)

    ReplyDelete
  5. Aku belum sempat olahraga mbaa. Kapan yaaa..
    Enak ya theragran ini, aku jg cocok mba..
    Good luck yaa mba :)

    ReplyDelete
  6. Saya.... Ngacung tinggi... Tukang lembuur.. Hehe

    Bener tuh harus sedia multivitamin biar gak cepet drop ya.. Mbak

    ReplyDelete
  7. Saya pernah dapat job menulis konten,buat saya nggak bebas banget harus sesuai deadline dan itu job pertama dan terakhir saya karena saya malas mending buat artikel di blog sendiri.Saya malah tertarik jualan konten yang sudah siap publish jadi saya buat artikel dulu baru ditawarkan kepembeli jadi lebih bebas

    ReplyDelete
  8. Mbaak...kalo nglembur sama nyemil, biasanya belum nulis, cemilanku habis duluan hihihi...

    ReplyDelete
  9. Mbaak...kalo nglembur sama nyemil, biasanya belum nulis, cemilanku habis duluan hihihi...

    ReplyDelete
  10. Kalau aku pribadi, gak lembur, cuman memaksimalkan waktu 8 jam aja

    ReplyDelete
  11. Malamnya ngelembur ngeblog, paginya kerja sampai sore. Duh, badan terasa pegel :D

    Salam kenal mbak :)

    ReplyDelete
  12. Harus siap lembur ya Mbak untuk jadi writer content. Kalau gitu perlu tambahan stamina dong yak...

    ReplyDelete
  13. Hahaha Bener banget mbak harus siap lembur bahkan melek di saat orang lain tertidur nyenyak karena pada waktu2 inilah momen yang pas buat nulis, karenanya emang butuh asupan nutrisi tambahan salah satunya yah dari multivitamin itu ya mbak.

    ReplyDelete
  14. Saya hampir setiap hari mbak suka kerja sampai hampir tengah malam dan bisa jugalah dikatakan lembur dan jujur pekerjaan yang saya jalani itu lama kelamaan membuat tubuh saya jadi agak gimana gituh mbak dan sebenarnya pengen istirahat tapi namanya juga pekerjaan jadi harus dikerjakan mumpung lagi bagus bagusnya.

    ReplyDelete
  15. Berat juga ya mbak... Tadinya padahal suka iri sama content writer atau blogger full time yang kayanya bisa stay at home kerjanya, ternyataaaaaa tantangan bagi waktunya juga berat ya... semangat mbak rahayuuuu :)

    ReplyDelete
  16. Nah itu mbk yang gak nguatin cemilannya euuy bikin iman gaak kuat (melahap habis) ☺

    ReplyDelete
  17. wah, keren mbak penulisan ttg theragran-m di postingan ini. sekaligus kasih tips buat disiplin menulis. betuuul... media sosial itu perlu tp banyakan bikin gak konsen

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung; silahkan tinggalkan komentar, namun mohon untuk tidak meninggalkan link hidup, ya.